Skip to main content

Ketentuan Hewan Kurban yang Harus Diketahui Setiap Muslim

Memotong hewan kurban bagi umat muslim adalah rutinitas tahunan yang wajib dilakukan apabila mereka memiliki kemampuan untuk melaksanakannya. Berkurban merupakan salah satu ibadah sebagai bentuk rasa syukur atas kelebihan rezeki yang Allah berikan kepada manusia. Perlu dipahami bahwa terdapat beberapa ketentuan hewan kurban yang harus diperhatikan sebelum melaksakan ibadah tersebut.

Ketentuan Hewan Kurban 

Ada beberapa ketentuan yang perlu dipahami setiap muslim terkait hewan kurban. Hukum seputar hewan kurban tersebut perlu dipahami agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi kesalah sehingga esensi ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt didapatkan. Adapun ketentuan hewan kurban yang perlu diketahui seorang muslim, yaitu
  1. Pemotongan hewan kurban dilakukan setelah salat Id.
  2. Jenis hewan kurban yang dianjurkan yaitu Jadza’ yaitu domba dan sejenisnya.
  3. Pemotongan hewan kurban berlangsung hanya tiga hari setelah hari raya idul idha yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah.
  4. Tidak diperbolehkan memotong kuku dan bercukur baik rambut kepala, kumis, jenggot dan lainnya bagi orang yang berkurban.
  5. Hewan kurban yang disembelih harus sehat.
  6. Pemotongan hewan kurban dilaksanakan di tempat yang terbuka pada tempat melaksanakan salat Idul Adha.
  7. Satu ekor kambing dan sejenisnya untuk diri dan keluarga.
  8. Daging hewan kurban sebagian dimakan oleh yang berkurban dan memberikan kepada orang lain.
  9. Disunnahkan membaca basmalah dan bertakbir saat menyembelih hewan kurban.
  10. Hewan kurban yang dipilih berupa domba jantan yang gemuk, bertanduk, berwarna putih bercampur dengan hitam.
  11. Memotong sendiri hewan kurban lebih utama meskipun dapat diwakilkan kepada orang lain.
  12. Hewan kurban berupa unta atau sapi bisa patungan satu ekor tujuh orang.
  13. Penyembelih hewan kurban tidak diberi upah dari hewan kurban tersebut tetapi dari sumber lain.
  14. Orang yang tidak menyembelih hewan kurban karena ketidak sanggupan akan mendapatkan pahala dari orang-orang yang berkurban.
  15. Mengedepankan kurban daripada sedekah meskipun keduanya memiliki nilai pahala yang besar.

Demikianlah beberapa ketentuan hewan kurban yang perlu dipahami oleh setiap orang islam agar mereka melaksanankan kurban berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat islam sesuai petunjuk Rasulullah SAW.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar