Skip to main content

Pengertian dan Macam-Macam Media Pembelajaran

Media pembelajaran sangat penting dalam proses pembelajaran antara guru dan siswa dalam menyampaikan materi pembelajaran. Secara umum, media pembelajaran mencakup manusia, pelajaran atau peristiwa yang terjadi sehingga siswa dapat memperoleh pengetahua dan sikap. Dengan demikian, baik guru maupun lingkungan sekolah adalah salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran.

Pengertian Media Pembelajaran

Kata media berasal dari bahasa latin yakni medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara, atau pengantar. Dalam bahasa Arab, media ialah perantara atau pendahuluan pesan dari pengirim kepada penerima pesan.

Media pembelajaran adalah perantara yang mengantar informasi antara sumber dan penerima untuk menata hubungan yang efektif antara kedua belah pihak yaitu siswa dan guru.

Media pembelajaran ialah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi yang bertujuan instruksional untuk pembelajaran. Media pembelajaran mencakup alat yang secara fisik dipakai untuk menyampaikan isi pelajaran yang terdiri dari buku, tape recorder, kaset, video camera, video recorder, film, slide, foto, gambar, grafik, televise, computer dan lain sebagainya.

Kesimpulannya, media pembelajaran ialah segala sesuatu yang dapat dipakai untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga dapat memicu pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa dalam memahami materi pembelajaran yang disampaikan.

Macam-Macam Media Pembelajaran

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa media pembelajaran adalah semua alat yang dapat digunakan sebagai perantara bagi guru untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa. Dari berbagai macam media pembelajaran tersebut, secara umum macam-macam media pembelajaran dikelompokkan menjadi beberapa macam, yaitu:

1. Media Pembelajaran Dua Dimensi

Media pembelajaran dua dimensi sering disebut media grafis. Media pembelajaran dua dimensi ialah media yang mempunyai ukuran panjang dan lebar. Grafis sebagai media pengajaran dapat menggabungkan  fakta-fakta, gagasan-gagasan secara jelas dan kuat melewati perpaduan antara ungkapan atau grafik. 

Kata-kata dan angka-angka dipergunakan sebagai judul dan penjelasan untuk grafik, bagan, diagram, poster, kartun dan komik. Sedangkan sketsa, lambang bahkan foto dipakai untuk menafsirkan fakta, definisi dan usulan yang pada hakikatnya sebagai penyajian grafis. Contoh media dua dimensi grafis, yaitu:
  1. Bagan, yaitu kombinasi antara media grafis dan gambar potret yang dirancang guna memvisualisasikan secara logis dan tertata mengenai kenyataan pokok atas gagasan. Fungsi bagan ialah untuk mengindikasikan hubungan, perbandingan, jumlah relative, perkembangan, proses, klasifikasi dan organisasi.
  2. Diagram, yaitu suatu cerminan sederhana yang dirancang untuk menunjukkan hubungan timbal-balik khususnya dengan garis-garis.
  3. Grafik, yaitu penyajian data berangka. Grafik adalah keterpaduan yang lebih unik dengan sebanyak tabulasi data yang tersusun dengan baik. Tujuan dalam grafik ialah memperlihatkan perbandingan, informasi kualitatif dengan cepat serta sederhana. Beberapa macam grafik diantaranya yakni grafik garis, batang, lingkaran, atau piring dan grafik.
  4. Poster, yaitu kombinasi visual dari rancangan yang powerful dengan arti dan pesan dengan maksud untuk menciduk perhatian orang yang lewat tetapi lumayan lama menanamkan usulan yang berarti dalam ingatannya. Poster bermanfaat untuk motivasi, peringatan dan empiris yang kreatif.
  5. Kartun,yaitu penggambaran dalam format lukisan atau karikatur mengenai orang, gagasan, atau kondisi yang didesain untuk memprovokasi opini masyarakat.
  6. Komik, yaitu suatu format kartun yang mengungkapkan karakter dan membintangi suatu kisah dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan dirancang guna memberi hiburan untuk para pembaca.

2. Media Pembelajaran Tiga Dimensi

Media pembelajaran tiga dimensi yaitu media yang memiliki panjang, lebar dan isi. Media tiga dimensi yang tidak jarang dipakai ialah model dan boneka. Model ialah tiruan tiga dimensi dari sejumlah objek nyata yang terlampau besar, terlampau jauh, terlampau kecil, terlampau mahal, terlampau jarang, terlampau ruwet guna dibawa ke kelas, dan dipelajari siswa dalam wujud aslinya.

a. Jenis model media pembelajaran

Adapun jenis model media pebelajaran yang dapat gunakan dalam menyampaikan materi pembelajaran, yaitu:
  1. Model padat, yaitu memperlihatkan permukaan luar. Contoh model padat yakni boneka, bendera, bola, anatomi manusia. Guna model padat untuk menolong dan melayani semua siswa sebagai informasi sekian banyak  pengetahuan supaya siswa lebih paham dalam pelajaran.
  2. Model penanpang, yaitu menunjukkan bagaimana suatu objek tersebut tampak, bilamana bagian permukaannya diusung untuk memahami susunan unsur dalamnya. Model ini bermanfaat untuk mata latihan biologi, karena bermanfaat untuk mengubah objek sesungguhnya.
  3. Model kerja, yakni tiruan dari objek yang menunjukkan bagian luar dari objek asli. Gunanya guna memperjelas dalam pemberian materi untuk siswa.
  4. Mock-ups, yakni penyederhanaan rangkaian bagian pokok dan sebuah proses atau sistem yang lebih ruwet. Guru memakai mock-up guna memperlihatkan format berbagai objek nyata laksana kondensator-kondensator, lampu-lampu tabung,serta pengeras suara, lambing-lambang yang bertolak belakang dengan apa yang tercantum di dalam diagram.
  5. Diorama, yaitu suatu pemandangan tiga dimensi mini bertujuan mencerminkan pemandangan sebenarnya.

b. Jenis boneka sebagai media pembelajaran

Contohnya boneka tangan, dan wayang yang bisa digunakan supaya siswa menjadi lebih tertarik guna belajar.

3. Media Pembelajaran Audio Visual

Media pembelajaran audio visual terdiri dari dua kata yakni audio dan visual. Audio dengan kata lain pendengaran atau bisa didengar, sementara visual yakni yang Nampak oleh mata atau yang kelihatan. Jadi media audio visual ialah media yang bisa didengar dan bisa pula disaksikan oleh panca indera kita. Contoh media audio visual yakni televisi dan computer.

a. Kelebihan Media Pembelajaran Audio Visual, yaitu:

Adapun kelebihan media pembelajaran Audio Visual, yaitu:
  1. Bersifat langsung sehingga dapat menampilkan peristiwa secara langsung. 
  2. Menumbuhkan minat belajar siswa.
  3. Pelajaran lebih bervariasi dan berkesan
  4. Jangkauannya luas

b. Kekuarangan Media Pembelajaran Audio Visual

Kekurangan media pembelajaran audio visual yaitu:
  1. Guru sulit menentukan siaran yang cocok dengan materi pembelajaran karena siarannya yang banyak. 
  2. Membutuhkan biaya yang mahal.
  3. Waktu guru tersita karena harus merangkum perstiwa yang terjadi. 
  4. Guru sulit menjelaskan peristiwa yang terdapat secara gamblang.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar