Home » » Pengertian dan Syarat Mendaftar Google Adsense

Pengertian dan Syarat Mendaftar Google Adsense

   
Pengertian dan Syarat Mendaftar Google Adsense

A. Pengertian Google Adsense

Google Adsense yang biasa disingkat (GA) adalah program affiliasi yang oleh Google diperuntukkan buat bisnis internet yang sangat popular saat ini pada global online, menggunakan cara Menaruh Iklan-iklan berdasarkan Google di website/blog anda. Siapa pun mampu berpartisipasi dan tentunya mampu mendapatkan penghasilan berdasarkan Google (Yang adalah Search Engine Terbesar Saat ini). Metode yang telah diberikan oleh google adsense berupa Pay Per Click (PPC), yaitu pemasang iklan akan dibayar sang google setara dengan jumlah click pada iklan yang terpasang.

B. Syarat Mendaftar Google Adsense

Berikut diuraikan kondisi mendaftar google adsense yaitu:

1. Kebijakan Google Adsense dalam Konten Web Penerbit

Ini merupakan poin umum berkaitan dengan persyaratan konten web yg harus anda ketahui sebelum mendaftar Adsense, sebab apabila anda mendaftarkan web/blog yang melanggar kebijakan Google dalam umumnya dan Google Adsense pada khususnya, berapa kali pun, aku  jamin nir akan bisa diterima. 

Cek apakah blog/web anda memenuhi persyaratan berikut:
a. Situs tidak mengandung konten pornografi dan konten dewasa lainnya.
b. Situs nir mengandung konten kekerasan, rasisme, atau anjuran buat melakukan tindakan provokatif atau ofensif terhadap individu, kelompok, atau organisasi lain.
c. Situs tidak mengandung konten hacking/cracking
d. Situs tidak mengandung konten atau melakukan penjualan/transaksi obat-obatan terlarang, minuman keras, rokok & hal terkait, senjata & amunisi, replika produk pada merk tertentu, jual beli karya ilmiah berhak cipta (skripsi, jurnal, makalah, dll)
e. Situs tidak mengandung ajakan dan menaruh pengunjung komisi buat klik iklan, surfing, membaca email, survey, pencarian, dll (PTC & PTS)
f. Situs tidak mengandung konten lain yg ilegal, mempromosikan kegiatan ilegal, dan melanggar hak cipta orang/pihak lain.
g. Bukan situs doorway, AGC, autoblog, MFA (made for Adsense), & sejenisnya.

2. Elemen & Kelengkapan Web atau Blog

Memiliki navigasi yg kentara dan gampang dipakai sang pengunjung. Buat dan desain sajian/navigasi yang mudah dilihat, nir membingungkan pengunjung, pribadi mengarahkan pengunjung dalam page tujuan (tidak menggunakan redirect). Harus diingat bahwa navigasi ini jua termasuk link yang terdapat dalam konten. Lalu pastikan web/blog nir mengarahkan (linking) ke situs berbahaya, termasuk konten yang mengandung & merujukkan malware, pop up, pop under, redirect, dll yang merusak fungsi navigasi sebenarnya.

Elemen web yang paling penting & menjadi tolok ukur kelengkapan web adalah halaman privacy policy; dimana anda menyebutkan kebijakan penggunaan berita pengunjung melalui cookies (sang Adsense, web anda (jika terdapat), maupun jaringan iklan lain), halaman contact; dimana pengunjung mampu menghubungi anda, & laman about dimana pengunjung sanggup mengetahui garis akbar konten atau layanan web. Pastikan semua ada. Kami sarankan , tambahkan satu lagi, disclaimer, yang merupakan laman pernyataan hak cipta konten & kebijakan penggunaan konten yg diijikan buat pengunjung. Ini buat meyakinkan bahwa konten yang terdapat sahih-sahih milik web (anda).

3. Desain Web

Tidak terdapat panduan spesifik buat ini. Tapi secara nalar, sebuah website wajib mempunyai profesionalisme. Salah satunya pada hal desain. Desain wEB yang profesional adalah desain yang memperhatikan user experience, kenyamanan pengunjung. Misalnya, usahakan hindari: widget yg acakadut, widget tempel sana sini gak karuan, font yg nir terbaca menggunakan kentara, konten nir nyaman dibaca, logo yg asal-asalan pasang, navigasi yang sulit dicari, nir bisa dibedakan mana konten mana widget, & seterusnya. Berusahalah membuat  konten yang bisa dibaca dengan baik, kentara, navigasi gampang ditemukan, pakai desain/template yang plain (jelas), nir memakai dampak hiperbola (kursor yg aneh-aneh, berat, widget-widget beterbangan kesana-kemari, musik/lagu, dll), pop out hiperbola, dll.

4. Konten & Niche Website 

Konten wajib  original/asli bukan copas, bermanfaat, menghibur, intinya memang disuguhkan untuk pembaca, & bukan buat menayangkan iklan saja, tidak mengandung konten bajakan, download bajakan, menuju atau mengarahkan pada situs yang tidak boleh sang adsense, misalnya yang telah dijelaskan pada atas.

Hindari konten-konten yg hanya berbicara tentang uang, uang, & uang saja (bisnis online minded). Hindari konten yang berisi tentang & bertujuan hanya buat afiliasi (affiliate marketing, amazon, clickbank, neobux, dll). 

Jangan pernah secara terang-terangan, hanya membahas, & hanya membicarakan mengenai "blogging for money" atau hanya ngeblog demi uang. Tips tentang adsense atau usaha online boleh-boleh saja,  sekali waktu, tapi jangan seluruh konten diisi tentang make money online, bagaimana anda berhasil bisnis online, keluhan usaha online, hari ini anda bisa uang berapa, dll. Intinya jangan sampai menyatakan bahwa tujuan anda hanyalah buat usaha online semata & tidak tertarik untuk hal lain, misalnya menyuguhkan konten bermanfaat buat pengunjung.

Ada banyak niche untuk Adsense tapi maksud aku  tentang niche adalah, blog anda wajib  penekanan pada topik eksklusif, jangan campur aduk antara curhat hari ini, informasi hari ini, datang-tiba lalu berbicara mengenai kesehatan, di lain ketika isinya mengenai lirik lagu, pada lain waktu lagi bicara tentang kontes seo, dll. Fokuskan topik blog, ini merupakan karakteristik blog profesional. Niche pada sini bukan mengenai memburu niche Adsense kemudian copas sana sini, akan tetapi fokuslah dalam topik yg disukai buat ditulis. Menjadi generalis bukan wangsit yg baik buat menjadi publisher Adsense, sebab blog campur aduk tidak akan disetujui. 

Jangan pernah daftarkan blog berisi artikel-artikel kontes SEO, apabila ketahuan eksklusif ditolak. Apabila diterima, dan lalu beberapa waktu niscaya ketahuan, akhirnya akun eksklusif kena banned, bukan hanya blognya, tapi akunnya sekaligus.

Saat konten blog berada pada masa revew pastikan bahwa review itu berbobot. Konten review disukai Adsense, akan tetapi jua paling sulit buat disetujui (karena kualitas review sangat diperhatikan).

Saat hendak mendaftarkan pastikan blog memiliki iklan yang minim atau bahkan sebaiknya tidak ada sama sekali. Kalopun ada, cukuplah satu dua, dan bukan iklan yang "bikin deg-degan" alias misalnya pada sidebar kanan tengah aku  kini   ini. Meskipun beberapa jaringan iklan lain diperbolehkan (chitika, kontera, TLA, dll) akan tetapi usahakan dalam ketika mendaftarkan diturunkan, apalagi apabila menggunakan jaringan iklan berdasarkan Indonesia. :) Usahakan situs "bersih" saat didaftarkan.

5. Traffic &Sumber Traffic Website

Ada yg pernah bilang traffic tinggi berpengaruh & menjadi keliru satu alasan penerimaan akun Adsense. Saya tidak putusan bulat, sebab jumlah/kuantitas traffic tidak sebagai acuan Adsense. Yg diperhatikan dan disyaratkan adalah kualitas traffic. Titik berat Adsense justru di situ. 

Kualitas traffic menentukan kualitas pengunjung (targeted visitors). Apabila dominan traffic didapat secara organik, maka kualitasnya tinggi. Jika dominan traffic didapat berdasarkan sumber-sumber nonorganik, maka kualitasnya rendah. 

Jika secara umum dikuasai pengunjung asal menurut non-organic sources misalnya iklan (iklan pada web, Adwords, Facebook Ads, PTC, Perguruan Tinggi Swasta, dll), mass email, traffic exchange, dan sejenisnya,  maka Google Adsense telah niscaya akan menolak.  Meskipun diperbolehkan, seperti memakai Adwords, anda harus mematuhi Landing Page Quality Guidelines. 

6. Domain Website

Ada yg bilang domain berpengaruh. Bisa iya, bisa tidak. Telah ada poly bukti sub domain blogspot pada-approved. Tapi, memang custom domain jauh lebih mudah mendapatkan persetujuan Adsense, karena custom domain dianggap mempunyai kemandirian bukti diri (dimiliki oleh pihak/individu eksklusif saja). Beda dengan blogspot.Com yg merupakan milik Google digunakan oleh banyak pengguna Blogger di seluruh global. Jadi aku  sangat menganjurkan penggunaan custom domain supaya proses pendaftaran  dan persetujuan gampang.

Mengenai usia domain, di Indonesia tidak berlaku. Pengalaman pernah mendaftarkan domain berumur 1 bulan, dua 1/2 bulan, dan yang terakhir merupakan 4 bulan. Jadi tidak bisa dibuktikan bahwa usia domain yang masih minim lalu ditolak Adsense. Menurut hemat saya faktornya adalah pada konten. Memang pada dua negara lain (India & China) Google sudah menegaskan usia domain/website minimal wajib  6 bulan, tapi bukan untuk Indonesia.

7. Hindari Anonimitas

Sekali-kali jangan berusaha menyembunyikan identitas pemilik web atau penulis blog, atau identitas perusahaan apabila akun yang didaftarkan merupakan akun perusahaan. Situs yg anonim telah jelas ditolak Google lantaran tidak memiliki keterkaitan akun & penanggungjawab. Minimal gunakan Google Authorship buat menunjukkan siapa penulis/pemilik. Penulis bisa siapa saja, tidak harus akun yang sama, tapi paling nir menerangkan siapa penanggungjawab blog/web tadi atau setidaknya terdapat identitas pada laman about. Ini buat menghindari kecurigaan Google dalam situs MFA (made for Adsense, situs yang dibuat hanya buat menayangkan Adsense)
Terimakasih telah membaca artikel berjudul Pengertian dan Syarat Mendaftar Google Adsense

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/08/2017

0 komentar Pengertian dan Syarat Mendaftar Google Adsense

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak