Sejarah Islam Dari Mekkah Ke Penjuru Dunia

Sejarah Islam Dari Mekkah Ke Penjuru Dunia


Sejarah Islam

A. Sejarah Islam Dari Mekkah

Sejarah Islam dimulai di Mekah. Diturunkan sebagai wahyu Allah melalui malaikat Jibril kepada seorang pria bernama Muhammad. Muhammad lahir sekitar tahun 570-571 Masehi. Ia lahir dari suku Quraisy yang kuat di Mekah (Mekah). Nama ayahnya adalah Abdullah. Nama ibunya adalah Aminah.


Abdullah adalah seorang pedagang yang melakukan perjalanan dagang. Dia meninggal dalam perjalanan dagang segera setelah pernikahannya dengan Aminah, meninggalkan Muhammad tanpa ayah saat lahir. Aminah wafat ketika dia baru berusia enam tahun. Muhammad dibawa oleh kakeknya, ketika Muhammad berusia delapan tahun kakeknya juga wafat. Ketika itu, pamannya yaitu Abu Thalib, salah satu pemimpin suku Quraisy mengasuh dan membesarkannya.

Muhammad diajari bisnis keluarga dan tampaknya cukup sukses. Seorang janda kaya bernama Khadijah mengatur agar Muhammad mengawasi bisnis perdagangannya, dan sangat terkesan dengan keterampilan dan penampilannya sehingga dia mengusulkan pernikahan dengannya. Muhammad berusia dua puluh lima dan Khadijah berusia empat puluh tahun ketika mereka menikah. Mereka memiliki enam anak, dua laki-laki dan empat perempuan. Kedua putra itu meninggal di awal kehidupan. Anak-anak perempuan hidup untuk melihat Muhammad menjadi pendiri Islam.

Setelah menikah dengan Khadijah yang kaya, Muhammad menjadi seorang pria yang lebih mengarah kepada penyucian jiwa. Beliau mengasingkan diri dari keramaian masyarakat, melakukan perjalanan ke padang pasir dan gunung. Dia akan menghabiskan waktu bermeditasi, sangat prihatin dengan kondisi peradaban yang dia lihat di sekelilingnya. Dia memiliki misi pribadi untuk menemukan "kebenaran." Salah satu tempat pengasingannya yang sering adalah gua di Gunung Nur. Ketika berada di gua ini, selama bulan Ramadhan, sebuah festival pagan, ia menerima kunjungan pertamanya dari Jibril dan membacakan ayat-ayat yang ditemukan dalam Qur'an 96: 1-5.

Pada awalnya, Muhammad menyampaikan wahyu yang beliau terima hanya dengan keluarga dan teman dekatnya. Selama tiga tahun berikutnya pesan Muhammad diam-diam menyebar di antara orang-orang Mekah, terutama di kalangan kaum muda. Kemudian Muhammad diyakini telah menerima instruksi dari Allah untuk mengumumkan pesannya dan secara terbuka mengutuk penyembahan berhala dan penyembahan berhala di Mekah. Kecaman terbuka terhadap penyembahan berhala ini menjadi ancaman ekonomi bagi kemakmuran Mekah, dan sebagai konsekuensinya, oposisi terorganisir terhadap Muhammad dan Islam dimulai. Pada titik ini, Islam secara politik lemah, dan banyak Muslim mati karena keyakinan mereka.

Penganiayaan menjadi begitu besar sehingga banyak Muslim melarikan diri ke Abyssinia (Ethiopia) untuk berlindung. Ketika delegasi Mekkan mencoba mengekstradisi mereka, setelah mendengar pembelaan Muslim, penguasa menolak ekstradisi mereka dengan alasan bahwa kepercayaannya serupa dengan mereka, dan ia tidak bisa membiarkan mereka dirugikan.

Nabi Muhammad terus memproklamirkan pesannya, dan pengikutnya perlahan-lahan tumbuh. Pada suatu saat, pada 621, sekelompok delegasi dari Madinah (Madinah) menanggapi panggilannya dan membuat perjanjian dengan Muhammad dan menyatakan diri mereka sebagai Muslim.

Setahun kemudian, pada 622, sekitar tujuh puluh orang dari Madinah membuat deklarasi serupa dan berjanji untuk berperang untuk melindungi Muhammad dari segala rintangan. Janji atau perjanjian dari beberapa pemimpin Madinah ini merupakan titik balik bagi Islam. Ini memberi kaum Muslim basis operasi yang aman dan memungkinkan mereka untuk berkembang darinya. Muhammad memerintahkan umat Islam di Mekah untuk bermigrasi ke Madinah. 

Setelah beberapa perjuangan, Madinah dinyatakan sepenuhnya sebagai komunitas Muslim. Selama tiga belas tahun, Muhammad telah berdakwah di Mekah dengan keberhasilan minimal. Dia telah mengikuti pendekatan yang tenang, non-politik dan hanya berdakwah. Namun sekarang, taktiknya berubah. Dia membuktikan dirinya sebagai pemimpin agama, politik, dan militer. Di bawah bimbingannya, komunitas orang-orang percaya menjadi lebih penting daripada keluarga atau suku. Islam mulai menyebar melalui intimidasi dan kekerasan. Seluruh suku dan kota "dikonversi" di bawah ancaman perang atau penaklukan. Sukses membawa kesuksesan yang lebih besar. Pada tahun 630, delapan tahun setelah dia dipaksa meninggalkan Mekah, Muhammad kembali dengan kekuatan yang luar biasa sehingga orang Mekah tidak membuat perlawanan. Pasukan Muhammad menghancurkan semua berhala Mekah, dan menyatakan Kabah sebagai tempat beribadah bagi Allah.

Dengan penaklukan Mekah, Islam menjadi kekuatan di semenanjung Arab Suku demi suku, kota demi kota menyatakan kesetiaan kepada Islam dan itu adalah nabi. Mereka tidak diberi pilihan. Muhammad kembali ke Madinah dan terus memerintah kerajaannya dari sana. Muhammad wafat pada tahun 632 pada usia enam puluh tiga. Dalam dua puluh tiga tahun ia mendirikan agama dan tatanan sosial yang masih dominan di dunia Arab saat ini.

B. Penyebaran Islam Ke Penjuru Dunia

Dengan wafatnya Nabi Muhammad, Islam terus berkembang di bawah kepemimpinan sahabat. Khalifah pertama (penerus nabi - Kalifah) adalah mertuanya dan teman lama, Abu Bakar. Dalam dua tahun kepemimpinannya, Abu Bakar mengkonsolidasikan pengaruh Islam di seluruh semenanjung Arab.

Khalifah kedua adalah Umar Ibnu Khattab. Ia berkuasa dari 634 hingga 644. Di bawah Umar, Suriah, Mesopotamia, Mesir, dan Persia ditambahkan ke daftar mata pelajaran Islam yang terus bertambah. Yang lain mengikuti, terus memperluas perbatasan Islam. Di bawah kepemimpinan Kalifah, Islam menyebar ke Eropa, Afrika, dan Asia. Kekhalifahan berlangsung berabad-abad, bergeser dari satu dinasti ke dinasti lainnya, tetapi selalu mengklaim hak beragama untuk memimpin. Akhirnya kekhalifahan berkembang menjadi Kekaisaran Ottomon yang berlangsung hingga awal abad ke-20.

Islam menyebar sebagai sistem sosial, sistem politik, dan sistem keagamaan dan disebarkan dengan kekuatan senjata. Itulah filosofinya pada awalnya, dan masih menjadi filosofi Islam saat ini. Hari ini Islam adalah salah satu agama yang dominan di dunia, dan mengklaim sebanyak seperlima dari populasi dunia.

Pada perkembangannya, Islam  terpecah menjadi banyak cabang yang berbeda, namun secara aqidah mereka tetap sama. Hanya pada bebera golongan mereka memiliki perbedaan yang cukup mencolok seperti aliran sunni dan syi’ah.

Dengan berakhirnya sistem kolonial, negara-negara Islam diberi otonomi mereka lagi. Islam sebagai agama berhasil disebarkan ke seluruh dunia. Islam adalah salah satu agama dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar