Skip to main content

Sejarah Awal Terbentuknya Bangsa Indonesia

Terbentuknya Indonesia sebagai suatu bangsa yang kokoh melalui proses yang panjang dan pejuangan para tokoh-tokoh bangsa kala itu. Indonesia yang awalnya masih terpisah-pisah antara satu wilayah dengan wilayah yang lain dan masih dikenal sebagai Nusantara kemudian disatukan dalam satu wadah kebangsaan yaitu Indonesia. 

Latar Belakang Terbentuknya Bangsa Indonesia

Pada tanggal 27-28 Oktober 1928 diadakan kongres pemuda II yang merupakan momen yang begitu berharga  bagi bangsa Indonesia. Dapat dikatakan bahwa awal mula terbentuknya bangsa Indonesia berawal dari titik ini.
Kongres Pemuda II

Para pemuda dan pemudi berasal dari berbagai daerah mengingat sumpah secara bersama dengan kemauan dan kesadaran mereka sendiri menjadikan Indonesia sebagai satu kesatuan bangsa. Kini sumpah para pemuda tersebut dikenal sebagai sumpah pemuda. 
Dari sejak lama, perasaan sebagai satu bangsa memang sudah disadari oleh mereka yang mendiami pulau yang ketika itu masih dikenal sebgai Nusantara. Kala itu orang-orang nusantara sudah saling berinteraksi antara daerah dan juga antara pulau.

Baca Juga :Sejarah Singkat Terbentuknya Bangsa Indonesia

Bahkan seperti diketahui bahwa pada abad ke-14, pada masa kerajaan Majapahit, seorang patih bernama Gajah Mada pernah menyatakan sumpah yang bertujuan menyatukan seluruh kepulauan nusantara.
Sumpah yang dinyatakan oleh Gajah Mada tersebut dikenal sebagai Sumpah Palapa. Hal ini telah berhasil mengobarkan semangat yang besar dan merupakan salah satu keberhasilan sang patih untuk menyatukan kepulauan nusantara kala itu. 
Namun demikian, seperti dikethaui bersama bahwa persatuan yang berhasil diciptakan di kepulauan nusantara saat itu masih sangat rapuh. Hal tersebut disebabkan terbentuknya persatuan bukan didasari oleh kesadaran dan keinginan sendiri akan tetapi karena penaklukan. Karena kehebatan pasukan Majapahit maka kemudian Nusantara disatukan dan pada akhirnya Nusantara kembali berpisah antara wilayah satu dengan yang lainnya. 
Berbeda dengan sumpah palapa, Sumpah pemuda yang dihasilkan melalui kongres pemuda II merupakan sumpah bersama anak bangsa dengan kesadaran sendiri. Sumpah tersebut merupakan sebuah ikatan persaudaraan dari para permuda dan pemudi Indonesia yang berasal dari berbagai pulau dengan persamaan cinta dan rasa yaitu keinginan untuk merdeka menjadi satu bangsa.

Unsur-Unsur Terbentuknya Bangsa Indonesia

Suatu bangsa tidak akan bisa terbentuk jika belum memiliki unsur-unsur yang bisa mejadikannya kuat dan teratur. Berikut merupakan unsur-unsur terbentuknya bangsa Indonesia.
a. Terdapat sekelompok orang yang mempunyai keinginan untuk bersatu.
b. Berada pada suatu wilayah tertentu.
c. Adanya keinginan untuk membentuk sebuah pemerintahan
d. Memiliki cita-cita dan tujuan yang sama.
e. Terdapat kesamaan karakter, identitas, budaya, bahasa, serta yang lainnya sehingga berbeda dengan bangsa yang lain.

Faktor-Faktor Terbentuknya Bangsa Indonesia

Indonesia tidak bisa terbentuk menjadi satu bangsa yang kokoh jika tidak ditopang oleh bebera faktor yang sangat penting. Melalui faktor-faktor tersebut sehingga generasi anak bangsa bisa merasakan kekokohan Indonesia saat ini. Apa saja faktor terbentuknya bangsa Indonesia? Berikut penjelasannya. 

1. Faktor primordial

Faktor primordial merupakan kesamaan pandangan hidup antar daerah di Indonesia terkait adat istiadat dan nilai-nilai budaya. Faktor primordial adalah ikatan kekerabatan yang ada sejak lahir yang sangat berkaitan dengan kelompok dan kekerabatan

2. Faktor keagamaan

Di bawah naungan pancasila, agama di Indonesia hidup rukun dan damai serta saling menghormati antara satu dengan yang lain. Indonesia menganut kepercayaan yang berlandaskan ketuhanan dan mengakui enam agama yaitu Islam, Katolik, Protestan, Konghucu, hindu, dan Budha. Kesamaan ideologi ketuhanan merupakan salah satu faktor terpenting terbentuknya bangsa Indonesia.

3. Peran tokoh bangsa

Dengan adanya peran dari para tokoh bangsa, maka indonesia dapat terbentuk dengan cita-cita yang luhur. Tokoh-tokoh bangsa yang berperan penting dalam pembentukan bangsa indonesia diantaranya Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Jend. Sudirman dan lain-lain.
Tokoh bangsa ini yang ikhlas mengorbankan segalanya demi terbentuknya bangsa indonesia serta mempertahankan kemerdekaan dalam wadah persatuan dan kesatuan. Tokoh bangsa inilah yang kemudian mempersatukan setiap wilayah di Indonesia. 

4. Adanya kesamaan nasib

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa wilayah Indonesia sebagian besar penah dijajah oleh bangsa asing mulai dari Sabang hingga Merauke. Indonesia dijajah oleh bangsa asing selama 350 tahun bukan waktu yang singkat. Negara-negara yang pernah menjajah Indonesia yaitu Belanda, Portugis, Inggris, Spanyol, Jepang dan Prancis.
Dengan masa penjajahan yang begitu lama, maka sangat wajar jika bangsa Indonesia ingin merdeka dan berpijak di atas kaki sendiri. Kesamaan nasib sebagai bangsa terjajah inilah yang kemudian melahirkan semangat persatuan untuk merdeka dengan membentuk satu bangsa yang kuat yaitu bangsa Indonesia. 

Baca Juga :Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

5. Adanya persamaan wilayah

Indonesia merupakan wilayah yang sangat luas terbentang ribuan kilometer mulai dari Aceh sampai Papua. Walaupun demikian, antara satu wilayah dengan wilayah yang lain tetap terikat satu sama lain.
Awal Terbentuknya Bangsa Indonesia

Salah satu faktor yang menyebabkan persatuan antar wilayah tersebut yaitu adanya kerajaan-kerajaan yang menghimpun secara bergantian sejak awal mulai dari Sriwijaya, Demak, Majapahit, Kutai sampai kerajaan Goa di Sulawesi selatan.

6. Faktor ekonomi

Faktor ekonomi merupakan salah satu penyebab terbentuknya bangsa Indonenisia. Seperti diketahui bahwa selama bangsa asing menguasai Nusantara, sumber daya alam disetiap wilayah dieksplorasi dan kemudian dikirim ke Negara-negara kolonial dan sekutunya sehingga perekonomian rakyat kala itu sangat terpuruk.
Dengan keadaan tersebut, sehingga rakyat bersatu untuk melawan dan berharap ekonomi bisa dikelola sendiri demi kemakmuran rakyat.

7. Faktor kelembagaan

Faktor kelembagaan tidak kalah pentingnya dalam proses pembentukan bangsa Indonesia. Kelembagaan akan mempertemukan pemerintah sebagai instansi dengan beragam kepentingan masyarakat yang kemudian membentuk sebuah kepentingan nasional.
Kehadiran partai politik yang sifatnya umum serta terbuka untuk siapa saja yang berkeinginan bergabung di dalamnya dan tidak memmbedakan agama, ras dan golongan serta menghimpun kepentingan masyarakat dalam berbagai wilayah menjadi satu kesatuan.
Salah satu contoh lain dari kelembagaan yaitu angkatan bersenjata dimana setiap anggotanya direkrut dari berbagai golongan di masyarakat. Kehadiran lembaga tersebut menjadi kontribusi dalam proses pembentukan bangsa Indonesia.

8. Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tuggal Ika merupakan semboyan bangsa Indonesia yang berarti meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu. Prinsip inilah yang memberikan semangat terbentuknya bangsa Indonesia.
Setiap warga negara meskipun terikat pada masing-masing  identitas kelompoknya, tetap memilih untuk bersatu dan sepakat untuk hidup bersama dalam kerangka politik dan dibawah panji hukum, serta tetap menghargai perbedaan dibawah satu pemerintahan yang sah yaitu pemerintahan Indonesia.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar