Home » » 13 Metode Pembelajaran Berdasarkan Al-Qur'an

13 Metode Pembelajaran Berdasarkan Al-Qur'an

13 Metode Pembelajaran Berdasarkan Al-Qur'an

13 Metode Pembelajaran Berdasarkan Al-Qur'an

Berikut dijelaskan 13 Metode Pembelajaran Berdasarkan Al-Qur'an

1. Metode Pembelajaran Pembiasaan

Pembiasaan adalah cara yang boleh dilakukan untuk membiasakan pelajar berfikir, berkelakuan, & bertindak sesuai dengan petunjuk ajaran Islam. Menurut Quraish Syihab habituation ia melibatkan pasif (meninggalkan sesuatu) atau aktif (melakukan sesuatu). Di dalam Al-Quran, bahagian pasif hanya berkait rapat dengan keadaan sosial & ekonomi. Misalnya larangan minuman keras, zina, riba & lain-lain, yang kesemuanya disampaikan secara beransur-ansur atau secara beransur-ansur, biasanya bermula dengan nasihat, kemudian ancaman & disusuli dengan penetapan sanksi. Semasa pembiasaan aspek aktif (melakukan sesuatu), Al-Quran melarang dengan pasti & tanpa melalui peringkat yang beransur-ansur. 

Metode pembiasaan menyangkut segi pasif, tentang zina bermula dengan tahap nasehat sesuai firman Allah dalam surat Al-Isra 'ayat 32 iaitu:  Maksudnya: "& janganlah dekat perzinaan, zina adalah perbuatan jahat & cara yang buruk".

Kemudian lanjutkan dengan ancaman dalam surat An-Nisa ayat 15 yaitu:

Artinya: "& (terhadap) para wanita yang mengerjakan perbuatan keji, hendaklah ada empat orang saksi diantara kamu (yang menyaksikannya). Kemudian apabila mereka telah memberi persaksian, maka kurungjlah mereka (wanita itu) dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allah memberi jalan lain kepa&ya ".

Tahap seterusnya adalah penentuan sanksi yaitu surat An-Nur ayat 2 yaitu:
Artinya: "Perempuan yang berzina & laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya 100 kali dera, & janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, & jika kamu beriman kepada Allah & akhirat & hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang yang beriman "  Contoh metode pembiasaan dalam pengajaran zakar adalah amalan yang betul untuk doa.

2. Metode Pembelajaran Keteladanan

Metode tela& adalah cara mendidik / mengajar yang dilakukan oleh guru dengan mencerminkan sikap yang dapat dicontohi atau dicontohi oleh para pelajar. Jadi apa yang disampaikan hendaklah terlebih dahulu dilakukan oleh guru dengan demikian murid lebih mudah menerima & akhirnya akan diikuti oleh murid kerana a&ya kesesuaian antara yang disampaikan & apa yang dilakukan oleh gurunya.

Asas teori metode tela& terkandung dalam surat tersebut:

Al Mumtahana ayat 4
Maksudnya: "Sesungguhnya ada tela& yang baik bagimu kepada Abraham & orang-orang yang bersamanya ...".
Al-Ahzab ayat 21:
Artinya: "& sesungguhnya pada diri Rasulullah itu ada tela& yang baik bagi orang yang mengharapkan (bertemu dengan) Allah & hari kemudian & yang mengingat Allahsebanyak-banyaknya".

3. Metode Pembelajaran Memberi Ganjaran

Ganjaran dalam bahasa Arab disebut "Tsawab" yang bermaksud gaji, ganjaran & ganjaran. Berdasarkan hasil penyelidikan dalam Al-Quran oleh Armai Arief, dia berkata perkataan "Tsawab" selalu diterjemahkan kepada jawaban yang baik. Seperti yang dapat dilihat dalam firman Allah:

Surah Ali Imran ayat 145:
Artinya: "Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki dunia, nescaya kami berikan kepa&ya, & barang siapa yang menghendaki pahala akhirat, maka kami berikan pula kepa&ya pahala akhirat".

Surah Ali Imran ayat 148:
Artinya: "Maka Allah SWT. Berikan ganjaran kepada mereka di dunia & di akhirat dengan ganjaran yang baik, & Allah SWT. Cinta kepada orang-orang yang berbuat baik".

Jadi apa yang dimaksudkan dengan "Tsawab" berhubung pendidikan Islam adalah memberi ganjaran baik kepada tingkah laku yang baik para pelajar.

4.Metode Pembelajaran Pemberian Hukuman

Dalam bahasa Arab "hukuman" disebut "Iqab" yang bermaksud ganjaran. Hal itu terulang 20 kali dalam Al-Quran & majoriti didahului oleh kata (yang paling, amat, & sangat) & kesemuanya menunjukkan arti keburukan & azab yang menyedihkan. Sebagai firman Tuhan dalam Surah Al-Imran ayat 11 adalah:
Artinya: "(keadaan mereka) adalah sebagai keadaan kaum Firaun & orang-orang yang sebelumnya, mereka mendustakan ayat-ayat kami, karena itu Allah menyeksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. & Allah sangat keras siksa-Nya".

Surah Al-Anfal ayat 13 iaitu:
Artinya: "(ketentuan) yang demikian itu adalah kerana sesungguhnya mereka menentang Allah & Rasul-Nya; & barang siapa yang menentang Allah & Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah amat keras siksaan-Nya".

Jadi Iqab dalam pelaksanaan pengajaran pendidikan agama islam yaitu pemberian hukuman berupa memukul, menampar & sebagainya yang tujuannya untuk menyedarkan peserta didik dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan. Metode hukuman ini adalah yang terakhir & mesti dilakukan adalah terhad & tidak menyakiti pelajar. Dalam hadis Nabi juga didapati dalilnya yakni: مرواولادكم بالصلاة وهم ابناء سبع سنين واضربوهم وهم ابناء عشر سنين وفرقوا فى المضا جع Ertinya: "Suruhlah anak-anakmu untuk solat ketika mereka berusia tujuh tahun, & pukullahbila ia membangkan (meninggalkan solat) jika mereka telah berusia 10 tahun & memisahkan katil ". (Abu Dawud) 

5. Metode Pembelajaran Ceramah

Metode Pembelajaran ceramah adalah menyampikan sebuah materi pelajaran dengan cara pertuturan lisan kepala pelajar atau halayak ramai. Landasan teori metode ceramah ini boleh didapati dalam hadis Nabi iaitu: بلغوا عني ولو اية Artinya: "Sampaikanlah olehmu walaupun itu satu ayat". الا احد ثكميما حدثني الله في كتابه ان الله خلق ادم وبنيه حنفاء مسلمين Artinya: "Bukankah aku telah menceritakan kepadamu pada sesuatu yang Allah menceritakan kepadamu dalam kitab-kitab-Nya bahawa Allah menciptakan Adam & anak cucunya berpotensi menjadi orang-orang Islam ".Surat Yusuf 2-3: Artinya:" Sesungguhnya kami dapati Al-Quran ini dengan berbahsa arab, agar kamu mengerti maksudnya. kami riwayatkan (ceritakan) kepadamu sebaik-baikcerita dengan perantaraanAl-Quran yang kami wahyukan kepadamu ini, padahal sesungguhnya engkau dahulu tidak mengetahuinya (orang lalai) ". Ayat diatas menerangkan, bahawa Tuhan menurunkan Al-Quran dengan memakai bahasa arab & menyampaikan kepada nabi Muhammad SAW . Dengan kisah & kuliah. 

6. Metode Pembelajaran Tanya Jawab

Metode Pembelajaran Tanya Jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk soalan yang perlu dijawab, terutama dari guru kepada murid atau boleh juga dari murid kepada guru. Firman Allah yang berkaitan dengan metode ini adalah surat An-Nahl ayat 43: Artinya: "... Bertanyalah kalian pada ahlinya jika kalian tidak mengetahui" .Kemudian dalam hadis juga dijumpai: من سئل عن علم فكتمه الجمه الله بلجام من النار Artinya: "Barang siapa ditanya tentang ilmu, lalu ia menyembunyikannya, maka Allah akan mengekangnya dengan kekangan dari api neraka ". (HR. Al-Thabrani) 

7.Metode Pembelajaran Diskusi

Secara umum perbincangan adalah suatu proses yang melibatkan dua individu atau lebih, berintergrasi secara lisan & saling berhadapan, saling tukar maklumat, saling mempertahankan pendapat & menyelesaikan sebuah masalah tertentu. Jadi metode perbincangan adalah cara yang boleh dipakai oleh seorang guru di kelas dengan tujuan dapat menyelesaikan suatu masalah berdasarkan pendapat para siswa.Ali Imran 159: Artinya: "... .& bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu membulatkan tekad, maka bertakwalah kepada Allah , sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa kepa&ya ".An-nahl ayat 12 Ertinya:" Serulah manusia kepada jalan Tuhan dengan hikmah & pelajaran yang baik & bantahlah mereka dengan cara yang baik ".Surat al-Ankabut: 46 Artinya:" & janganlah kamu berdebat denagan ahli kitab, mainkanlah dengan cara yang baik, kecuali dengan orang-orang yang zalim di antara mereka, & katakanlah kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami & yang diturunkan kepadamu. Tuhan kani & Tuhan kamu, & hanya kepada-Nya kita menyerah diri ". Kedua ayat diatas menggambar cara / metode berbincang yang baik. Adapun tujuan metode ini adalah merangsang murid untuk berfikir secara sistematik, kritis, & bersikap demokratik dalam menyumbangkan fikiran-fikiran untuk menyelesaikan masalah.

8. Metode Pembelajaran Kisah / Cerita

Metode Pembelajaran kisah mengandung arti suatu cara dalam menyampaikan materi pelajaran dengan menurunkan secara kronologi tentang bagaimana terjadinya suatu perkara yang baik yang sebenarnya ataupun hanya diam saja.Metode kisah ini diisyaratkan dalam Al-Quran iaitu dalam surat Yusuf ayat 3 & 111: artinya: "Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Quran ini kepadamu. & sesungguhnya kamu sebelum (aku memberi ilham) adalah termasuk orang yang lalai" .Yusuf ayat 111: ertinya: "Sesungguhnya didalam kisah-kisahmereka dapat ibarat bagi orang- orang yang berakal ".Al-Maidah ayat 27 bermaksud:" & ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kiasah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka korban salah satu diantara mereka (Habil) diterima & dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Qabil berkata sesungguhnya aku pasti membunuhmu, dia (Qabil) berkata sesungguhnya Allah hanya menerima amal dari orang yang bertakwa ".Dari ayat diatas dapat difahami bahawa metode kisah memang disyaratkan, kisah nabi Yusuf misalnya dapat memberikan betapa mulianya orang-orang yang istiqamah dengan kebenaran yang diimaninya walaupun dirayu oleh Siti Julaiha dengan getaran syahwatnya, & masih banyak lagi kisah-kisah lainnya.

9. Metode Pembelajaran Perumpamaan

Metode Pembelajaran perumpamaan adalah suatu cara penyajian bahan pembelajaran kepada murid dengan menggunakan perumpamaan agar murid lebih mudah memahaminya. Metode ini diisyaratkan dalam Al-Quran surat Al-Ankabut ayat 43: Ertinya: "& perumpamaan-perumpamaan ini kami buatkan untuk manusia, & tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu" .Surat Al-A'raf ayat 177: Ertinya: "Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami & kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim" .Surat Ar-Rad: 17 Artinya: "...... Demikianlah Allah membuat perumpamaan tentang yang benar & yang batil. Adapun buiah akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada gunanya tetapi yang bermanfaat bagi manusia akan tetap ada di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan ".Dalam pengajaran metode perumpamaan ini digunakan juga untuk menegaskan maksud atau menerangkan maksud yang akan disampaikan.

10. Mengajarkan Al-Qur'an dengan Pemberian Tugas

Metode Pembelajaran pemberian tugas adalah cara menyajikan bahan pelajaran di mana guru memberikan sejumlah tugas terhadap murid-muridnya untuk mempelajari sesuatu, kemudian mereka disuruhuntuk mempertanggungjawabkannya. Tugas yang diberikan boleh berbentuk memperbaiki, mendalamkan, memeriksa, mencari maklumat, atau menghafal pelajaran akhirnya membuat kesimpulan tertentu. Metode ini dapat difahami dari surat Az-Zariat ayat 56: Ertinya: "& aku tidaklah menciptakan manusia & jin melainkan supaya mereka beribadat kepadaKu" .Surat Al-Baqarah ayat 30: Artinya: "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi ini ... ".

11. Mengajarkan Al-Qur'an dengan Eksperimen

Metode eksperimen adalah suatu metode mengajar yang melibatkan murid untuk melakukan percubaan-percubaan pada mata pelajaran. Dalam Al-Quran tidak digambarkan secara jelas metode ini, tetapi salah satu tahapan dari eksperimen iaitu kajian (penginderaan) diisyaratkan seperti halnya ketika Ibrahim mencari Tuhan, meneliti dengan pancaindera kemudian diakhir pencariannya mencari kesimpulan.Dalil tersebut dijumpai pada surat Al An'am ayat 78-79: Ertinya: "Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata" inilah Tuhanku, ini yang lebih besar ", maka tatkala matahari itu telah terbenam dia berkata" hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan "(78 ) Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit & bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, & aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan (79) ". Se&gkan dalam pendidikan agama Islam, metode eksperimen ini ada kaitannya dengan bi&g kajian seperti fiqh . Contoh ketika ingin membuktikan bahawa air tersebut termasuk air suci, air najis atau air tidak mensucikan. Masalah ini mesti dibuktikan melalui penyelidikan saintifik untuk membuat kesimpulan.

12. Metode Pembelajaran Demonstrasi

Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana berjalannya suatu proses pembentukan tertentu.Isyarat tentang metode ini dapat dilihat daripada hadis nabi: صلوا كما رايتموني اصلى Artinya: "Solatlah sebagaimana engkau melihat aku solat" .Dari hadis diatas ia dapat difahami bahawa dalam metode demonstrasi, guru pertama kemudian diikuti oleh pelajar. Metode demonstrasi boleh digunakan dalam menyampaikan bahan pelajaran fiqh misalnya cara wudhu yang benar, solat & lain-lain.

13. Metode Pembelajaran sosiodrama & Simulasi

Metode sosiodrama adalah suatu cara mengajar di mana guru memberikan peluang kepada murid untuk melakukan aktiviti, memainkan peranan tertentu seperti yang terdapat dalam masyarakat (sosial). Se&gkan metode simulasi penekanan pada kemampuan pelajar untuk bermitasi sesuai dengan objek yang dilakonkan. Metode ini tujuannya untuk mendapatkan kecakapan bersikap & bertindak sesuai dengan situasi sebenarnya.Prinsip dasar metode ini terdapat pada surat Al-Maidah ayat 27 & 31 tetapi salah satu ayat tersebut mewakili kisah Habil & Qabil yang menyimpulkan seluruh kisah yakni ayat 31: Ertinya: "Kemudian Allah menyuruh seekor burng gagak menggali-gali di bumi untuk di perlihatkan pa&ya (Qabil) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil: "aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini" kerana bahawa dia menjadi salah seorang yang menyesal ". Kisah antara Habil & Qabil diatas dapat dilakonkan oleh pelajar melalui sosiodrama & simulasi. Dengan demikian pelajar lebih dapat menghayati & menghargai perasaan orang lain, berkongsi tanggungjawab, mengambil keputusan & merangsang kelas untuk berfikir & menyelesaikan masalah.

Demikianlah Makalah tentang Macam-macam Metode Pembelajaran Dalam Al-Qur'an. Mudah-mudahan Bantu !!
Terimakasih telah membca artikel berjudul 13 Metode Pembelajaran Berdasarkan Al-Qur'an

Kumpulan Makalah
Kumpulan Makalah Updated at: 7/18/2018

0 komentar 13 Metode Pembelajaran Berdasarkan Al-Qur'an

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak