Skip to main content

Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 1-3 Tahun

Tahapan Pertumbuhan Perkembangan Anak

A. Tahap Pertumbuhan Anak 1-3 Tahun

Menurut Nugroho (2009) Peningkatan ukuran tubuh terjadi dalam peningkatan kecil yang menunjukkan karakteristik akselerasi atau perlambatan pertumbuhan pada anak usia 1-3 tahun adalah sebagai berikut:
1. Tinggi
Rata-rata tinggi balita homogen meningkat sekitar 7, lima cm per tahun. Ketinggian rata-rata anak berusia 2 tahun adalah sekitar 86,6 cm. Tinggi badan pada dua tahun adalah 1/2 sesuai dengan tinggi badan orang dewasa yang diharapkan.
2. Berat
Rata-rata kenaikan berat badan homogen untuk balita adalah 1,8 atau dua, 7 kg per tahun. Rata-rata berat badan balita dua tahun yang homogen adalah 12,3 kg. Pada usia dua, lima tahun berat balita mencapai 4 kali berat lahir.
3. Lingkar Kepala
Pada usia 1-2 tahun lingkar kepala yang sama menggunakan lingkar dada. Tingkat total kenaikan keliling kursi pada tahun kedua adalah 2,5 sentimeter dan kemudian berkurang menjadi 1,25 cm per tahun hingga usia lima tahun.

B. Tahap Perkembangan Anak 1-3 Tahun

Tahapan perkembangan anak menurut Indiarti (2009) adalah sebagai berikut:
1. Usia 13-14 bulan
Pemahaman istilah biasanya dimulai ketika bayi berusia delapan bulan. Bayi membuat kata-kata pertama mereka pada usia 10-20 bulan. Namun, bayi hanya akan berbicara dalam konteks tertentu yang mudah dimengerti, mudah dikatakan dan diketahui bayi. Kata-kata yang diucapkan merujuk pada peristiwa secara holistik, misalnya mengatakan "ayah" ketika dia melihat ayahnya. Secara aktif, bayi telah memperluas arti kata untuk menerima perhatian ibu dan bayi merasa yakin bahwa ibu mengerti apa yang dimaksudkan.
2. Usia 15-17 bulan.
Pada usia ini bayi akan dengan senang hati melakukan hal-hal berikut:
a. Mendengarkan adegan di TV.
b. Lakukan instruksi sederhana, seperti segera meletakkan mainan yang dipegang ketika ibu memintanya.
c. Ucapkan kalimat sederhana yang terdiri dari dua istilah seperti "dah bis" (selesai).
d. Sebutkan 3 anggota tubuh misalnya mata, rambut dan pendengaran.
3. Usia 18-20 Bulan
Perkembangan aktivitas motorik dan anak-anak 18-20 bulan termasuk:
a. Berjalan untuk menjelajahi lokasi tempat tinggal dan lokasi sekitarnya tanpa bantuan.
b. Atur 2-3 kotak.
c. Mampu menyampaikan 5-10 kata.
d. Menunjukkan kecemburuan dan daya saing.
4. Usia 20-24 Bulan
Sedangkan pada usia 20-24 bulan aktivitas dan perkembangan motorik yang terjadi pada anak adalah sebagai berikut:
a. Mampu mengatur 2 istilah.
b. Taruh minat pada apa yang dilakukan orang dewasa.
c. Naik dan turun tangga.
d. Menunjuk mata dan hidungnya.
e. Belajar makan sendiri.
f. Garis di atas kertas atau pasir.
g. Mulai belajar mengendalikan buang air besar dan buang air kecil.
5. Usia 24 -36 bulan
Saat memasuki usia tiga tahun anak terus mengalami perkembangan aktivitas dan motorik termasuk yang berikut:
Sebuah. Belajarlah untuk melompat, memanjat, dan melompat menggunakan satu kaki.
b. Gunakan istilah "Aku", "tanyakan" dan pahami kata-kata yang ditujukan kepadanya.
c. Mampu menggambar lingkaran.
d. Bermain bersama dan gunakan anak-anak lain dan waspadai lingkungan lain di luar keluarga.
e. Mampu membangun jembatan menggunakan 3 kotak.
f. Mampu mengatur kalimat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar