Home » » 14 Prinsip Hukum Islam

14 Prinsip Hukum Islam

14 Prinsip Hukum Islam
Terdapat 14 Prinsip hukum Islam yang patut dilafalkan di sini ialah sebagai berikut:

1.      Menyedikitkan Beban
Nabi tidak mengizinkan para sahabat menggandakan pertanyaan mengenai hukum yang belum terdapat yang nanti nya bakal memberatkan merika sendiri , Nabi SAW. Justru menganjurkan supaya merika memetik dari kaidah-kaidah  umum. Kita ingat bahwa ayat-ayat al-Qur’an mengenai hukum yang tidak banyak . Yang tidak banyak tersebut malah memberikan lapangan yang luas untuk manusia guna berijtihad , Dengan demikian hukum Islam tidak lah kaku,keras,dan berat untuk ummat manusia.
Dugaan-dugaan atau sangka-sangkaan jangan dijadikan dasar penetapan hukum.
Allah berfirman:

يٰأَيُّهَا الَّذينَ ءامَنوا لا تَسـَٔلوا عَن أَشياءَ إِن تُبدَ لَكُم تَسُؤكُم وَإِن تَسـَٔلوا عَنها حينَ يُنَزَّلُ القُرءانُ تُبدَ لَكُم عَفَا اللَّهُ عَنها ۗ وَاللَّهُ غَفورٌ حَليمٌ ﴿١٠١﴾

Hay orang-orang beriman yang beriman :janganlah anda bertanya-tanyatentang sebuah yang dijelaskan kepadamu bakal menyusahkanmu .tetapi bila kamu tanyakan (tentang ayat-ayat itu)pada masa-masa turun nya ,akan dijelaskan kepadamu ; Allah memanfaatkan anda dan Allah Maha pengampun lagi penyabar’’.(Lihat surah 5:101).

Allah SWT.berfirman:

يُريدُ اللَّهُ بِكُمُ اليُسرَ وَلا يُريدُ بِكُمُ العُسرَ

Allah menghendaki fasilitas bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.(Qs.2:185)

يُريدُ اللَّهُ أَن يُخَفِّفَ عَنكُم ۚ وَخُلِقَ الإِنسٰنُ ضَعيفًا ﴿٢٨﴾

Allah berkeinginan meringankan (kebertan)dari kamu,kerena manusiadi ciptakan lemah.(Lihat surah 4:28).

2.     Diciptakan Secara Bertahap   
Tiap-tiap masyarakat tentu memiliki adat kelaziman atau tradisi itu adalahtradisi yang baik maupun tradisi yang membahayakan merika sendiri. Bangsa arab,ketika Islam datang ,mempunyai tradisi dan kesukaan sukar di hilangkan dalam sekejasaja. Apabila di hilangkan sekaligus ,akan mengakibatkan timbul nya konplik ,kesulitan dan ketegangan batin.
Dalam sosiologi ibnu Khaldun di nyatakan bahwa” sebuah masyakat (Tradisonal atau tingkat inteliktualnya masih rendah) bakal menetapkan bilamana ada sesuatu yang baru atau sesuatu yang datang lantas dalam kehidupannya , lebih baik bilamana sesuatu  yang baru tersebut berlawanan dengan tradisi yang terdapat “. Masyarakat bakal senantiasa menyerahkan respon bilamana timbul sesuatu di tengah-tengah mereka. Hukum islam mengharamkan minuman keras dengan berangsur-angsur (berivulusi).Mula-mula diturunkan firman Allah yang berbunyi:

يَسـَٔلونَكَ عَنِ الخَمرِ وَالمَيسِرِ ۖ قُل فيهِما إِثمٌ كَبيرٌ وَمَنٰفِعُ لِلنّاسِ وَإِثمُهُما أَكبَرُ مِن نَفعِهِما ۗ وَيَسـَٔلونَكَ ماذا يُنفِقونَ قُلِ العَفوَ ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الءايٰتِ لَعَلَّكُم تَتَفَكَّرونَ ﴿٢١٩﴾

Merika bertanya kepadamu mengenai khamar dan judi.katakanlah:”Pada dua-duanya ada dosa yang besardan sejumlah manfaat untuk manusia, namun dosa dua-duanya lebih besar dari manfaatnya”.(Liat:Qs.al-Baqarah/2:219).

3.     Memperhatikan kemaslahatan Manusia
Hubungan sesama insan adalahmanifestasi dari hubungan dan pencipta.Jika baik hubungan dengan insan lain,maka baik pula hubungan dengan penciptanya.Karena tersebut hukum islam paling menekankan kemanusiaan. Ayat-ayat yang bersangkutan dengan penetapan hukum tidak pernah meningalkan masyakat sebagai bahan pertimbangan.

4.     Mewujudkan Keadilan Yang Merata
Berdasarkan keterangan dari syari’at  islam ,semua .Tidak ada keunggulan seorang insan dari yang beda di hadapan hukum. Penguasa tidak terlindung oleh kekuasaannya saat iya nerbuat kezaliman . Orang kaya dan orang berpangkat tidak terlindung oleh harta dan pangkat saat yang terkaitdengan pengadilan . Dalam khutbah haji Wada’yang pengikutnya nyaris seluruhnya orang berkebangsaan Arab Rasul bersabda : Tidak terdapat perbedaan antara orang Arab dan orang ‘ajam “.Firman Allah menyatakam :
وَلا يَجرِمَنَّكُم شَنَـٔانُ قَومٍ عَلىٰ أَلّا تَعدِلُوا ۚ اعدِلوا هُوَ أَقرَبُ لِلتَّقوىٰ ۖ
Dan janganlah kebencianmu terhadap sebuah kaum ,mendorong anda untuk berlaku tidak adil.Berlaku adillah,kerna berlaku adil tersebut lebih dekat untuk taqwa.(Qs.al-Maidah/5:8)

Hukum Islam bertitik tolak dari prinsip akidah islamiyah yakni tauhid yang melandasi seluruh kehidupan dalam Islam tergolong aspek hukumnya

5.     Prinsip Hubungan dengan Allah swt
Hukum Islam mengacu pada hukuman yang seluas-luasnya tidak melulu hubungan antar insan (hamba) dengan Tuhan, namun hubungan antara insan dengan manusia.

6.     Prinsip Khitbah untuk Allah swt
Dari prinsip ini, para berpengalaman fikih senantiasa mendasarkan pada pikirannya atas kebenaran wahyu, lantas mereka memutuskan bahwa pembuat hukum itu ialah Allah.

7.     Prinsip Hubungan Akidah dengan Akhlak Karimah
Prinsip ini sehubungan erat dengan kebesaran manusia, insan mempunyai hak dan status yang sama dalam kebesaran itu, insan paling mulia ialah yang sangat bertakwa laksana dalam :

يٰأَيُّهَا النّاسُ إِنّا خَلَقنٰكُم مِن ذَكَرٍ وَأُنثىٰ وَجَعَلنٰكُم شُعوبًا وَقَبائِلَ لِتَعارَفوا ۚ إِنَّ أَكرَمَكُم عِندَ اللَّهِ أَتقىٰكُم ۚ إِنَّ اللَّهَ عَليمٌ خَبيرٌ ﴿١٣﴾
Hai manusia, bahwasannya Kami menciptakan anda dari seorang laki-laki dan seorang wanita dan menjadikan anda berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya anda saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang sangat mulia salah satu kamu di sisi Allah merupakan orang yang sangat bertakwa salah satu kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.  QS. Al-Hujarat: 13

8.    Prinsip Kebaikan dan Kesucian Jiwa
Prinsip ini adalahnilai akhlak yang adalahdasar beda dalam hubungan antara insan (perseorangan atau golongan) prinsip inipun diputuskan terhadap semua mahkluk Allah dimuka bumi yang terlukis dalam kasih sayang.

9.     Prinsip Keselarasan
Ini mengindikasikan bahwa semua hukum Islam yang terinci dalam sekian banyak  bidang hukum bertujuan meraih maslahat dan menampik keburukan. Kemaslahatan dan kejelekan dunia bisa diketahui dengan jelas.

10.Prinsip Persamaan
Manusia ialah umat yang satu yang termaktub dalam sejumlah ayat al-Quran laksana Qs. al-baqarah: 213, Qs. an-Nisa:1, Qs. al-A’raf:189, dan perbedaan tersebut sebenarnya adalahsunatullah dalam kejadian insan Qs. ar-Rum: 22.

11.  Prinsip Penyerahan
Prinsip ini mengindikasikan keadilan yang tertinggi, keadilan ialah hak semua insan baik sahabat maupun lawan. Orang baik atau jahat mendapat perlakuan yang adil dari hakim. Islam memandang keadilan terhadap musuh lebih dekat untuk taqwa (Qs. an-Nahl:102, Qs. An-Nisa:135) seluruh rasul membawa tugas supaya kehidupan insan berjalan dengan adil (Qs. al-Hadiid: 25). Islam tidak membetulkan perlakuan sewenang-wenang terhadap si lemah.

12. Prinsip Toleransi
Toleransi atu tasamuh adalahdasar pembinaan masyarakat dalam hukum Islam , tasamuh dalam Islam ialah toleransi yang bertitik tolak dari agamanya bukan tasamuh sebab kebutuhan temporal.

13. Prinsip Kemerdekaan dan Kebebasan
Kemerdekaan dan kemerdekaan yang sesungguhnya dibuka dari pembebasan diri dari pengaruh hawa nafsu dan syahwat serta mengendalikannya di bawah tuntunan akal dan iman. Banyak hadits yang menyerukan pengendalian nafsu oleh akal sehat dan iman. Dengan demikian kemerdekaan bukanlah kemerdekaan mutlak melainkan kemerdekaan yang bertanggung jawab terhadap Allah dan terhadap kehidupan yang menyaksikan dimuka bumi. Seperti alam Qs. al-Baqarah: 256, Qs. Yunus: 99, Qs. an-Naml: 60-64.18

14. Prinsip Ta’awun
Berdasarkan prinsip ta ’awun insani (kerjasama kemanusiaan) Allah menyuruh kita menolong dan membantu di dalam kepandaian dan ketaqwaan serta melarangnya di dalam keburukan (dosa) dan permusuhan (Qs. al-Rahman: 2).[3]
Terimakasih telah membca artikel berjudul 14 Prinsip Hukum Islam

Kumpulan Makalah
Kumpulan Makalah Updated at: 10/02/2017

0 komentar 14 Prinsip Hukum Islam

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak