Skip to main content

Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam yang Harus Diketahui

Islam merupakan agama yang mengatur seluruh bentuk kehidupan manusia, termasuk kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia. Dalam pandangan islam, harta yang kita miliki dilihat dari dua sudut pandang, yaitu cara memperoleh harta dan bagaimana harta tersebut digunakan. Dengan demikian, kegiatan ekonomi yang kita lakukan harus berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi islam atau ekonomi syariah.

Apa Itu Ekonomi Islam?

Seperti diuraikan di atas tentang pentingnya melakukan kegiatan ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi islam, maka selanjutnya yang perlu diketahui adalah penjelasan tentang ekonomi islam.

Ekonomi islam biasa juga dikenal dengan ekonomi syariah adalah ilmu yang mengkaji tentang kegiatan ekonomi berdasarkan ketentuan agama islam yang merupakan implikasi dari rukun iman dan islam. Ekonomi islam bertujuan untuk menjaga manusia dari perbuatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip islam yang akan merusak pribadi dan orang lain.

Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam

Sebagai agama yang kompleks, islam mengatur kegiatan perekonomian manusia dengan prinsip-prinsip yang sesuai dengan kebutuhan dan kemaslahatan umat manusia. Adapun prinsip-prinsip ekonomi islam, yaitu:
  • Segala sesuatu yang ada pada manusia adalah titipan Allah swt.
  • Kepemilikan pribadi hanya pada batasan tertentu.
  • Kerjasama adalah prinsip penggerak kegiatan ekonomi.
  • Tidak boleh menimbun kekayaan sehingga hanya dikuasai oleh kalangan tertentu.
  • Penggunaan harta untuk kemaslahatan umum.
  • Terdapat zakat pada setiap harta yang mencapai ukuran tertentu.
  • Tidak terdapat riba dalam ekonomi islam.

Prinsip ekonomi islam atau ekonomi syariah bertujuan agar manusia senantiasa berada pada jalur kebenaran sehingga mereka selamat di dunia dan akhirat. Prinsip-prinsip tersebut menjamin manusia senantiasa berada pada kebaikan yang merupakan tujuan dasar dari prinsip hukum islam termasuk kegiatan ekonomi masyarakat
Baca Juga : Penerapan Ekonomi Syariah
Adapun prinsip-prinsip hukum islam diturunkan kepada umat manusia mencakup lima hal, yaitu:
  1. Menjaga keyakinan
  2. Menjaga Jiwa
  3. Menjaga Akal
  4. Menjaga keturunan
  5. Menjaga Harta

Prinsip tersebut termasuk di dalamnya kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi yang berdasarkan prinsip-prinsip hukum islam, akan menjaga harta, akal, keyakinan, jiwa, dan keturunan bagi manusia. Islam menganjurkan manusia untuk bekerja dan berbisnis, akan tetapi islam melarang perbuatan riba. Perilaku riba dapat merusak keyakinan, jiwa, harta, akal manusia karena bersumber dari sesuatu yang haram.

Dengan memahami prinsip-prinsip ekonomi islam, manusia akan senantiasa menjaga dirinya tetap berada pada jalur hukum islam, sehingga hidupnya akan damai dan mendapatkan ketenangan. Sebaliknya, mereka yang melakukan kegiatan ekonomi yang jauh dari prinsip-prinsip ekonomi syariah, akan merasa jiwanya kosong dan selalu merasakan kerisauan karena harta yang ia peroleh bersumber dari perilaku yang tidak sesuai dengan prinsip ekonomi yang diajarkan oleh islam. Selain itu, perbuatan tersebut tidak akan mendapatkan ridho dari Allah swt dan akan jauh dari harta yang berkah. Olehnya itu, setiap muslim harus menjaga dirinya dalam segala kegiatan ekonomi dengan merujuk kepada prinsip-prinsip ekonomi islam
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar