Skip to main content

Jenis-Jenis Koperasi Berdasarkan Usaha, Satus Anggota, Tingkatan dan Fungsinya

Koperasi merupakan salah satu badan usaha yang bergerak dalam bidang ekonomi masyarakt yang secara khusus untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Terdapat beberapa jenis koperasi yang terdapat pada masyarakat yang dapat dilihat dari beberapa aspek. Berikut jenis-jenis koperasi yang perlu dipahami agar dapat dipahami perbedaan dari masing-masing koperasi tersebut.

Koperasi Berdasarkan Jenis usahanya

Berdasarkan jenis usahanya, koperasi dikelompokkan menjadi empat jenis. Ketiga jenis koperasi tersebut yaitu koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi simpan pinjam dan koperasi serba guna. Berikut penjelasan terkait keempat jenis koperasi tersebut.

1. Koperasi Produksi

Koperasi produksi adalah koperasi yang bertujuan untuk membantu bisnis para anggotanya atau untuk melakukan bisnis bersama. Ada berbagai bentuk koperasi produksi seperti koperasi produksi untuk petani, peternak sapi, pengrajin, dan sejenisnya
Dalam sebuah koperasi produksi yang membantu bisnis para anggotanya biasanya memiliki tujuan untuk membantu kesulitan para anggotanya dalam menjalankan bisnis. Misalnya, koperasi membantu menyiapkan bahan baku untuk kerajinan.
Jenis Koperasi

Bentuk bantuan yang diberikan juga bisa dalam bentuk bantuan untuk menjual barang yang diproduksi oleh para anggotanya. Koperasi akan mengakomodasi semua hasil produksi sehingga para anggotanya dapat dengan mudah menjual produk bisnis mereka.
Misalnya, koperasi produksi membantu mengakomodasi produk pertanian dari para anggotanya. Produk pertanian bisa dalam bentuk jagung, beras, kacang-kacangan, kedelai, dan lainnya. Itu juga bisa menampung hasil para pengrajin dan peternak yang menjadi anggota.

2. Konsumsi Koperasi

Koperasi konsumsi adalah koperasi yang menjual berbagai barang kebutuhan pokok kepada anggotanya. Harga barang dari koperasi umumnya lebih murah daripada harga di pasaran. Misalnya, koperasi menjual beras, telur, gula, tepung, kopi, dan sebagainya.

3. Koperasi Simpan Pinjam

Sesuai namanya, koperasi ini menyediakan pinjaman uang dan tempat untuk menghemat uang. Uang pinjaman diperoleh dari dana yang dikumpulkan bersama oleh para anggotanya.

4. Koperasi Serba Guna

Koperasi serba adalah jenis koperasi di mana terdapat berbagai bentuk bisnis. Bentuk usaha yang dilakukan dapat berupa kombinasi antara koperasi produksi dan konsumsi atau antara koperasi produksi dan koperasi simpan pinjam.

Jenis Koperasi Berdasarkan Status Anggota

Jenis-jenis koperasi berdasarkan status anggotanya yaitu pengelompokan koperasi yang dilihat dari status yang sama dari orang-orang yang menjadi anggota koperasi. Ada banyak jenis koperasi.
Hal tersebut karena selama sekelompok orang memiliki status yang sama dan mereka membuat koperasi, koperasi bisa menjadi salah satu jenis koperasi. Berikut penjelasan terkait jenis koperasi berdasarkan status anggotanya.

1. Koperasi Pegawai Negeri Sipil

Jenis koperasi ini memiliki anggota yang terdiri dari pegawai negeri sipil. Koperasi Pegawai Negeri atau KPN kini telah berganti nama menjadi Koperasi Pegawai Republik Indonesia. Koperasi ini memiliki tujuan utama utama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggotanya.
Hampir setiap lembaga pemerintah di kawasan atau nasional memiliki koperasi pegawai negeri. Selain itu, kadang-kadang masing-masing lembaga juga memiliki lebih dari satu koperasi karena ada juga departemen internal yang membuat koperasi sendiri.

2. Pasar Koperasi (Koppas)

Koperasi Pasar (Koppas) adalah jenis koperasi yang anggotanya terdiri dari pedagang pasar. Bentuk koperasi pasar koperasi bisa berupa koperasi simpan pinjam yang memberikan pinjaman modal kepada pedagang.
Sehingga bisa mengurangi kerugian karena pedagang berhutang rentenir. Meski begitu masih banyak pedagang yang terjebak dalam pusaran rentenir. Jadi perlu upaya terus agar pedagang tidak berhutang dengan rentenir.

3. Koperasi Unit Desa

Koperasi unit desa biasanya melakukan kegiatan usaha di bidang ekonomi terutama yang berkaitan dengan pertanian atau perikanan yang anggotanya berasal dari masyarakat setempat.

4. Koperasi Sekolah

Koperasi sekolah biasa dapat dengan mudah ditemukan di berbagai sekolah mulai dari SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. Anggota koperasi biasanya terdiri dari guru, siswa, dan karyawan di sebuah sekolah.
Secara umum, koperasi sekolah melakukan kegiatan seperti koperasi multi-bisnis. Jadi selain menjual perlengkapan sekolah, koperasi juga bisa digunakan oleh siswa dan guru sebagai tempat menyimpan uang.

5. Koperasi Pondok Pesantren

Koperasi pondok pesantren adalah koperasi yang dikelola oleh pengelola pondok pesantren, siswa, staf pengajar, dan karyawan. Kegiatan yang dilakukan oleh Kopontren biasanya menyediakan barang-barang yang dibutuhkan oleh siswa, seperti buku dan pakaian muslim.

Jenis Koperasi Berdasarkan Tingkatannya

Jenis-jenis koperasi menurut tingkat dibagi menjadi dua, yaitu koperasi primer dan koperasi sekunder. Perbedaan antara koperasi primer dan sekunder dapat dilihat dari jenis anggotanya. Untuk lebih jelas lihat penjelasan di bawah ini.

1. Koperasi Primer

Koperasi primer adalah koperasi yang terdiri dari perorangan dengan persyaratan minimal 20 orang. Persyaratan lain adalah bahwa orang-orang yang membentuk koperasi harus memenuhi persyaratan anggaran dasar koperasi dan memiliki tujuan yang sama.
Syaratnya adalah warga negara Indonesia dan memiliki kemampuan untuk mengambil tindakan hukum. Karena koperasi adalah badan hukum. Namun, siswa dianggap tidak dapat mengambil tindakan hukum dan membentuk koperasi.

2. Koperasi Sekunder

Koperasi sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh organisasi koperasi atau terdiri dari koperasi primer. Anggota koperasi sekunder adalah koperasi yang memiliki minat dan tujuan yang sama sehingga kegiatan yang dilakukan dapat lebih efisien.
Koperasi sekunder dapat didirikan oleh koperasi serupa atau berbagai jenis atau tingkatan koperasi. Yang dimaksud dengan level adalah misalnya level pusat, gabungan, dan induk, di mana penamaan dan jumlah level ini ditentukan semata-mata oleh anggota koperasi sekunder.

Jenis Koperasi Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya, koperasi dikelompokkan menjadi tiga jenis koperasi yaitu koperasi konsumsi, koperasi jasa, dan koperasi produksi. 

1. Koperasi Konsumsi

Koperasi konsumsi adalah koperasi yang bertujuan menyediakan barang untuk para anggotanya. Seperti dijelaskan sebelumnya, item disesuaikan dengan jenis anggota di koperasi.

2. Layanan Koperasi

Layanan koperasi adalah koperasi yang melakukan kegiatan layanan yang dibutuhkan oleh anggota. Contohnya seperti layanan simpan pinjam, asuransi, transportasi, dan lainnya. Dimana pemilik semua aset bisnis koperasi dan pengguna jasa adalah anggota dari koperasi itu sendiri.

3. Koperasi Produksi

Koperasi produksi melakukan kegiatan seperti memasok bahan baku, memasok peralatan produksi, dan membantu memproduksi jenis barang tertentu. Selain itu, koperasi juga membantu menjual dan memasarkan produk anggota koperasi.

Demikian penjelasan tentang jenis-jenis koperasi berdasarkan jenis usahanya, status anggota, berdasarkan tingkatannya serta jenis koperasi berdasarkan fungsinya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar