Postingan

Menampilkan postingan dari September 24, 2017

Pemikiran Tasawuf Abu Yazid Al-Bustami

Gambar
A. Biografi  Abu Yazid al- BustamiDalam sejarah tasawuf, Abu Yazid al- Bustami disebut sebagai sufi yang pertama kali memperkenalkan fana dan baqa. Ia di lahirkan di Bistam, Persia 804 M. Beliau berasal dari lingkungan keluarga yang terhormat dan terpelajar. Ayahnya (Isa) adalah pemuka masyarakat di Bistam, sedang ibunya dikenal sebagai penganut agama Majusi. Abu Yazid atau Bayazid atau al-Bustami adalah seorang sufi yang sangat terkenal. Beliau adalah teman Zunun al-Misri. Beliau juga termasuk orang-orang yang dikatagorikan sebagai muthawassithu al-Mutashawwifin al-Amaliyin. Dia dianggap sebagai sufi yang paling tinggi maqam-nya dan kemuliaanya, bahkan kedudukan Bayazid di antara para sufi diibaratkan seperti jibril diantara para malaikat.
Pada mulanya Bayazid mempelajari fiqhi mazhab Hanafi, kemudian ia mendalami tasawuf terutama mengenai tauhid dan hakekat disamping pengetahuan tentang fana. Abu Yazid pernah berkata "siapa yang tidak mempunyai guru maka imamnya adalah Syaitan&q…

Piagam Madinah Dan UUD Republik Indonesia 1945

Gambar
A.Tentang Piagam Madinah dan UUD Ri 1945Aktivitas penting dan tugas besar yang dilakukan oleh Nabi Muhammad setelah menetap di Madinah pada tahun pertama hijrah adalah membangun Mesjid Quba dan menata kehidupan sosial poltik di kalangan masyarakat Madinah. Dengan hijrahnya kaum Muslimin Mekah ke daerah itu, menjadikan masyarakatnya semakin bercorak heterogen. Langkah yang ditempuh Nabi Muhammad dalam penataan masyarakat tersebut adalah menerbitkan sebuah dokumen yang dikenal Piagam Madinah. Sebagaimana halnya dengan peristiwa yang terjadi di Madinah, ketika Indonesia terbebas dari cengkeraman kaum penjajah pada tanggal 17 Agustus 1945, para pemikir dan politisi berusaha menyusun landasan pemerintahan negara Republik Indonesia. Dalam waktu yang sangat singkat, lahirlah Pancasila dan UUD 1945. Rumusan yang terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945 tersebut, pada prinsipnya bertujuan untuk mengatur kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Tentu saja nilai-nilai yang terdapat di dalamnya, menga…

Eksistensi Hukum Islam Dalam Sejarah Bangsa Indonesia

Gambar
A. Pengertian Hukum IslamIstilah Hukum Islam merupakan istilah khas Indonesia, sebagai terjemahan al-fiqh al-Islamiy, atau dalam konteks tertentu, al-Syari’ah al-Islamiyah.
Istilah ini, dalam literatur Barat terkenal dengan Islamic Law, yang secara harfiah dapat disebut hukum Islam. Dalam penjelasan terhadap kata Islamic Law, sering ditemukan defenisi: “Keseluruhan kitab Allah yang mengatur kehidupan setiap muslim dalam segala aspeknya”.
Dari definisi ini, terlihat bahwa hukum Islam itu mendekat kepada arti syariat Islam. Dalam Alquran maupun al-Sunnah, istilah al-hukm al-Islam tidak dijumpai. Yang digunakan adalah al-syari’ah,  yang dalam penjabarannya kemudian lahir istilah fikih.
Menurut Ichtijanto, Hukum Islam adalah seperangkat norma hukum dari Islam sebagai agama, yang berasal dari wahyu Allah dan Sunnah Rasulnya serta ijtihad uli al-amri. Wahyu Allah yang tercantum dalam Alquran, memuat hukum Islam yang utama (syariat). Syariat dijelaskan, diberi contoh tauladan, dan ditambah lebi…

Pemikiran Filsafat Al-Gazali

Gambar
A. Biografi  Al-Ghazali Nama lengkap Al-Ghazali  ialah Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad ibn Muhammad ibn Ahmad Al-Ghazali ath-Thus.Dia adalah seorang Persia asli Ia lahir di Thus, wilayah khurasan (sekarang Iran), pada tahun 450 H/1058 M, dan termasuk salah seorang pemikir Islam yang terbesar dengan gelar Hujjatul’ Islam (bukti kebenaran Islam) dan Zainu’d-Din (Hiasan Agama).
Ayahnya seorang sufi yang sangat wara’ yang hanya makan dari usaha tangannya sendiri. Kerjanya memintal dan menjual wool. Ia meninggal sewaktu anaknya itu masih kecil. Sebelum meninggal, ia menitipkan al-Ghazali dan saudaranya, Ahmad pada seorang sufi lain untuk mendapat pendidikan dan bimbingan.

Pada mulanya, Al-Ghazali belajar di tempat asalnya, Thus. Disini  ia belajar ilmu fiqh pada seorang ulama yang bernama Ahmad ibn Muhammad Ar-Razakani. Setelah itu, ia belajar di Jurjan pada Imam Abu Nashr al-Isma’ili, di mana ia menulis suatu ulasan dalam ilmu fiqh.
Al-Ghazali melanjutkan studinya di Naisabur pada seorang ul…

Reformasi Hukum Islam dan Pranata Sosial di Indonesia

Gambar
A. Pembaharuan Dalam Hukum Islam Pembaharuan dalam Islam adalah rangkaian pikiran dan aliran dalam ijtihad untuk berfikir yang rasional dan untuk merubah paham-paham atau adat istiadat yang harus disesuaikan dengan perkembangan dan keadaan yang ada pada saat sekarang ini, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang Islami. Oleh sebab itu, peluang senantiasa terbuka dan harus dilakukan dengan memperhatikan implikasi sosial dari penerapan produk pemikiran hukum tersebut. Dalam bahasa teradisonal, dunia dibagi atas:  1. Dar al-islam
Dar al-islam (tempat di mana Islam sebagai agama mayoritas mengendalikan pemerintahan) yakni hukum sakral Islam atau syariah, mengatur kehidupan manusia 2. Dar al-shulh
Dar al-shulh(tempat di mana umat Islam sebagai minoritas, tetapi berada dalam kedamaian dan dapat melaksanakan agama mereka secara damai dan bebas) 3. Dar al-harb
Dar al- harb (tempat di mana umat Islam bukan saja minoritas, tetapi juga mereka dalam keadaan konfrontasi yang harus berjuang menghadapi lingkung…