Home » » Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

   
Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

A. Pengertian Pancasila

Istilah pancasila yang kita kenal sejak sebelum Indonesia merdeka dan yg waktu ini telah resmi sebagai ideologi negara kita dalam awalnya disadur dari bahasa India yakni bahasa Sansekerta (bahasa berdasarkan gerombolan  kasta Brahmana) yang pada bahasa masyarakat jelata disebut prakerta. Pengertian pancasila bisa dibahasakan dari berasal-usulnya berasal dari istilah panca yang berarti 5 dan syila yang menggunakan “i” biasa berarti alas atau dasar sedang yang menggunakan “y” berarti peraturan tingkah laris yg krusial atau baik. Dengan demikian, Pancasila berarti 5 dasar atau 5 alas (consisting of five rocks, aus funf felsen bestehen). Kemudian pengertian pancasila dikukuhkan dalam lepas 18 agustus 1945 sebagai dasar negara pada sidang PPKI yang isi sidang tadi diantaranya merupakan sebagai berikut.
1.  Mengangkat presiden Soekarno menjadi presiden RI & M. Hatta menjadi wakilnya.
2. Mengesahkan Pancasila menjadi dasar Negara Indonesia dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai sumber perundangan RI.
3. Membentuk KNIP yg kemudian berubah ketika ini menjadi Majelis Permusyawaratan Rakyat.

B. Pengertian Ideologi

Ideologi asal menurut bahasa Yunani yaitu eidos/idein yg adalah bentuk atau melihat dan logia yg ialah kata atau ajaran. Jadi, ideologi adalah ilmu tentang gagasan, cita-cita & butir pikiran. Ideologi juga diartikan menjadi gagasan, harapan dan nilai dasar yg membentuk sistem nilai yang internal dan mendasar sebagai pencerminan pandangan hidup suatu bangsa.

Ciri-ciri ideologi adalah menjadi berikut.
1.  Mempunyai derajat yg tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
2. Mewujudkan suatu asas kerohanian, pandangan dunia, pandangan hidup, panduan hayati, pegangan hayati yang dipelihara diamalkan dilestarikan pada generasi berikutnya, diperjuangkan & dipertahankan menggunakan kesediaan berkorban.

C. Ideologi Terbuka

Ciri-karakteristik ideologi terbuka adalah menjadi berikut.
1.       Merupakan asa yg telah hidup dalam masyarakat.
2.       Berupa nilai-nilai dan keinginan yg dari berdasarkan dalam rakyat sendiri.
3.       Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
4.       Bersifat dinamis dan reformis.

Ciri spesial   ideologi terbuka adalah keinginan dasar yang ingin diwujudkan warga  bukan berasal berdasarkan luar masyarakat atau dipaksakan dari elit penguasa eksklusif. Terbuka kepada perubahan-perubahan yang tiba dari luar tetapi memiliki kebebasan & integritas buat memilih manakah nilai-nilai berdasarkan luar yg menghipnotis dan mengubah nilai-nilai dasar yang selama ini telah ada dan manakah yang tidak boleh berubah. Jadi, ideologi terbuka merupakan suatu pandangan, gagasan atau konsep menggunakan suatu sistem pemikiran terbuka yang tidak dipaksakan.

D. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila sanggup menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman & tuntutan kebutuhan rakyat tanpa merubah nilai-nilai yang terkandung pada dalamnya. Ideologi Pancasila senantiasa merupakan sarana bagi tercapainya tujuan bangsa.

Pancasila sebagai ideologi terbuka mempunyai tiga nilai, yakni sebagai berikut:
a. Nilai dasar, yaitu nilai yang bersifat universal & relatif permanen. Nilai-nilai dasar ini terkandung dalam sila-sila Pancasila.
b. Nilai fragmental, yaitu nilai yg menjadi panduan pelaksanaan dari nilai dasar. Nilai-nilai instrumental bisa ditemukan pada pasal-pasal Undang-Undang Dasar yang merupakan klasifikasi menurut Pancasila.
c. Nila fraksis, yaitu pembagian terstruktur mengenai lebih lanjut dari nilai fragmental pada kehidupan yang lebih konkret. Dengan demikian, nilai fraksis merupakan aplikasi secara nyata dari nilai-nilai pada atas.
Terimakasih telah membaca artikel berjudul Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/12/2017

0 komentar Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak