thumbnail

Sejarah Dinasti Bani Umayyah

Sejarah Dinasti Bani Umayyah

A. Kemajuan Dinasti Bani Umayyah

Kemajuan utama yang terwujud dalam masa Dinasti Bani Umayyah antara lain ialah terciptanya keadaan yang kondusif dalam negara dan bersatunya pulang ummat Islam. Hal tersebut terjangkau dikarenakan Muawiyah (pada mula kepemimpinannya) dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik.

Dinasti Bani Umayyah berkuasa nyaris satu abad, dengan 14 orang khalifah. Dimulai dari Muawiyah bin abu Sofyan dan diblokir oleh Marwan ibn Muhammad. Adapun urutan khalifah Bani Umayyah ialah sebagai berikut:
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 1/06/2018
thumbnail

Perkembangan Politik Pada Masa Pemerintahan Muawiyah Bin Abi Sufyan

Perkembangan Politik Pada Masa Pemerintahan Muawiyah Bin Abi Sufyan
Muawiyah telah menjadikan negeri Syam ketika dia masih menjadi gubernur disana pada zaman Khalifah Rasyidin sebagai wilayah terkaya dibanding wilayah lainnya. Ekonominya paling bagus dan maju. Ketika ibukota berpusat di Damaskus, negeri ini terkenal akan kemakmurannya karena menyimpan sumber daya alam yang berlimpah. Dari kota inilah, yang menjadi pusat pemerintahan Khalifah Muawiyah berlangsung kemudian diteruskan oleh khalifah-khalifah dari Bani Umayyah lainnya.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 1/06/2018
thumbnail

Masa Pemerintahan Muawiyah Bin Abi Sufyan

Masa Pemerintahan Muawiyah Bin Abi Sufyan

A. Biografi Muawiyah Bin Abi Sufyan

Muawiyah bin Abi Sufyan dilahirkan di Mekkah pada tahun 600 Masehi, empat tahun sebelum Nabi SAW menerima wahyu pertama dan wafat pada tahun 680 M di Damaskus. Nama lengkapnya adalah Muawiyah bin Abi Sufyan Sakhr bin Harb bin Umayyah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf bin Qushay. Ia seorang bangsawan dari suku Quraish. Nama panggilannya, Abu Abd. Ar-Rahman, digelari dengan “paman orang mukmin”. Ibunya bernama Hindun binti Rabi’ah bin Abdi Syams. Sedang bapaknya bernama Abu Sufyan, seorang Quraish  pada mulanya sangat membenci Nabi. Tetapi akhirnya masuk Islam setelah ia mendapat jaminan berupa keamanan dengan berlindung dirumahnya pada peristiwa penaklukkan Kota Mekkah.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 1/06/2018
thumbnail

Pengertian, Fungsi, Kedudukan, dan Ajaran Pokok Al-Qur'an

Pengertian, Fungsi, Kedudukan, dan  Ajaran Pokok Al-Qur'an

A. Pengertian Al-Qur'an

Secara bahasa (etimologi), al-Quran berasal dari bahasa arab yaitu qur’an, dimana kata “qur’an” sendiri merupakan akar kata dari قرأ – يقرأ – قرآنا . Kata قرآنا secara bahasa berarti bacaan karena seluruh isi dalam al-Quran adalah ayat-ayat firman allah dalam bentuk bacaan yang berbahasa arab. Sedangkan pengertian al-Quran menurut istilah (terminologi) ialah firman Allah yang berbentuk mukjizat, diturunkan kepada nabi terakhir, melalui malaikat jibril yang tertulis dalam di dalam mushahif, yang diriwayatkan kepada kita dengan mutawatir, merupakan ibadah bila membacanya, dimulai dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 1/06/2018
thumbnail

4 Aspek Pendidikan Anak Usia Remaja

4 Aspek Pendidikan Anak Usia Remaja

A. Pentingnya Pendidikan Anak Pada Usia Remaja

Berbagai persoalan remaja yang muncul terjadi karena ketegangan antara apa-apa yang natural (fitrah) pada diri manusia dengan paksaan budaya. Ia juga terjadi karena sistem pendidikan yang ada terlalu menekankan pada kepentingan negara dan pertumbuhan ekonomi, bukan demi kepentingan kesehatan pertumbuhan manusia itu sendiri.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 1/06/2018
thumbnail

Model dan Strategi Penyebaran Agama Pada Masyarakat Multukultural

Model dan Strategi Penyebaran Agama Pada Masyarakat Multukultural

A. Model Penyebaran Agama Pada Masyarakat Multikultural

Sedikitnya terdapat dua kelompok atau mazhab pemikiran yang dominan dalam menentukan arah perspektif pluralisme.

Pertama, adalah mereka yang berpandangan bahwa pluralisme merupakan cetak biru (blue print) dari Tuhan, dan karena itu harus diterima bukan saja sebagai hukum kehidupan, tetapi juga sebagai cermin keteraturan masyarakat. Tidak ada makhluk Tuhan yang berdiri sendiri dan terlepas dari kaitannya dengan yang lain. Ajaran-ajaran luhur tentang adanya titik temu agama dan perlunya sikap lapang dada menghadapi perbedaan selalu menyertai artikulasi dan ajakan dari paham ini. Ajaran yang dikembangkan paham ini ialah tercapainya kerukunan antar umat beragama dan tertib sosial yang harmonis, sehingga dengan demikian energi masyarakat bisa diarahkan untuk kerja yang lebih produktif.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 1/06/2018
thumbnail

Tantangan Penyebaran Agama Pada Masyarakat Multikultural

Tantangan Penyebaran Agama  Pada Masyarakat Multikultural

A. Pengertian Masyarakat Multikultural

Kata ”multikultural” terdiri dari  dua suku kata, yaitu ”Multi” berarti banyak, beragam, berbeda-beda, dan “cultural” berasal dari kata cultural yang berarti kebudayaan. Jadi multikultural berarti keanekaragaman budaya. 

Menurut M. Arfah Shiddiq, secara hakiki dalam kata multikultural terkandung pengakuan akan martabat manusia  yang hidup di tengah-tengah budaya, etnis dan kepercayaan yang berbeda. Dengan demikian setiap individu merasa dihargai sekaligus merasa bertanggung jawab untuk hidup bersama dalam komunitasnya. Pengingkaran suatu masyarakat terhadap kebutuhan untuk diakui, merupakan akar dari ketimpangan-ketimpangan di dalam pengembangan wawasan multikultural.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 1/06/2018
thumbnail

Bentuk-Bentuk Komunikasi Antar Budaya Dan Agama

Bentuk-bentuk Komunikasi Antar budaya dan Agama

A. Hakekat Komunikasi Antar budaya dan Agama

Sebagai mahluk sosial, manusia senantiasa ingin berhubungan dengan manusia lainnya, ia ingin mengetahui lingkungan sekitarnya, bahkan ingin mengetahui apa yang terjadi dalam dirinya. Dasar keingintahuan ini memaksa manusia perlu berkomunikasi. Dalam hidup bermasyarakat, orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan orang lain niscaya akan terisolasi dari masyarakat. Pengaruh keterisolasian ini akan menimbulkan depresi mental yang pada akhirnya membawa orang kehilangan keseimbangan jiwa. Banyak para pakar menilai bahwa komunikasi adalah salah satu kebutuhan yang sangat fundamental bagi manusia seperti halnya bernafas. Sepanjang manusia ingin hidup maka ia perlu berkomunikasi.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 1/06/2018