Skip to main content

Fungsi Sejarah dan Kegunaannya

Sejarah tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan seorang manusia karena berkaitan dengan masa lalunya. Sejarah merupakan bagian dari kehidupan manusia yang memiliki peran yang sangat besar dalam memahami keaadannya saat ini. Tanpa sejarah, manusia tidak akan bisa memahami kebudayaan yang tercipta pada masa lampau dan tidak ada perbandingan kebudayaan saat ini.

Pengertian Sejarah

Sejarah adalah peristiwa yang terjadi pada masa lampau yang dikaitkan dengan peristiwa masa sekarang berdasarkan peninggalan yang ditemukan saat ini yang kemudian disebut peninggalan sejarah. Pada dasarnya, berbicara tentang sejarah berarti yang menjadi pembahasan adalah waktu, kejadian, dan pelaku.

Dilihat dari segi waktu, sejarah berhubungan dengan peristiwa masa lampau, saat ini, dan masa yang akan datang. Sebagai peristiwa masa lampau, sejarah dijadikan sebagai rujukan tindakan masa saat ini sehingga manusia bisa menciptakan sejarah yang lebih berperadaban untuk masa yang akan dating. Ketiga masa sejarah tersebut saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.
Sementara itu, objek atau kejadian maupun subjek atau pelaku sejarah tergantung pada peristiwa yang terjadi ketika itu. Sejak manusia diciptakan oleh Tuhan, saat itulah sejarah sudah mulai lahir. Dalam artian, sejarah sudah ada sejak awal kehidupan alam dan segala isinya. 
Pada prinsipnya, sejarah bersifat subjektif dikarenakan ilmu pengetahuan selalu dinamis untuk menemukan kebenaran terkait bukti-bukti sejarah yang merupakan peninggalan masa lampau. Selama belum ditemukan bukti baru terkait objek dan subjek sejarah, maka kebenaran masih tetap didasarkan pada sumber sejarah lama. Sebaliknya, jika ditemukan sumber sejarah baru yang valid, maka kebeneran akan bergeser kepada sumber sejarah yang baru tersebut.

Fungsi Sejarah

Sejarah berfungsi sebagai sumber ilmu pengetahuan saat ini dan masa yang akan datang  dari peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Sejarah memberikan gambaran pengembangan kebudayaan hari ini dan hari esok. Fungsi sejarah tersebut merupakan fungsi umum dari segala kajian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Sementara itu, sejarah memiliki fungsi khusus yang akan memberikan pemahaman secara khusus bagi para ilmuan saat ini dan yang akan datang. Adapun fungsi khusus sejarah, yaitu:

1. Fungsi Intrinsik

Fungsi sejarah sebagai intrinsik yaitu sebagai wadah untuk mengeksplorasi subjek, objek dan waktu peristiwa tersebut terjadi. Secara instriksik, sejarah memberikan informasi tentang segala sesuatu yang berikatan dengan inti kejadian yang kemudian menjadi sejarah hari ini dan masa yang akan datang.

2. Fungsi Ekstrinsik

Fungsi sejarah secara ekstrinsik yaitu berkaitan dengan pengembangan ilmu pengetahuan secara khusus yang bersifat edukatif. Fungsi ekstrinsik tersebut mencakup:
1. Moralitas
2. Kebijaksanaan
3. Politik
4. Penalaran
5. Kehidupan Sosial
6. Dll.

Kegunaan Sejarah

Sejarah sebagai salah satu bidang ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang peristiwa tertentu pada masa lampau, memiliki kegunaan untuk orang-orang saat ini dan yang akan datang. Adapun kegunaan sejarah, yaitu:

1. Kegunaan Edukatif

Sejarah berguna untuk memberikan pendidikan kepada kita yang menjalani kehidupan saat ini dan mereka yang lahir pada masa yang akan datang. Dengan melihat peristiwa masa silam, manusia dapat mengembangan dirinya menjadi lebih baik dari generasi sebelum mereka. Bagaimana manusia saat ini mampu menciptakan teknologi yang canggih dengan merujuk kepada penemuan-penemuan sebelumnya.

2. Kegunaan Instruktif

Selain memiliki kegunaan edukatif, sejarah juga berguna sebagai instruksi untuk berperilaku yang yang lebih pantas untuk masanya saat ini dan yang akan datang. Manusia hari ini harus melestarikan peristiwa masa lalu dan kemudian mewariskannya lagi untuk generasi yang akan datang sehingga tercipta kesinambungan sejarah yang berbudaya.

3. Kegunaan Inspiratif

Kegunaan inspiratif yaitu keberadaan sejarah yang memberikan inspirasi bagi generasi setelahnya. Kegunaan inspiratif sejarah berkaitan dengan moralitas dalam segala aspek kehidupan dan ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang. Dengan adanya sejarah sebagai rujukan, maka manusia akan terinspirasi untuk melakukan hal-hal baru yang yang lebih baik dari generasi sebelumnya.

4. Kegunaan Reaktif

Kegunaan reaktif sejarah yaitu sebagai sumber informasi bagi manusia sehingga menimbulkan reaksi. Manusia memperlihatkan reaksi tertentu dengan menyaksikan peninggalan-peningalan sejarah yang ditemukan saat ini. Sebagai perwujudan reaksi manusia terhadap hasil karya sejarah masa lampau, maka peninggalan sejarah dijadikan sebagai sumber penelitian dan tempat wisata. Dengan demikian, rekasi manusia terhadap sejarah yang tercipta akan berdampak secara komprehensip dari segala aspek, baik secara ekonomi, social, agama, dan politik.

Demikian penjelasan tentang fungsi sejarah dan kegunaannya sebagai referensi bagi kalian yang mencari informasi terkait sejarah.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar