Skip to main content

Pengertian Pendidikan Agama Islam dan Tujuannya

Pendidikan adalah semua upaya manusia untuk membantu menggerakkan sifat manusia sehingga mereka dapat berkembang semaksimal mungkin agar mereka dapat mencapai sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Pengertian Pendidikan Agama Islam

Ada juga bagian dari para ahli pendidikan yang memberikan batasan pada pendidikan dengan penekanan pada proses pematangan fisik dan spiritual dalam konteks mencapai kepribadian sebagai siswa secara keseluruhan, termasuk yang berikut:
Drs. Ahmad D. Marimba Menyarankan bahwa: Pendidikan adalah bimbingan atau kepemimpinan secara sadar oleh pendidik tentang perkembangan fisik dan spiritual yang berpendidikan menuju pembentukan kepribadian utama.
Demikian juga yang disampaikan oleh H.B. Ali MA merumuskan sebagai berikut: Pendidikan dalam pengertian umum mencakup semua upaya dan perbuatan generasi yang lebih tua untuk mentransfer pengalaman, pengetahuan, keterampilan, dan keterampilan mereka kepada generasi muda untuk memungkinkan mereka menjalankan fungsi kehidupan mereka dalam pergaulan bersama serta mungkin.
Pemahaman tentang pendidikan agama Islam dapat dijelaskan bahwa: Bahwa pendidikan agama Islam merupakan upaya dalam bentuk bimbingan dan perawatan bagi siswa sehingga setelah menyelesaikan pendidikannya, mereka dapat memahami dan mempraktikkan ajaran agama Islam dan menjalankannya sebagai jalan hidup.
Sementara itu Drs. Ahmad D. Marimbah, menjelaskan bahwa pendidikan agama Islam adalah bimbingan fisik dan spiritual berdasarkan hukum Islam yang mengarah pada pembentukan kepribadian Muslim.
Jika dikaji lebih jauh dari formula di atas, maka akan semakin tampak bahwa pendidikan agama Islam memiliki jangkauan yang sangat luas. Hal ini dapat dipahami mengingat bahwa kegiatan pendidikan agama Islam tidak hanya terbatas pada upaya menyampaikan dan mentransfer pengetahuan agama Islam kepada siswa yang mencakup semua tindakan dan tindakan bimbingan mental dan pengembangan spiritual siswa sehingga suatu hari mereka dapat tumbuh dan berkembang. menjadi manusia yang berbudi luhur dan mampu memahami, hidup dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam melakukan interaksi dengan lingkungannya.

Tujuan Pendidikan Agama Islam

Dalam konsepsi pendidikan agama Islam, tujuan dapat diartikan sebagai kualifikasi pengetahuan, kemampuan dan sikap yang harus dimiliki oleh setiap siswa setelah mengikuti suatu level atau program pendidikan. Dalam berbagai literatur oleh para ahli telah dirumuskan tujuan pendidikan agama Islam sesuai dengan perspektif masing-masing. Yang merumuskan tujuan pendidikan agama Islam adalah pembentukan moralitas dan tata krama yang mampu menghasilkan moral manusia, pria dan wanita, jiwa yang bersih, kemauan yang kuat, cita-cita yang kuat dan akhlak yang tinggi yang mengetahui makna kewajiban dan melaksanakannya, membedakan antara baik dan buruk menghindari tindakan yang rusak dan mengingat Tuhan dalam semua pekerjaan.
Pendidikan Islam tidak hanya ditujukan pada proses keterampilan intelektual, tetapi sangat menekankan proses pematangan unsur-unsur kepribadian dari proses pematangan fisik dan spiritual adalah tugas dan tanggung jawab guru agama Islam.
Prof. DR. Zakariah Daradjat menjelaskan bahwa pendidikan agama Islam di sekolah adalah dasar untuk menumbuhkan sikap dan jiwa agama pada anak-anak. Jika guru agama di sekolah mampu menumbuhkan sikap positif terhadap agama dan berhasil membentuk kepribadian dan karakter anak, maka untuk mengembangkan sikap itu pada masa remaja akan muda dan sianak sudah memiliki pegangan atau bekal dalam menangani berbagai guncangan yang biasa terjadi pada masa remaja.
Formula di atas memberikan ilustrasi bahwa jika materi pendidikan agama Islam di sekolah dilaksanakan dengan baik dalam menumbuhkan sikap positif anak-anak, termasuk minat anak untuk belajar di sana. Begitu juga sebaliknya jika pokok bahasan pendidikan agama Islam tidak dilaksanakan dengan baik maka akan banyak mengalami goncangan dan sikap tidak positif dan selanjutnya akan mengalami berbagai penderitaan.
Pengaruh ini sangat dimungkinkan karena tujuan pendidikan agama Islam selain membangun dan mengembangkan tubuh juga lebih mementingkan potensi psikologis yang di dalamnya termasuk inisiatif, rasa, dan kreativitas. Dimana ketiga potensi ini merupakan sumber motivasi yang sangat berpengaruh dalam pembentukan minat belajar khususnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar