Skip to main content

Manfaat Mempelajari Sejarah Islam Indonesia

Sejarah islam Indonesia menjadi kajian tersendiri dalam sejarah Indonesia. Islam merupakan agama mayoritas yang dianut oleh penduduk Indonesia. Seperti diketahui bahwa sebelum islam menjadi agama terbesar di Indonesia, terdapat beberapa agama yang dianut oleh penduduk Indonesia yang pada masa itu masih dikenal sebagai Nusantara. Agama yang dianut oleh penduduk Nusantara diantaranya Hindu, Budha, dan kepercayaan Animisme dan Dinamisme.

Sejarah Islam di Indonesia

Dalam perkembangannya, kepercayaan tersebut mulai meredup seiring masuknya islam ke nusantara. Proses masuknya Islam di Indonesia melalui sejarah yang panjang meskipun dalam penyebarannya terbialng cepat. Hal tersebut karena islam mulai dianut oleh kalangan penguasai yang mengharuskan rakyatnya mengikuti penguasa atau rajanya.
Manfaat Sejarah Islam

Para penguasa pada setiap daerah kekuasaan yang terdapat di Nusantara pada masa itu dengan mudah menerima islam karena apa yang diajarkan oleh islam mengandung nilai-nilai yang luruh yang pada prinsipnya seirama dengan fitrah manusia sebagai mahluk berbudaya.

Baca Juga: Teori-Teori Masuknya Islam di Indonesia

Sementara itu, islam mudah diterima oleh masyarakat Indonesia karena dalam penyebarannya islam membaur dengan budaya yang ada sehingga masyarakat tidak menganggap bahwa islam merupakan ancaman bagi budaya dan peradaban mereka.
Mengenai awal mula masuknya islam di Indonesia, terdapat beberapa teori yang masing-masing memiliki dasar berdasarkan peninggalan sejarah yang ditemukan. Diantara teori-teori masuknya islam di Indonesia, yaitu:
  1. Teori Mekkah
  2. Teori Gujarat
  3. Teori Persia
  4. Teori Cina
Setiap teori tersebut memiliki dasar argumentasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Tentang sejarah masuknya islam di Indonesia, ke-empat teori tersebut menjadi rujukan yang paling kuat dalam mengkaji sejarah islam di Indonesia.

Sementara itu, penyebaran islam di Indonesia melalui beberapa cara sehingga islam bisa menyebar ke seluruh pelosok Nusantara. Adapun cara-cara penyebaran Islam di Indonesia diantaranya, yaitu:
  1. Perdagangan
  2. Pernikahan
  3. Pendidikan
  4. Politik
  5. Tasawuf
  6. Kesenian
Perdagangan merupakan cara pertama islam mulai menyebar di Indonesia. Para pedagang dari luar nusantara memperkenalkan islam kepada penduduk negeri melalu kemuliaan akhlak mereka sehingga hal tersebut dianggap sesuatu hal yang baik untuk dipelajari.
Setelah Islam mulai dikenal terutama para tokoh, selanjutnya para pedagang tersebut mulai menyebarkan islam dengan menikahi putri bangsawan dan para tokoh. Dampak positif terhadap penyebaran islam dengan perkawinan tersebut yaitu islam dengan cepat menjalar sampai ke rakyat biasa meskipun mereka belum memahami islam secara mendalam.

Baca Juga: Cara Penyebaran Islam di Indonesia

Dalam perkembangan selanjutnya, islam sudah mulai masuk dalam ranah politik, pendidikan, dan kesenian. Selain itu, penyebaran islam tidak terlepas dari beberapa kumpulan tasawuf yang masing-masing memiliki ciri khas dalam mengajarkan islam kepada penduduk nusantara kala itu.

Manfaat Mempelajari Sejarah Indonesia

Sejarah islam Indonesia adalah bagian dari materi sejarah yang khusus membahas tentang masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia. Dengan memahami sejarah islam indonesia, maka kita sebagai anak bangsa masa kini mendapatkan banyak pelajaran yang sangar bermanfaat bagi pengembangan diri. Adapun manfaat mempelajari sejarah Islam Indoneisa, diantaranya:
  1. Mengetahui proses masuk dan berkembangnya islam di Indonesia
  2. Menumbuhkan motivasi dakwah sebagai generasi muslim
  3. Menimbulkan kecintaan yang besar terhadap islam
  4. Semakin mencintai ulama yang memiliki peran besar dalam mengembangkan islam di Indonesia
  5. Memiliki wawasan keilmuan tentang islam pada masa lalu dan saat ini di Indonesia
  6. Menumbuhkan sikap toleransi bahwa islam menyebar di Indonesia bukan melalui cara kekerasan
  7. Menumbuhkan sikap patriotism terhadap islam
  8. Senantiasa menjaga kerukunan antara umat beragama. Seperti dipahami bahwa islam meskipun menjadi agama mayoritas tetapi tetap menjaga keutuhan antara umat beragama. Hal tersebut tidak terlepas dari ajaran islam yang menganjurkan menyampaikan kebenaran, tetapi tidak memaksa kepada penerimanya.
Dengan demikian, manfaat mempelajari sejarah islam di Indonesia akan menjadikan kita sebagai pribadi muslim yang senantiasa menerima perubahan yang ada yang berkaitan dengan perihal sosial namun tetap mempertahankan keyakinan sebagai umat islam yang menjunjung tinggi nilai toleransi.

Itulah beberapa manfaat mempelajari sejarah Islam di Indonesia sebagai tambahan pengetahuan kepada generasi bangsa sekaligus para pendkwah muslim. Dari beberapa manfaat tersebut, diharapkan kita semakin cinta akan islam dan senantiasa menjaga kerukunan antara umat beragama. Seuntai kata dari penulis, “Andaikan Islam tidak engaku wartakan, maka ia akan tetap menjalar sebab ia adalah fitrahmu (AZ)”.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar