Skip to main content

Definisi Metode Pendidikan Islam dan Fungsinya

Metode merupakan hal yang sangat penting untuk dipahami setiap pendidik dalam menyampaikan materi pendidikan. Karena metode pendidikan akan lebih mudah dalam menyediakan materi. Dan siswa akan dengan mudah memahami apa yang disampaikan oleh pendidik. Pada referensi makalah kali ini akan dijelaskan tentang definisi metode pendidikan islam dan fungsinya.

Definisi Metode

Metode kata berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata "Meta" yang berarti melalui dan kata "Hodos" yang berarti jalan. Jadi, metode berarti jalan yang dilalui. Rune, seperti dikutip oleh Muhammad Noor Syam, secara teknis menjelaskan bahwa metode yaitu:
1. Prosedur yang digunakan untuk mencapai tujuan
2. Teknik mengetahui yang digunakan dalam proses menemukan pengetahuan dari bahan tertentu
3. Ilmu yang merumuskan aturan prosedur
Metode Pendidikan Islam

Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa metode ini merupakan sarana untuk menemukan, menguji, dan menyusun data yang dibutuhkan untuk pengembangan. Jalan untuk mencapai tujuan itu ditempatkan secara bermakna di posisinya sebagai cara untuk menemukan, menguji, dan menyusun data yang diperlukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan atau pemikiran sistematis.
Dalam bahasa Arab metode ini diungkapkan dalam berbagai kata. Kadang-kadang kata al-thariqah, Manhaj dan al-Wasilah digunakan. Al-Tariqah berarti jalan, Manhaj berarti sistem, dan al-Wasilah berarti perantara atau mediator. Dengan demikian, kata Arab yang dekat dengan makna metode ini adalah Al-Tariqah. Kata-kata serupa sering ditemukan dalam Alquran menurut Muhammad Fuad Abd al-Baqi dalam al-Qur'an kata al-Tariqah diulang sembilan kali. Kata ini kadang-kadang dikaitkan dengan objek yang diarahkan oleh al-Tariqah seperti neraka, sehingga jalan menuju neraka (QS 4: 169) kadang-kadang terhubung dengan sifat jalan, seperti al-Tariqah al-Mustaqimah yang berarti lurus path (QS 46:30).
Mohammad Athiyah al-Abrasy mendefinisikan metode sebagai jalan yang kita ikuti untuk memberikan pemahaman kepada siswa dalam semua jenis pelajaran, dalam semua mata pelajaran. Metode ini adalah rencana yang kita buat untuk diri kita sendiri sebelum kita memasuki kelas dan kita menerapkannya pada kelas saat kita mengajar di kelas. Kemudian Prof. Abd al-Rahim Ghunaimah menyebut metode metode yang diikuti oleh guru untuk menyampaikan sesuatu kepada siswa. Adgar Bruce Wesley mendefinisikan metode ini sebagai aktivitas terarah bagi guru yang menyebabkan proses belajar, sehingga mengajar menjadi berkesan.
Dalam pandangan filosofis pendidikan, metode adalah alat yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan. Alat ini memiliki sifat ganda, yaitu polipragmatik dan monopragmatik. Polypragmatic, jika metode ini mengandung banyak kegunaan (multiguna). Misalnya, metode tertentu dalam situasi dan kondisi tertentu dapat digunakan untuk merusak, dan dalam situasi dan kondisi lain dapat digunakan untuk memperbaiki dan membangun. Misalnya, penggunaan perekam kaset video (VRC) untuk merekam semua jenis film, baik fornografis dan moral, yang jika digunakan sebagai media pembelajaran, maka targetnya bisa merusak serta bisa memperbaiki atau membangun. Monopragmatik adalah alat yang hanya dapat digunakan untuk mencapai satu jenis tujuan. Misalnya, laboratorium sains alam, hanya dapat digunakan untuk eksperimen di bidang sains alam, tidak dapat digunakan untuk eksperimen di bidang sains lainnya.

Definisi Pendidikan Islam

Setelah kita membahas definisi metode, maka kita akan membahas tentang pendidikan Islam. Tetapi pertama-tama kita akan membahas tentang pendidikan. Banyak pakar pendidikan mendefinisikan pendidikan secara berbeda tetapi pada dasarnya sama.
Beberapa pakar pendidikan di Barat yang memberi arti pada pendidikan sebagai suatu proses meliputi: Menurut William Mc Gucken, SJ, seorang tokoh pendidikan Katolik percaya bahwa pendidikan ditafsirkan oleh para ahli Scholactic, sebagai pengembangan dan kelengkapan kemampuan manusia baik moral, intelektual, dan fisik yang terorganisir, dengan atau untuk kepentingan individu atau sosial dan diarahkan pada kegiatan - kegiatan yang menyatu dengan Sang Pencipta sebagai tujuan akhir.
Menurut Prof. Sugarda Purbakawaca, dalam bukunya "Educational Encyclopedia", memberikan pemahaman tentang pendidikan, sebagai berikut: "Pendidikan dalam arti luas mencakup semua tindakan dan upaya generasi yang lebih tua untuk mentransfer pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan mereka.
Setelah membahas pendidikan lebih lanjut, kami akan menjelaskan tentang pendidikan Islam. Berikut ini adalah beberapa definisi Pendidikan Islam dalam terminologi yang dirumuskan oleh para pakar Pendidikan Islam, termasuk:
a.Menurut al-Syaibaniy disebutkan bahwa pendidikan Islam adalah proses mengubah perilaku individu siswa dalam kehidupan pribadi, masyarakat, dan alam sekitarnya. Proses ini dilakukan melalui pendidikan dan pengajaran sebagai aktivitas manusia dan profesional di antara banyak profesi hak asasi manusia di masyarakat.
b. Menurut Muhammad Fadhil al-Jamaly, mendefinisikan pendidikan Islam sebagai upaya untuk mengembangkan, mendorong dan mengajak siswa untuk hidup lebih dinamis berdasarkan nilai-nilai tinggi dan kehidupan yang mulia. Dengan proses ini, diharapkan dapat membentuk kepribadian siswa yang lebih sempurna, baik yang terkait dengan potensi akal, perasaan, dan tindakan.
c. Ahmad D. Marimba berpendapat bahwa pendidikan Islam adalah bimbingan atau kepemimpinan secara sadar oleh para pendidik tentang perkembangan fisik dan spiritual siswa menuju pembentukan kepribadian utama mereka (insan kamil)
d. Ahmad Tafsir mendefinisikan Pendidikan Islam sebagai pedoman yang diberikan oleh seseorang, sehingga ia berkembang secara optimal sesuai dengan ajaran Islam.
Dari batasan-batasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan Islam adalah suatu sistem yang memungkinkan seseorang (siswa) mengarahkan hidup mereka sesuai dengan ideologi Islam. Melalui pendekatan ini, ia akan dapat dengan mudah membentuk hidupnya sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam yang ia yakini.

Definisi Metode Pendidikan Islam

Dari beberapa makna yang dirumuskan oleh para ahli di atas tentang definisi Metode dan Pendidikan Islam. Kita dapat menyimpulkan tentang definisi Metode Pendidikan. Seperti yang dinyatakan oleh al-Syaibaniy yaitu, semua aspek kegiatan yang diarahkan yang dilakukan oleh guru dalam konteks mata pelajaran yang ia ajarkan, karakteristik pengembangan siswa-siswanya, dan lingkungan alam di sekitarnya serta tujuan membimbing siswa untuk mencapai proses belajar yang diinginkan dan perubahan perilaku yang diinginkan.
Ahmad Tafsir umumnya membatasi bahwa metode pendidikan adalah semua metode yang digunakan dalam upaya untuk mendidik. Kemudian Abdul Munir Mulkan, menyatakan bahwa metode Pendidikan adalah metode yang digunakan untuk menyampaikan atau mentransformasikan konten atau materi pendidikan kepada siswa.
Lebih jauh, jika kata metode dikaitkan dengan pendidikan Islam, ia dapat membawa makna sebagai cara untuk menanamkan pengetahuan agama dalam diri seseorang sehingga dapat dilihat pada orang yang menjadi objek sasaran, yaitu orang Islam. Selain itu, metode pendidikan Islam dapat diartikan sebagai cara untuk memahami, berdiskusi, dan mengembangkan ajaran Islam, sehingga terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

Fungsi Metode Pendidikan Islam

Tentang fungsi metode secara umum dapat dinyatakan sebagai penyedia cara atau cara terbaik untuk pelaksanaan operasional ilmu pendidikan. Sedangkan dalam konteks lain metode ini dapat menjadi sarana untuk menemukan, menguji, dan mengumpulkan data yang diperlukan untuk pengembangan disiplin ilmu. Dari dua pendekatan ini dapat segera dilihat bahwa pada dasarnya metode berfungsi untuk memberikan tujuan ke objek sasara dengan cara yang sesuai untuk pengembangan objek.
Dalam Alquran metode ini dikenal sebagai sarana untuk menyampaikan seseorang kepada tujuan ciptaan-Nya sebagai khalifah di bumi dengan melakukan pendekatan di mana manusia ditempatkan sebagai makhluk dengan potensi spiritual dan fisik, yang keduanya dapat digunakan sebagai saluran untuk pengiriman materi pelajaran. Oleh karena itu ada prinsip umum dalam berfungsinya metode ini, yaitu prinsip bahwa pengajaran dapat disampaikan dalam suasana yang menyenangkan, meneguhkan, penuh semangat, dan motivasi, sehingga pelajaran atau materi pendidikan dapat dengan mudah diberikan . Jumlah metode yang ditawarkan oleh para ahli lebih merupakan upaya untuk memfasilitasi atau menemukan cara yang paling cocok untuk perkembangan mental anak dalam menerima pelajaran.
Padahal, metode itu adalah sesuatu yang sangat penting dalam penciptaan pendidikan yang ideal. Dengan metode seorang pendidik akan dapat menyampaikan ilmunya kepada siswa. Tetapi jika pendidik tidak memiliki metode dalam menyampaikan materi pendidikan, maka siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami materi yang disajikan. Metode yang bisa dikatakan adalah sebagai jembatan yang menghubungkan pendidik dengan siswa dengan tujuan pendidikan, yaitu pembentukan kepribadian. Ketika dikaitkan dengan Islam, kepribadian ini lebih mengarah pada kepribadian Muslim yang mencerminkan nilai-nilai Islam.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar