Skip to main content

Makalah Adalah: Pengertian, Jenis, dan Susunannya

Bagi mereka yang berstatus sebagai mahasiswa, makalah bukanlah hal yang asing baginya. Makalah bagi mahasiswa adalah konsumsi sehari-hari yang ditugaskan kepada mereka dari dosen mata kuliah masing-masing. Makalah adalah salah satu jenis karya ilmiyah yang harus disusun sebagai persyaratan bagi mahasiswa untuk mendapatkan nilai pada setiap mata kuliah.
Makalah

Jadi, apakah yang dimaksud makalah? Untuk memahami dengan lebih jelas tentang makalah, maka berikut akan dijelaskan tentang makalah yang meliputi pengertian, susunan, jenis-jenis makalah, dan karakteristiknya.

Pengertian Makalah Secara Umum

Pengertian makalah adalah tulisan ilmiah yang disusun berdasarkan struktur penyusunan yang telah ditentukan dengan pembahasan tema-tema tertentu baik melalui hasil penelitian lapangan maupun berupa kajian pustaka.
Makalah adalah syarat pada mata kuliah tertentu yang harus diselesaikan oleh setiap mahasiswa untuk mendapatkan nilai. Setiap mahasiswa harus memahami konsep dasar dari penyusunan makalah sebagai salah satu cara pengembangan disiplin ilmu pada mata kuliah tertentu.
Tujuan dari penusunan makalah bagi mahasiswa, selain untuk melaksanakan tugas baik akademik maupun tugas non-akademik, penyusunan makalah bagi mahasiswa juga sebagai wadah pengembangan konsep pemahaman secara teoritis terhadap permasalah tertentu dan untuk memecahkan permasalahan terkait pembahasan yang dikaji tersebut.

Pengertian Makalah Menurut Pendapat Ahli

Selain pengertian makalah secara umum, para ahli juga memberikan pandangannya tentang pengertian makalah, seperti dua pendapat berikut:
Siswono Harjodipuro menjelaskan pengertian makalah adalah karya tulis yang disusun oleh mahasiswa untuk memenuhi tugas perkuliahan tertentu dan karya tulis dari hasil observasi lapangan yang dilakukan oleh para sarjana. Dari penertian ini, makalah dapat dipahami sebagai karya tulis yang tidak hanya dilakukan oleh para mahasiswa, tetapi juga dilaksanakan oleh mereka yang berstatus bukan mahasiswa.
Sementara itu, pengertian makalah menurut M. Widyamartaya dkk, makalah adalah karya tulis yang membahas pokok permasalahan tertentu yang bukan hanya disusun secara personal tetapi juga perkelompok dari hasil penelitian pada ranah pendidikan dan kebudayaan. 
Dengan demikian, berdasarkan pengertian makalah secara umum dan menurut pendapat para ahli, dapat disimpulkan pengertian makalah adalah suatu karya tulis sifatnya ilmiah berdasarkan hasil penelitian lapangan ataupun kajian pustaka yang disusun secara perorangan maupun kelompok dan tidak hanya terbatas pada kalangan mahasiswa.

Jenis-Jenis Makalah

Setelah kita memahami pengertian makalah, maka selanjutnya harus dipahami pula jenis-jenis makalah yang biasa ditemukan sebagai bahan referensi. Secara umum, makalah dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu makalah induktif, makalah deduktif, dan makalah campura. Untuk lebih jelasnya terkait ketiga jenis makalah tersebut, simak penjelasan berikut.

1. Makalah Induktif

Makalah induktif adalah makalah yang disusun berdasarkan cara berpikir induktif dari penulisnya. Penarikan kesimpulan pada makalah induktif didasarkan pada fakta lapangan melalui hasil observasi. Sebagai contoh, seorang mahasiswa sejarah islam ingin menyusun makalah tentang sumber sejarah masuknya islam ke Indonesia, maka mahasiswa tersebut harus turun langsung ke situs sejarah peninggalan sejarah islam. Dari hasil observasi lapangan tersebut, kemudian dilaporkan dalam bentuk data yang dicantumkan dalam susunan makalah.

2. Makalah Deduktif

Makalah deduktif berbeda dengan makalah induktif yang penarikan kesimpulan berdasarkan data lapangan. Makalah deduktif didasarkan pada kajian teoritis melalui konsep pemikiran rasional. Pemecahan masalah pada makalah deduktif berasal dari sumber pustaka yang dikumpulkan terkait permasalahan yang dikaji.
Hipotesa yang meupakan kesimpulan sementara, merupakan dugaan permasalahan yang harus dibuktikan secara teoritis dalam makalah deduktif. Sehingga, secara umum pada makalah deduktif harus terdapat permasalahan, pemecahan masalah secara teoritis, dan penarikan kesimpulan.

3. Makalah Campuran

Makalah campuran adalah jenis makalah yang cara penyusunannya berdasarkan kajian teoritis yang dilengkapi dengan hasil observasi lapangan. Makalah capuran menggabungkan konsep pemikiran induktif dengan pemikiran deduktif yang diramu dalam satu kesatuan. Dengan kata lain, makalah campuran selain diperkuat dengan data lapangan yang ada, juga diperkaya dengan referensi keilmuan dari berbagai pustaka yang dikumpulkan.

Susunan Makalah Yang Benar

Makalah yang baik adalah makalah yang disusun berdasarkan susunan makalah yang telah ditentukan. Adapun susunan makalah yang benar yaitu:

1. Halaman Depan

Halaman depan mutlak ada pada setiap makalah yang disusun sebagai identitas dari makalah yang dibuat. Karena halaman depan merupakan identitas, maka didalamnya harus terdapat judul makalah, logo lembaga pendidikan, nama penyusun, nama instansi pendidikan, dan tahun pembuatan makalah.

2. Kata Pengantar

Kata pengatar memuat ungkapan dari penulis makalah, baik berupa ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis dalam menyusun makalah, maupun harapan-harapan yang diinginkan penulis terkait makalah yang disusunnya.

3. Daftar Isi

Daftar isi makalah memuat informasi halaman tentang keseluruhan isi makalah pada setiap halamannya. Daftar isi berfungsi sebagai petunjuk kepada pembaca untuk menemukan halaman yang mereka cari pada makalah tersebut.

4. Pendahuluan

Pendahuluan pada sebuah makalah adalah bagian yang sangat penting, karena memuat dasar-dasar dari makalah tersebut disusun. Adapun item yang harus ada pada bagian pendahuluan yaitu latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penysusunan, dan sistematika penyusunan makalah. 
Pada bagian ini, seluruh pengembangan isi makalah berasal, baik yang terdapat pada bagian pembahasan maupun pada bagian penutup sehingga bagian pendahuluan makalah harus betul-betul diperhatikan.

5. Pembahasan

Pada bagian pembahasan sebuah makalah, berisi materi dari rumusan masalah yang telah disusun pada bab pendahuluan. Pembahasan yang lebih rinci dan lugas akan membuat makalah terlihat lebih berkualitas dari segi materi sehingga penulis makalah harus mengumpulkan sumber pustakan sebanyak-banyaknya.
Selain itu, pada bagian pembahasan harus relevan dengan rumusan masalah. Jika pembahasan makalah tidak sesuai dengan latar belakang dan rumusan masalah yang telah dibuat, maka tujuan yang diharapkan tidak akan tercapai.

6. Penutup

Penutup pada makalah adalah bagian akhir yang memuat kesimpulan dan saran dari para pembaca. Pada bagian ini, seluruh pembahasan dari awal dirangkum secara Singkat hanya yang pokok-pokok saja. Gambaran dari tujuan makalah, pembca bisa melihatnya pada bagian ini.
Selain itu, pada bagian penutup juga memuat masukan dari para pembaca baik berupa dukungan secara langsung maupun kritikan tentang keseluruhan makalah yang disusun. Kritikan secara umum dari pembaca biasanya tentang susunan makalah dan materi pembahasan yang terdapat pada makalah tersebut.

7. Daftar Pustaka

Daftar pustaka memuat seluruh pustaka yang dijadikan referensi pada makalah yang disusun. Yang penting diperhatikan dalam daftar pustaka adalah kesesuaian antara pembahasan dengan referensi yang dijadikan dasar sehingga pada daftar pustka berisi keseluruhan referensi yang relevan dengan pembahasan makalah.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar