thumbnail

Pengertian dan Aspek-aspek Pendidikan Menurut Taksonomi Bloom

Pengertian dan Aspek-aspek Pendidikan Menurut Taksonomi Bloom

A. Pengertian Taksonomi Bloom

Taksonomi yang berasal dari bahasa Yunani tassein berarti mengklasifikasi dan menentukan makna nomo. Taksonomi berarti klasifikasi hierarkis kelas atau prinsip yang mendasari klasifikasi. Segala sesuatu yang bergerak, benda diam, tempat, dan kemampuan berpikir dapat diklasifikasikan sesuai dengan skema taksonomi.

Konsep Taksonomi Bloom dikembangkan pada tahun 1956 oleh Benjamin Bloom, seorang psikolog pendidikan. Konsep ini mengklasifikasikan tujuan pendidikan dalam tiga domain, yaitu kognitif, afektif dan psikomotor.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 4/21/2018
thumbnail

Pengertian Profesi dan Profesionalisme

Pengertian Profesi dan Profesionalisme

A. Pengertian Profesi

Profesi adalah pekerjaan, tetapi tidak semua pekerjaan adalah sebuah profesi. Profesi memiliki karakteristik mereka sendiri yang membedakan mereka dari pekerjaan lain.

Istilah profesi telah dipahami oleh banyak orang bahwa sesuatu yang terkait dengan bidang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, bahwa banyak orang yang bekerja adalah tepat. Tetapi dengan hanya keterampilan yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, itu juga tidak cukup untuk disebut profesi. Tetapi membutuhkan penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek, dan hubungan antara teori dan aplikasi dalam praktek. Kami tidak hanya tahu istilah profesi untuk bidang pekerjaan seperti kedokteran, guru, militer, pengacara, dll, tetapi juga meluas ke bidang-bidang seperti manajer, wartawan, pelukis, penyanyi, seniman, sekretaris dan sebagainya. 
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 4/21/2018
thumbnail

10 Etika Guru Terhadap Murid dan Etika Murid Terhadap Guru

10 Etika Guru Terhadap Murid dan Etika Murid Terhadap Guru

A. Etika Guru Terhadap Murid

Etika guru para murid, menurut Sa'id bin Muhammad Da'ib Hawwa ada sepuluh:

1. Prioritaskan kemurnian jiwa dari kejahatan moral dan kerugian alam, karena pengetahuan adalah penyembahan hati, doa jiwa, dan pemujaan batin Tuhan.

2. Kurangi keterikatannya dengan keasyikan dunia, karena mereka sibuk dan beralih kepada Tuhan. Jika pikiran terbagi maka tidak dapat mengetahui berbagai esensi. Karena itu, pengetahuan tidak akan diberikan kepada seseorang sebelum orang itu menyerahkan seluruh jiwanya.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 4/17/2018