Skip to main content

8 Prinsip Pengembangan KTSP Yang Perlu Diketahui

KTSP merupakan salah satu kurikulum yang pernah dipakai dalam pengelolaan pendidikan Nasional. Meskipun saat ini, KTSP sudah digantikan dengan kurikulum 2013, namun jejak pengembangan KTSP tetap menjadi referensi pengembangan kurtilas.

Prinsip Pengembangan KTSP

KTSP pada tingkat dasar dan menengah yang dikembangkan oleh sekolah dan Komite Sekolah didasarkan pada kompetensi alumni kompetensi dan standar konten dan penyusunan kurikulum instruksi yang dibuat oleh badan standar Pendidikan Nasional (BSNP ) dengan mendengarkan prinsip pengembangan KTSP ini adalah:

1. Prinsip yang berorientasi pada tujuan

Pengembangan kurikulum ditunjukkan untuk mencapai tujuan tertentu, yang merupakan titik awal dari tujuan pendidikan nasional. Tujuan kurikulum adalah deskripsi dan upaya untuk mencapai tujuan unit tertentu dan tingkat pendidikan yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk selanjutnya menimbulkan perubahan perilaku siswa

2. Prinsip relevansi 

Kesesuaian antara tujuan yang ingin dicapai dengan isi, dan sistem penyampaian harus ada dalam pengembangan KTSP. Selain itu, pengembangan KTSP juga harus relevan dengan kebutuhan siswa dan keadaan masyarakat serta selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

3. Prinsip Efisiensi dan Efektivitas

Pengembangan kurikulum harus mempertimbangkan persyaratan efisiensi dalam pemanfaatan dana, waktu, energi dan sumber daya yang tersedia dalam rangka mencapai hasil yang optimal. Dana terbatas harus digunakan sedemikian rupa untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran. Waktu yang tersedia bagi siswa untuk belajar di sekolah terbatas sejauh itu hendaknya dimanfaatkan secara tepat untuk mencocokkan tata cara ajaran dan materi pembelajaran yang diperlukan. Personil sekolah sangat terbatas, baik dalam jumlah maupun dalam kualitas, harus benar digunakan untuk melaksanakan proses belajar. Demikian pula, keterbatasan Fasilitas Kamar, perlengkapan dan sumber keterbacaan harus dikenakan dengan tepat oleh siswa dalam proses pembelajaran, Semua untuk menambah efektivitas atau keberhasilan siswa.

4. Prinsip Fleksibilitas

KTSP dikembangkan secara fleksibel dan tidak kaku dan dapat disesuaikan dengan tuntutan kondisi budaya dan keterampilan local. Dengan demikian, KTPS dalam pengembangannya mengenal istilah penyesuaian baik berupa penambahan atau pengurangan isi kurikulum.

5. Prinsip Berkelanjutan 

Kurikulum terbentuk secara terus menerus, dengan kata lain bagian, aspek, bahan, dan bahan penelitian dibentuk secara berurutan, bukan terlepas, tetapi masing-masing memiliki hubungan fungsional yang bermakna, sesuai dengan tingkat pendidikan, struktur dalam unit pendidikan, dan tingkat pertumbuhan siswa. Dengan prinsip ini, jelas bahwa plot dan kontinuitas dalam kurikulum untuk memudahkan guru dan siswa untuk melaksanakan proses belajar.

6. Prinsip Keseimbangan

Kurikulum ini berkaitan dengan kesetaraan dan fungsional yang setara antara banyak program dan sub program, antara seluruh mata ajaran, dan aspek dari perilaku yang akan dikembangkan. Keseimbangan juga perlu dipegang antara teori dan praktek, di antara unsur ilmiah ilmu pengetahuan, sosial, humaniora, dan ilmu perilaku. Dengan keseimbangan itu diinginkan untuk terjalin menyeluruh dan menyeluruh campuran, yang saling menyerahkan sumbangan untuk pengembangan pribadi.

7. Prinsip Keterpaduan

Kurikulum dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan prinsip keselarasan. Perencanaan terpadu merupakan titik awal dari masalah atau topik dan konsistensi antara elemennya. Pelaksanaannya terintegrasi dengan melibatkan semua pihak, baik di lingkungan sekolah maupun di tingkat antarsektor. Dengan keselarasan ini diinginkan pembentukan individu yang bulat dan utuh. Selain itu, integrasi juga dilakukan dalam proses pembelajaran, baik dalam interaksi antara siswa dan guru dan antara teori dan praktek.

8. Prinsip Kualitas

Pengembangan kurikulum berorientasi pada kualitas pendidikan, yang berarti bahwa praktek belajar ditentukan oleh tingkat berat guru, belajar kerja mengajar, kualitas peralatan/media. Hasil pendidikan berbobot diukur sesuai dengan kriteria tujuan pendidikan nasional yang diharapkan.

Demikian penjelasan tentang prinsip-prinsip pengembangan KTSP yang perlu dipahami oleh mereka yang bergelut dalam dunia pendidikan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar