Skip to main content

Definisi Filsafat Ilmu dan Tujuan Mempelajarinya

Pengertian dan Tujuan Mempelajari Filsafat Ilmu

Definisi Filsafat Ilmu

Definisi Filsafat ilmu adalah berfikir secara mendalam tentang suatu tujuan tanpa melihat dogma dan mempelajarinya dengan kajian yang sistematis empiris untuk menemukan kebenaran. sedangkan ilmu adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara sistematis sesuai dengan metode tertentu yang dapat digunakan untuk menampilkan gejala-gejala tertentu di bidang itu.
Menurut Berry Philosophy of Science adalah studi tentang penalaran internal dan teori-teori ilmiah serta hubungan antara eksperimen dan teori yaitu mengenai metode ilmiah. Bagi Berry, filosofi ilmu adalah ilmu yang digunakan untuk memeriksa alasan, teori ilmiah dan upaya implementasinya untuk membentuk metode atau teori ilmiah.
Semoga Brodbeck, Filsafat ilmu adalah analis netral yang secara etis dan filosofis, melukis dan informasi tentang dasar-dasar pengetahuan berdasarkan Brodbck, ilmu harus mampu menganalisis, mengeksplorasi, menyelidiki dan bahkan menggambarkan sesuatu dengan cara yang netral, etis dan filosofis sehingga sains mampu dimanfaatkan dengan benar dan relevan.
Lewis White Philosophy of science atau filsafat ilmu adalah studi tentang dan mengevaluasi metode pemikiran ilmiah dan berusaha menemukan dan pentingnya upaya ilmiah untuk menjadi holistik. Lebih lanjut Lewis menjelaskan filosofi sains adalah ilmu yang mempertanyakan dan mengevaluasi metode pemikiran ilmiah dan berusaha memutuskan nilai dan pentingnya usaha ilmiah menjadi holistik. Melalui filosofi ilmu ini kita akan dapat mengetahui dan menentukan pentingnya bisnis ilmiah, secara keseluruhan
A. Cornelius Benyamin, berpendapat bahwa filsafat ilmu adalah studi sistematis tentang sifat dan sifat ilmu pengetahuan, terutama dalam hal menggunakan metode, konsep, posisi dalam skema umum disiplin intelektual. Benjamin memandang sifat dan sifat ilmu dalam hal aspek, metode, dan posisi dalam disiplin ilmu.
Filsafat ilmu Robert Ackermann adalah tinjauan kritis terhadap pendapat ilmiah saat ini dengan perbandingan pendapat masa lalu yang telah terbukti atau dalam kerangka pengukuran yang dikembangkan menurut pendapat tersebut, tetapi filsafat ilmu semacam itu jelas bukan cabang ilmu pengetahuan yang gratis sesuai dengan praktik ilmiah yang sebenarnya.
Peter Caw filsafat ilmu adalah bagian dari filsafat yang mencoba melakukan untuk ilmu apa yang filsafat umumnya lakukan dalam semua pengalaman manusia. Filsafat melakukan dua jenis hal di satu sisi, ia membangun teori tentang manusia dan alam semesta, dan menyajikannya sebagai dasar untuk kepercayaan dan tindakan di sisi lain, filsafat secara kritis memeriksa segala sesuatu yang dapat disajikan sebagai landasan untuk tindakan termasuk teorinya sendiri menggunakan harapan dan penghapusan tidak adanya adegan dan kesalahan. Caw menegaskan bahwa melalui filsuf sains seseorang membangun dua hal, menyajikan teori sebagai dasar untuk keyakinan dalam tindakan dan secara kritis memeriksa segala sesuatu sebagai dasar untuk keyakinan atau tindakan.
Alfred Cyril Ewing Filsafat sains, menurutnya adalah kesalahan salah satu bagian dari filsafat yang membahas pikiran, di mana ia membahas tentang metode yang berspesialisasi dalam metode yang didasarkan pada ilmu yang berbeda. Selanjutnya, tanpa menjelaskan penguasaan filsafat ilmu akan sulit bagi seseorang dalam upayanya untuk mengetahui tentang sains baik secara profesional maupun baik.
The Liang Gie Merumuskan Filsafat ilmu adalah semua pemikiran reflektif tentang masalah dilema dari semua hal yang berkaitan dengan dasar ilmu pengetahuan dan interaksi ilmu pengetahuan menggunakan semua aspek kehidupan manusia. Bagi Gie, filsafat ilmu tidak hanya dipahami sebagai ilmu mengetahui metode dan analisis ilmu-ilmu lain tetapi filsafat ilmu sebagai upaya dalam mempelajari masalah-masalah yang muncul melalui refleksi yang mendalam sehingga dapat diketahui duduk masalah secara fundamental sebagai akibatnya dapat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia.
Menurut Beerling, filosofi sains adalah investigasi terhadap karakteristik pengetahuan ilmiah dan cara untuk memperoleh pengetahuan ini. Filsafat ilmu erat kaitannya dengan penggunaan filsafat pengetahuan atau epistemologi yang umumnya meneliti kondisi dan bentuk pengalaman manusia serta nalar dan metodologi.
Jujun Suriasumantri mengungkapkan bahwa filsafat ilmu adalah pengetahuan atau epistemologi yang mencoba menjelaskan misteri alam sehingga tanda-tanda alam tidak lagi rahasia secara luas. Jujun mengklasifikasikan pengetahuan menjadi  tiga kategori umum yaitu:
1. Pengetahuan yang baik dan bukan keduanya yang disebut etis menggunakan 
2. Pengetahuan relatif dan buruk yang disebut menggunakan keindahan atau seni 
3. Pengetahuan benar dan salah yang diklaim menggunakan akal.

Tujuan Mempelajari Filsafat Ilmu Pengetahuan

Tujuan mempelajari Filsafat ilmu seperti yang dinyatakan di bawah ini:
1. Jelajahi elemen-elemen utama sains, sehingga secara keseluruhan kita dapat mengetahui sumber, sifat, dan tujuan sains.
2. Memahami sejarah pertumbuhan, perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan di berbagai bidang sebagai akibatnya kita mendapatkan gambaran proses ilmiah saat ini secara historis.
3. Menjadi pedoman bagi orang-orang akademis dalam pendidikan tinggi dalam mempelajari pendidikan tinggi, terutama masalah ilmiah dan non-ilmiah.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar