Skip to main content

Koperasi : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Asas, dan Prinsipnya

Koperasi dipahami sebagai badan hukum yang didirikan berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi memiliki prinsip ekonomi kerakyatan dimana mensejahterakan anggotanya merupakan tujuan dari pembentukan koperasi. Dengan demikian, semua keuntungan yang diperoleh koperasi akan dikelola untuk kemajuan kinerja koperasi dan dibagikan kepada anggota yang aktif.
Pada dasarnya setiap orang dapat mendirikan koperasi, baik perorangan maupun badan hukum. Modal dari bisnis koperasi diperoleh dari semua anggotanya sehingga jalannya bisnis ini harus menyesuaikan aspirasi dan kebutuhan bersama.

Pengertian Koperasi

Koperasi diambil dari bahasa Inggris yaitu cooverative yang berarti kerja sama. Jadi sistem manajemen bersifat kooperatif yang didasarkan pada prinsip-prinsip keluarga dan kehidupan yang demokratis. 
logo koperasi

Secara umum, Pengertian koperasi adalah badan usaha yang dimiliki dan dikelola oleh para anggotanya. Selain itu, terdapat beberapa pengertian koperasi yang dijelaskan oleh beberapa tokoh. Mohammad Hatta menjelaskan pengertian koperasi sebagai upaya bersama untuk meningkatkan atau memperbaiki kehidupan atau kondisi ekonomi berdasarkan prinsip kerjasama.
Sementara itu, Arifinal Chaniago mendefinisikan koperasi sebagai asosiasi yang bekerja bersama dalam menjalankan bisnis keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Dalam manajemen koperasi, setiap anggota dapat masuk dan keluar secara bebas.
Pengertian koperasi menurut Munkner yaitu organisasi yang didasarkan pada prinsip saling membantu diantara mereka yang mengelola usaha dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan urusan ekonomi dan berbeda dengan prinsip kerja sama yang bertujuan untuk membangun kebutuhan sosial.
Pengertian koperasi menurut Undang-Undang yaitu sebagai badan usaha yang terdiri dari perorangan atau badan hukum yang dalam kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi serta pergerakan ekonomi rakyat berdasarkan prinsip kekerabatan.

Fungsi Koperasi

Fungsi koperasi disebutkan dalam Undang-Undang No. 25 tahun 1992 yang mencakup: 
1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kapasitas ekonomi terkhusus para anggotanya dan secara umum untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat.
2. Berpartisipasi aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
3. Memperkuat ekonomi rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan ekonomi nasional.
4. Berusaha mewujudkan dan mengembangkan ekonomi nasional yang merupakan upaya bersama berdasarkan prinsip keluarga dan demokrasi ekonomi.

Tujuan Koperasi

Selain fungsi koperasi yang dijelaskan dalam UU No. 25 tahun 1992, juga dijelaskan tentang tujuan koperasi. Adapun tujuan koperasi yang dimaksud yaitu untuk memajukan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat secara umum  serta berkontribusi pada pembangunan tatanan ekonomi nasional dalam rangka menciptakan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Dari penjelasan tersebut terkait tujuan koperasi secara umum, maka dapat disimpulkan empat poin tujuan dibentuknya badan usaha koperasi yaitu: 
1. Meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat
2. Menciptakan masyarakat yang maju, adil dan makmur
3. Meningkatkan kehidupan anggota dan masyarakat khususnya pada bidang ekonomi
4. Membangun tatanan ekonomi nasional

Manfaat Koperasi

Secara umum manfaat koperasi dapat dilihat dari segi ekonomi, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Adapun manfaat koperasi yang dimaksud yaitu: 

1. Meningkatkan Pendapatan Anggota

Koperasi bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan anggotanya. Anggota koperasi akan mendapat manfaat dalam bentuk hasil usaha yang tersisa yang biasa dikenal sebagai SHU yang diperoleh dan diukur berdasarkan jumlah layanan yang disediakan oleh anggota.

2. Menciptakan Pekerjaan

Koperasi secara tidak langsung dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Banyak koperasi dari berbagai bidang seperti pertanian, peternakan dan kerajinan yang membutuhkan tenaga ahli sehingga bisa menyerap tenaga kerja lokal.

3. Meningkatkan Standar Hidup Masyarakat

Usaha koperasi memiliki manfaat dalam meningkatkan standar hidup masyarakat sekitar. Ini karena sebagian besar anggota koperasi berasal dari masyarakat. Mereka akan mendapatkan manfaat finansial yang berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

4. Mendidik Para Anggotanya 

Koperasi tidak hanya memiliki peran dalam hal keuangan. Koperasi juga memiliki peran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu hasil dari koperasi adalah mendidik anggota mereka sehingga mereka menjadi mandiri, terampil dan kreatif.

5. Mengembangkan Kekuatan Bisnis

Manfaat koperasi yang lain adalah mengembangkan kekuatan bisnis yang bertujuan untuk menyatukan para pebisnis di bidang yang sama. Misalnya, koperasi pertanian akan menyatukan petani dan orang-orang yang terlibat dalam pertanian.

6. Meningkatkan Kegiatan Ekonomi

Secara umum, koperasi memiliki manfaat yang besar terutama dalam bidang ekonomi. Kegiatan ekonomi koperasi dimaksudkan untuk anggotanya sehingga hal tersebut merupakan cerminan dari implementasi demokrasi ekonomi di Indonesia.

7. Mengembangkan Kreativitas Anggota

Manfaat koperasi selanjutnya yaitu mengembangkan kreativitas para anggotanya. Sebagai anggota koperasi, tentu saja dituntut untuk lebih kreatif, sesuai dengan peran dan fungsi koperasi.

Asas Koperasi

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa koperasi diperuntukkan khusus bagi para anggotanya, maka dalam penerapannya, koperasi memiliki dua asas yaitu: 

1. Asas Kekeluargaan

Asas pertama koperasi adalah kekeluargaan yang berarti bahwa setiap anggota koperasi harus memiliki kesadaran untuk melakukan yang terbaik dalam setiap kegiatan koperasi dan hal-hal yang bermanfaat bagi seluruh anggotanya.

2. Asas Gotong Royong

Asas gotong royong juga merupakan salah satu ciri tersendiri dari koperasi dimana setiap anggota koperasi harus memiliki toleransi dan tidak egois atau individualistis serta mau bekerja sama dengan anggota lain.

Prinsip Koperasi

Prinsip koperasi dijadikan sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan ekonomi dalam koperasi. Prinsip koperasi tersebut bersifat mutlak untuk menjaga koperasi tetap berada pada jalur dan tujuannya. Adapun prinsip koperasi yang dimaksud yaitu: 
1. Keanggotaan harus bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan koperasi dikendalikan oleh Anggota secara demokratis
3. Berpartisipasi dalam perekonomian Anggota
4. Pengelolaan koperasi bersifat Otonomi dan Kebebasan
5. Dalam koperasi harus ada pendidikan, pelatihan, dan informatif
6. Harus bekerja sama antar koperasi
7. Harus memiliki kepedulian terhadap masyarakat

Demikian penjelasan tentang pengertian koperasi, tujuan, fungsi, manfaat, asas, dan prinsipnya sebagai bahan rujukan bagi para pembaca yang ingin mengkaji lebih dalam tentang koperasi.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar