Skip to main content

Karena Virus Corona, Ujian Nasional Ditiadakan

Ujian Nasional yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai alat untuk mengukur pencapaian hasil belajar siswa pada taraf nasional, provinsi, dan kota telah ditiadakan untuk tahun pelajaran 2019-2020 yang memang derencanakan akan dihapus pada tahun pelajaran berikutnya oleh menteri pendidikan Nadiem Makarim. Percepatan penerapan kebijakan tersebut tidak terlepas dari situasi dan kondisi saat ini yaitu penyebaran virus corona yang setiap hari semakin meluas.


Nadiem Makarim sebagai menteri pendidikan saat ini merespon dengan cepat situasi tersebut dengan meniadakan aktivitas pembelajaran di rumah selama dua pekan dan terkhir meniadakan Ujian Nasional dan Ujian Kenaikan Kelas pada setiap satuan pendidikan.

Peniadaan Ujian Nasional Karena Virus Corona

Terlepas dari dilima Ujian Nasional yang dirasakan masyarakat saat ini, Peniadaan Ujian Nasional tersebut sebagai langkah antisipatif terhadap penyebaran virus corona pada instansi pendidikan. Kebijakan tersebut paling tidak menghilangkan kekhawatiran bagi mereka yang bergelut langsung dengan dunia pendidikan seperti tenaga pendidik dan non pendidik serta siswa.
Karena Virus Corona, Ujian Nasional Ditiadakan
Kebijakan pemerintah tentang peniadaan Ujian Nasional untuk tahun pelajaran 2019-2020 disampaikan oleh presiden Republik Indonesia Joko Widodo kemudian diretweet oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Adapun bunyi penyampaian presiden RI Tersebut, yaitu “Demi mencegah penyebaran Covid-19, para siswa telah "belajar di rumah". Di antara mereka, 8,3 juta siswa seharusnya mengikuti ujian nasional dari 106.000 satuan pendidikan di Tanah Air. Karena itulah, pemerintah memutuskan untuk meniadakan ujian nasional (UN) tahun 2020”.

Peniadaan Ujian Nasional tentu akan berdampak terhadap mekanisme penilaian siswa yang belum dipersiapkan sebelumnya. Akan tetapi, kebijakan pemerintah tersebut jauh lebih penting untuk menjaga masyarakat tetap aman dari teror virus corona tersebut. Bagi para siswa, kebijakan pemerintah untuk menghilangkan Ujian Nasional justru menjadi angin segar dimana mereka begitu tertekan dengan penerapan Ujian Nasional yang hanya memasukkan beberapa bidang study untuk mewakili kompotensi mereka.


Selain peniadaan Ujian Nasional oleh pemerintah RI, Nadiem Makarim juga meniadakan beberapa kegiatan penting pendidikan yang seyogyanya dilaksanakan pada tahun ajaran ini. Adapun penyampaian Nadiem Makarim terkait hal tersebut, yaitu:
Ujian Nasional Ditiadakan
  1. UN ditiadakan, termasuk UKK 2020 bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan.
  2. Keikutsertaan UN tidak dijadikan syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang yang lebih tinggi
  3. Proses Penyetaraan UN tahun 2020 paket A,B, dan C ditentukan kemudian.
Virus corona yang sudah menjadi musuh bersama memang harus diperangi oleh pemerintah dan setiap warga Negara melalui pembatasan kegiatan di luar rumah. Partisipasi dan dukungan seluruh masyarakat terkait kebijakan pemerintah tersebut harus dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona yang semakin meluas.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar