Skip to main content

Mengenal Konsep Pembelajaran Sekolah Islam Terpadu

Sekolah Islam Terpadu adalah lembaga pendidikan formal yang mengintegrasikan pembelajaran umum dan agama. Dalam perkembangannya, sekolah islam terpadu mendapat tempat yang cukup besar dan sangat diminati oleh masyarakat. Ketertarikan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya pada sekolah tersebut tidak terpas dari kualitas pendidikan yang ditawarkan.
Mengenal Konsep Pembelajaran Sekolah Islam Terpadu

Konsep Pembelajaran Pada Sekolah Islam Terpadu

Konsep pembelajaran sekolah islam terpadu menjadi nilai jual yang begitu menarik bagi masyarakat. Pendekatan pembelajaran yang menggabungkan pelajaran umum dan agama dalam satu kesatuan menjadikan siswa memahami pengetahuan umum tanpa mengesampingkan ajaran agama yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis.





Dalam penerapannya, kurikulum sekolah islam terpadu memuat pelajaran nasional ditambah muatan lokal sebagai penyeimbang dan menjadi nilai tambah pengembangan kompetensi siswa. Adapun pelajaran yang terdapat pada sekolah islam terpadu, yaitu:

A. Muatan Nasional

Pelajaran muatan nasional yang terdapat pada kurikulum sekolah islam terpadu sama halnya dengan sekolah pada umum yang meliputi:
1. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia
4. Seni Budaya dan Kesenian
5. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

B. Muatan Lokal

Muatan lokal adalah mata pelajaran tambahan yang terdapat pada sekolah islam terpadu yang membuatnya berbeda dengan sekolah lain pada umumnya. Adapun pelajaran muatan lokal yang terdapat pada sekolah tersebut, yaitu:
1. Bahasa Inggris
2. Bahasa Arab
3. Tahfidz Al-Qur’an
4. Tartil Al-Qur’an
5. Teknologi  Informasi dan Komunikasi


Dalam penerapan pembelajaran di kelas, sekolah islam terpadu menerapkan model pembelajaran aktif yang diinstruksikan kepada masing-masing guru mata pelajaran. Terkait kapasitas pengajar dalam menerapkan konsep pembelajaran tersebut, sekolah islam terpadu senantiasa mengupgrate kemampuan gurunya melalui pelatihan rutin baik secara eksternal maupun internal.



Selain integrasi antara pelajaran umum dan agama, sekolah islam terpadu juga penerapkan integrasi antara teori dan praktek. Konsep pembelajaran tersebut dimuat dalam satu pembelajaran tersendiri yang disebut life skill. Dengan adanya pelajaran tersebut, siswa diharapkan memiliki keterampilan dari teori pelajaran yang diberikan.






Selain itu, singkronisasi pembelajaran dalam dunia nyata juga merupakan salah satu konsep pembelajran yang terdapat pada sekolah islam terpadu. Terdapat sebuah program yang dikenal sebagai fieltrif, yaitu siswa mengunjungi langsung tempat tertentu yang siswa pelajari berdasarkan kompotensi dasar mata pelajaran. Program tersebut dilakukan secara rutin, terstruktur, dan terukur sehinggan kemampuan siswa terkait materi pelajaran dapat diketahui. Program tersebut juga menumbuhkan motivasi belajar siswa yang selama ini bergelut dengan kertas dan pena di kelasnya.



Dengan konsep pembelajaran yang diterapkan pada sekolah islam terpadu tersebut, peserta didik akan memiliki pengetahuan yang kompleks menyangkut teori-teori umum dan agama. Dengan demikian kekhawatiran tentang dualisme pendidikan dapat dihindari.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar