Home » » Pengertian dan Ciri-ciri Kepribadian

Pengertian dan Ciri-ciri Kepribadian

Pengertian dan Ciri-ciri Kepribadian

A. Pengertian Kepribadian

Kepribadian ialah keseluruhan teknik seorang pribadi bereaksi dan berinteraksi dengan pribadi lain. Kepribadian sangat sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang dapat diukur yang diperlihatkan oleh seseorang. Para berpengalaman tampaknya masih sangat pelbagai dalam menyerahkan rumusan mengenai kepribadian.

Dalam suatu riset kepustakaan yang dilaksanakan oleh Gordon W. Allport (Calvin S. Hall dan Gardner Lindzey, 2005) menemukan nyaris 50pengertian tentang jati diri yang berbeda-beda. Berangkat dari studi yang dilakukannya, kesudahannya dia mengejar satu rumusan tentang jati diri yang dirasakan lebih lengkap. Berdasarkan keterangan dari pendapat dia bahwa kepribadian ialah organisasi dinamis dalam diri pribadi sebagai sistem psiko-fisik yang menilai metodenya yang menarik dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. 

Kata kunci dari definisi kepribadian ialah penyesuaian diri. Scheneider (1964) menafsirkan penyesuaian diri sebagai “suatu proses respons pribadi baik yangmempunyai sifat behavioral maupun mental dalam upaya menanggulangi kebutuhan-kebutuhan dari dalam diri, ketegangan emosional, putus asa dan konflik, serta memelihara ekuilibrium antara pemenuhan keperluan tersebut dengan tuntutan (norma) lingkungan.

B. Ciri-Ciri Kepribadian

Setiap pribadi mempunyai ciri-ciri jati diri tersendiri, mulai dari yang menunjukkan jati diri yang sehat atau malah yang tidak sehat. Dalamurusan ini, Elizabeth (Syamsu Yusuf, 2003) menyampaikan ciri-ciri jati diri yang sehat dan tidak sehat, inilah ini :

1. Kepribadian yang sehat

a. Mampu menilai diri sendiri secara realisitik; dapat menilai diri apa adanya tentang keunggulan dan kekurangannya, secara fisik, pengetahuan,kemampuan dan sebagainya.
b. Mampu menilai kondisi secara realistik; bisa menghadapi kondisi atausituasi kehidupan yang dialaminya secara realistik dan inginkan menerima secara wajar, tidak mengharapkan situasi kehidupan tersebut sebagai sesuatu yang sempurna.
c. Mampu menilai prestasi yang didapatkan secara realistik; bisa menilai keberhasilan yang diperolehnya dan meraksinya secara rasional, tidak menjadi sombong, sombong atau merasakan superiority complex, bilamana memperoleh prestasi yang tinggi atau kesuksesan hidup. Jika merasakan kegagalan, dia tidak mereaksinya dengan frustrasi, namun dengan sikap optimistik.
d. Menerima tanggung jawab; dia mempunyai kepercayaan terhadap kemampuannya untuk menanggulangi masalah-masalah kehidupan yang dihadapinya.
e. Kemandirian; mempunyai sifat berdikari dalam teknik berfikir, dan bertindak, dapat mengambil keputusan, menunjukkan dan mengembangkan diri serta menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di lingkungannya.
f. Dapat mengontrol emosi; merasa nyaman dengan emosinya, bisa menghadapikondisi frustrasi, depresi, atau stress secara positif atau konstruktif , tidak destruktif (merusak)
g. Berorientasi tujuan; bisa merumuskan tujuan-tujuan dalam setiapkegiatan dan kehidupannya menurut pertimbangan secara matang (rasional), tidak atas dasar paksaan dari luar, dan berupaya menjangkau tujuan denganteknik mengembangkan jati diri (wawasan), pengetahuan dan keterampilan.
h. Berorientasi terbit (ekstrovert); mempunyai sifat respek, empati terhadap orang lain, mempunyai kepedulian terhadap kondisi atau masalah-masalah lingkungannya dan mempunyai sifat fleksibel dalam berfikir, menghargai dan menilai orang lain laksana dirinya, merasa nyaman dantersingkap terhadap orang lain, tidak tidak mempedulikan dirinya dimanfaatkan guna menjadi korban orang beda dan mengorbankan orang lain,sebab kekecewaan dirinya.
i. Penerimaan sosial; inginkan berpartsipasi aktif dalam pekerjaan sosial dan mempunyai sikap bersahabat dalam bersangkutan dengan orang lain.
j. Memiliki filsafat hidup; menunjukkan hidupnya menurut filsafat hidup yang berakar dari kepercayaan agama yang dianutnya.
k. Berbahagia; kondisi kehidupannya diwarnai kebahagiaan, yang didukung oleh faktor-faktor achievement (prestasi), acceptance (penerimaan), dan affection (kasih sayang).

2. Kepribadian yang tidak sehat

a. Mudah marah (tersinggung)
b. Menunjukkan kekhawatiran dan kecemasan
c. Sering merasa tertekan (stress atau depresi)
d. Bersikap kejam atau senang mengganggu orang beda yang usianya lebih muda atau terhadap binatang
e. Ketidakmampuan untuk mengelak dari perilaku membias meskipun telah diperingati atau dihukum
f. Kebiasaan berbohong
g. Hiperaktif
h. Bersikap memusuhi semua format otoritas
i. Senang mengkritik/mencemooh orang lain
j. Sulit tidur
k. Kurang mempunyai rasa tanggung jawab
l. Sering merasakan pusing kepala (meskipun penyebabnya bukan hal yangmempunyai sifat organis)
m. Kurang mempunyai kesadaran guna mentaati doktrin agama
n. Pesimis dalam menghadapi kehidupan
o. Kurang bergairah (bermuram durja) dalam menjalani kehidupan
Terimakasih telah membca artikel berjudul Pengertian dan Ciri-ciri Kepribadian

Kumpulan Makalah
Kumpulan Makalah Updated at: 11/24/2017

0 komentar Pengertian dan Ciri-ciri Kepribadian

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak