Skip to main content

Sejarah Nabi Muhammad Sebelum dan Sesudah Kerasulan

Sejarah Singkat Nabi Muhammad saw
Nabi Muhammad lahir pada 12 Rabi'ul Awal 570 M dan meninggal 12 Rabi'ul Awal 11 H atau 8 Juni 632 M. Muhammad berarti orang yang dipuji, atau orang yang ditinggikan. sedangkan nama lain yaitu Ahmad adalah bentuk superlatif yang berarti Orang yang paling terpuji, kedua nama tersebut berasal dari kata bamada yang berarti pujian dan muliakan. Menurut catatan sejarah, Nabi Muhammad lahir pada tahun 570 M, tahun ini dikenal sebagai tahun Gajah, yaitu, ketika Mekah diserang oleh kekuatan militer Abrahah, seorang raja Abissyniah yang berkuasa di Yaman.

Nabi Muhammad Sebelum Masa Kerasulan

Nabi Muhammad adalah anggota Bani Hasyim, suku yang kurang kuat di suku Quraisy. Suku ini memegang posisi siqayah. Ayahnya bernama Abdullah putra Abdul Muttalib, seorang kepala suku Quraish yang memiliki pengaruh besar. Ibunya adalah Aminah binti Wahab dari putra-putra Zuhra. Tahun kelahiran Nabi dikenal sebagai tahun Gajah.
Nabi Muhammad dilahirkan yatim karena ayahnya, Abdullah, meninggal tiga bulan setelah pernikahannya dengan Aminah. Muhammad kemudian diserahkan kepada ibu pengasuh, halimatu Sa'diyyah. Di asuhannya itulah Muhammad tumbuh hingga usia empat tahun. Setelah itu, kurang lebih dua tahun ia dirawat oleh ibu kandungnya. Ketika dia berusia enam tahun, dia menjadi yatim piatu. Seolah-olah Allah ingin melaksanakan pendidikan Muhammad sendiri, Oranag siap untuk membawa risalah terakhir-Nya. Setelah Aminah meninggal, Abdul Muttalib mengambil alih tanggung jawab merawat Muhammad. Namun, dua tahun kemudian Abdul Muttalib meninggal karena usia tua. Tanggung jawab berikutnya diserahkan kepada pamannya, Abu Thalib. Seperti Abdul Muttalib, ia juga dihormati dan dihormati oleh orang-orang Quraish dan penduduk Mekah secara keseluruhan, tetapi ia miskin. Pada usia muda Muhammad hidup sebagai gembala dan keluarganya kambing warga Mekah. Melalui kegiatan pastoral ini Dia menemukan tempat untuk berpikir dan berefleksi. Dalam suasana seperti itu, dia ingin melihat sesuatu di balik segalanya. Pemikiran dan kontemplasi ini membuatnya jauh dari semua pikiran nafsu duniawi, sehingga ia menghindari berbagai macam noda yang dapat merusak namanya, oleh karena itu sejak ia masih muda ia telah menerima gelar al-amin, yang berarti orang yang dapat dipercaya.
Nabi Muhammad bergabung untuk pertama kalinya dalam karavan dagang ke Suriah (palsu) di usia baru 12 tahun. Karavan dipimpin oleh Abu Thalib. Dalam perjalanan ini, di selatan Suriah, ia bertemu dengan seorang pendeta Kristen bernama Buhaira. Imam ini melihat tanda-tanda kenabian dalam diri Muhammad sesuai dengan instruksi kisah-kisah Kristen.
Pada usia 25 tahun, Nabi Muhammad berangkat ke Suriah dengan membawa barang dagangan dari seorang saudagar janda kaya yang bernama Khadijah. Dalam perdagangan ini Muhammad mendapat untung besar. Khadijah kemudian melamar Nabi Muhammad dan Lamaran diterima selanjutnya pernikahan segera dilangsungkan. Saat itu Muhammad berusia 25 tahun dan khadijah 40 tahun. Pernikahan yang bahagia dan penuh kasih diberkati dengan enam anak, dua putra dan empat putri. Kedua putranya meninggal sebagai seorang anak. Nabi Muhammad tidak menikah lagi sampai Khadijah meninggal ketika Nabi Muhammad berusia 50 tahun. Peristiwa penting yang menunjukkan hikmah Muhammad terjadi pada usia 35 tahun. Pada saat itu bangunan Ka'bah rusak berat, ketika ingin menempatkan haji sebagai semulawad di tempat di mana perselisihan muncul. Perselisihan meningkat, tetapi akhirnya para pemimpin Quraish sepakat bahwa orang pertama yang memasuki Kabah melalui pintu Safa, akan dijadikan hakim untuk memutuskan kasus ini. Rupanya, orang pertama yang masuk adalah Nabi Muhammad. Ia juga dipercaya sebagai hakim. Dia kemudian merentangkan kain dan meletakkan kepala aswad di tengah, lalu meminta semua kepala suku untuk memegang ujung kain dan mengangkatnya bersama-sama. Setelah mencapai ketinggian tertentu, Muhammad kemudian menempatkan batu itu di tempat asalnya. Dengan demikian, perselisihan dapat diselesaikan dengan bijak, semua kepala suku puas dengan penyelesaian seperti itu.
Nabi Suci adalah Nabi dan Rasul yang diutus kepada manusia untuk memberikan bimbingan ke jalan yang benar dengan perjuangan yang gigih. Dia berhasil mengubah kebiasaan manusia dari keburukan ke jalan kebenaran untuk menyembah Allah SWT.

Masa Kerasulan Nabi Muhammad SAW

Pada saat Nabi Muhammad berusia empat puluh tahun, beliau sudah terlalu terbiasa untuk berpisah dari kekacauan orang-orang, merenungkan ke gua Hira, beberapa kilometer di selatan Mekah. Pada tanggal 17 Ramadhan pada tahun 611 M, Malaikat Gabriel muncul di hadapannya, menyampaikan wahyu pertama Allah QS 96: 1-5. 
Wahyu pertama berarti bahwa Muhammad telah dipilih oleh Tuhan sebagai Nabi. Dalam wahyu pertama ini, dia belum diperintahkan untuk memanggil orang ke agama. Setelah wahyu pertama datang, Gabriel tidak muncul lagi untuk beberapa waktu, sementara Nabi Muhammad SAW menunggunya dan selalu datang ke Gua Hira. Dalam keadaan menunggu inilah wahyu yang membawa perintah kepadanya, yaitu QS Al-Muddatstsir . 1-7 
Dengan menurunnya perintah dakwah, Nabi mulai berdakwah. Pertama-tama, dia melakukannya secara diam-diam di lingkungannya sendiri dan di antara rekan-rekannya. Untuk alasan ini, orang yang pertama kali menerima dakwahnya adalah keluarga dan teman dekatnya. Setelah beberapa saat dakwah dilakukan secara individu, perintah turun untuk Nabi untuk melaksanakan dakwah secara terbuka. Awalnya dia mengundang dan memanggil kerabat dekatnya dari Banu Abdul Muttalib. Langkah selanjutnya dari khotbah Muhammad adalah secara terbuka menyerukan kepada masyarakat umum. Nabi Muhammad SAW menyampaikan pesannya secara diam-diam dan terbuka karena kondisi dan situasi pada saat itu.
Jika Anda merasa ini berguna mengenai 'Sejarah Singkat Nabi Muhammad', silakan bagikan jika Anda tidak mengabaikannya. Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar