Skip to main content

Pengertian Pendidikan dan Unsur-Unsurnya

Pengertian Pendidikan
Pendidikan merupakan satu kajian tersendiri yang sangat penting untuk dipahami. Terdapat istilah mendidik dalam konsep pendidikan secara umum. Makna dari kata mendidik tersebut terkait dengan tindakan yang dilakukan oleh pendidik, baik guru secara formal, orang tua sebagai informal, maupun anggota masyarakat sebagai pendidik non-formal yang dilakukan secara baik dan sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. 
Perilaku yang berkesesuaian dengan nilai, baik agama maupun moral atau norma yang berlaku pada masyarakat merupakan tujuan pendidikan yang diharapkan secara umum. Dengan demikian, pendidikan bukan hanya sekedar pemahaman teoritis sebuah konsep, tetapi pendidikan mecakup seluruh seluruh aspek yang ada pada diri anak seperti aspek sikap, keagamaan, dan keterampilan.

Pengertian Pendidikan Secara Umum

Untuk memahami pengertian pendidikan, maka terlebih dahulu harus dipahami asal kata dari pendidikan itu sendiri. Pengertian Pendidikan didasarkan pada suku kata berasal dari kata “didik” dan menerima awalan “Pe” dan akhiran “An”, sehingga kata pendidikan dapat diartikan sebagai proses cara atau tindakan mendidik. Secara terminologi, pengertian pendidikan adalah proses perubahan sikap dari satu atau sekelompok orang dalam usaha untuk mengajar dan melatih manusia yang belum matang. 
Proses pengembangan potensi anak, baik pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dilakukan secara berkelanjutan melalui pengajaran, penelitian, dan pelatihan merupakan pengertian pendidikan secara umum. Pendidikan seumur hidup, merupakan istilah yang mencerminkan bahwa pendidikan harus terus berlanjut dan tidak berhenti pada satu titik tertentu.
Sementara itu, pengertian pendidikan dijelaskan dari sisi yang lain yaitu seluruh tindakan yang secara sistematis dilakukan dengan sadar dengan menciptakan suasan pembelajaran yang kondusif sehingga potensi diri yang dimiliki oleh anak dapat dikembangkan yang meliputi kecerdasan intelektual, ahlakul karimah, lifeskill, dan lain sebagainnya.
Pengertian pendidikan secara umum selanjutnya adalah proses pembelajaran yang sasarannya adalah peserta didik sehingga mereka memiliki pengertian atau pemahaman terhadap sebuah konsep secara kognitif, afektif, dan keterampilan yang dengan itu, mereka akan bersikap lebih kritis tentang sebuah konsep pemikiran.

Pengertian Pendidikan Menurut Ahli

Sementara itu, pengertian pendidikan berdasarkan pendapat para ahli dapat dilihat dari penjelasan berikut:
Pengertian pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara yang merupakan Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, pendidikan adalah tuntutan atas kehidupan pertumbuhan anak, sebagai sarana ntuk memimpin semua kekuatan alam yang terkandung dalam anak, sehingga mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan tertinggi.
Pengertian pendidikan adalah usaha sadar dan berpola untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran sehingga siswa secara aktif membuat potensinya sendiri untuk memiliki kekuatan spiritual agama, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, moralitas mulia, dan keterampilan yang diharapkan warga negara, bangsa, dan negara. Pengertian pendidikan tersebut terdapat pada UU No. 20 Tahun 2003.
Sementara pengertian pendidikan berdasarkan H. Horne, yaitu proses berkesinambungan sesuai dengan penyesuaian yang lebih tinggi bagi manusia yang telah berevolusi secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar seperti mewujudkan pada sifat lebih atau kurang intelektual, emosional dan humanisme daripada manusia.
Dengan demikian, dapat disimpulkan pengertian pendidikan dari pendapat para ahli tersebut yaitu usaha sadar untuk mempersiapkan siswa melalui mentoring, mengajar, dan atau kegiatan pelatihan untuk perannya di masa depan.

Unsur-Unsur Pendidikan

Adapun unsur-unsur pendidikan sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan yaitu sebagai berikut: 

1. Peserta Dididk

Peserta didik merupakan subyek dari unsur pendidikan itu sendiri. Pandangan modern cenderung mengacu pada hal ini, karena siswa adalah subyek otonom atau pribadi yang ingin diakui keberadaannya. Sebagai karakteristik eksklusif dan otonomi, ia ingin membuat dirinya sendiri untuk terus menerus untuk memecahkan masalah biologis yang ditemukan sepanjang hidupnya

2. Pendidik

Unsur pendidikan selanjutnya yaitu pendidik yang merupakan orang yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pendidikan dengan menggunakan siswa sebagai subyeknya. Peserta didik mengalami pendidikan pada tiga lingkungan pendidikan, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, yang bertanggungjawab sebagai pendidik dalam pendidikan yaitu orang tua, guru, pemimpin, dan organisasi kemasyarakatan.

3. Interaksi Edukatif

Interaksi edukatif merupakan unsur pendidikan yang sangat penting yang pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara pelajar dan pendidik yang diarahkan ke tujuan pendidikan. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal melalui proses komunikasi secara intensif dengan menggunakan manifestasi dari isi, metode dan alat pendidikan.

4. Tujuan Pendidikan 

Tujuan pendidikan pada dasarnya bersifat umum, ideal, dan isinya sangat luas. Indikator keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan, dapat dilihat pada pada hasil penerapan dari konsep teoritis yang diberikan.Sementara pendidikan harus menjadi tindakan yang ditujukan untuk peserta didik dalam kondisi eksklusif, lokakarya tertentu, dan momen tertentu dengan menggunakan alat tertentu. Tujuan merupakan unsur pendidikan yang menjadi target dari setiap usaha yang dilakukan dalam ranah pendidikan.

5. Materi Pendidikan

Materi merupakan unsur dalam pendidikan yang telah dipersiapkan dalam kurikulum yang akan disajikan sebagai pencapaian tujuan. Materi ini termasuk materi inti dan konten lokal. Bahan inti nasional yang berisi misi kontrol dan kesatuan bangsa. Sementara konten lokal misinya mengembangkan keragaman kekayaan budaya sesuai dengan kondisi lingkungan.

6. Alat dan Metode Pendidikan

Selanjutnya adalah alat dan metode sebagai unsur pendidikan layaknya dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Alat melihat jenisnya sementara metode melihat efisiensi dan efektivitas. Alat dan metode ditafsirkan sebagai segala sesuatu yang dilakukan atau dibuat dengan sengaja dan terencana untuk mencapai tujuan pendidikan.

7. Lingkungan Pendidikan

Unsur pendidikan yang terakhir adalah lingkungan pendidikan. Lingkungan pendidikan merupakan tempat dimana peserta didik mengalami proses pendididikan. Lingkungan pendidikan formal diemban oleh sekolah yang memiliki kurikulum jelas dengan indicator pencapaian tujuan yang terukur berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan.
Keluarga merupakan lingkungan pendidikan informasl yang pelaku utamanya adalah seluruh anggota keluarga. Aturan pada lingkungan pendidikan informal berdasarkan kesepakatan masing-masing anggota keluarga, sehingga hanya mengingat sebatas hubungan kekeluargaan.
Sementara itu, masyarakat sebagai lingkungan pendidikan non-formal, memiliki peran yang cukup besar dalam membentuk masyarakat yang terdidik. Lingkungan masyarakat merupakan pengentrol dari perilaku kehidupan bermasyarakat melalui hukum sosial yang berlaku pada masyarakat tersebut.
Lingkungan pendidikan islam adalah salah satu bentuk lingkungan yang dapat dijadikan sebagai dasar pembentukan karakteristik anak didik, baik secara formal, informal, maupun non-formal.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar