Skip to main content

Pengertian Tasawuf dan Keutamaannya


Setelah mempelajari makna tasawuf menurut bahasa dan definisi yang didefinisikan oleh para ahli di bidang ini dapat disimpulkan bahwa; baik menurut bahasa (etimologi) dan menurut istilah (terminologi) tasawuf adalah upaya untuk membersihkan roh untuk lebih dekat dengan Tuhan dengan meningkatkan amal saleh, moralitas dan ibadah sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Nabi.

A. Pengertian Tasawuf

Sehubungan dengan pemahaman ini, apakah definisi tasawuf lebih jelas. Maka di sini ada beberapa definisi yang menunjuk pada kebenaran dalam hal-hal yang berkaitan dengan makna hakiki dari masalah ini:
Abu Sa'ad Al-Kharraz (wafat 277 H) ketika ditanya tentang siapa ahli tasawuf itu, dia menjawab, "Mereka adalah orang-orang yang dibersihkan oleh hati mereka dan telah dipenuhi dengan cahaya. Mereka tenang dengan Tuhan. Mereka tidak tenang dengan Tuhan. Mereka tidak berpalinglah dari Allah dan hati mereka selalu mengingat-Nya.
JA'far al-Khalidi (wafat 348 H) berkata, "Sufisme memuaskan semua jiwa dan raga dalam beribadah dan keluar dari kemanusiaan dan memandang al-Haq secara keseluruhan.
Tetapi perlu dipahami bahwa pada prinsipnya pemahaman tasawuf ketika dikutip dari individu yang terlibat dalam bidang ini, akan ditemukan interpretasi atau pandangan yang sering berbeda dari satu karakter ke karakter lain karena pada dasarnya mereka cenderung memberikan pemahaman berdasarkan analisis dan logika sesuai pengalaman dan semua yang Anda rasakan. Agar mudah dipahami oleh lingkaran atau jemaat mereka. Jadi ada kesan bahwa definisi tasawuf tidak ada dan memang tidak penting.

Jadi tasawuf dapat melahirkan sejumlah definisi sesuai dengan jumlah orang yang mengalaminya, karena pengalaman individu dalam praktik spiritual (tarekat / tasawuf) berbeda di alam, tergantung pada keadaan hati dan frekuensi pengabdian praktisi . Sufisme bisa berarti menenangkan penyembuh luka, menentukan jalan hidup manusia untuk dunia dan akhirat, membimbing orang menuju Tuhan melalui hati yang tenang. Dan Allah hanya bersama hamba-hamba-Nya yang hatinya selalu tenang.

Di sisi lain secara empiris ada kelompok tertentu (kelompok minoritas) tasawuf atau tarekat yang tidak sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah Para Rasul, sehingga merupakan bid'ah karena membesar-besarkan praktisi dalam pelaksanaan perbuatannya dan cenderung dipengaruhi oleh ajaran agama lain seperti Hindu, Kristen dan Budha dan bahkan agama nenek moyangnya, yang melahirkan konsep "jenne teppettu sempajang tallukka" berarti dia selalu dalam keadaan wudhu dan doa, tetapi dalam syariah dia tidak pernah berdoa tetapi menganggap dia selalu bertemu dengan Tuan. Dalam kondisi ini kaum Orientalis sengaja membesar-besarkan dan menonjolkan implementasi tasawuf ini, dengan tulisan-tulisannya yang licik sehingga dapat diilustrasikan atau terkesan sebagai praktik syirik, terutama dalam wasilah dan mursyid. Mereka sebenarnya tidak mengerti dalam hal ini, atau disalahpahami sehingga ia menjadi praktik yang salah (bid'ah) dan menentang syariah. 

Jujur mengakui memang ada proporsi kecil tasawuf / tarekat seperti itu, sehingga bahkan para ahli tasawuf / tarekat yang termasuk dalam kelompok jamaah tidak mengakuinya. Tidak adil mengkritik dan menghukum Sufisme / tarekat secara keseluruhan hanya dengan melihat apa yang salah. Terutama dengan hanya melihat bagian dari perilaku mustaswif (sufi palsu). Di Indonesia ada sejumlah jemaat jemaah (tarekat diakui oleh kebenaran dan validitas oleh Departemen Agama / ulama muhakkikin / pakar ulama dalam bidang ini) yang terkenal, antara lain: Jemaah Naqshabandiyah yang didirikan oleh Sheikh Muhammad bin Bahau'ddin al-Uwaisi al-Bukhari (717-791 H.) Sidang Qadiriyah didirikan oleh Sheikh Abdul Qadir Jaelani (wafat 561 H.), jemaat syaziliyah yang didirikan oleh Abdul Hasan Ali Asy-Syaziliah, Ordo Khalwatiyah yang didirikan oleh Abdul Qadir Suhrawardi ( wafat pada tahun 1167 M.), Ordo Khalidiyah didirikan oleh Syekh Sulaiman Zuhdi al-Khalidi, Ordo Sammaniyah yang didirikan oleh Muhammad Samman (wafat tahun 1720 M) dan sekolah tarekat lainnya.

Pada prinsipnya sekolah-sekolah tarekat berpegang teguh pada ahlusunnah baik aqidah maupun syari'ah. Sekolah-sekolah tarekat ini melakukan prediksi / wirid dalam upaya untuk lebih dekat dengan Allah SWT. satu-satunya perbedaan adalah penekanan pada zikir, salawat, pengampunan, doa dan sebagainya. Peramalan dilakukan sebagai peramalan sunat, di samping mandat wajibnya. Jadi pengertian tatanan sufi / tasawuf adalah jalan atau sistem yang diadopsi semata-mata untuk kesenangan Allah SWT. dengan kata lain tarekat adalah saluran atau implementasi daripada tasawuf. Firman Allah SWT. "Dan jika mereka terus menggunakan metodologi yang benar (tarekat) kita pasti akan mengirim hujan lebat (rahmat) (kesenangan, banyak rezeki)". 

B. Keutamaan Mempelajari Tasawuf

Salah satu keutamaan mendalami tasawuf adalah bahwa zikir dapat dilakukan secara verbal, dengan hati dan sirr, zikir berarti mengucapkan nama Allah secara lisan berdasarkan perintah Allah dalam Alquran dan mengikuti contoh-contoh yang diberikan oleh Rasulullah. Kalimat zikir dapat disebut ismuzzat (Allah), tahlil (la ila ha illallah), tasbih (subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), takbir (Allahu Akbar) taqdis (Quddusun), hawqalah (lahawla wala quillaata illa billaah) Hasbiyallah), basmalah (bismillahirrahmanirrahim), tilawatil Qur'an dan lainnya yang diajarkan dalam Alquran dan dicontohkan oleh Rasulullah. Demikian pentingnya dzikir bahwa Allah SWT.

Inti dari semua dzikir yang mencakup semua dzikir adalah doa, sebagai firman Tuhan. Zikir dipandang sebagai serangkaian iman yang diberikan umat beriman (dalam nama Allah), zikir sebanyak mungkin dan taat kepada-Nya saat pergi dan malam.

Dalam pandangan al-Hallaj bahwa Tuhan dan manusia masing-masing memiliki aspek lahut dan nasut. Nasut Allah adalah dalam bentuk Adam yang Dia miliki, sedangkan bentuk manusia adalah roh yang berasal dari-Nya. Ketika seorang sufi murni dalam roh, Nasut Allah akan tinggal di dalam manusia yang bercampur dengan roh manusia. Pencampuran dua aspek ini disebut Hulul.

Seorang murid tarekat (zalik) yang sedang dalam perjalanan spiritual, memiliki beberapa bentuk dalam perjalanannya, termasuk:

  1. Meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. didirikan oleh Syekh Mursyid untuk siswa / zalik, untuk memperbaiki kekurangan dan kelemahan yang terkait di bidang Syariah. Kegiatan ibadah ini dilakukan dengan wudhu (bukan wudhu). Tingkatkan kuantitas dan kualitas doa, perbaiki ramalan dzikir dan wirid.
  2. Melakukan riyadhah (latihan) dan mujahadah (ikhlas) dalam bentuk iktilaf, zuluk di hari-hari tertentu, mengurangi makan dan minum, mengurangi tidur, mengurangi bicara dan semakin meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah.
  3. Melakukan kegiatan pengabdian dan pengabdian, memberikan bantuan dan bantuan di antara mereka dan sesama manusia dan menghilangkan perasaan bangga karena kekayaan, kecerdasan, karena keturunan atau karena posisi. Bentuk ini disebut tarekat khidmah wabazlul jaah.
  4. Berlatihlah untuk berani dan tegas dalam membela agama, dan jangan takut pada siapa pun kecuali Allah SWT. Bentuk ini disebut tarekatul mujahadah wa ruquubul ahwal.
  5. Aktivitas perjalanan yang melelahkan, seperti masuk ke hutan, bukit atau gunung atau bepergian ke tempat yang jauh, untuk mendapatkan kesempatan belajar dan beribadah yang lebih baik.

Tuhan berkata dengan lebih tegas, "Dan kita telah berjanji kepada Musa (memberikan hukum) setelah waktu berlalu (pengasingan) tiga puluh malam, dan kita menyelesaikan jumlah malam dengan sepuluh malam lagi maka waktu telah ditentukan oleh Tuhan empat puluh malam".

Dalam Hadits Bukhari dilaporkan bahwa "Nabi Muhammad diberi kesenangan melaksanakan khalwat di gua hirah dengan tujuan menyembah Allah SWT. Pada beberapa malam yang tidak sebentar. Berdasarkan ayat-ayat Alquran dan Hadis, jelas bahwa mistisisme dan khalwat adalah sunnah Nabi, yaitu Nabi Musa hidup di Gunung Tursina dan Nabi Muhammad tinggal di Gua Hira.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar