Skip to main content

Kompetensi Pedagogik Guru : Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Aspeknya

Kompetensi pedagogik adalah salah satu dari empat kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap guru sebagai pendidik, pengarah, motivator, dan pengajar. Kompetensi pedagogik merupakan salah satu syarat utama seseorang dapat dikatakan sebagai guru profesional. Kompetensi pedagogik berkaitan langsung dengan kemampuan guru dalam memberikan pendidikan dan pengajaran bagi siswanya.

Pengertian Kompetensi Pedagogik

Awalnya istilah pedagogik berasal dari bahasa Yunani yaitu paedagogia, yang berarti pergaulan dengan anak-anak. Kata paedagogia pada masa Yunani kuno diperuntukkan bagi para budak yang diberi tugas untuk mendampingi pendidikan anak majikannya seperti menjaga dan menyiapkan perlengkapan pendidikan anak sang majikan.
Kompetensi Pedagogi

Dalam perkembangan selanjutnya, istilah tersebut dakatakan sebagai paid yang berarti anak dan agogos yang berarti membimbing. Kemudian dari kata tersebut lahirlah sitilah paedagogia yang artinya ilmu tentang mengajar anak-anak. 
Saat ini, pedagogik termasuk salah satu kompetensi diantara empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru dalam mengembang tugasnya sebagai pengajar dan pendidik. Sebagai syarat mutlak bagi seorang guru, maka mereka harus memahami apa yang dimaksud kompetensi pedagogik tersebut.
Standar Nasional Pendidikan memuat pengertian kompetensi pedagogik sebagai kemampuan mengelola pembelajaran siswa terkait pemahaman guru terhadap siswa, kemampuan merancang pembelajaran dan melaksanakannya, melakukan evaluasi, dan kemampuan guru dalam mengembangkan potensi yang dimiliki siswanya.
Secara umum, pengertian kompetensi pedagogik seperti yang dijelaskan dalam UU.No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, yaitu kemampuan mengelola pembelajaran siswa yang dilakukan oleh guru dan dosen.

Tujuan Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik memiliki tujuan yang diharpkan dapat dicapai dalam penerapannya melalui guru sebagai pendidik dan pengajar. Adapun tujuan kompetensi pedagogik yang dimaksud, yaitu:

1. Memanusiakan Manusia

Memanusiakan manusia mengandung arti bahwa seorang guru harus mampu mendewasakan siswanya dalam menjalani kehidupan yang bahagia. Kompetensi pedagogik yang dimiliki guru membantu dan mengarahkan siswa menjalani kehidupan keseharian secara mandiri serta mampu menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.

2. Memahami Jati Diri Siswa

Dengan kompetensi pedagogik guru, siswa diarahkan untuk memahami jati dirinya sebagai manusia sebagai mahluk individu dan sekaligus ebagai mahluk sosial. Dengan demikian, siswa akan lebih siap dalam menghadapi tantangan kehidupannya pada masa yang akan datang.

3. Melatih Keberanian Siswa

Melalui kompetensi kepribadian yang dimilikinya, guru dapat mengarahkan siswanya untuk mencoba hal-hal yang baru, mengarahkan mereka untuk berani mengambil sikap dalam kondisi apapun. Dengan demikian, siswa akan lebih peka terhadap perkembangan zaman yang setiap waktu dapat berubah.

4. Membangun Mental Siswa yang Sehat

Guru dengan kompetensi pedagigiknya akan mampu memahami kondisi yang dialami siswanya. Dengan demikian, guru akan menjadi orang tua pada suatu waktu dan menjadi teman pada waktu yang lain. Pemahaman yang terjalin antara guru dan siswa akan membentuk mental siswa yang sehat dan akan menghindari perilaku yang akan merusak mentalnya.

Manfaat Kompetensi Pedagogik

Selain terdapat tujuan kompetensi pedagogik yang dimiliki guru, kompetensi pedagogik juga memiliki manfaat baik bagi guru itu sendiri maupun manfaat terhadap siswanya. Berikut penjelasan tentang manfaat kompetensi pedagogik bagi guru dan siswa.

a. Manfaat Kompetensi Pedagogik Bagi Guru

Adapun manfaat kompetensi pedagogik bagi guru, yaitu:
  1. Dengan kompetensi pedagogik, guru mampu memahami perkembangan siswanya baik secara fisik maupun psikis, seperti tingkat pemikiran dan karakternya. Dengan pemahaman tersebut, guru akan senantiasa mengembangkan potensi dirinya untuk selalu siap memberikan soslusi bagi para siswanya.
  2. Tujuan pembelajaran akan lebih mudah diarahkan dengan kompetensi pedagogik yang dimiliki oleh guru. Kompetensi pedagogik dapat menjadi rujukan dalam menentukan sikap terhadap pengembangan pembelajaran yang selaras dengan kondisi kekinian siswanya.
  3. Kompetensi pedagogik membantu guru dalam menghindari kesalahan diagnosa perkembangan siswa. Dengan kompetensi ini, guru akan memahami tindakan yang harus diterapkan kepada siswa dan mana yang tidak sesuai dengan karakter dan perkembangan kejiwaannya.
  4. Bagi seorang guru, kompetensi pedagogik merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang pendidik dan pengajar. Keberhasilan siswa dalam pencapai kompetensi pembelajaran tidak terlepas dari arahan dan bimbingan dari gurunya. Dengan demikian, guru akan mengukur keberhasilannya melalui tingkat presentasi keberhasilan siswa dan hal tersebut hanya bisa dicapai jika kompetensi pedagogik guruk memadai.

b. Manfaat Kompetensi Pedagogik Guru Bagi Siswa

Selain manfaat kompetensi pedagogik bagi guru, kompetensi pedagogik guru juga memberikan manfaat yang begitu berarti bagi siswa. Berikut beberapa manfaat kompetensi pedagogik guru bagi siswa, yaitu:
  1. Rasa ingin tahu siswa terpenuhi sebab dalam proses pembelajaran, guru merangsang cara berfikir siswa melalui kajian-kajian kontekstual yang memicu rasa ingin tahu siswa yang dituangkan dalam bentuk pertanyaa. Dengan kompetensi pedagogik, guru selain menjelaskan materi pembelajaran, juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan pendapatnya.
  2. Membangun rasa percaya diri siswa. Guru yang memiliki kompetensi pedagogik yang memadai akan mampu meramu kegiatan pembelajaran yang meilibatkan siswa secara langsung dan aktif. Kegiatan pembelajaran yang melibatkan siswa akan mampu membangun kepercayaan diri siswa berdasarkan karakteristik mereka masing-masing.
  3. Siswa akan merasa senang mengikuti pembelajaran. Kompetensi pedagogik yang dimiliki guru akan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan jauh dari kesan membosankan. Siswa akan merasa dihargai dengan kapabilitasnya masing-masing sebab guru memahami karakteristik setiap siswanya. Demikian halnya dalam merancang metode pembelajaran, kopetensi pedagogik guru akan menyentuh seluruh siswa baik yang memiliki modalitas belajar auditori, visual, maupun kinestestis sehingga semuanya tampak aktif dan menyenangkan.

Aspek Kompetensi Pedagogik yang Harus Dimiliki Guru

Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang mutlak dimiliki jika seseorang ingin menjadi guru profesional. Kompetensi pedagogik memiliki aspek yang sangat luas terkait pengelolaan pendidikan secara teknis. Adapun aspek kompetensi pedagogik yang harus dimiliki oleh guru, yaitu:

1. Memahami Karakteristik Siswa

Untuk melaksanakan tugasnya sebagai sebagai seorang guru yaitu memdidik dan mengajar, maka mereka harus mampu memahami karakteristik setiap siswa secara personal meskipun mereka berada pada satu komunitas tersendiri seperti kelas dan organisasi sekolah. Materi pelajaran yang disampaikan oleh guru akan dapat diterima oleh siswa jika guru tersebut memhami keadaan mereka. Dengan demikian aspek kompetensi pedagogik pertama yang harus dimiliki oleh setiap guru adalah kompetensi pedagogik.

2. Menguasai Teori Pembelajaran

Selain kemampuan memahami karakter siswa, seorang guru juga harus menguasai teori-teori pembelajaran. Dengan memahami teori-teori pembelajaran yang ada, seorang guru akan mudah memutuskan tindakan yang akan dilakukan dalam proses pembelajaran baik terkait metode maupun pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran.

3. Kemampuan Mengembangkan Kurikulum

Seorang guru harus bisa menyusun perangkat pembelajaran seperti silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Kemampuan guru menyusun perangkat pembelajaran terlihat dari kesesuaian materi ajar dengan kebutuhan siswa.

4. Kemampuan Menciptakan Kegiatan yang Mendidik

Seorang guru dengan kompetensi pedagogik yang baik akan memapu menciptakan kegiatan pembelajaran yang mendidik. Perlu dipahami bahwa terkadang dalam pelaksanaan proses pembelajaran terdapat suatu tindakan yang tidak mendidik bagi siswa.  Sebagai contoh, pemberian hukuman bagi siswa yang melanggar dengan secara tidak langsung menjatuhkan mental siswa. Guru yang baik dengan kompetensi pedagogiknya akan memahami jenis tindakan yang akan merugikan siswanya baik secara fisik maupun mental.

5. Kemampuan Mengembangkan Potensi Siswa

Pada prinsipnya setiap siswa memiliki potensi yang berbeda-beda yang membuatnya unik dari siswa lainnya. Guru harus mampu mendeteksi potensi tersebut kemudian dikembangkan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter mereka. Pengembangan kompetensi siswa hanya bisa dilakukan jika guru menguasai teori-teori pembelajaran yang dituangkan kedalam perangkat pembelajaran. 

6. Kemampuan Membangun Komunikasi dengan Siswa

Membangun komunikasi dengan siswa merupakan aspek yang sangat penting untuk dilakukan. Komunikasi yang baik akan menciptakan suasana pembelajaran yang harmonis sehingga guru dan siswa akan saling terbuka tentang pembelajaran yang mereka laksanakan. Aspek komunikasi dalam kompetensi pedagogik guru merupakan hal dasar untuk menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.

7. Kemampuan Melakukan Evaluasi

Setiap guru harus memahami cara penilaian atau evaluasi siswa. Evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat kemampuan siswa sekaligus sebagai barometer keberhasilan pembelajaran yang dilakukan. Hasil evaluasi akan memperlihatkan ketuntasan pembelajaran, mendeteksi siswa yang bermasalah, dan sebagai acuan untuk menentukan solusi yang akan diambil dalam mengatasi masalah tersebut.

Demikian penjelasan tentang kompetensi pedagogik yang harus dimiliki guru sebagai seorang pendidik dan pengajar. Dengan memahami betapa pentingnya kompetensi pedagogik sebagai syarat utama menjadi seorang guru, diharapkan semua guru senantiasa mengembangkan kapabilitasnya terutama terkait kompetensi pedagogik tersebut.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar