Home » » Interaksi Sosial Disosiatif dan Asosiatif

Interaksi Sosial Disosiatif dan Asosiatif

   
Interaksi Sosial Disosiatif dan Asosiatif

A. Interaksi Sosial Disosiatif

Proses disosiatif sebagai oppositional proccesses, yang bisa ditemukan pada masing-masing masyarakat, walaupun format dan arahnya ditentukan oleh kebudayaan dan sistem sosial masyarakat bersangkutan. Oposisi dapat ditafsirkan sebagai cara berusaha melawan seseorang atau sekelompok insan untuk menjangkau tujuan yakni perjuangan guna tetap hidup (struggle for existence). Disasosiatif dipisahkan dalam tiga format yaitu:

a. Kontravensi 
Kontravensi dalam format Sederhana (menyangkal pernyataan) laksana Pernyataan Hamas bahwa Hamas membangkang Penembakan roket dari Gaza ke Israel dan gerakan perlawanan Hamas tidak terdapat kaitannya dengan penembakan roket-roket itu.

Kontravensi pada hakikatnya suatu format proses sosial yang berada antarakompetisi dan pertentangan atau pertikaian dan adalahsikap mental yang tersembunyi terhadap orang-orang beda (kelompok) atau terhadap unsur-unsur kebudayaan kelompok tertentu .Kontraversi dalam format Umum (perlawanan) Pasukan Israel menjawab penembakan roket ke Palestina dengan serangan-serangan udara di perbatasan Gaza Mesir.

b. Konflik
Perseteruan antara Palestina dan Israel yang telah tidak sedikit memakan korban nyawa anak-anak dan pun para perempuan ini merupakan misal Disasosiatif dalam format Conflict ( Pertentangan atau pertikaian ). Conflict ialah suatu proses social dimana pribadi atau kelompokberjuang memenuhi tujuannya dengan jalan membangkang pihak lawan baik dengan ancaman atau kekerasan. Sebab-sebab Konflik terjadi sebab adanya perbedaan, antara beda :
1. Perbedaan antara individu
2. Perbedaan kebudayaan
3. Perbedaan kepentingan
4. Perubahan social

Dan dampak dari bentuk-bentuk Conflick ialah :
1. Tambahnya solideritas “ in-group”
2. Atau kebalikannya yang terjadi yakni goyah dan retaknya persatuan kelompok.
3. Perubahan kepribadian
4. Akomodasi, kekuasaan dan takluknya satu pihk tertentu.

B. Interaksi Sosial Asosiatif

a. Kerjasama
Merupakan format interaksi social yang pokok dan kerja sama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka memiliki kepentingan-kepentingan yang sama dan pada ketika yang bersamaan mempunyai lumayan pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk mengisi kepentingan-kepentingan dan organisasi adalahfakta-fakta yang urgen dalam kerja sama yang berguna. Dalam urusan ini laksana dalam tulisan di atas yakni perundingan antara Israel dengan aliran garis keras (Hamas) dengan maksudsupaya Gilad Shalit, seorang prajurit Israel yang diciduk oleh pejuang Gaza ditukar dengan ratusan prajurit Palestina yang disangga oleh Israel.

b. Akomodasi
Akomodasi ialah suatu proses dalam hubungan hubungan social dimana makhluk hidup menyesuaikan diri dengan alam sekitarnya. Akomodasi menunjuk pada keadaan, adanya suatu ekuilibrium dalam interaksi antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok insan dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Sebuah kesepakatan guna tidak menembakkan roket ke Israel, antara Hamas dengan 10 orang Palestina meskipun Hamas sudah memaksa guna menandatangi kesepakatan tersebut. Interaksi social ini menunjuk pada proses Akomodasi Corecion, suatu format akomodasi yang prosesnya dilakukan karena adanya paksaan.

Akomodasi dalam format Mediation, Suatu teknik untuk menjangkau compromise bilamana pihak-pihak yang berhadapan tidak mampu mencapainya sendiri dengan teknik mengundang pihak ketiga yang netral dalam soalbentrokan yang ada. Seperti dalam tulisan diatas bahwa Mesir menjadi pihak ketiga dalam menengahi percakapan kesepakatan dalam upaya mengolah gencatan senjata yang dideklarasikan secara terpisah menjadi gencatan bersenjata yang bertahan.
Terimakasih telah membaca artikel berjudul Interaksi Sosial Disosiatif dan Asosiatif

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 11/26/2017

0 komentar Interaksi Sosial Disosiatif dan Asosiatif

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak