Skip to main content

Makalah Al-Qur'an : Pengertian, Fungsi, Ajaran Pokok, dan Klasifikasinya

Al-Qur'an adalah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai kitab suci bagi umat islam yang merupakan sumber hukum dalam melakukan segala perbuatan. Memahami Al-Qur'an sebagai kitab suci bagi umat islam hukumnya wajib bagi setiap orang muslim.

A.  Pengertian Al-Qur’an

Kata Al-Qur’an adalah kata benda dari kara'a yang berarti berarti bacaan.  Pengertian Al-Qur'an secara terminologi adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui malaikat jibril baik lafazh maupun maknanya yang disampaikan secara mutawatir dan  membacanya merupakan ibadah sekaligus menjadi mukjizat Nabi Muhammad saw. mukjizat yang sampai kepada kita secara mutawatir. 
Makalah Al-Qur'an

Al-Qur'an Adalah Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai penutup para Nabi yang diawali dari surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas.

Al-Qur’an merupakan kalamullah yang diturunkan melalui Jibril kepada Rasulullah dengan bahasa Arab untuk orang-orang yang berilmu sebagai peringatan dan kabar gembira. Pengertian tersebut berdasarkan firman Allah dalam Q.S. Asy-Syu’ara: 192-195)
Terjemahnya:
Dan sesungguhnya al-Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Rabb semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.

Al-Imam Abu Bakar Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah berkata : “Al-Qur’an adalah kalamullah, bukan makhluk. Barangsiapa yang mengatakan Al-Qur’an adalah makhluk, maka dia telah kufur kepada Allah Yang Maha Agung, tidak diterima persaksiannya, tidak dijenguk jika sakit, tidak dishalati jika mati, dan tidakboleh dikuburkan di pekuburan kaum muslimin. Ia diminta taubat, kalau tidak mau maka dipenggal lehernya.”

Ditinjau dari segi bahasa, Al-Qur’an berasal dari bahasa Arab yang berarti “bacaan” atau “sesuatu yang dibaca berulang-ulang”. Kata Al-Qur’an adalah bentuk kata benda (masdar) dari kata kerja qara’a yang artinya membaca. Konsep pemakaian kata ini dapat juga dijumpai pada salah satu surat Al-Qur’an sendiri yakni pada ayat 17 dan 18 Surah Al-Qiyamah.

Pengertian Al-Qur'an menurut Subhi Al Salih, Al-Qur’an adalah kalam Allah SWT yang merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan ditulis di mushaf serta diriwayatkan dengan mutawatir, dan membacanya termasuk ibadah.

Dengan demikian, dari beberapa penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan pengertian Al-Qur’an adalah firman Allah yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW  sebagai penutup para Nabi dan Rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril  dan ditulis pada mushaf yang kemudian disampaikan kepada kita secara mutawatir, serta membaca dan mempelajarinya merupakan ibadah, yang dimulai dengan surat Al-Fatihah dan ditutup dengan surat An-Nass.

B.  Fungsi Al-Qur’an

Al-Qur'an sebagai kitab suci umat islam memiliki beberapa fungsi, yaitu:

a. Petunjuk bagi manusia

Al-Qur'an telah diturunkan oleh Allah swt sebagai petujuk bagi umat manusia secara keseluruhan dan terkhusus bagi umat islam. Hal tersebut bisa dilihat dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 185.

b. Sumber pokok ajaran islam

Sebagai sumber ajaran pokok umat Islam, Al-Qur'an merupakan dasar dalam mengambil keputusan dari segala bentuk perilaku umat islam, baik dari segi ibadah maupun dalam hal kehidupan sosial bermasyarakat.

c. Peringatan dan pelajaran bagi manusia

Dalam Al-Qur’an banyak diterangkan tentang kisah para nabi dan umat terdahulu, baik umat yang taat melaksanakan perintah Allah maupun yang mereka yang menentang dan mengingkari ajaran Nya.Bagi kita,umat uyang akan datang kemudian rentu harus pandai mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah-kisah yang diterangkan dalam Al-Qur’an.

d. Sebagai mukjizat Nabi Muhammad saw

Al-Qur'an diturunkan oleh Allah swt, selain sebagai petunjuk bagi umat manusia, Al-Qur'an juga sekaligus sebagai mukjizat Nabi Muhammad saw dalam menyampaikan dakwahnya.

C. Pokok-Pokok Ajaran Al-Qur’an

Adapun pokok-pokok ajaran yang terdapat dalam Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia secara umum dan khususnya bagi umat Islam, yaitu:

a.  Akidah

akidah adalah keyakinan atau kepercayaan.Akidah islam adalah keyakinan atau kepercayaan yang diyakini kebenarannya dengan sepenuh hati oleh setiap muslim.Dalam islam,akidah bukan hanya sebagai konsep dasar yang ideal untuk diyakini dalam hati seorang muslim.Akan tetapi,akidah tau kepercayaan yang diyakini dalam hati seorang muslim itu harus mewujudkan dalam amal perbuatan dan tingkah laku sebagai seorang yang beriman. 

b. Ibadah dan Muamalah

Kandungan penting dalam Al-Qur’an adalah ibadah dean muamallah.Menurut Al-ur’an tujuan diciptakannya jin dan manusia adalah agar mereka beribadah kepada Allah.Seperti yang dijelaskan dalam (Q.S Az,zariyat 51:56)
Manusia selain sebagai makhluk pribadi juga sebagai makhluk sosial.manusia memerlukan berbagai kegiatan dan hubungan alat komunikasi .Komonikasi dengan Allah atau hablum minallah ,seperti shalat,membayar zakat dan lainnya.Hubungan manusia dengan manusia atau hablum minanas ,seperti silahturahmi, jual beli, transaksi dagang, dan kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan seperti itu disebut kegiatan Muamallah, tata cara bermuamallah di jelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 82.

c. Hukum

Secara garis besar Al-Qur’an mengatur beberapa ketentuan tentang hukum seperti hukum perkawinan,hukum waris,hukum perjanjian,hukum pidana,hukum musyawarah,hukum perang,hukum antar bangsa.

d.  Akhlak

Dalam bahasa Indonesia akhlak dikenal dengan istilah moral .Akhlak,di samping memiliki kedudukan penting bagi kehidupan manusia,juga menjadi barometer kesuksesan seseorang dalam melaksanakan tugasnya.Nabi Muhammad saw berhasil menjalankan tugasnya menyampaikan risalah islamiyah,anhtara lain di sebabkan memiliki komitmen yang tinggi terhadap ajhlak.ketinggian akhlak Beliau itu dinyatakan Allah dalam Al-Qur’an surat al-Qalam ayat 4.

e.  Kisah-kisah umat terdahulu

Kisah merupakan kandungan lain dalam Al-Qur’an. Al-Qur’an menaruh perhatian penting terhadap keberadaan kisah di dalamnya.Bahkan,di dalamnya terdapat satu surat yang di namaksn al-Qasas.Bukti lain adalah hampir semua surat dalam Al-Qur’an memuat tentang kisah. Kisah para nabi dan umat terdahulu yang diterangkan dalam Al-Qur’an antara lain di jelaskan dalam surat al-Furqan ayat 37-39.

f.  Isyarat pengemban ilmu pengetahuan dan teknologi

Al-Qur’an banyak mengimbau manusia untuk mengali dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seperti dalam surat ar-Rad ayat 19 dan al zumar ayat: 9. Selain kedua surat tersebut masih banyak lagi dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi seperti dalam kedokteran, farmasi, pertanian, dan astronomi yang bermanfaat bagi kemjuan dan kesejahteraan umat manusia.

D. Klasifikasi Al-Qur’an

Adapun klasifikasi atau pembagian Al-Qur'an dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu:

1. Surah, ayat dan ruku’

Al-Qur’an terdiri dari 114 bagian yang dikenal dengan nama surah yang terdiri atas beberapa ayat. Jumlah keseluruhan ayat dalam Al-Qur'an yaitu 6666 ayat. Surah terpanjang dengan 286 ayat adalah surat Al Baqarah dan yang terpendek hanya memiliki 3 ayat yakni surat Al Kautsar, An-Nasr dan Al-‘Așr. Surat-surat yang panjang terbagi lagi atas sub bagian lagi yang disebut ruku’ yang membahas tema atau topik tertentu.

2. Makkiyah dan Madaniyah

Ayat makkiyah dan madaniyah merupakan istilah berdasarkan tempat diturunkannya Al-Qur'an. Pembagian ini berdasarkan tempat dan waktu penurunan surat dan ayat tertentu di mana surat-surat yang turun sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah digolongkan surat Makkiyah sedangkan setelahnya tergolong surat Madaniyah. Pembagian berdasar fase sebelum dan sesudah hijrah ini lebih tepat, sebab ada surat Madaniyah yang turun di Mekkah.

3. Juz dan manzil

Dalam skema pembagian lain, Al-Qur’an juga terbagi menjadi 30 bagian dengan panjang sama yang dikenal dengan nama juz. Pembagian ini untuk memudahkan mereka yang ingin menuntaskan bacaan Al-Qur’an dalam 30 hari (satu bulan). Pembagian lain yakni manzil memecah Al-Qur’an menjadi 7 bagian dengan tujuan penyelesaian bacaan dalam 7 hari. Kedua jenis pembagian ini tidak memiliki hubungan dengan pembagian subyek bahasan tertentu.

4. Menurut ukuran surah

Kemudian dari segi panjang-pendeknya, surah-surah yang ada didalam Al-Qur’an terbagi menjadi empat bagian, yaitu:
  • As-Sab’uththiwaal (tujuh surat yang panjang). Yaitu Surat Al-Baqarah (286), Ali Imran (200), An-Nisaa’ (176), Al-A’raaf (206), Al-An’aam(165), Al Maa-idah(120), dan Yunus(109)
  •  Al-Miuun (seratus ayat lebih), seperti Hud (123), Yusuf (111), Mu’min (118) dan sebagai nya
  • Al Matsaani (kurang sedikit dari seratus ayat), seperti Al-Anfaal (75), Al-Hijr (99) dan sebagainya
  • Al Mufashshal (surat-surat pendek), seperti Adh-Dhuha, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nash dan sebagainya.
Alqur’an memiliki beberapa struktur dan bagian-bagian mulai dari nama surah, tempat dimana diturukannya dan ukuran-ukuran surah mulai dari awal mula diturunkannya sampai dengan akhir diturunkannya. Yang kesemuanya ini apabila dikaji secara mendalam maka akan memberikan pemahaman kearah sang Pencipta, yaitu, ”Allah SWT”.

Dari penjelasan tersebut di atas, dapat diketahui bahwa Al-Qur’an diturunkan untuk dibaca sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah untuk diresapi artinya agar lebih mengerti akan makna kehidupan. Selain itu, al-Qur’an juga bisa digunakan untuk mendapatkan berkah, agar mendapatkan kesembuhan dari segala penyakit atau demi tujuan-tujuan lain yang dibenarkan oleh agama. Banyak riwayat-riwayat mengenai penggunaan al-Qur’an atau doa-doa lainnya sebagai “suwuk” atau mantra.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar