Skip to main content

Hari Kiamat : Nama-Nama dan Tanda-Tandanya

Tentang hari kiamat, Al-Qur’an telah memberi gambaran terjadinya kiamat kubra. Pada hari itu, bumi diguncangkan dengan dahsyat dan mengeluarkan segala isinya. Tidak ada satu makhluk pun yang dapat bertahan hidup ketika kiamat kubra terjadi kecuali Allah swt. yang maha kekal. Demikian penjelasan tentang hari kiamat dalam perspektif Al-Qur'an.
Selanjutnya, seluruh makhluk akan dibangkitkan kembali dan mulai memasuki alam baru yang kekal yaitu alam akhirat. Di alam akhirat, manusia akan mengalami beberapa kejadian, sampai akhirnya ditempatkan di tempat yang sesuai dengan perbuatannya ketika hidup di dunia. Orang yang beriman kepada Allah akan ditempatkan di surga dan orang-orang yang ingkar kepada Allah akan ditempatkan di neraka.
Hari Kiamat

Agar kita mendapat Pertolongan Allah menjelang hari kiamat kita harus menjaga keimanan agar tetap ada dalam hati kita. Caranya dengan rajin beribadah kepada Allah rajin belajar dan melakukan banyak kebaikan kepada orang tua saudara teman-teman dan semua orang yang membutuhkan. Dengan begitu, Insya Allah kita akan termasuk orang yang selamat pada hari kiamat nanti.

Nama-Nama Hari Kiamat

Hari kiamat memiliki banyak nama, berikut merupakan nama lain hari kiamat di antaranya sebagai berikut:

1. Yaumul Ba'ats 

Hari berbangkitnya manusia dari alam kubur disebut Yaumul Ba'ats. Allah swt memerintahkan malaikat Israfil untuk meniup sangkakala yang kedua. Kemudian seluruh manusia yang telah mati berabad-abad lamanya dan telah menjadi tulang belulang atau menjadi tanah sekalipun, dengan kekuasaan Allah akan hidup kembali untuk menerima balasan atas semua perbuatannya di dunia.

2. Yaumul Mahsyar

Hari berkumpulnya manusia di padang yang sangat luas seteleh mereka dibangkitkan disebut Yaumul Mahsyar. Di tempat inilah Allah memperlihatkan amal perbuatan yang pernah dilakukan manusia selama hidup di dunia. Pada hari itu, manusia memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan amal yang dimilikinya. Orang yang amalnya buruk, bentuknya akan buruk, matahari akan terasa dekat dan waktu akan terasa lama. Sementara orang yang amalnya baik dan beriman kepada Allah swt. bentuknya akan baik, tidak merasakan panas matahari, dan waktu menunggu terasa singkat.

3. Yaumul Hisab

Yaumul hisab yaitu hari perhitungan seluruh amal perbuatan manusia. Sekecil apapun perbuatan manusia, mulut akan dikunci dan anggota badan lainnya akan menjadi saksi atas segala perbuatannya. Manusia tidak akan luput dari perhitungan pada saat itu. Pada saat itu, manusia tidak dapat berdusta.

4. Yaumul Jaza 

Yaumul jaza yaitu Hari pembalasan atas semua amal perbuatan yang pernah dilakukan di dunia. Bagi orang yang amalnya baik ketika di dunia, balasannya adalah surga dengan segala kenikmatan yang ada di dalamnya. Sementara bagi orang kafir dan orang-orang yang amalnya buruk, balasannya adalah neraka yang apinya menyala-nyala.

5. Yaumul Mizan 

Yaumul Mizan yaitu hari ditimbangnya seluruh amal perbuatan manusia selama di dunia. Barangsiapa yang timbangan amal kebaikannya lebih berat timbangan amal keburukannya, balasannya surga. sebaliknya jika timbangan amal keburukannya lebih berat dari kebaikannya, nerakalah balasannya.

Tanda-Tanda Hari Kiamat

Hari kiamat adalah hari ketika semua makhluk ciptaan Allah akan mati. Hari kiamat menandakan berakhirnya semua kehidupan dunia dan segala isinya akan hancur kecuali Allah Yang Maha Kuasa. Percaya kepada hari kiamat merupakan bagian dari rukun iman, yaitu rukun iman yang kelima beriman kepada hari kiamat berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa suatu saat akan datang hari dimana seluruh kehidupan kan hancur. Saat itu, manusia tidak mempunyai kesempatan lagi untuk melakukan apapun termasuk bertobat. Pada hari itu pula, manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas segala perbuatannya selama hidup di dunia. Orang yang beriman kepada hari kiamat akan menjalani hidup sesuai dengan petunjuk allah. Ia akan taat kepada semua perintah-Nya dan akan menjauhi semua larangannya. Kapan terjadinya hari kiamat itu?
Tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat. Kita hanya dapat mengenali tanda-tandanya saja. Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi hari kiamat yaitu dengan memperbanyak melakukan kebaikan dan ibadah kepada Allah SWT.
Ada beberapa kejadian yang dapat disebut sebagai tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat. Tanda-tanda hari kiamat tersebut antara lain:
1. Kejahatan semakin banyak terjadi.
Seperti yang kita lihat di media, banyak kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak kuat imannya. Sebagai orang yang beriman kita harus meminta perlindungan Allah swt agar terhindar dari kejahatan 
2. Lumrahnya Perilaku Buruk
Banyak perempuan bertingkah laku seperti laki-laki dan begitu juga sebaliknya, baik dalam berpakaian, tingkah laku, dan ucapannya.
3. Minuman Keras Menjadi Minuman Sehari-Hari
Minuman keras menjadi minuman sehari-hari padahal minuman keras diharamkan dalam Islam. Minuman keras akan membuat peminumnya mabuk sehingga tidak dapat mengontrol perilakunya. Akibatnya, banyak kejahatan yang terjadi sebab pelakunya mabuk.
4. Banyak ulama yang meninggal dunia sebagai tanda diangkatnya ilmu
Manusia semakin sulit mencari orang yang dapat dijadikan tempat bertemunya. Akhirnya, orang bodohlah yang diangkat menjadi pemimpin dan timbullah jawaban-jawaban yang menyesatkan.
5. Banyak orang berlomba-lomba meraih kesenangan dunia 
Karena manusia sibuk mengejar kesenangan dunia, akhirnya mereka lupa terhadap urusan akhirat. waktu dan tenaganya dihabiskan untuk mendapatkan keuntungan material bahkan dengan cara-cara yang tidak jujur.
Tanda-tanda kiamat yang dijelaskan tersebut hanyalah sebagian saja. Banyak kejadian-kejadian lain yang dapat menjadi tanda telah dekatnya hari kiamat. Apa yang kamu rasakan saat melihat tanda-tanda kiamat telah banyak terjadi?
Mungkin kamu merasakan ketakutan karena merasa belum ada persiapan untuk menghadapi hari kiamat. Namun sebagai orang yang beriman kita harus yakin akan pertolongan Allah swt. Orang beriman tidak ikut mengalami dahsyatnya kejadian pada hari kiamat, karena sebelumnya Allah SWT. akan mencabut nyawa semua orang beriman, kemudian akan dihidupkan kembali pada Yaumul Ba’as Ketika Malaikat Israfil meniup sangkakala yang kedua.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar