Home » » Ilmu Fisika Yang Terdapat Dalam Ilmu Kesehatan

Ilmu Fisika Yang Terdapat Dalam Ilmu Kesehatan

   
Ilmu Fisika Yang Terdapat Dalam Ilmu Kesehatan

Ilmu Fisika Yang Terdapat Dalam Ilmu Kesehatan

1. Pengaturan Suhu Tubuh
Pengaturan suhu tubuh (termoregulasi), pengaturan cairan tubuh, & ekskresi adalah elemen-elemen berdasarkan homeostasis. Dalam termoregulasi dikenal adanya hewan berdarah dingin (cold-blood animals) & fauna berdarah panas (warm-blood animals). Namun, pakar-pakar Biologi lebih senang menggunakan kata ektoterm dan endoterm yg herbi sumber panas utama tubuh hewan. Ektoterm merupakan hewan yg panas tubuhnya asal dari lingkungan (menyerap panas lingkungan). Suhu tubuh fauna ektoterm cenderung berfluktuasi, tergantung pada suhu lingkungan. Hewan dalam gerombolan  ini adalah anggota invertebrata, ikan, amphibia, & reptilia. Sedangkan endoterm adalah fauna yang panas tubuhnya berasal berdasarkan output metabolisme. Suhu tubuh fauna ini lebih kontinu. Endoterm umum dijumpai dalam kelompok burung (Aves), dan mamalia.
Dalam pengaturan suhu tubuh, fauna harus mengatur panas yang diterima atau yg hilang ke lingkungan. Mekanisme perubahan panas tubuh fauna dapat terjadi dengan 4 proses, yaitu konduksi, konveksi, radiasi, dan evaporasi. Konduksi merupakan perubahan panas tubuh hewan karena kontak menggunakan suatu benda. Konveksi merupakan transfer panas akibat adanya gerakan udara atau cairan melalui permukaan tubuh. Radiasi merupakan emisi berdasarkan tenaga elektromagnet. Radiasi dapat mentransfer panas antar obyek yang tidak kontak eksklusif. Sebagai model, radiasi sinar matahari. Evaporasi proses kehilangan panas dari permukaan cairan yg ditranformasikan pada bentuk gas. Hewan mempunyai kemampuan adaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan. 

2. Pemindahan Bahan

Pengertian pemindahan beban secara manual, berdasarkan American MaterialHandling Society bahwa material handling dinyatakan menjadi seni & ilmu yg mencakup penanganan (handling), pemindahan (moving), Pengepakan (packaging), penyimpanan (storing) & pengawasan (controlling) berdasarkan material dengan segalabentuknya.(Wignjosoebroto, 1996).

3. Biomekanika

Ilmu yg mengintegrasikan faktor-faktor yg merangsang gerakan insan, yang diambil berdasarkan pengetahuan dasar seperti ekamatra, matematika, kimia, fisiologi, anatomi & konsep rekayasa buat menganalisa gaya yg terjadi pada tubuh adalah pengertian dari biomekanika. Kinerja faal & ketenangan dari pekerja telah terbukti sangat menunjang taraf produktivitas pekerja, menggunakan demikian para penanggung jawab keselamatan & ketenangan kerja harus memikirkan faktor bahaya-bahaya biomekanika.

Sebaiknya aktifitas MMH nir membahayakan pekerja & nir menimbulkan rasa sakit dalam pekerja. Sebaiknya aktivitas MMH tidak membahayakan pekerja & nir menimbulkan sakit pinggang, sakit pundak atau pergelangan tangan yang membuat pekerja menderita.

4. Biomekanika Terapan

NIOSH (National For Occupational Safety and Health) merupakan suatu lembaga yg menangani perkara kesehatan dan keselamatan kerja pada Amerika, telah melakukan analisis terhadap faktor-faktor yg bepengaruh terhadap biomekanikayaitu:
1. Berat dari benda yang dipindahkan, hal ini ditentukan sang pembebanan pribadi.
2. Posisi pembebanan dengan mengacu pada tubuh, dipengaruhi oleh:
a. Beban yg dipindahkan pada titik berat tubuh dari Jarak horisontal.
b. Beban yg dipindahkan pada lantai dari Jarak vertikal.
3. Frekuensi pemindahan dicatat sebagai homogen-rata pemindahan/mnt buat pemindahan berfrekuensi tinggi.
4. Periode (durasi) total saat yg diberlakukan pada pemindahan dalam suatu pencatatan.
Terimakasih telah membaca artikel berjudul Ilmu Fisika Yang Terdapat Dalam Ilmu Kesehatan

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/25/2017

0 komentar Ilmu Fisika Yang Terdapat Dalam Ilmu Kesehatan

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak