Home » » Kehidupan Lebah dan Jenis-jenisnya

Kehidupan Lebah dan Jenis-jenisnya

Kehidupan Lebah dan Jenis-jenisnya

A.Kehidupan Lebah

Kisah lebah madu, yg akan kita simak berikut ini, hanyalah satu diantara banyak sekali mahluk hidup dengan perilaku mereka yg membuat manusia berdecak kagum. Lebah merupakan serangga mungil yang tidak mampu berpikir. Akan namun mereka bisa merampungkan sejumlah pekerjaan besar  yang tak terbayangkan sebelumnya. Setiap pekerjaan tadi membutuhkan perhitungan & perencanaan spesifik sehingga mereka mengatur semua ini menggunakan organisasi yg luar biasa yang tak tertandingi oleh rakyat manusia. Tidak seperti manusia, lebah tidak mendapatkan pendidikan atau pelatihan apapun. Begitu lebah lahir, dia menggunakan segera melaksanakan tugas yg dibebankan padanya. Tidak diragukan lagi bahwa Dia-lah yg membuahkan masing-masing berdasarkan puluhan ribu lebah tadi bekerja serasi tanpa henti, layaknya roda-roda gigi pada sebuah mesin. 


Dalam sebuah ayat, Allah mengingatkan insan tentang segala nikmat yg Allah berikan pada insan melalui hewan kreasi-Nya:

“Dan Kami tundukkan hewan–hewan itu buat mereka; maka sebagiannya sebagai tunggangan mereka dan sebagiannya mereka makan. Dan mereka memperoleh padanya manfaat–manfaat & minuman. Maka mengapakah mereka nir bersyukur?” (QS. Yaasiin, 36:72-73).Rata-homogen, sekitar 60-70 ribu lebah hidup pada sebuah sarang. Walaupun populasi yang demikian padat, lebah bisa melakukan pekerjaannya secara berkala & teratur rapi. Suatu koloni lebah umumnya terdiri berdasarkan lebah pekerja, pejantan & ratu.

Lebah pekerja boleh dikata mengerjakan seluruh tugas dalam sarang. Sejak waktu dilahirkan, para lebah pekerja pribadi mulai bekerja, dan selama hayati, mereka melakukan berbagai tugas yg berganti-ganti sesuai menggunakan proses perkembangan yg terjadi dalam tubuh mereka. Mereka menghabiskan tiga hari pertama pada hayati mereka dengan membersihkan sarang. Kebersihan sarang sangatlah krusial bagi kesehatan lebah & larva pada koloni. Lebah pekerja membuang seluruh bahan berlebih yang ada dalam sarang. Saat bertemu serangga penyusup yang tidak sanggup mereka keluarkan dari sarang, mereka pertama-tama membunuhnya. Kemudian mereka membungkusnya menggunakan cara menyerupai pembalseman mayat. Yang menarik pada sini merupakan pada pengawetan ini lebah menggunakanbahan khusus yang diklaim “propolis”. Propolis merupakan suatu bahan istimewa lantaran sifatnya yg anti bakteri sebagai akibatnya sangat baik digunakan menjadi pengawet. Bagaimana lebah memahami bahan ini adalah yang terbaik menjadi pengawet, & bagaimana mereka mampu menghasilkannya dalam tubuh mereka?. Propolis merupakan bahan yang hanya dapat dihasilkan dalam kondisi laboratorium dengan teknologi dan tingkat pengetahuan ilmu kimia yg relatif tinggi.

Nyata bahwa lebah sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang ini, apalagi laboratorium pada tubuhnya. Lebah pekerja bertanggung jawab memerikasa sel-sel yang akan dipakai sang ratu buat meletakkan telurnya. Selain itu, lebah pekerja pula bertugas mengumpulkan kotoran yg ada dalam sel-sel yg sudah ditinggalkan oleh para larva yang telah lahir, serta membersihkan sel penyimpan makanan. Lebah–lebah tadi pula mengatur kelembaban dan temperatur di pada sarang, bila diperlukan, dengan kipasan angin melalui kepakan sayap mereka dalam pintu masuk sarang. Penting buat diketahui bahwa seluruh tugas yang membutuhkan spesialisasi ini dilakukan sang lebah pekerja berumur 3 hari yg bertanggung jawab dalam kebersihan.

Lebah pekerja menghabiskan waktunya sehabis tiga hari pertama tadi menggunakan merawat para larva. Saat mereka sebagai lebih dewasa, beberapa kelenjar sekresi dalam tubuh mereka mulai berfungsi, ini memungkinkan mereka buat merawat larva. Seluruh tugas yg berhubungan dengan perawatan larva ini dikerjakan sang lebah pekerja yg berumur 3 hingga 10 hari. Mereka memberi makan sebagian larva menggunakan royal jelly, & sebagian lagi menggunakan campuran madu-serbuk sari.

Mahluk hidup yg baru lahir ini telah mengetahui tugas yang sebagai tanggung jawabnya & mempunyai pengetahuan buat mengerjakannya menggunakan cara yg sangat profesional. Sang lebah berganti tugas saat beliau tumbuh lebih dewasa. Ketika mencapai hari ke 10 dari masa hidupnya, kelenjar penghasil lilin dalam perut lebah pekerja mendadak telah matang sebagai akibatnya dia sanggup menghasilkan lilin. Pada saat itulah seekor lebah sebagai pekerja pembangun sel-sel penyimpan madu dengan menggunakan lilin. 

Bagaimana mungkin seekor makhluk hidup yang baru saja lahir, dan, lebih dari itu, yg nir mempunyai kecerdasan & pengetahuan ini benar-benar memahami semua tugas yg sebagai tanggung jawabnya? Bagaimana tubuh seekor hewan datang–datang bisa teradaptasikan untuk merawat & memberi makan larva dengan berfungsinya beberapa kelenjar sekresi, padahal sesaat sebelumnya dia terprogram buat melakukan tugas kebersihan? Bagaimana seekor lebah yang 4 atau 5 hari sebelumnya merupakan larva dapat berpikir & merencanakan segala tugasnya tersebut? Bagaimana tubuhnya bisa dengan tiba–tiba membuat lilin & berubah sebagai pekerja konstruksi? Padahal konstruksi bangunan ini didasarkan  pada penghitungan rumit & sangat tepat, yang tidak akan mampu dilakukan sang insan sekalipun. Tidak terdapat keraguan, tidaklah mungkin lebah itu sendiri yg melakukan perhitungan menurut kecerdasannya sendiri. Begitulah, ini merupakan bukti konkret bahwa setiap fase dalam hidupnya, lebah tunduk dalam nasihat & kekuasaan Penciptanya. Lebah menjalani setiap ketika pada hidupnya dengan ilham yang diberikan sang Allah, Pencipta Yang Mahaperkasa.

B. Jenis-jenis Lebah

Terdapat 20 ribu spesies lebah dikenal menghuni planet bumi ini. Terdapat begitu poly jenis lebah, sehingga membedakan semuanya dengan mata telanjang sangatlah sulit. Namun, masih ada beberapa ciri-ciri & ciri spesifik yg dapat membantu Anda membedakan lebah-lebah yg biasa terlihat.

1. Lebah Madu

Lebah madu ukuran mini  . Mereka umumnya berwarna hitam. Tapi beberapa memiliki bagian tengah berwarna cokelat-kuning. Lebah madu sangat sosial di alam. Koloni lebah madu mempunyai tiga kasta. Satu ratu lebah bertelur. Beberapa ratus lebah merupakan lebah jantan subur yg nir mempunyai sengat. Terdapat ribuan lebah betina menjadi lebah pekerja. Tugas lebah-lebah pekerja adalah mengumpulkan nectar menurut bunga, menciptakan & menyimpan madu, melindungi sarang, member makan dan merawat ratu lebah dan bayi-bayi lebah. Sarang yang dibuat oleh lebah madu disebut "honey combs" atau "beeswax". Lilin/wax dihasilkan oleh kelenjar khusus di bagian perut. Serbuk sari dibawa pada satu segmen menurut kaki belakang yang halus & dilingkupi bulu. Ini dianggap sebagai keranjang serbuk sari atau corbicula.

2. Lebah Tanah (ground bees)

Lebah tanah menggali terowongan dibawah tanah, sebagai akibatnya dianggap jua menjadi "lebah penambang" atau "mining bees". Terowongan-terowongan ini dibentuk buat menyediakan proteksi bagi keturunan mereka. Daerah teduh yang memiliki tanah yang gembur & hanya terdapat sedikit vegetasi biasa menjadi pilihan mereka. Ruangan-ruangan dibentuk di akhir terowongan oleh lebah betina, disini mereka menyimpan kuliner buat bayi-bayi lebah. Lebah tanah berwarna hitam, berukuran kecil, dan bisa menyengat. Biasanya mereka nir militan, tapi jika merasa terancam mereka akan menyerang. Serbuk sari dibawa dalam rambut tubuh & kaki.

3. Bumblebees

Bumblebee besar  & berbulu, umumnya berwarna hitam dan kuning. Lebah jenis ini menampakan sifat sosial & tinggal pada koloni. Di daerah tropis, koloni ini berkembang selama bertahun-tahun. Di wilayah beriklim sedang, lebah pekerja dan drone dapat binasa pada iklim yg sejuk. Ratu lebah muda dapat bertahan melewati animo dingin karena hibernasi. Ketika suhu meningkat, ratu lebah ini menghasilkan telur buat memulai koloni baru. Di wilayah tropis, terdapat varietas bumblebee tidak bersengat. Spesies ini tinggal dalam lubang yg ditinggalkan oleh hewan pengerat atau hewan kecil lain.

4. Lebah Penggali (digger bees)

Lebah jenis ini memiliki lidah panjang & dapat terbang sangat cepat. Lebah penggali menggali sarang pada kayu atau tinggal pada tanah. Serbuk sari dibawa pada daerah berbulu kurang lebih bagian tengah kaki belakang. Lebah penggali jua mempunyai karakteristik antena yang sangat panjang pada lebah jantan. Ciri lain merupakan lebah jenis ini nir militan & sengatan mereka lebih ringan jika dibandingkan menggunakan jenis lebah lainnya.

5. Carpenter Bees

Lebah jenis ini mempunyai warna hitam seperti logam, & nir mempunyai warna kuning. Mereka mempunyai sifat hayati menyendiri dan nir bisa menghasilkan lilin. Dari bunga ke bunga, mereka dapat melakukan bepergian yg jauh. Sarang dibentuk di tangkai bunga atau kayu.Terdapat bubuk kayu di dekat pintu masuk sarang.

6. Cellophane Bees

Lebah ini seperti misalnya tawon, mereka dipercaya menjadi lebah yg paling primitif. Lebah jenis ini memiliki pengecap pendek & bercabang, dan relatif tidak berbulu. Terowongan sarang dan sel larva mereka dibuat dengan sekresi yang dapat menjadi sekeras membran cellophane. Serbuk sari dibawa dalam rambut kaki, atau secara internal di dalam perut misalnya tumbuhan.

7. Lebah Anggrek (orchid bees)

Mereka berwarna cerah dan tampak metallic misalnya logam. Diperkirakan anggrek dan lebah anggrek berevolusi bersamaan, sehingga mereka bergantung satu sama lain. Mereka mempunyai belalai panjang dan menyimpan nektar pada pada dada mereka. Lebah anggrek merupakan keliru satu spesies yang lebah jantan-nya terlibat pada aktivitas produktif selain kawin saja. Lebah jantan mengumpulkan minyak wangi menurut bunga menggunakan menggunakan segmen kaki mereka yg misalnya pengeruk. Diduga minyak tersebut digunakan buat menarik pasangan.

8. Africanized Honey Bees

Lebah ini dapat ditemukan pada seluruh daerah Afrika, bagian selatan menurut gurun Sahara. Menurut ideologi seorang, mereka bermigrasi ke Amerika Utara dan Selatan pada tahun 1956. Teori lain menyatakan bahwa lebah madu Afrika diimpor ke Brazil pada tahun 1957 & kemudian dilepaskan ke alam liar. Lebah-lebah tersebut kemudian kawin dengan lebah madu Eropa dan membuat keturunan yang sekarang diklaim "Africanized honey bees". Lebah ini seperti seperti lebah madu Eropa, akan tetapi mereka lebih agresif pada melindungi sarang mereka. Sehingga mereka disebut "lebah pembunuh" atau "killer bees". Dari brazil, mereka menyebar ke Amerika Selatan dan Utara. Ketika terdapat orang atau hewan pada lebih kurang sarang mereka, lebah ini jadi sangat berbahaya. Sama seperti lebah madu, mereka menghasilkan madu & membantu penyerbukan tanaman .

9. Lebah Leafcutter dan Mason

Lebah ini bersarang di rongga-rongga yg sudah ada, atau tinggal di gugusan sarang-sarang individu. Mereka memiliki lidah yang panjang & rambut khas untuk membawa serbuk sari pada bagian bawah perut.Lebah jenis ini bermanfaat pada bidang agrikultur karena mereka membantu penyerbukan tanaman .

10.Lebah Keringat (sweat bees)

Meskipun secara teknis sebutan "lebah keringat" terbatas buat spesies lebah yg termasuk famili Halictidae, sebutan ini tak jarang dipakai buat seluruh spesies lebah yg tertarik dalam keringat manusia, atau lebih tepatnya tertarik pada garam yang terdapat pada keringat manusia.Lebah ini berwarna gelap, kecil, memiliki sedikit rambut, dan membentuk sarang di tanah.Serbuk sari dibawa dengan rambut tubuh dan pangkal kaki.

11. Lebah Parasit (parasitic bees atau cuckoo bees)

Lebah ini nir mencari makanan atau membentuk sarang sendiri. Mereka memakai sarang dan kuliner lebah lain. Mereka dapat dibagi menjadi "lebah cleptoparasitic" & "parasit sosial".

12.  Lebah Cleptoparasitic

Lebah cleptoparasitic menyerang sarang lebah-lebah soliter, dan menyembunyikan telur-telur mereka di ruangan-ruangan yg ada sebelum tuan rumah sarang tadi bertelur sendiri & kemudian menutup ruangan-ruangan tadi. Bayi lebah dapat berkembang menggunakan kuliner yang disimpan sang lebah betina tuan tempat tinggal  . Telur-telur & larva lebah betina tuan tempat tinggal   dibunuh oleh lebah betina parasit atau larvanya.

13.  Lebah Sosial

Lebah sosial membunuh ratu lebah, bertelur dalam sel-sel tuan tempat tinggal  , dan memaksa pekerja tuan tempat tinggal   buat membesarkan bayi mereka. Lebah betina parasit tidak memiliki sikat serbuk sari atau keranjang serbuk sari.
Terimakasih telah membca artikel berjudul Kehidupan Lebah dan Jenis-jenisnya

Kumpulan Makalah
Kumpulan Makalah Updated at: 11/10/2017

0 komentar Kehidupan Lebah dan Jenis-jenisnya

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak