Home » » Pengertian dan Sejarah Perayaan Tahun Baru

Pengertian dan Sejarah Perayaan Tahun Baru

Pengertian dan Sejarah Perayaan Tahun Baru

A. PengertianTahun Baru

Tahun baru adalah perayaan di mana budaya merayakan akhir tahun dan menandai awal tahun depan. Budaya yang memiliki kalender tahunan semuanya memiliki perayaan tahun baru. Hari Tahun Baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari ketika Indonesia menerima kalender Gregorian, seperti kebanyakan negara di dunia.

B. Sejarah Perayaan Tahun Baru

Sejak abad ke-7 SM, bangsa Romawi kuno telah memiliki kalender tradisional. Tapi kalender ini sangat rapi dan memiliki beberapa perubahan. Sistem kalender ini didasarkan pada pengamatan bulan dan matahari, dan meletakkan bulan Martius (Mac) pada awal tahun.

Pada 45 SM, Julius Caesar menggantikan kalender tradisional ini dengan Kalender Julian. Perintah bulan adalah: 1) Januari, 2) Februari, 3) Martius, 4) Aprilis, 5) Maius, 6) Iunius, 7) Quintilis, 8) Sextilis, Pada 44 SM, Julius Caesar mengganti nama bulan "Quintilis" dengan namanya, "Julius" (Juli).

Sementara menggantikan Julius Caesar, Kaisar Augustus, mengganti nama bulan "Sextilis" dengan nama "Agustus". Jadi setelah Juni, masukkan Julius, lalu Agustus. Kalender Julian kemudian digunakan secara resmi di seluruh Eropa hingga tahun 1582 M. Pada saat itu Kalender Gregorian muncul.

Januari (Januari) dipilih sebagai bulan pertama, karena dua alasan. Pertama, diambil dari nama dewa Romawi "Janus" yang merupakan dewa dua wajah, yang satu menghadap ke depan dan yang lainnya menghadap ke belakang. Tuan Janus adalah dewa penjaga Olympus. Jadi didefinisikan sebagai pintu masuk ke tahun baru.

Kedua, sejak 1 Januari jatuh di puncak musim dingin. Pada saat itu biasanya pemilihan konsuler diadakan, karena semua kegiatan pada umumnya ditutup. Pada bulan Februari, konsul terpilih dapat diberkati dalam upacara menyambut musim semi yang berarti menyambut hal-hal baru. Sejak itu, tahun baru Roma tidak lagi dirayakan pada 1 Maret, tetapi pada 1 Januari. Tahun baru 1 Januari pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM.

Bangsa Romawi merayakan tahun baru dengan memberikan satu sama lain hadiah pohon cabang suci. Kemudian, mereka saling memberikan kacang emas atau koin dengan gambar Dewa Janus. Mereka juga memberikan hadiah kepada kaisar.

Hari ini, 1 Januari tahun baru telah menjadi salah satu hari suci Kekristenan. Namun kenyataannya, tahun baru telah lama menjadi tradisi sekuler yang menjadikannya sebagai hari libur nasional bagi seluruh warga Dunia.

Awalnya perayaan dirayakan oleh orang Yahudi dihitung dari bulan baru pada akhir September. Selanjutnya, menurut kalender Julian, tahun Romawi dimulai pada 1 Januari. Paus Gregorius XIII mengubahnya menjadi 1 Januari tahun 1582 dan sampai sekarang seluruh dunia merayakannya pada tanggal tersebut.

Bagi orang Kristen yang mendiami mayoritas benua Eropa, Tahun Baru dikaitkan dengan kelahiran Yesus Kristus atau Yesus Kristus, sehingga agama Kristen sering disebut Kristen. Waktu sebelum Yesus dilahirkan disebut BC (BC) dan setelah Yesus lahir disebut tahun Kristus.
Terimakasih telah membca artikel berjudul Pengertian dan Sejarah Perayaan Tahun Baru

Kumpulan Makalah
Kumpulan Makalah Updated at: 6/25/2018

0 komentar Pengertian dan Sejarah Perayaan Tahun Baru

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak