--> Skip to main content

Empat Kompetensi Guru Profesional

Sebagai ujung tombak pendidikan, guru merupakan penenentu masa depan sebuah bangsa dan negara. Guru memiliki tugas dan tanggungjawab untuk mendidik dan mengajar siswa agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam menjalankan tugasnya tersebut, seorang guru harus memiliki kompetensi agar profesinal dalam mengemban tugas dan tanggungjawab tersebut. Untuk lebih jelasnya, pada artikel kali ini akan dibahas tentang kompetensi yang harus dimiliki guru agar menjadi professional dalam mendidik siswanya.

Pengertian Kompetensi Guru

Kompetensi adalah kemampuan yang dimiliki seseorang pada bidang tertentu untuk melakukan tugas secara cerdas dan penuh tanggungjawab dengan mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan keterampilannya sebagai indikator bagi masyarakat bahwa ia mampu pada bidang tersebut. 

Sementara itu, guru adalah orang yang berprofesi sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pelatih, dan penilai kepada peserta didik pada bidang ilmu tertentu. Guru adalah orang yang bertanggungjawab melahirkan siswa yang berkompeten pada bidang tertentu melalui pengajaran dan pelatihan serta bimbingan secara terukur dan terstruktur.
Secara garis besar, kompetensi guru mencakup tiga komponen utama yang mencakup pengelolaan proses pembelajaran, penguasaan ranah akademik, dan pengembangan profesi keguruan dan kependidikan.
Dengan demikian, kompetensi guru adalah kemampuan yang harus dimiliki seorang pendidik atau pengajar baik berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diimplementasikan dalam bentuk tindakan secara cerdas dan penuh tanggungjawab dalam menjalankan tugasnya.

Pengertian Guru Profesional

Setelah memahami pengertian kompetensi guru, selanjutnya perlu diketahui apa yang dimaksud dengan guru professional? 
Guru profesional adalah guru yang memiliki segala aspek pendidikan dan pengajaran terkait pengetahuan, keterampilan, dan sikap serta bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya yaitu mendidik siswa agar kemampuanya berkembang baik secara individual maupun klasikal.
Guru profesional adalah guru yang mampu mengembangkan kepribadiannya, interaksi dan komunikasinya, mampu melakukan pembimbingan, mengerjakan administrasi pengajaran, memahami dasar pendidikan, serta mampu melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang dijalankannya.
Dengan demikian, seorang guru profesional harus memiliki beberapa kriteria. Kriteria guru profesional yang dimaksud, yaitu:
  1. Memiliki perilaku yang baik sebagai contoh bagi siswanya.
  2. Mampu mendidik dan mengajar siswanya.
  3. Menguasai materi pembelajaran dalam bidang studi yang diembannya.
  4. Memiliki kualifikasi akademik berdasarkan tugasnya.
  5. Memahami administrasi pengajaran seperti kurikulum, RPP, Silabus, dan lain-lain.
  6. Memiliki motivasi yang besar untuk mengimplementasikan ilmunya.
  7. Selalu berusaha mengembangkan kemampuannya.
  8. Mengikuti pelatihan untuk menambah wawasan keilmuannya.
  9. Aktif dan kreatif serta inovatif untuk mengembangkan materi pembelajaran beradasarkan kondisi kekinian.
  10. Menuasai teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, website, internet, dan lainnya.
  11. Gemar membaca untuk menambah wawasan dan pengetahuannya.
  12. Senantiasa menciptakan karya seperti bahan ajar, artikel, dan lain-lain.
  13. Memiliki hubungan yang baik dengan orang tua siswa, teman mengajar, maupun masyarakat sekitar.
  14. Ikut secara aktif dalam kegiatan organisasi kependidikan seperti KKG, PGRI, daln lain-lain.
  15. Tulus dan ikhlas dalam mengajar serta memiliki rasa kasih sayang kepada siswanya.

Kompetensi yang Harus Dimiliki Guru Profesional

Agar menjadi profesional dalam menjalankan tugasnya, seorang guru harus memiliki kompetensi yang telah ditetapkan oleh sistem pendidikan nasional. Adapun kompetensi tersebut dikelompokkan menjadi empat macam, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi, profesional, dan kompotensi sosial. Untuk memahami lebih jelas tentang ke-empat macam kompotensi guru tersebut, akan dijelaskan sebagai berikut.

1. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik adalah kemampuan yang harus dimiliki seorang guru sehingga dikatakan profesional terkait pemahamannya terhadap siswa, mampu merancang dan melaksanakan proses pembelajaran, mampu melakukan evaluasi secara terukur, serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing siswanya.
Dengan demikian, seorang guru dapat dikatakan memiliki kompetensi pedagogik apabila pada dirinya terdapat beberapa indikator. Adapun indikator kompetesnsi pedagogik guru, yaitu: 
  1. Mampu memahami kondisi siswanya dari segi kognitif, psikologi, dan kepribadiannya.
  2. Mampu merancang pembelajaran dengan menerapkan teori-teori pembelajaran, seperti menentukan strategi, metode, media, dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik siswa, menetapkan kompetensi yang hendak dicapai dengan menyusun rencana pembelajaran berdasarkan materi.
  3. Mampu menciptakan kondisi pembelajaran yang kondusif.
  4. Mampu melakukan evaluasi hasil belajar siswa secara berkelanjutan dan terukur sehingga ketuntasan belajar siswa dapat diketahui sehingga kualitas program pembelajaran dapat tercapai.
  5. Mampu memfasilitasi siswa untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya baik secara akademik maupun non akademik.

2. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi kepribadian adalah kompetensi guru secara personal terkait kedewasaan berfikir, bijaksana dan berwibawa, dan berakhlak mulia sebagai panutan bagi siswanya. Memiliki kepribadian yang baik dan stabil adalah syarat utama sehingga seorang guru dapat dikatakan profesional dalam tugasnya sebagai seorang pendidik.
Adapun kompetensi kepribadian yang harus dimiliki seorang guru sebagai pendidik dan pengajar sehingga dapat dikatakan profesinal, yaitu:
  1. Memiliki sikap yang sesuai dengan norma yang berlaku, seperti norma hukum, norma sosial, norma adat, dan norma agama, serta secara konsisten menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut dalam kehidupannya.
  2. Mampu berbuat secara mandiri dan memiliki etos kerja yang baik sebagai seorang pendidik.
  3. Bertindak berdasarkan aspek manfaat baik menyangkut siswa, lembaga, maupun masyarat sekitar serta memiliki cara pandang yang terbuka dalam menerima masukan.
  4. Disegani siswa dan orang-orang disekitarnya karena perilaku positif yang dimilikinya.
  5. Bisa menjadi tauladan bagi siswa dan orang lain melalui pengamalan nilai-nilai keagamaan seperti memiliki iman yang kuat, kejujuran yang jelas, tulus dan ikhlas serta suka menolong orang lain.

3. Kompetensi Sosial

Kompetensi sosial adalah kemampuan guru dalam berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Kemampuan komunikasi guru tersebut diterapkan kepada siswanya, sesama guru dan tenaga kependidikan yang ada, orang tua atau wali siswa, serta masyarakat yang ada pada lingkungan sekitar.
Adapun indikator seorang guru dapat dikatakan profesional dilihat dari aspek kompetensi sosial, yaitu:
  1. Berkomunikasi dengan halus dan sopan kepada siswa berdasarkan karakter dasar manusia yang ingin dihargai dan dihormati.
  2. Berkomunikasi dengan baik kepada teman sejawat berdasarkan karakter mereka masing-masing.
  3. Mampu berkomunikasi dengan baik kepada orang tua atau wali siswa agar dapat menemukan solusi terbaik bagi pengembangan potensi siswa.
  4. Mampu berkomunikasi secara efektif dengan seluruh masyarakat sekitar agar tercipta lingkungan pendidikan yang stabil dan kondusif.

4. Kompetensi Profesional

Kompetensi profesional adalah kemampuan yang harus dimiliki guru agar profesional dalam kaitannya dengan tugasnya sebagai seorang pendidik, penguasaan terhadap kurikulum dan materi pembelajaran, serta kemampuan dalam memahami metodologi keilmuan yang dimanahkan kepadanya.
Dengan demikian, seorang guru dapat dikatakan profesional apabila pada diri terdapat beberpa indikator berikut ini, yaitu:
  1. Menguasai subtansi pembelajaran yang diembannya yang meliputi, pemahaman terhadap kurikulum dan materi pembelajaran, memahami struktur dan konsep materi keilmuan, serta mampu menerapkan konsep pembelajaran dalam kehidupan keseharian.
  2. Menguasai tahapan penelian keilmuan dalam rangka mengembangkan pengetahuan pada bidang studi yang diajarkan.
Demikian penjelasan tentang ke-empat kompetensi yang harus dimiliki seorang guru sehingga dapat dikatakan sebagai guru profesinal dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Ke-empat kompetensi guru tersebut harus ada secara utuh dalam satu kesatuan tidak terpisahkan sebagai prasyarat guru profesional.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar