thumbnail

Pengertian dan Obyek Kajian Psikologi

Pengertian dan Obyek Kajian Psikologi

A. Pengertian Psikologi

“Psikologi” berasal menurut keterangan dari perkataan Yunani “psyche” yg ialah jiwa, & “logos” yg dengan kata lain ilmu pengetahuan. Jadi secara etimologi (dari makna istilah) psikologi merupakan ilmu yg mengusut tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya, atau disebut memakai  ilmu jiwa. Berbicara mengenai jiwa, terlebih dahulu kita mesti  dapat memisahkan antara nyawa dengan jiwa. Nyawa adalahdaya jasmaniah yg adanya tergantung pada hayati fisik dan mengakibatkan perbuatan badaniah, yaitu tindakan yang pada timbulkan oleh proses belajar. Misalnya : insting, refleks, nafsu dan sebagainya. Jika fisik meninggal, maka meninggal pulalah nyawanya.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/14/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Nuh Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Nuh Berdasarkan Al Qur'an

A. Kedatangan Nabi Nuh 

Ketika suasana ini berlaku, Allah yang maha berkuasa berkehendakkan insan pulang menjadi hamba yang taat pada-Nya. Dia mengutuskan Nuh menjadi utusan-Nya buat mencairkan semula masyarakat yang sudah rosak akhlak yang bermukim di bahagian 'Iraq'. Mereka meyakini Allah tetapi mereka pun menyukutukan-Nya memakai ilahi-ilahi kreasi yang lain. Ahli-ahli agama yg mempercayai tidak sedikit tuhan ini menjaga sepenuhnya hal negara. Para penduduk menyerahkan diri buat mengerjakan pengorbanan dengan nama yang kuasa-yang kuasa tersebut sebagai satu penghormatan. Mereka memperuntukkan sebanyak akbar harta mereka buat destinasi tadi & suasana sebagai semakin teruk.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/14/2017
thumbnail

Pengertian dan Ikhtilaf Dalam Mazhab Fiqhi

A. Pengertian Mazhab

Diantara ulama Fiqhi Islam yang terkenal, secara berurutan dari sejarahnya ialah Imam abu Hanifah, Malik, Syafi’i dan Ahmad. Sebenarnya masih poly ulama beda yang lebih alim dan lebih senior pada masalah Fiqhi ini (misalnya Imam Atha’ bin abi Rabah di Makkah, Hasan al-Bashriy pada Bashrah, Muhammad bin Sirin di Syam, dll.), namun keempat ulama yg dilafalkan kesatu itulah yang memiliki paling poly siswa dan pengikutnya, disamping pula lantaran ulasan Fiqhi mereka yang utuh & lengkap terhadap seluruh persoalan dalam Fiqhi Islam. Sehingga dikenallah dalam khazanah Fiqhi Islam sebagai al-madzahibul arba’ah dan mereka adalahrujukan primer pada pemungutan aturan, tidak saja dalam skala khusus dan penduduk  namun jua pada skala daulah Islamiyyah al-Alamiyyah.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/14/2017
thumbnail

Metode Mempelajari Ilmu Fiqhi

Metode Mempelajari Ilmu Fiqhi

Metode Mempelajari Ilmu Fiqih

Kajian Epistemologi dalam teori pengetahuan  membicarakan mengenai bagaimana teknik menerima pengetahuan menurut obyek yg hendak diketahui/dipikirkan. Para fuqoha dalam upayanya buat mengetahui hakikat syari’at Islam dan memutuskan aturan-hukum syari’at secara terang, telah merumuskan sebuah sistem beranggapan yg  khas, sebagaimana yang masih terdapat dalam ilmu Ushul Fiqih. Selanjutnya mereka mengaku bahwa Fiqhi dengan sistem ijtihadnya yang dirasakan Ushul Fiqhi tersebut ialah bentuk mula dari filsafat Islam yg murni (Omar Amin Husein, Filsafat Islam). Berikut cara-cara yg dilaksanakan para ulama Fiqih dalam mengerjakan istinbat. Istinbath dari Muhammad bin ‘Ali al Fayyumi adalah upaya unik aturan menurut al-Qur'an atau as-Sunnah dengan jalan Ijtihad. Ijtihad ditafsirkan menjadi pengerahan semua keterampilan pada upaya mengejar hukum-aturan syara’ (Al Baidawi). 
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/14/2017
thumbnail

Pengertian dan Tujuan Mempelajari Ilmu Fiqhi

Pengertian dan Tujuan Mempelajari Ilmu Fiqhi

A. Pengertian Ilmu Fiqhi

Arti kata  al-fiqh  ialah  paham yg mendalam. Salah satu bidang ilmu pada syariat Islam yang secara khusus membicarakan masalah aturan yg mengatur tidak sedikit sekali aspek kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun interaksi manusia dengan Penciptanya. Ada sejumlah definisi Fiqhi yang diajukan ulama Fiqhi sesuai memakai perkembangan makna Fiqhi tersebut sendiri. 
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/14/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Ibrahim Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Ibrahim Berdasarkan Al Qur'an

A. Kedatangan Nabi Ibrahim 

Pada suatu saat dahulu, Allah sudah memberi penghormatan menggunakan memilih Ibrahim sebagai nabi. Baginda dari menurut Mesopotamia yg kini   dikenali sebagai Iraq Selatan. Baginda merupakan model yg sinkron buat umat manusia. Allah telah menyebutnya pada Al-Quran yang bermaksud An-Nahl, 16: 120-122.

Seruan baginda kepada kaum yg menganuti agama animisme. Pada zaman itu, kejahilan menguasai pemikiran para penduduk. Kebanyakannya tidak mengetahui tentang Allah dan ajaran-Nya. Mereka memuja mentari , bulan & bintang tetapi mereka pula merupakan ahli astronomi yg mengetahui konvoi planet. Mereka jua menyembah berhala yg diperbuat daripada batu & kayu dan memberi pelbagai bentuk anugerah kepada berhala-berhala tersebut. Ahli agama menerima loka yg baik dalam warga  & diperintahkan kepada para penduduk agar mereka dihormati. Mereka ini pula dibayar dengan lumayan tetapi kaum yg miskin makin tertindas.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/13/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Salih Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Salih Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Salih Berdasarkan Al Qur'an

Salih pada utuskan menjadi nabi dalam Bani Thamud buat membetulkan kaumnya yang sudah mengalami keruntuhan akhlak. Kaum Thamud adalah keturunan Thamud, cucu lelaki dalam Sam. Mereka tinggal dalam Wadi al-Qura dan al-Hajr antara Syria & Hijaz. Mereka sangat taksub memakai idola-idola mereka & mempercayai bahawa idola-idola tersebut menaruh mereka kuliner & hujan, menghalang mereka daripada bahaya dan mengembalikan kesihatan mereka jika sakit. Kumpulan ini berkembang lebih dua abad selepas kaum 'Ad. Mereka populer memakai usia yg panjang & saiz badan yang akbar . Mereka membina bangunan-bangunan yg luas pada pada gua di pergunungan & mencapai kekuasaan yg luas.

A. Penyembelihan Unta Betina

Nabi Salih A.S. Dihantar sang Allah buat menyeru perpaduan tersebut menyembah Allah yang satu namun mereka telah memekakkan pendengaran mereka buat mendengar seruan tadi. Apabila Nabi Salih A.S. Menegur tentang yang kuasa-tuhan mereka, mereka berkelakuan biadap terhadap baginda. Akhirnya mereka merancang buat membunuh Nabi Salih A.S. Allah telah menghantar seekor unta betina menjadi tanda amaran pada mereka. Sekiranya mereka memindahkan unta tersebut, Allah akan menurunkan bencana ke atas mereka. Tiada yang peliknya berakibat unta betina menjadi indikasi. Diketahui bahawa Ka'bah adalah satu bangunan yang sebagai indikasi menurut Allah. Sesiapa yg cuba memusnahkannya merupakan cuba membunuh dirinya. Sama contohnya Ka'bah, unta betina merupakan keliru satu tanda oleh Allah. Nabi Salih A.S. Meminta agar unta itu dibenarkan buat meragut rumput dalam padang & minum pada mata air. Orang-orang yg degil telah menyembelih unta tersebut semasa dia meragut rumput di padang ragut.

C. Hukuman Diturunkan Oleh Allah

Jika mereka hendak bertindak melaksanakan rancangan mereka yg terakhir menentang Nabi Salih A.S. Mereka telah dimusnahkan menggunakan sanksi Allah. Satu bencana sudah menimpa & mereka sudah dimusnahkan dengan letupan gunung berapi yang meliputi loka mereka menggunakan batu-batu. Bala yang menimpa Ban Thamud itu amat dasyat. Dijelaskan dalam surah Al-'Araaf, 7: 73-78
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/13/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Idris Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Idris Berdasarkan Al Qur'an
Atas daya bisnis Nabi Sheth A.S., sesetengah insan mula mempercayai Allah. Masa berlalu, mereka mula menyembah berhala nabi mereka. Mereka mula sebagai nir beragama, menyembah banyak yg kuasa & tidak lagi beriman memakai Allah. Mereka merogoh jalan yang keliru pada biologi mereka. Pada suatu masa eksklusif, Allah telah mengutuskan Nabi Idris A.S. Untuk memulih dan membimbing mereka yang sudah hanyut itu. Allah sudah menyebutnya dalam al-Quran misalnya berikut:

" Dan ceritakanlah (hai Muhammad pada mereka kisah) Idris (yg tadi) dalam al-Quran. Sesungguhnya dia adalah seseorang yang sangat membenarkan dan seseorang nabi" (Maryam, 19: 56)
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/13/2017
thumbnail

Paham Ahlussunnah Wal Jama'ah

Paham Ahlussunnah Wal Jama'ah

A. Pengertian Ahlussunnah Wal Jama’ah

Kalimat Ahlussunnah Wal Jama’ah terangkai berdasarkan tiga istilah, yaitu :
Dari kata Ahl yg berarti keluarga, golongan, atau pengikut, As-Sunnah yaitu segala sesuatu yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dan Al-Jama'ah yaitu apa-apa yang sudah disepakati sang para teman Rasulullah SAW dalam masa AL-Khulafa' Al-Rasyidun (Khalifah Abu Bakar RA, 'Umar bin Khattab RA, 'Utsman bin 'Affan RAdan 'Ali bin Abi Thalib RA).
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/13/2017
thumbnail

Sejarah Terbentunya Dinasti Aghlabiyah

Sejarah Terbentunya Dinasti Aghlabiyah

A. Pembentukan Dinasti Aghlabiyah

Luasnya wilayah kekuasaan Islam dalam masa pemerintahan dinasti Abbasiyah mengakibatkan kontrol pemerintahan pusat terhadap pemerintahan wilayah mengalami kelemahan. Meskipun pemerintahan sentra pada Baghdad telah mengambil kebijaksanaan menggunakan mengirim para gubernurnya untuk berkuasa di wilayah itu, tampaknya duduk perkara tadi tidak dapat teratasi. Sehingga terjadilah proses disintegrasi daerah, dimana daerah-daerah tadi tidak lagi tunduk pada pemerintah pusat, namun mereka berusaha melepaskan diri menurut kekuasaan pusat. Situasi itu diperparah saat pemerintah pusat mengalami kesulitan ekonomi & kekacauan politik. Di antara wilayah yang memisahkan diri dari kekuasaan Abbasiyah merupakan Ifriqiyyah, sekarang merupakan daerah pada sekitar Tunisia. Di daerah tadi berdiri sebuah dinasti yaitu dinasti Aghlabiyah.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/13/2017
thumbnail

Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia

Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia

A.  Sejarah Masunya Islam Di Indonesia

Sebagaimana yg sudah dijelaskan dalam bab sebelumnya islam masuk pada Indonesia dibawa sang pedagang asing yg singgah pada Indonesia sebagai akibatnya sanggup disimpulkan masuknya Islam pada Indonesia dilakukan dengan cara hening atau tanpa terdapat penumpahan darah.

Menurut uka tjandrasasmita masuknya Islam pada Indonesia dilakukan enam saluran yaitu:
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/12/2017
thumbnail

Hukum Seputar Hewan Kurban Berdasarkan Petunjuk Nabi Muhammad Saw

Hukum Seputar Hewan Kurban Berdasarkan Petunjuk Nabi Muhammad Saw

Hukum Seputar Hewan Kurban 

Ada beberapa aturan yang berkaitan menggunakan hewan kurban. Sepantasnyalah bagi seseorang muslim untuk mengetahuinya supaya ia berada di atas ilmu dalam melakukan ibadahnya, dan pada atas warta yg konkret menurut urusannya. Berikut ini aku  sebutkan aturan-hukum tadi secara ringkas.

1. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berkurban dengan 2 ekor domba jantan yg disembelihnya sesudah shalat Ied. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan.

"Artinya : Siapa yg menyembelih sebelum shalat maka tidaklah termasuk kurban sedikitpun, akan namun hanyalah daging sembelihan biasa yang diberikan buat keluarganya" 
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/12/2017
thumbnail

Biografi dan Perjalanan Hidup Ustaz Yusuf Mansur

Biografi dan Perjalanan Hidup Ustaz Yusuf Mansur

A. Biografi Ustadz Yusuf Mansur 

Ustadz Yusuf Mansur lahir dalam lepas 19 desember 1976 pada Jakarta. Beliau lahir dari famili keturunan Betawi. Ayahnya bernama Abdurrahman Mimbar dan ibunya bernama Humrifiah. Lahir berdasarkan keluarga yg berkecukupan menciptakan beliau sangat disayang & manja oleh orang tuanya. Ia adalah anak sulung da mempunyai tiga orang saudara.

Yusuf Mansur diketahui sewaktu kecil merupakan anak yg cerdas, orang tuanya ingin agar Yusuf Mansur bisa menjadi anak yang bertakwa & paham akan agama yg membuat mereka lalu menyekolahkannya di Madrasah Ibtidaiyah Chairiyah Mansuriyah Jembatan Lima yang berada pada wilayah Tambora, Jakarta Barat. Disini sejak kelas empat, Yusuf Mansur kecil tak jarang naik ke mimbar untuk berpidato dalam program sekolah yg diadakan setiap menjelang Ramadhan.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/12/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Adam Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Adam Berdasarkan Al Qur'an

A. Awal Mula Penciptaan Nabi Adam 

Setelah Allah s.W.T.Membentuk bumi menggunakan gunung-gunungnya, bahari-lautannya dan. tumbuh-tumbuhannya, menciptakan langit menggunakan mataharinya, bulan dan bintang-bintangnya yg bergemerlapan membangun malaikat-malaikatnya merupakan homogen makhluk halus yang diciptakan buat beribadah sebagai perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul & nabinya maka tibalah kehendak Allah s.W.T. Buat membangun sejenis makhluk lain yang akan menghuni & mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam pada dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang sudah ditakdirkan baginya.

B. Kekhuatiran Para Malaikat Akan Penciptaan Nabi Adam

Para malaikat ketika diberitahukan sang Allah s.W.T. Akan kehendak-Nya membentuk makhluk lain itu,mereka khuatir jikalau-kalau kehendak Allah membangun makhluk yg lain itu,ditimbulkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau lantaran pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari.Berkata mereka pada Allah s.W.T.:"Wahai Tuhan kami!Buat apa Tuhan membangun makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih,bertahmid,melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yg terlihat diatasnya & terpendam di dalamnya,sebagai akibatnya akan terjadilah kerusakan & kehancuran di atas bumi yg Tuhan ciptakan itu."


Allah berfirman,menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu:
"Aku mengetahui apa yg kamu nir ketahui & Aku sendirilah yang mengetahui hikmat dominasi Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah menciptakannya & meniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan menjadi sujud ibadah,lantaran Allah s.W.T. Melarang hamba-Nya beribadah pada sesama makhluk-Nya."

Kemudian diciptakanlah Adam sang Allah s.W.T.Menurut segumpal tanah liat,kering dan lumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh kreasi Tuhan ke dalamnya & berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna.

C. Iblis Menolak Sujud Kepada Nabi Adam

Iblis membangkang & enggan mematuhi perintah Allah misalnya para malaikat yang lain,yang segera bersujud di hadapan Adam menjadi penghormatan bagi makhluk Allah yang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala apa yang hidup dan tumbuh pada atasnya dan yg terpendam pada dalamnya.Iblis merasa dirinya lebih mulia,lebih utama dan lebih agung dari Adam,lantaran beliau diciptakan menurut unsur api,sedang Adam berdasarkan tanah & lumpur.Kebanggaannya menggunakan berasal usulnya menjadikan ia sombong & merasa rendah buat bersujud menghormati Adam misalnya para malaikat yang lain,walaupun diperintah sang Allah.

Tuhan bertanya pada Iblis:"Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatu yg sudah Aku ciptakan menggunakan tangan-Ku?"
Iblis menjawab:"Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul berdasarkan beliau.Engkau ciptakan saya dari api dan menciptakannya dari lumpur."

Lantaran kesombongan,kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yg diperintahkan,maka Allah menghukum Iblis menggunakan mengusir berdasarkan syurga dan mengeluarkannya menurut barisan malaikat menggunakan disertai kutukan & laknat yg akan melekat pd.Dirinya sampai hari kiamat.Di samping itu beliau dinyatakan sebagai penghuni neraka.

Iblis dengan sombongnya menerima dengan baik sanksi Tuhan itu & ia hanya mohon agar kepadanya diberi kesempatan untuk hayati tak pernah mati sampai hari kebangkitan balik  di hari kiamat.Allah meluluskan permohonannya dan ditangguhkanlah ia sampai hari kebangkitan,nir berterima kasih dan bersyukur atas anugerah jaminan itu,bahkan sebaliknya dia mengancam akan menyesatkan Adam,menjadi karena terusirnya dia menurut syurga dan dikeluarkannya dari barisan malaikat,dan akan mendatangi anak-anak keturunannya dari segala sudut buat memujuk mereka meninggalkan jalan yg lurus dan bersamanya menempuh jalan yg sesat,mengajak mereka melakukan maksiat dan hal-hal yang terlarang,menggoda mereka supaya melalaikan perintah-perintah agama dan mensugesti mereka agar nir bersyukur & beramal soleh.

Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yg terkutuk itu:
"Pergilah engkau  bersama pengikut-pengikutmu yg semuanya akan sebagai isi neraka Jahanam dan bahan bakar neraka.Engkau nir akan berdaya menyesatkan hamba-hamba-Ku yg telah beriman kepada Ku menggunakan sepenuh hatinya dan memiliki aqidah yg mantap yg tidak akan tergoyah sang rayuanmu walaupun engkau  menggunakan segala kepandaianmu menghasut & memfitnah."

D. Pengetahuan Nabi Adam Tentang Nama-Nama Benda

Allah hendak menghilangkan asumsi rendah para malaikat terhadap Adam dan menyakinkan mereka akan kebenaran hikmat-Nya memilih Adam sebagai penguasa bumi,maka diajarkanlah pada Adam nama-nama benda yg berada pada alam semesta,kemudian diperagakanlah benda-benda itu di depan para malaikat seraya:"Cubalah sebutkan bagi-Ku nama benda-benda itu,apabila kamu sahih merasa lebih mengetahui dan lebih mengerti menurut Adam."

Para malaikat nir berdaya memenuhi tentangan Allah buat menyebut nama-nama benda yang berada pada depan mereka.Mereka mengakui ketidak-sanggupan mereka menggunakan mengungkapkan:"Maha Agung Engkau! Sesungguhnya kami tidak memiliki pengetahuan mengenai sesuatu kecuali apa yang Tuhan ajakan kepada kami.Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana."

Adam kemudian diperintahkan oleh Allah buat memberitahukan nama-nama itu kepada para malaikat dan selesainya diberitahukan sang Adam,berfirmanlah Allah pada mereka:"Bukankah Aku sudah katakan padamu bahawa Aku mengetahui rahsia langit & bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang engkau  sembunyikan."

E. Nabi Adam Menghuni Syurga

Adam diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa buat mendampinginya & sebagai sahabat hidupnya,menghilangkan rasa kesepiannya dan melengkapi keperluan fitrahnya buat menyebarkan keturunan. Menurut cerita para ulamat Hawa diciptakan sang Allah berdasarkan keliru satu tulang rusuk Adam yang disebelah kiri diwaktu dia masih tidur sebagai akibatnya saat dia terjaga,dia melihat Hawa sudah berada di sampingnya.Dia ditanya oleh malaikat:"Wahai Adam! Apa dan siapakah makhluk yang berada di sampingmu itu?"

Berkatalah Adam:"Seorang perempuan  ."Sesuai menggunakan fitrah yang telah diilhamkan oleh Allah kepadanya."Siapa namanya?"tanya malaikat lagi."Hawa",jawab Adam."Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk ini?",tanya malaikat lagi.
Adam menjawab:"Untuk mendampingiku,memberi kebahagian bagiku & mengisi keperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah."
 
Segala kesenangan terdapat pada dalamnya. Semua tersedia apa saja yg diinginkan, tanpa bersusah payah memperolehnya. Sungguh suatu loka yg amat indah & permai, sebagai idaman setiap manusia. Demikianlah dari riwayat tatkala Allah SWT. Selesai mencipta alam semesta & makhluk-makhluk lainnya, maka dicipta-Nya juga Adam 'alaihissalam menjadi insan pertama. Hamba yang dimuliakan itu ditempatkan Allah SWT di pada Syurga (Jannah).

Adam a.S hayati sendirian dan sebatang kara, tanpa mempunyai seseorang kawan pun. Ia berjalan ke kiri dan ke kanan, menghadap ke langit-langit yg tinggi, ke bumi terhampar jauh di seberang, maka tiadalah sesuatu yang dilihatnya berdasarkan mahkluk sejenisnya kecuali burung-burung yg berterbangan ke sana ke yuk, sambil berkejar-kejaran pada angkasa bebas, bernyanyi-nyanyi, bersiul-siul, seolah-olah memamerkan kemesraan.

Adam a.S terpikat melihatnya, rindu berkeadaan demikian. Namun sungguh malang, siapalah gerangan kawan yang hendak diajak. Ia merasa kesepian, lama   telah. Ia tinggal di syurga bagai orang kebingungan, tiada pasangan yang akan dibujuk bermesraan sebagaimana burung-burung yang dilihatnya.

Tiada pekerjaan sehari-hari kecuali bermalas-malasan begitu saja, bersantai berangin-angin pada pada taman syurga yg indah permai, yang ditumbuhi sang bermacam-macam bunga semerbak yg wangi, yang di bawahnya mengalir anak-anak sungai bercabang-cabang, yg desiran airnya bagai mengandung pembangkit rindu.

F. Nabi Adam kesepian

Apa saja yang terdapat pada dalam syurga semuanya nikmat! Namun apalah arti segalanya jikalau hati selalu gelisah, bingung di dalam kesepian seseorang diri?

Itulah satu-satunya kekurangan yg dirasakan Adam a.S pada pada syurga. Ia perlu akan sesuatu, iaitu kepada kawan homogen yang akan mendampinginya di dalam kesenangan yang tidak terhingga itu. Kadangkala jikalau rindunya tiba, turunlah beliau ke bawah pohon-pohon rindang mencari hiburan, mendengarkan burung-burung bernyanyi bersahut-sahutan, tetapi aduhai kasihan...Bukannya hati sebagai tenteram, malah sebagai lebih tertikam.

Kalau angin bertiup sepoi-sepoi basah pada mana daun-daunan beranjak lemah gemulai & mendesirkan bunyi sayup-sayup, maka terkesanlah pada hatinya keharuan yang begitu mendalam; dirasakannya menjadi derita batin yang dalam dibalik kenikmatan yg dianugerahkan Allah kepadanya.

Tetapi walaupun demikian, agaknya Adam a.S membuat malu mengadukan halnya pada Allah SWT. Namun, walaupun Adam a.S membuat malu buat mengadu, Allah Ta'ala sendiri Maha Tahu serta Maha Melihat apa yg tersembunyi pada kalbu hamba-Nya. Oleh karenanya Allah Ta'ala ingin mengusir rasa kesepian Adam.

G. Hawa diciptakan

Tatkala Adam a.S sudah berada pada zenit kerinduan dan impian untuk mendapatkan kawan, sedang beliau lagi duduk termenung di atas tempat duduk yang berlapiskan tilam permadani serba mewah, maka tiba-tiba ngantukpun tiba menawannya dan langsung membawanya hanyut ke alam tidur.

Adam a.S tertidur nyenyak, tidak sadar pada sesuatu yg terdapat di sekitarnya. Dalam waktu-waktu yang demikian itulah Allah SWT menyampaikan wahyu kepada malaikat Jibril a.S buat mencabut tulang rusuk Adam a.S berdasarkan lambung sebelah kiri. Bagai orang yg sedang terbius, Adam a.S tidak mencicipi apa-apa ketika tulang rusuknya dicabut oleh malaikat Jibril a.S.

Dan oleh kudrat kuasa Ilahi yg manakala menghendaki terjadinya sesuatu cukup mengatakan "Kun!" maka terciptalah Hawa dari tulang rusuk Adam a.S, sebagai insan kedua penghuni syurga dan sebagai pelengkap kurnia yang dianugerahkan pada Adam a.S yang mendambakan seorang kawan tempat beliau mampu bermesraan dan bersenda gurau.

H. Pertemuan Adam dan Hawa

Hawa duduk bersandar dalam bantal lembut pada atas tempat duduk megah yang bertatahkan emas dan permata-permata bermutu manikam, sambil terpesona memperhatikan kecerahan wajah berdasarkan seorang lelaki yg sedang terbaring, tidak jauh di depannya.

Butir-butir fikiran yg menggelombang di pada sanubari Hawa seolah-olah adalah arus-arus energi listrik yang datang mengetuk kalbu Adam a.S, yang pribadi menerimanya menjadi mimpi yang berkesan di dalam citra jiwanya seketika itu.

Adam terjaga....! Alangkah terkejutnya dia waktu dilihatnya terdapat makhluk insan misalnya dirinya hanya beberapa langkah di hadapannya. Ia seolah tak percaya dalam penglihatannya. Ia masih terbaring mengusap matanya beberapa kali buat memastikan apa yang sedang dilihatnya.

Hawa yang diciptakan lengkap menggunakan perasaan membuat malu, segera memutar badannya sekedar buat menyembunyikan bukit-bukit di dadanya, seraya mengirimkan senyum anggun bercampur manja, diiringi pandangan melirik dari sudut mata yg memberikan sinar asa bagi hati yg melihatnya.

Memang dijadikan Hawa dengan bentuk & paras rupa yang sempurna. Ia dihiasi menggunakan kecantikan, kemanisan, estetika, kejelitaan, kehalusan, kelemah-lembutan, kasih-sayang, kesucian, keibuan dan segala sifat-sifat keperibadian yg terpuji pada samping bentuk tubuhnya yang mempesona serta memikat hati setiap yg memandangnya.

Ia adalah wanita tercantik yang menghiasi syurga, yang kecantikannya itu akan diwariskan turun temurun di hari kemudian, & daripadanyalah maka terdapat kecantikan yg diwariskan kepada perempuan  -perempuan   yg datang dibelakangnya.

Adam a.S pun tak kurang gagah & gantengnya. Tidak dijumpai stigma pada dirinya karena ia adalah satu-satunya makhluk manusia yang dicipta oleh Allah SWT secara langsung tanpa perantaraan.

Semua ketampanan yang diperuntukkan bagi lelaki terkumpul padanya. Ketampanan itu pulalah yg diwariskan turun temurun pada orang-orang pada belakangnya menjadi anugerah Allah SWT pada makhluk-Nya yg bergelar insan. Bahkan diriwayatkan bahwa kelak seluruh penduduk syurga akan dibangkitkan dengan pantulan berdasarkan cahaya rupa Adam a.S.

Adam a.S bangkit berdasarkan pembaringannya, memperbaiki duduknya. Ia membuka matanya, memperhatikan dengan pandangan tajam. Ia sadar bahwa orang asing pada depannya itu bukanlah bayangan selintas pandang, namun sahih-sahih suatu fenomena berdasarkan wujud insani yg memiliki bentuk fisik seperti dirinya. Ia yakin dia nir keliru pandang. Ia memahami itu insan seperti dirinya, yg hanya tidak sinkron kelaminnya saja. Ia dan merta dapat menciptakan konklusi bahwa makhluk di depannya merupakan perempuan  . Ia sadar bahwa itulah jenis yang dirindukannya. Hatinya gembira, bersyukur, bertahmid memuji Zat Maha Pencipta.
Ia tertawa pada gadis jelita itu, yg menyambutnya tersipu-sipu seraya menundukkan kepalanya menggunakan pandangan tidak pribadi, pandangan yang menyingkap apa yg terselip di kalbunya.

I. Nabi Adam terpikat

Adam terpikat dalam paras Hawa yang jelita, yg bagaikan kecantikan bidadari-bidadari pada dalam syurga.

Tuhan menanam asmara murni & impian birahi di hati Adam a.S serta menjadikannya orang yang paling asyik dilamun cinta, yg tiada taranya pada sejarah, yaitu kisah cinta 2 insan pada dalam syurga. Adam a.S ditakdirkan jatuh cinta pada puteri yg paling anggun dari segala yg anggun, yang paling jelita menurut segala yg jelita, & yg paling harum menurut segala yang harum.

Adam a.S dibisikkan sang hatinya agar merayu Hawa. Ia berseru: "Aduh, hai si jelita, siapakah gerangan kekasih ini? Dari manakah datangmu, & untuk siapakah engkau  disini?" Suaranya sopan, lembut, & penuh afeksi.
"Aku Hawa," sambutnya ramah. "Aku berdasarkan Pencipta!" suaranya tertegun seketika. "Aku....Aku ....Saya, dijadikan untukmu!" tekanan suaranya menyakinkan.

Tiada suara yang seindah & semerdu itu walaupun aneka macam bunyi merdu dan indah terdengar setiap saat di dalam syurga. Tetapi suara Hawa....Nir pernah di dengarnya suara sebegitu latif yg keluar berdasarkan bibir kecil si perempuan   jelita itu. Suaranya membangkitkan rindu, gerakan tubuhnya menyebabkan semangat.

Kata-istilah yang paling segar didengar Adam a.S artinya tatkala Hawa mengucapkan terputus-putus: "Aku....Aku ....Saya, dijadikan untukmu!" Kata-istilah itu nikmat, menambah kemesraan Adam kepada Hawa.

Adam a.S sadar bahwa nikmat itu tiba dari Tuhan dan cintapun datang dari Tuhan. Ia memahami bahwa Allah SWT itu cantik, senang pada kecantikan. Jadi, bila cinta kepada kecantikan berartilah juga cinta kepada Tuhan. Jadi cinta itu bukan dosa namun malah suatu pengabdian. Dengan mengenali cinta, makrifat kepada Tuhan semakin mendalam. Cinta pada Hawa berarti cinta kepada Pencipta. Dengan keyakinan demikian Adam a.S menjemput Hawa menggunakan berkata: "Kekasihku, ke marilah kamu!" Suaranya halus, penuh kemesraan.

"Aku malu!" balas Hawa seolah-olah menolak. Tangannya, kepalanya, memberi isyarat menolak seraya memandang Adam dengan penuh ketakjuban. "Kalau kamu yg inginkan saya, engkaulah yg ke sini!" Suaranya yg bagaikan irama seolah-olah memberi harapan. Adam tidak ragu-ragu. Ia mengayuh langkah gagah mendatangi Hawa. Maka semenjak itulah menjadi istiadat bahwa wanita itu didatangi, bukan mendatangi.

Hawa bangkit menurut loka duduknya, bergeser beberapa langkah ke belakang. Ia sadar bahwa walaupun dirinya diperuntukkan bagi Adam a.S, namunlah haruslah mempunyai syarat-kondisi eksklusif. Di pada sanubarinya, ia tidak dapat menyangkal bahwa iapun tergoda & tertarik kepada paras Adam a.S yg benar-benar indah.

Adam a.S tidak putus asa. Ia memahami itu bukan dosa. Ia tahu membaca isi hati. Ia memahami bukannya Hawa menolak, namun menghindarnya itu memanglah suatu perbuatan masuk akal dari perilaku malu seseorang gadis yang berbudi. Ia memahami bahwa pada pulang "malu" terselit "rasa mau". Karenanya dia konfiden dalam dirinya bahwa Hawa diperuntukkan baginya. Naluri insaninya bergelora.

Tatkala ia telah dekat pada Hawa serta hendak mengulurkan tangan sucinya kepadanya, maka tiba-tiba terdengarlah panggilan ghaib berseru: "Hai Adam....Tahanlah dirimu. Pergaulanmu dengan Hawa tidak halal kecuali dengan mahar & menikah!". Adam a.S tertegun, balik  ke tempatnya dengan taat. Hawa pun mendengar teguran itu & hatinya tenteram.

j. Perkahwinan Adam dan Hawa

Allah SWT. Yang Maha Pengasih buat menyempurnakan nikmatnya lahir & batin kepada ke 2 hamba-Nya yang saling memerlukan itu, segera memerintahkan gadis-gadis bidadari penghuni syurga buat menghiasi & menghibur mempelai perempuan   itu serta membawakan kepadanya perhiasan-perhiasan syurga. (Allah memakaikan pada Siti Hawa menggunakan 70 jenis perhiasan Syurga & diberinya sebuah mahkota & didudukkan di atas singgahsana menurut emas.¹) Sementara itu diperintahkan juga pada malaikat langit buat berkumpul beserta-sama di bawah pohon "Syajarah Thuba", menjadi saksi atas pernikahan Adam dan Hawa.

Diriwayatkan bahwa dalam akad pernikahan itu Allah SWT. Berfirman:
"Segala puji merupakan kepunyaan-Ku, segala kebesaran adalah pakaian-Ku, segala kemegahan merupakan hiasan-Ku dan segala makhluk merupakan hamba-Ku dan pada bawah kekuasaan-Ku. Menjadi saksilah kamu hai para malaikat dan para penghuni langit dan syurga bahwa Aku menikahkan Hawa dengan Adam, ke 2 kreasi-Ku dengan mahar, & hendaklah keduanya bertahlil & bertahmid pada-Ku!".

Setelah akad nikah terselesaikan berdatanganlah para malaikat & para bidadari menyebarkan mutiara-mutiara yaqut dan intan-intan permata kemilau pada kedua pengantin agung tersebut. Selesai upacara akad, diantarlah Adam a.S mendapatkan isterinya di istana
megah yang akan mereka diami.

Hawa menuntut haknya. Hak yang disyariatkan Tuhan semenjak semula."Mana mahar?" tanyanya. Ia menolak bersentuhan sebelum mahar hadiah dibayar dulu.

Adam a.S resah seketika. Lalu sadar bahwa buat menerima haruslah bersedia memberi. Ia insaf bahwa yg demikian itu haruslah sebagai kaidah pertama pada pergaulan hidup.

Sekarang beliau telah memiliki kawan. Antara sesama kawan sine qua non saling memberi dan saling menerima. Pemberian pertama pada pernikahan buat menerima kehalalan ialah mahar. Oleh karena itu Adam a.S menyedari bahwa tuntutan Hawa buat mendapat mahar merupakan sahih.
K. Mahar perkahwinan Nabi Adam
Pergaulan hidup adalah persahabatan! Dan pergaulan antara lelaki menggunakan perempuan   akan berubah menjadi perkawinan jika disertai menggunakan mahar. Dan sekarang apakah bentuk mahar yang harus diberikan? Itulah yg sedang dipikirkan Adam.

Untuk keluar menurut keraguan, Adam a.S berseru: "Ilahi, Rabbi! Apakah gerangan yang akan kuberikan kepadanya? Emaskah, intankah, perak atau permata?".

"Bukan!" istilah Tuhan.
"Apakah hamba akan berpuasa atau sholat atau bertasbih buat-Mu sebagai maharnya?" tanya Adam a.S dengan penuh pengharapan.
"Bukan!" tegas suara Ghaib.

Adam membisu, mententeramkan jiwanya. Kemudian bermohon menggunakan tekun: "Kalau begitu tunjukilah hamba-Mu jalan keluar!".

Allah SWT. Berfirman: "Mahar Hawa merupakan sholawat sepuluh kali pada Nabi-Ku, Nabi yg bakal Kubangkitkan, yang membawa pernyataan berdasarkan sifat-sifat-Ku: Muhammad, cincin permata berdasarkan para anbiya' & epilog dan penghulu segala Rasul. Ucapkanlah sepuluh kali!".

Adam a.S merasa lega. Ia mengucapkan sepuluh kali sholawat ke atas Nabi Muhammad SAW. Sebagai mahar pada isterinya. Suatu mahar yg bernilai spiritual, lantaran Nabi Muhammad SAW adalah rohmatan lil 'alamin (rahmat bagi semua alam).

Hawa mendengarkannya & menerimanya menjadi mahar. "Hai Adam, sekarang Aku halalkan Hawa bagimu", perintah Allah, "dan dapatlah dia sebagai isterimu!". Adam a.S bersyukur lalu masuk kamar isterinya dengan ucapan salam. Hawa menyambutnya menggunakan segala keterbukaan & cinta kasih yang tulus Allah SWT. Berfirman pada mereka:
"Hai Adam, diamlah kamu bersama isterimu pada dalam syurga & makanlah (serta nikmatilah) apa saja yang kamu berdua ingini, dan janganlah engkau  berdua mendekati pohon ini lantaran (bila mendekatinya) engkau  berdua akan menjadi zalim".
(Al-A'raaf: 19). 
Dengan pernikahan ini Adam a.S nir lagi merasa kesepian pada pada syurga. Inilah percintaan dan pernikahan yang pertama pada sejarah ummat manusia, & berlangsung di dalam syurga yang penuh kenikmatan. Yaitu sebuah pernikahan agung yg dihadiri sang para bidadari, jin & disaksikan sang para malaikat.

Peristiwa pernikahan Adam dan Hawa terjadi dalam hari Jum'at. Entah berapa lama   keduanya berdiam pada syurga, hanya Allah SWT yang tahu. Lalu keduanya diperintahkan turun ke bumi. Turun ke bumi buat menyebar luaskan keturunan yg akan mengabdi kepada Allah SWT menggunakan janji bahwa syurga itu tetap tersedia pada hari kemudian bagi hamba-hamba yg beriman dan beramal sholeh.

Firman Allah SWT.: "Kami berfirman: Turunlah engkau  berdasarkan syurga itu. Kemudian jika tiba petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, pasti nir ada kekhawatiran atas mereka, dan nir (jua) mereka bersedih hati."
(Al-Baqarah: 38).
[Miftachul Arifin]

Allah berpesan pada Adam:"Tinggallah kamu bersama isterimu pada syurga,rasakanlah kenikmatan yg berlimpah-limpah didalamnya,rasailah dan makanlah buah-buahan yg lazat yg masih ada di dalamnya sepuas hatimu dan sekehendak nasfumu.Kamu tidak akan  mengalami atau merasa lapar,dahaga ataupun letih selama kamu berada di dalamnya.Akan namun Aku ingatkan janganlah makan butir menurut pohon ini yang akan mengakibatkan engkau  celaka dan termasuk orang-orang yg zalim.Ketahuilah bahawa Iblis itu adalah musuhmu dan musuh isterimu,dia akan berusaha membujuk engkau  dan menyeret kamu keluar menurut syurga sehingga hilanglah kebahagiaan yg engkau  sedang nikmat ini."

Sesuai menggunakan ancaman yang diucapkan waktu diusir oleh allah berdasarkan Syurga dampak pembangkangannya & terdorong jua sang rasa iri hati & dengki terhadap Adam yang sebagai karena hingga ia terkutuk dan terlaknat selama-lamanya tersingkir dari singgahsana kebesarannya.Iblis mulai memperlihatkan rancangan penyesatannya kepada Adam dan Hawa yang sedang hayati berdua di syurga yang tenteram, tenang dan senang .

Ia menyatakan kepada mereka bahawa dia adalah mitra mereka & ingin memberi petuah  dan petunjuk buat kebaikan dan mengekalkan kebahagiaan mereka.Segala cara & istilah-istilah halus dipakai sang Iblis buat menerima agama Adam & Hawa bahawa ia betul-betul jujur pada petuah  dan petunjuknya kepada mereka.Ia membisikan kepada mereka bahwa.Larangan Tuhan pada mereka memakan butir-butir yang ditunjuk itu adalah karena menggunakan memakan buah itu mereka akan berubah menjadi menjadi malaikat & akan hayati abadi.Diulang-ulangilah bujukannya dengan memperlihatkan akan harumnya bau pohon yg tidak boleh latif bentuk buahnya dan lazat cita rasanya.Sehingga dalam akhirnya termakanlah bujukan yg halus itu oleh Adam dan Hawa & dilanggarlah embargo Tuhan.

Allah mencela perbuatan mereka itu & berfirman yang bermaksud: "Tidakkah Aku mencegah engkau  mendekati pohon itu dan memakan berdasarkan buahnya & tidakkah Aku telah ingatkan engkau  bahawa syaitan itu adalah musuhmu yg nyata."
Adam & Hawa mendengar firman Allah itu sedarlah ia bahawa mereka sudah terlanggar perintah Allah & bahawa mereka sudah melakukan suatu kesalahan & dosa besar .Seraya menyesal berkatalah mereka:"Wahai Tuhan kami! Kami sudah menganiaya diri kami sendiri & sudah melanggar perintah-Mu karena terkena bujukan Iblis.Ampunilah dosa kami lantaran nescaya kami akan tergolong orang-orang yg rugi bila Engkau tidak mengampuni & mengasihi kami."

L. Adam dan Hawa Diturunkan Ke Bumi.

Allah telah menerima taubat Adam & Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaran yang mereka sudah lakukan hal mana sudah melegakan dada mereka & menghilangkan rasa murung  akibat kelalaian peringatan Tuhan tentang Iblis sehingga terjerumus menjadi mangsa bujukan dan rayuannya yg cantik tetapi berancun itu.

Adam dan Hawa merasa tenteram kembali sehabis mendapat pengampunan Allah & selanjutnya akan menjaga jangan sampai tertipu lagi oleh Iblis & akan berusaha agar pelanggaran yg sudah dilakukan & menyebabkan marah dan teguran Tuhan itu sebagai  pedagogi bagi mereka berdua buat lebih berhati-hati menghadapi tipu daya dan bujukan Iblis yg terlaknat itu.Harapan buat tinggal terus pada syurga yg sudah pudar lantaran perbuatan pelanggaran perintah Allah,hayati pulang dalam hati & fikiran Adam dan Hawa yg merasa kenikmatan dan kebahagiaan hidup mereka pada syurga tidak akan terganggu oleh sesuatu dan bahawa redha Allah dan rahmatnya akan tetap melimpah pada atas mereka buat selama-lamanya.Akan namun Allah telah menentukan dalam takdir-Nya apa yg tidak terlintas dalam hati dan tidak terfikirkan oleh mereka. Allah s.W.T.Yang telah menentukan pada takdir-nya bahawa bumi yg penuh dengan kekayaan buat dikelolanya,akan dikuasai kepada manusia keturunan Adam memerintahkan Adam & Hawa turun ke bumi sebagai benih pertama menurut hamba-hambanya yg bernama insan itu.Berfirmanlah Allah kepada mereka:"Turunlah engkau  ke bumi sebagian daripada engkau  menjadi musuh bagi sebagian yang lain engkau  bisa tinggal permanen dan hidup disan sampai ketika yg sudah dipengaruhi."

Turunlah Adam dan Hawa ke bumi menghadapi cara hayati baru yang jauh berlainan menggunakan hidup pada syurga yg pernah dialami dan yg nir akan berulang kembali.Mereka wajib  menempuh hayati pada global yang fana ini dengan senang & dukanya dan akan menurunkan umat manusia yang beraneka ragam sifat & tabiatnya bhineka warna kulit dan kecerdasan otaknya.Umat manusia yg akan berkelompok-grup menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa pada mana yang satu sebagai musuh yg lain saling bunuh-membunuh aniaya-menganianya & tindas-menindas sebagai akibatnya berdasarkan saat ke saat Allah mengutus nabi-nabi-Nya & rasul-rasul-Nya memimpin hamba-hamba-Nya ke jalan yang lurus penuh damai kasih sayang di antara sesama insan jalan yang menuju kepada redha-Nya & kebahagiaan insan di dunia dan akhirat.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/12/2017
thumbnail

Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

A. Pengertian Pancasila

Istilah pancasila yang kita kenal sejak sebelum Indonesia merdeka dan yg waktu ini telah resmi sebagai ideologi negara kita dalam awalnya disadur dari bahasa India yakni bahasa Sansekerta (bahasa berdasarkan gerombolan  kasta Brahmana) yang pada bahasa masyarakat jelata disebut prakerta. Pengertian pancasila bisa dibahasakan dari berasal-usulnya berasal dari istilah panca yang berarti 5 dan syila yang menggunakan “i” biasa berarti alas atau dasar sedang yang menggunakan “y” berarti peraturan tingkah laris yg krusial atau baik. Dengan demikian, Pancasila berarti 5 dasar atau 5 alas (consisting of five rocks, aus funf felsen bestehen). Kemudian pengertian pancasila dikukuhkan dalam lepas 18 agustus 1945 sebagai dasar negara pada sidang PPKI yang isi sidang tadi diantaranya merupakan sebagai berikut.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/12/2017
thumbnail

Pengertian, Objek dan Metode Mempelajari Sejarah Pendidikan Islam

Pengertian, Objek dan Metode Mempelajari Sejarah Pendidikan Islam

A. Pengertian Sejarah Pendidikan Islam

Sejarah pendidikan islam, terdiri dari tiga istilah yaitu sejarah, pendidikan & Islam. Kata sejarah dalam bahasa Arab disebut tarih, dalam arti bahasa berarti ketentuan masa, sedangkan pada arti kata berarti liputan yang terjadi pada masa lampau. Dalam bahasa Inggris sejarah diklaim history yang berarti pengalaman masa lampau umat manusia. Dalam KBBI, Poerwadarminta mengemukakan bahwa sejarah itu mengandung 3 pengertian, yaitu:

1.  Kesusastraan usang, dari usul dan silsilah.
2.  Peristiwa dan insiden yg sahih-benar terjadi dalam masa lampau.
3. Ilmu pengetahuan, cerita pelajaran mengenai peristiwa dan peristiwa yg benar-sahih terjadi pada masa lampau.

Dari segi bahasa, pendidikan asal menurut istilah education yg berarti pengembangan, pedagogi, perintah, pelatihan dan menumbuhkan. Sedangkan dalam bahasa Arab istilah pendidikan adalah terjemahan berdasarkan istilah al-tarbiyah yang berarti proses menumbuhkan & berbagi potensi yang terdapat pada diri sesorang baik secara fisik, psikis, sosial maupun spiritual.

Adapun menurut para ahli definisi pendidikan adalah:
1. Menurut Omar Muhammad al-Toumy al-Syaibani, bahwa pendidikan adalah proses membarui tingkah laku  individu pada kehidupan langsung, rakyat dan alam sekitarnya dengan cara pedagogi.
2. Hasan Langgulung, bahwa pendidikan merupakan suatu proses yang memiliki tujuan yg umumnya diusahakan buat menciptakan pola_pola tingkah laku  eksklusif pada kanak-kanak atau orang yg sedang pada didik. 
Secara harfiah, Islam asal menurut bahasa Arab yaitu salima yg berarti terjaga, terpelihara dan pengabdian. 

Jadi Sejarah Pendidikan Islam merupakan ilmu yg membahas mengenai berbagai aspek atau komponen pendidikan yang pernah terjadi dan dilakukan oleh umat Islam menggunakan berpedoman dalam ajaran yang terkandung didalam Al-Quran dan Al-Sunnah serta sumber-sumber lainnya yang tidak bertentangan dengan Al-Quran & Al-Sunnah tersebut. Atau bisa diartikan bahwa sejarah pendidikan Islam (Tarihut Tarbiyyah Islamiyyah) itu menjadi berikut:
1. Keterangan tentang pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam berdasarkan ketika ke saat yang lain, semenjak zaman lahirnya Islam sampai dengan masa sekarang.
2. Cabang ilmu pengetahuan yg herbi pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW hingga sekarang.

B. Objek Sejarah Pendidikan Islam

Sejarah umumnya ditulis dan dikaji menurut sudut pandang suatu fakta atau peristiwa tentang peradaban bangsa. Maka objek Sejarah Pendidikan Islam meliputi berita-warta yg herbi pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam baik informal juga formal. Dengan demikian bisa diperoleh “sejarah serba objek”. Dalam hal ini sejalan dengan peranan kepercayaan  Islam sebagai agama da’wah menyeru kebaikan & mencegah pada kemunkaran, menuju kehidupan yg sejahtera baik lahir maupun batin. Tetapi sebagai cabang ilmu pengetahuan, objek sejarah pendidikan Islam umumnya nir jauh tidak sinkron menggunakan yg dilakukan pada objek-objek sejarah pendidikan, misalnya mengenai sifat-sifat yang dimilikinya.

Pendidikan tidak akan terdapat artinya jika insan nir terdapat pada dalamnya. Hal ini disebabkan lantaran insan merupakan objek & subyek pendidikan, ialah insan nir akan berkembang dan membuatkan budayanya secara paripurna bila tidak terdapat pendidikan. Dengan demikian maka akan pada peroleh apa yg di sebut “ sejarah serba subyek”.

C. Metode Mempelajari Sejarah Pendidikan Islam

Memahami sejarah merupakan hal yg cukup rumit, setidaknya terdapat 2 fase untuk hingga dalam hal tersebut. Pertama adalah fase penggalian sejarah, dan ke 2 adalah fase penulisan sejarah. Adapun metode yg bisa ditempuh untuk fase yg pertama merupakan :
1. Metode Lisan dengan metode ini pelacakan suatu obyek sejarah dengan memakai interview.
2. Metode Observasi dalam hal ini obyek sejarah diamati secara langsung
3. Metode Documenter dimana menggunakan metode ini berusaha menyelidiki secara cermat & mendalam segala catatan atau dokumen tertulis.

Adapun fase yang ke 2 yaitu metode penulisan buat memahami Sejarah Pendidikan Islam diperlukan suatu pendekatan atau metode yang sanggup ditempuh merupakan keterpaduan antara metode naratif, metode komparatif & metode analisis sintesis.

1. Metode Deskriptif
Dengan cara deskriptif dimaksudkan bahwa ajaran-ajaran Islam menjadi agama yang dibawa oleh Rasulullah SAW pada Al-Quran dan Hadits, trutama yang berhubungan dengan pendidikan harus diuraikan sebagaimana adanya, dengan maksud buat memahami makna yang terkandung dalam ajaran Islam.

2. Metode Komparatif
Melalui metode ini dimaksudkan bahwa ajaran-ajaran Islam itu dikomparasikan dengan kabar-fakta yang terjadi dan berkembang dalam kurun ketika dan tempat-loka tertentu buat mengetahui adanya persamaan & disparitas dalam suatu perseteruan tertentu

3. Metode Analisis-buatan
Metode analisis berarti secara kritis membahas, meneliti istilah-istilah, pengertian-pengertian yang diberikan oleh Islam sebagai akibatnya diketahui adanya kelebihan & kekhasan pendidikan Islam. Dan buatan berarti.Buat memperoleh kesimpulan yg diambil guna memperoleh satu keutuhan dan kelengkapan kerangka pencapaian tujuan dan manfaat sejarah pendidikan Islam.

DAFTAR PUSTAKA

Amin, Samsul Minur. Sejarah Peradaban Islam, (Jakarta: Amzah: 2010)
Azra, Azyumari. Pendidikan Islam, (Jakarta: Kalimah, 2001), cet. Ke-tiga
Nata, Abuddin. 2011. Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Zuhairini. 2011. Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/11/2017
thumbnail

Pengertian dan Jenis-jenis Operasi Plastik

Pengertian dan Jenis-jenis Operasi Plastik

A. Pengertian Operasi Plastik

Operasi plastik ialah suatu cabang ilmu kedokteran yg bertujuan guna merekonstruksi atau membetulkan bagian tubuh manusia melalui operasi kedokteran. Operasi plastik atau dikenal dengan “Plastik Surgery” atau dalam bahasa arab “Jirahah Tajmil” merupakan bedah/operasi yang dilaksanakan untuk mempercantik atau membetulkan satu unsur didalam anggota badan, baik yg nampak atau nir, dengan teknik ditambah, dikurangi atau dibuang, bertujuan guna memperbaiki faedah dan estetika (seni) tubuh. Bedah plastik berasal menurut istilah Yunani Platikos yg berarti “membangun”.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/11/2017
thumbnail

Biografi dan Perjalanan Hidup Habibie

Biografi dan Perjalanan Hidup Habibie

A. Biografi Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, dalam lepas 25 Juni 1936. Beliau adalah anak keempat berdasarkan delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie & RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yg menikah memakai Hasri Ainun Habibie dalam tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar & Thareq Kemal. Masa mini   Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya pada Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang dalam prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/11/2017
thumbnail

Sejarah Terbentuknya Dinasti Idrisiyah di Maroko

Sejarah Terbentuknya Dinasti Idrisiyah di Maroko

A. Terbentuknya Dinasti Idrisiyah

Peradaban Islam pada Afrika Utara bermula menurut serangkaian penaklukan bangsa Arab pada abad ketujuh dan kedelapan. Sejarah daerah ini sejalan menggunakan periode kekhalifahan Abbasiyah.[1]

Peradaban Arab-Islam pada Afrika Utara dibentuk berdasarkan integrasi kalangan Arab menggunakan masyarakat Barbar & kota-kota di wilayah Laut Tengah. Barbar yg dikenal dengan nama Masmudah, Sanhaja, dan Zenata, adalah rakyat yang majemuk corak mencakup grup nomad yang mengembala unta, kalangan pengembala, dan kaum petani. Meskipun mereka memiliki sebuah kultur yg seragam, namun jarang sekali mereka membangun rezim negara.[2] 
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/11/2017
thumbnail

Pengertian, Tujuan dan Hukum Pernikahan dalam Islam

Pengertian, Tujuan dan Hukum Pernikahan dalam Islam

A. Pengertian Pernikahan

Perkawinan atau nikah berdasarkan bahasa adalah berkumpul dan bercampur. Menurut kata syarak jua merupakan ijab & qabul (‘aqad) yang menghalalkan persetubuhan antara lelaki dan wanita yg diucapkan oleh kata-kata yg memperlihatkan nikah, dari peraturan yang ditentukan sang Islam. Perkataan zawaj dipakai pada pada al-Quran bermaksud pasangan dalam penggunaannya perkataan ini bermaksud perkahwinan Allah s.W.T. Mengakibatkan insan itu berpasang-pasangan, menghalalkan perkahwinan & mengharamkan zina.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/11/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Muhammad Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Muhammad Berdasarkan Al Qur'an

A. Kelahiran Nabi Muhammad

Semasa umat manusia dalam kegelapan dan suasana jahiliyyah, lahirlah seorang bayi dalam hari Isnin 12 Rabiul Awal tahun Gajah bersamaan 571 Masehi pada Makkah. Bayi yg dilahirkan bakal membawa perubahan akbar bagi sejarah peradaban manusia. Bapa bayi tersebut bernama Abdullah bin Abdul Mutallib yang telah wafat sebelum baginda dilahirkan iaitu sewaktu baginda 7 bulan pada kandungan ibu. Abdullah dalam perjalanan pergi berdasarkan Syam  (Syiria) kerana berniaga. Di tengah-tengah bepergian pulang ke Mekah maka sakitlah beliau hingga wafat di Madinah. Ibunya bernama Aminah binti Wahab.  Kehadiran bayi itu disambut dengan penuh afeksi dan dibawa ke ka'abah, kemudian diberikan nama Muhammad, nama yang belum pernah wujud sebelumnya. Sebelum nabi dilahirkan, ibunya sudah mendapat alamat tentang akan lahirnya.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/10/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Luth Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Luth Berdasarkan Al Qur'an

A. Kedatangan Nabi Luth

Nabi Luth Merupakan sezaman dengan Nabi Ibrahim A.S. Dia adalah pengikut agama bapa saudara baginda. Baginda adalah masyarakat Ur, bandar besar  di Mesopotamia semasa Allah menganugerahkan kenabian ke atas baginda.

Baginda diperintahkan buat meninggalkan tanah asal baginda & pergi ke Sodom dan Gamorra buat memberi amaran dan memulihkan kaum yang terlibat menggunakan interaksi homoseksual & rompakan.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/10/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Dawud Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Dawud Berdasarkan Al Qur'an

A. Nama Lengkap Nabi Dawud

Nabi Dawud Asal menurut Bani Israil, keturunan Yahudza bin Nabi Yaakub a.S. Nama baginda telah dianggap sebesar 16 kali dalam al-Quran. Baginda merupakan nabi dan raja yang memiliki kerajaan yang diperturunkan kepada puteranya Sulaiman a.S. Mereka dikurniakan kenabian dan kurniaan kebaikan dunia & akhirat.

"...& Allah telah memberikan kerajaan dan pesan tersirat pada Dawud serta mengajarkan apa-apa yg dikehendaki-Nya" (Al-Baqarah, dua: 251)
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/10/2017
thumbnail

Kisah Lengkap Nabi Yusuf Berdasarkan Al Qur'an

Kisah Lengkap Nabi Yusuf Berdasarkan Al Qur'an

A. Mimpi Nabi Yusuf & Tafsirannya

Nabi Yakub mempunyai 12 orang anak lelaki. Salah seorang daripadanya bernama Yusuf yg mempunyai bepergian hidup yang menarik. Yusuf adalah seseorang pemuda yang kacak, berbudi pekerti  mulia dan berpersonaliti menarik. Nabi Ya'qub mempunyai imbas yg besar  terhadap Yusuf, anak yg paling disayangi baginda. Saudara-saudara Yusuf mula berasa cemburu dan mereka manunggal menentang Yusuf & merancang buat menyingkirkannya keluar.

Apabila Nabi Yusuf meningkat remaja, baginda mendapat mimpi yang istimewa. Baginda segera memberitahu bapanya mimpi tersebut. Baginda bermimpi yg masih ada 11 butir bintang & bulan dan mentari  melutut pada hadapan baginda. Nabi Yusuf sangat gembira mendapat mimpi yg menakjubkan itu. Jantung baginda berdegup kencang semasa mengkhabarkan mimpi tersebut kepada bapanya. Al-Quran menerangkan insiden tadi pada ayat berikut:

"(Ingatlah) saat Yusuf berkata pada ayahnya: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku  bermimpi melihat sebelas bintang, surya dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku"" (Yusuf, 12: 4)

Jika mendengar mimpi tersebut, Nabi Ya'qub secara membisik menasihati anaknya supaya nir memberitahu saudara-saudaranya yang lain memandangkan rasa cemburu mereka yang meluap-luap. Baginda memberitahu Yusuf, kemungkinan mereka akan merancang pakatan menentang Yusuf. Nabi Yakub telah mentafsirkan mimpi tersebut bahawa Yusuf akan menjadi seorang yang populer. Allah akan mengurniakan kebijaksanaan, nikmat dan penghormatan. Baginda juga akan menerima kelebihan meramalkan peristiwa masa depan. Kesimpulannya, Yusuf akan diangkat sebagai seorang nabi. Saudara-saudaranya yg sebelas lagi (11 bintang), mak   & bapanya (bulan & mentari ) akan memerlukannya & akan tunduk terhadap kedudukannya yg mulia. Ayat pada al-Quran yg berkaitan adalah seperti berikut:

"Ayahnya mengungkapkan: "Hai anakku, janganlah engkau  ceritakan mimpi-mimpimu itu pada saudara-saudaramu, maka mereka menciptakan muslihat (buat membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu merupakan musuh yang konkret bagi manusia." Dan demikianlah Tuhanmu, memilih engkau  (untuk menjadi Nabi) & diajarkan-Nya kepadamu sebahagian dari ta'arak mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan pada keluarga Ya'qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan ni'mat-Nya pada dua orang bapamu sebelum itu, (iaitu) Ibrahim & Ishaq. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana" (Yusuf, 12: 6-7)

B. Kecemburuan Saudara Nabi Yusuf 

Saudara-saudara Yusuf tidak senang baginda seseorang sahaja yg disayangi Nabi Yakub Perasaan cemburu membara dalam hati mereka & mereka merogoh keputusan buat menghapuskan baginda Nabi Yusuf Salah seorang daripada mereka mencadangkan agar dibunuh sahaja Nabi Yusuftetapi saudara-saudara yang lain nir bersetuju kerana menduga perbuatan itu adalah amat keterlaluan. Kemudian, saudara yang lain menyarankan supaya dicampakkan Nabi Yusufke pada lubang. Semua bersetuju menggunakan cadangan tersebut.

"Sesungguhnya ada beberapa pertanda-pertanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yg bertanya. (Yaitu) ketika mereka mengatakan: "Sesungguhnya Yusuf & saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai sang ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita (ini) merupakan satu golongan (yg bertenaga). Sesungguhnya ayah kita adalah pada kekeliruan yang nyata. Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu wilayah (yg nir dikenal) agar perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, & selesainya itu hendaklah engkau  menjadi orang-orang yg baik". Seorang daripada mereka mengatakan: "Janganlah engkau  bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah beliau ke dasar sumur agar beliau dipungut sang beberapa orang musafir, jika engkau  hendak berbuat." " (Yusuf, 12: 7-10)

C. Nabi Yusuf dibuang Oleh Saudara-saudaranya

Bagi melaksanakan rancangan tadi, saudara-saudara yang lain telah mendekati bapa mereka & memujuk Nabi Ya'qub buat membawa anak kesayangannya Yusuf beserta-sama mereka menggembala kambing. Mereka memujuk sehingga menyebabkan kecurigaan pada hati baginda. Baginda risau ditimbulkan rasa cemburu, mereka akan berbuat sesuatu terhadap Yusuf. Pada mulanya Nabi Yakub berat hati membenarkan Yusuf mengikuti mereka, tetapi anak-anaknya yg lain memujuk dengan sedaya upaya untuk memuaskan hati bapa mereka. Mereka memberi agunan bahawa mereka akan menjaga adik mereka walaupun mengancam nyawa mereka. Oleh kerana tidak mahu Yusuf jauh daripada saudaranya, baginda pun menggunakan membenarkan mereka membawa Yusuf . Jadi mereka berpeluang buat melaksanakan rancangan jahat mereka.

"Mereka berkata: "Wahai ayah kami, apa sebabnya engkau  tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang-orang yg mengungini kebaikan baginya. Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar beliau (dapat) bersenang-senang  & (bisa) bermain-main, dan sesungguhnya kami niscaya menjaganya." Berkatalah Ya'qub; "Sesungguhnya kepergian engkau  bersama Yusuf amat menyedihkanku dan saya khuatir jika-kalau dia dimakan serigala, sedang kamu lengah daripadanya." Mereka mengungkapkan: "apabila beliau sahih-sahih dimakan serigala, sedang kami golongan (yang bertenaga), sesungguhnya kami kalau demikian merupakan orang-orang yang merugi" Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur (kemudian mereka masukkan dia), & (pada waktu itu dia telah pada sumur) Kami wahyukan kepada Yusuf: "Sesungguhnya engkau  akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tiada ingat lagi." " (Yusuf, 12: 11-15)

Mereka meneruskan perjalanan menuju ke gunung. Mereka semua berasa gementar kecuali Nabi Yusufyang akan menjadi mangsa.

Semasa mereka bergembira dengan perjalanan tadi, mereka sudah menolak Nabi Yusufmasuk ke pada sebuah perigi buta. Baginda jatuh dan berasa sakit semua badannya. Tiada kuliner & minuman pada perigi yg gelap dan menyeramkan itu. Baginda menjerit namun suaranya tidak dapat didengar ke atas. Baginda menyedari ini merupakan muslihat saudara-saudaranya.

D. Nabi Yakub Kehilangan Nabi Yusuf

Saudara-saudara Nabi Yusufberasa bersalah pada diri mereka kerana mereka sudah melakukan satu perkara yang membuat malu. Mereka berjalan pergi dengan wajah-wajah yg muram. Mereka mendekati bapanya yang menangis. Mereka berpura-pura menangis semasa memberitahu baginda bahawa Nabi Yusuftelah ditelan serigala. Mereka menerangkan baju yg dipenuhi darah menjadi bukti. Ayat al-Quran ada menyebut tentang kejadian ini.

"Kemudian mereka tiba kepada ayah mereka di petang hari sambil menangis. Mereka menyampaikan: "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pulang berlumba-lumba & kami tinggalkan Yusuf berdekatan barang-barang kami, kemudian dia dimakan serigala; & kamu sekali-kali tidak akan percaya pada kami, sekalipun kami merupakan orang-orang yg sahih." Mereka tiba membawa baju gamisnya (yg berlumuran) menggunakan darah palsu. Nabi Ya'qub menyampaikan: "Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yg baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yg engkau  ceritakan" " (Yusuf, 16-18)

E. Nabi Yusuf Dijual

Nabi Yusuf seorang yg sangat tabah & cekal. Baginda cuba memanjat keluar daripada perigi yang dalam itu, namun gagal. Akhirnya beliau duduk sahaja sambil berdoa memohon pertolongan Allah. Selepas beberapa usang, sebuah kafilah melalui perigi tersebut.

Sebahagian daripada mereka memerlukan air buat mengurangkan dahaga. Salah seseorang daripada mereka menurunkan bekas ke dalam perigi tadi tetapi beliau nir dapat mendengar percikan air pada dalamnya. Perigi itu kering & kosong kecuali Nabi Yusufyang duduk menunggu seseorang menyelamatkan baginda. Apabila bekas yg diturunkan mengenai baginda, baginda lantas memaut pada bekas tadi & akhirnya baginda berjaya keluar menurut perigi tadi. Baginda berasa sangat lega dan bersyukur pada Allah yang mengurniakan donasi pada baginda. Dia membersihkan dirinya & menerangkan kepada mereka mengenai kejadian yg telah menimpa dirinya. Selepas itu Nabi Yusuftelah dibawa ke Mesir dan dijual sebagai hamba.

"Kemudian datanglah grup orang-orang musafir, lalu mereka menyuruh seseorang pengambil air, maka beliau menurunkan timbanya, dia mengungkapkan: "Oh, informasi gembira, ini seseorang anak belia!" Kemudian mereka menyembunyikan beliau sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. Dan mereka menjual Yusuf menggunakan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja, & mereka merasa nir tertarik hatinya kepada Yusuf. Dan orang Mesir yg membelinya menyampaikan pada isterinya: "Berikanlah kepadanya tempat (& layanan) yg baik, boleh jadi dia bermanfaat pada kita atau kita pungut dia menjadi anak." Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya ta'arak mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, namun kebanyakan manusia tiada mengetahuinya." (Yusuf, 12: 19-21)

Nabi Yusuf kemudiannya dibeli oleh seorang pembesar yg populer. Baginda kepada pembesar tersebut dan famili.

F. Nabi Yusuf Mengatasi Godaan

Nabi Yusuf A.S. Merupakan seseorang pemuda yg tampan dan menarik. Baginda sangat mempersonakan & dagi. Baginda adalah seseorang budiman yg dikurniakan Allah menggunakan nikmat, kasih sayang & sentiasa dipelihara Allah. Baginda disanjungi oleh pakar-ahli rumah tuannya. Masa berlalu, isteri tuannya sudah meletakkan baginda dalam kedudukan yang nir sepatutnya. Dia telah jatuh cinta kepada baginda & nir bisa melupakan Nabi YusufPada suatu hari, semasa ketiadaan suaminya, beliau mendekati baginda & berkeinginan buat lebih kedap lagi dengan baginda. Nabi Yusufmengelakkan diri daripadanya meskipun menjeling ke arah perempuan   tadi. Baginda cuba melarikan diri, tetapi dia sudah mengejar pula Nabi Yusuf A.S.. Dia menarik baju Nabi Yusufdari belakang lantas terkoyaklah baju baginda. Tiba-datang ada pembesar di tempat peristiwa & dia berasa sangat marah melihat keadaan tadi.

Isteri pembesar sangat membuat malu & menangis kekecewaan kerana gagal melaksanakan perbuatan dursila yg dirancangnya. Dia menuduh Yusuf yg tidak bersalah, sudah cuba mencabulnya. Nabi Yusufmenerangkan kedudukannya yg sebenar menggunakan sokongan seseorang pelayan sebagai saksi & berkata: "Lihatlah bajunya. Ia terkoyak pada bahagian belakang, Yusuf sgt tidak bersalah. Dia nir sepatutnya dipersalahkan. Sekiranya koyak merupakan pada bahagian hadapan, tertuduh boleh dianggap penipu." Jika diperiksa, nyatalah baju Nabi Yusufterkoyak pada bahagian belakang dan Nabi Yusufdidapati tidak bersalah. Tuannya yakin bahawa Nabi Yusuftidak bersalah dan merayu supaya dilrahsiakan insiden tersebut berdasarkan pengetahuan ramai. Kemudian dia menyuruh isterinya memohon maaf pada Nabi Yusuf.
Jamuan Diatur Oleh Nabi Yusuf

Ramai orang mendengar khabar insiden yang sudah berlaku itu. Mereka heboh memperkatakan mengenai isteri pembesar yg telah jatuh hati dan cuba menggoda hambanya itu. Seluruh penduduk bandar bercakap tentang kejadian tadi.

Apabila isteri pembesar mendapat memahami yang beliau sudah menjadi bahan bualan ramai, beliau merancang satu jamuan istimewa. Dia mahu menerangkan pada orang lain bahawa daya tarikan Nabi Yusufamat sukar ditandingi. Jadi dia sudah menjemput kebanyakan perempuan   pada bandar itu tiba ke jamuan tersebut.

Pada hari jamuan diadakan, para tetamu berbual dan bergembira dan dihidangkan menggunakan makanan dan butir-buahan. Isteri pembesar tadi sudah menaruh sebilah pisau yg tajam pada setiap tetamu perempuan   buat mengopek kulit butir-buahan.

Sedang mereka sibuk memakai pisau tersebut, isteri pembesar telah menyuruh Nabi Yusufmasuk ke dalam ruang tetamu. Jika terbuka sahaja pintu, suasana menjadi diam seketika & Nabi Yusufberdiri dengan tenang. Wanita-wanita tersebut melihat ke arahnya & terpesona dengan ketampanan baginda. Baginda sangat menarik sehingga sebahagian akbar daripada mereka terkejut. Mereka terlupa yang mereka sedang menggunakan pisau kemudian mereka terpotong jari-jari mereka pada suasana yang menakjubkan. Firman Allah dalam al-Quran yang bermaksud:

"Maka tatkala perempuan   itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka loka duduk, & diberikannya kepada masing-masing mereka sebilah pisau (buat memotong jamuan), lalu dia mengungkapkan (kepada Yusuf): "Keluarlah (nampakkanlah dirimu) pada mereka". Maka tatkala wanita-perempuan   itu melihatnya, mereka kagum pada (keelokan rupa)nya, & mereka melukai (jari) tangannya & mengungkapkan: "Maha paripurna Allah, ini bukanlah manusia, Sesungguhnya ini nir lain hanyalah malaikat yang mulia". Wanita itu menyampaikan: "Itulah dia orang yang kamu cela aku  kerana (tertarik) kepadanya, & sesungguhnya saya telah menarik hati dia untuk menundukkan dirinya (kepadaku) akan namun dia menolak. Dan sesungguhnya jika beliau nir mentaati apa yg saya perintahkan kepadanya, nescaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk dalam golongan orang-orang yang hinaaaa"" (Yusuf,12: 31-32)

G. Nabi Yusuf dalam Penjara 

Nabi Yusufmendapati dirinya terjebak pada masalah yg berfokus. Semakin lama   masalah tersebut sebagai semakin rumit. Nabi Yusufberdoa kepada Allah Maha Kuasa untuk mengurniakan perlindungan daripada perempuan  -perempuan   tadi. Baginda berharap bisa masuk ke dalam penjara daripada diperlakukan sedemikian. Baginda pula ingin melarikan diri daripada godaan insting seksual mereka. Firman Allah yang bermaksud:

"Yusuf mengungkapkan: "Wahai Tuhanku, penjara lebih saya sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipu daya mereka, tentu aku  ini akan cenderung buat (memenuhi cita-cita mereka) & tentulah aku  termasuk orang-orang yang bodoh"" (Yusuf, 12: 33)

Allah sudah memakbulkan doanya buat menahan berdasarkan godaan syaitan. Golongan elit di bandar tadi sudah sedar bahawa wanita-wanita mereka sudah terpikat menggunakan Nabi YusufWalaupun mereka mengetahui bahawa baginda pernah terlibat dengan sebarang jenayah, mereka mengambil keputusan untuk memenjarakan Nabi Yusufbagi mengelakkan kekecohan pada masyarakat. Baginda berada pada dalam penjara selama beberapa tahun dan menerima kawan berdasarkan golongan banduan. Di sana, baginda sudah menyeru mereka pada agama Allah dan berusaha memulihkan mereka yang terpegun menggunakan personaliti baginda.

Pada suatu hari, dua orang banduan sudah mendapat mimpi yg aneh. Lalu mereka pun tiba kepada baginda untuk menerima tafsiran tentang mimpi mereka. Seorang daripada mereka sudah mengatakan: "Aku melihat diriku sedang memerah minuman beralkohol" & banduan ke 2 juga mengungkapkan: "Aku bermimpi membawa sebakul roti pada atas ketua dan burung-burung memakannya menurut pada bakul tadi." Nabi Yusufmenyuruh mereka menunggu sehingga berakhirnya saat makan tengah hari. Mereka nir tabah-sabar buat mengetahui keputusannya. Pada waktu yg telah ditetapkan, Nabi Yusufpun memberitahu tafsiran yang sudah dibentuk. Lelaki yg memerah arak, akan mendapat kebebasan dan akan menjamu arak pada tuannya. Manakala seseorang lagi akan disalib sebagai hukuman atas jenayah yg telah dilakukannya. Firman Allah pada al-Quran yang bermaksud:

"Hai kedua penghuni penjara, "Adapun salah  seorang pada antara kamu berdua, akan memberi minum tuannya menggunakan khamar; adapun yang seseorang lagi maka beliau akan disalib, lalu burung memakan sebahagian menurut kepalanya. Telah diputuskan perkara yg kamu berdua menanyakannya (kepadaku)"" (Yusuf, 12:41)

Tidak berapa lama   lalu, tafsiran mimpi tadi menjadi konkret. Jika lelaki yang pertama hendak meninggalkan penjara, Nabi Yusuftelah menyuruhnya mengingati mengenai tuannya. Dia pun berbuat demikian sebagi satu penghormatan namun beliau terlupa buat memaklumkan kepada tuannya mengenai Nabi YusufJadi dia terpaksa tinggal pada dalam penjara untuk beberapa tahun lagi. 

Pada suatu hari, raja Mesir telah bermimpi yang tujuh ekor lembu gemuk dimakan sang tujuh ekor lembu kurus. Raja itu jua bermimpi tujuh tangkai jagung yang cantik dan tujuh lagi tangkai jagung yang kemudian. Raja Mesir tersebut begitu ingin mengetahui tafsiran mimpinya. Semua orang sebagai buntu kerana tidak ada seorang pun yg benar-sahih dapat mentafsirkan mimpi tadi. Ada yg menyampaikan bahawa beliau merupakan mimpi peristiwa yang telah lepas.

Bekas banduan yang sudah bebas telah memberitahi mereka tentang Nabi Yusufyang sudah mentafsirkan dengan baik mimpinya sebelum ini. Raja tadi sangat gembira & menghantar lelaki tersebut menjadi wakil untuk bertemu dengan Nabi Yusufdi dalam penjara. Lelaki tersebut segera menemui baginda dan memohon maaf kerana nir memberitahu tuannya mengenai baginda. Kemudian dia bertanya tentang tafsiran mimpi yang pelik itu. Nabi Yusufberkata: "Kamu akan menabur benih buat tujuh tahun menggunakan gigih. Kemudian akan tiba tujuh tahun ekspresi dominan menuai yang mewah pada negeri. Adalah lebih baik sekiranya dsimpan sebesar mungkin kuliner kerana kemungkinan besar  akan terjadi kemarau yg berpanjangan selama tujuh tahun. Semasa tempoh kesukaran tersebut, simpanan perlu dijimatkan. Selepas itu akan tiba musim hujan lebat yg akan memusnahkan tanam-flora"

H. Nabi Yusuf Didapati Tidak Bersalah

Lelaki tersebut memohon kebenaran untuk pulang memaklumkan kepada raja tentang tafsiran mimpi tersebut. Lalu diapun pulang semula ke istana & menceritakannya di hadapan para pengiring raja. Mereka seluruh sangat terkejut manakala raja juga sangat tertarik dan melahirkan cita-cita buat bertemu dengan Nabi YusufDia segera memerintahkan supaya Nabi Yusufdibebaskan dari penjara tetapi ditolak oleh baginda sehinggalah baginda didapati sahih-benar tidak bersalah. Baginda mahu membersihkan nama yang sudah terkotori. Raja lantas memanggil para wanita yang sudah mengakibatkan Nabi Yusufdalam keadaan tidak selesa & dipenjarakan. Mereka mengakui bahawa baginda sememangnya nir bersalah.

"Berkata isteri Al-Aziz: "Sekarang jelaslah kebenaran itu, akulah yg menggodanya buat menundukkan dirinya (kepadaku), dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar"" (Yusuf, 12:50)

I. Nabi Yusuf Dilantik Sebagai Pengurus Gudang

Raja sangat terpehun dengan budi pekerti & kebijaksanaan baginda. Kemudian dia menunjukkan kedudukan yg krusial dalam kerajaan dengan melantik baginda menjadi pengurus gudang. Firman Allah dalam al-Quran yang bermaksud:
"Dan raja mengatakan: "Bawalah Yusuf kepadaku, agar saya memilih beliau menjadi orang yg rapat kepadaku". Maka tatkala raja sudah bercakap-cakap dengan dia, dia mengungkapkan: "Sesungguhnya engkau  (mulai) hari ini sebagai seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercayai pada sisi kami ". Berkata Yusuf: "Jadikanlah aku  bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya saya merupakan orang yang pandai  menjaga, lagi berpengetahuan"" (Yusuf, 12: 54-55)

Nabi Yusuf bekerja dengan penuh pengabdian . Baginda telah mencipta nama menjadi pegawai yang baik & berpengaruh.

Sementara itu, Nabi Yakub hidup pada keadaan keadaan yang sangat sedih. Baginda sangat merindui Nabi Yusuf A.S.. Baginda konfiden dengan Allah yg baginda akan menemui semula anak kesayangan baginda itu. Saudara-saudara Nabi Yusufjuga semakin meningkat dewasa & tetap mengingati makar yang telah mereka lakukan. Kejadian itu merupakan satu kasus yg memalukan. Pada saat itu, sudah tiba isu terkini kemarau & kekurangan kuliner. Keluarga Nabi Yakub pula mengalami keadaan yang sulit. Mereka mendengar bahawa orang-orang Mesir memiliki simpanan kuliner yg poly & menjualnya dengan harga yang berpatutan. Maka anak-anak lelaki Nabi Yakub menyediakan kelengkapan buat pulang ke Mesir buat membeli bijiran.

J. Saudara-saudara Nabi Yusuf ke Mesir Dan Membeli Makanan

Apabila mereka tiba di Mesir, Nabi Yusufdengan cepat dapat mengenali saudara-saudara baginda dan jantungnya berdegup kencang. Baginda tidak mengingatkan mereka mengenai perbuatan yg telah mereka lakukan & menyembunyikan identity sebenar diri baginda. Baginda melayan menggunakan baik dan menjualkan kuliner pada mereka menggunakan harga yang sangat berpatutan. Mereka berasa sangat terhutang budi dengan jasa baik baginda. Sebelum berangkat pulang Nabi Yusufberpesan: "apabila engkau  balik  ke sini, bawalah bersama saudara termuda bongsu kamu menurut sebelah bapa. Jika pemerintahan ini nir engkau  tunaikan, saya tidak akan jualkan bijirin pada kamu lagi"

Mereka pulang semula ke rumah selepas perjalanan yg meletihkan. Mereka telah memberitahu bapa mereka bahawa penjaga gudang kuliner di Mesir berminat buat melihat adik bongsu mereka. Apabila bapa mereka mendengar akan berita tersebut, Nabi Yakub sebagai sangat risau. Baginda nir mahu peristiwa yang sama berlaku dan baginda amat berat hati membenarkan saudara termuda Nabi Yusufpergi bersama-sama mereka. Mereka berusaha pula memujuk baginda & berjanji menggunakan nama Allah, mereka akan membawa pulang semula adik Nabi YusufApabila mereka membuka karung bijirin , mereka amat terkejut melihat wang mereka pada pada karung tadi.

Selepas beberapa minggu, rombongan ke 2 sampai di Mesir dan mereka terus ke gudang primer. Nabi Yusufsangat mengalu-alukan kedatangan mereka. Keadaan di sana dalam waktu itu sangat sibuk. Nabi Yusufmenarik adiknya ke tepi dan memberitahunya bahawa baginda merupakan Yusuf abangnya yg ditolak ke pada perigi dahulu. Adik baginda sangat terkejut & berasa sangat gembira tidak terhingga. Firman Allah bermaksud:

"Dan tatkala mereka masuk ke (loka) Yusuf, Yusuf membawa saudaranya (Bunyamin) ke tempatnya, Yusuf berkata: "Sesungguhnya saya (ini) adalah saudaramu, maka janganlah kami berdukacita terhadap apa yg sudah mereka kerjakan"" (Yusuf, 12:69)

K. Saudara Termuda Nabi Yusuf Ditahan

Nabi Yusuf mempunyai rancangan pada fikirannya. Baginda menyediakan persiapan buat mereka balik  ke tempat tinggal   dan memasukkan cawan minuman ke pada karung bijirin saudara termuda baginda. Semasa tersebut hendak berangkat pergi , seseorang lelaki menjerit "Cawan perak raja sudah hilang!" Semua orang berasa cemas. Saudara-saudara Nabi Yusufberkata : "Kami bukan pencuri & kami ke sini bukan untuk berbuat kejahatan" Salah seseorang warga  Mesir menyampaikan: "Sesiapa yg didapati bersalah perlu ditahan menjadi hukuman." Semua orang bersetuju menggunakan hukuman tersebut" Mereka mula mencari dalam setiap karung bijirin pelanggan. Mereka akhirnya menemui cawan minuman yang hilang dalam karung bijirin saudara termuda Nabi YusufSaudara-saudaranya yang lain cuba meyakinkan Nabi Yusufsupaya nir menunda adik mereka namun baginda permanen menolak & meminta supaya mereka nir melanggar perjanjian yg sudah dibuat. Mereka berasa sangat sedih & saudara tertua yg sulung telah mengambil keputusan untuk pergi bertemu bapa mereka dengan membawa fakta sedih itu. Dia permanen berada pada Mesir & menghantar saudaranya yang lain buat memaklumkan kepada bapa mereka tentang semua yang sudah berlaku. Mereka pulang & menyampaikanberita yg menggemparkan itu kepada bapa mereka. Tetapi baginda tetap menerangkan kesabaran yang tidak pernah goyah.

"Ya'qub menyampaikan: "Hanya dirimu sendirilah yg memandang baik perbuatan (yang jelek) itu. Maka kesabaran yg baik itulah (kesabaranku). Praktis-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku; sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana"" (Yusuf, 12: 83).

Walaubagaimanapun, baginda mengarahkan anak baginda bertanyakan khabar Nabi Yusufdan saudara termuda bongsunya yang dirindui siang & malam. Mereka pulang ke Mesir sekali lagi selepas beberapa minggu. Pada kali ini, mereka hanya mempunyai wang yg sedikit. Mereka meminta Nabi Yusufmembantu mereka. Mereka berpakaian comot & kelihatan sangat menyedihkan. Firman Allah yang bermaksud:

"Maka saat mereka masuk ke (loka) Yusuf, mereka mengatakan: "Hai al-Aziz, kami & keluarga kami sudah ditimpa kesengsaraan & kami dating membawa barang-barang yang tidak berharga, maka sempurnakanlah sukatan buat kami, sesungguhnya Allah memberi balasan pada orang-orang yg bersedekah."" (Yusuf,12: 88)
Nabi Yusuf Menolong Saudaranya & memaklumkan identiti sebenar

Nabi Yusufmemang terkenal menggunakan sifat pemurahnya. Baginda mempunyai hati yg lembut & mudah bersimpati. Baginda kasihan melihat mereka dan membantu mereka menggunakan ikhlas hati. Akhirnya baginda menampakan dirinya yang sebenar.

"Mereka berkata: "Apakah engkau  ini benar-benar Yusuf?". Yusuf menjawab: "Akulah Yusuf & ini saudaraku. Sesungguhnya Allah sudah melimpahkan kurnia-Nya pada kami". Sesungguhnya barangsiapa yang bertakwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah nir mensia-siakan pahala orang-orang yg berbuat baik." (Yusuf,12: 90).

Pada waktu itu, seluruh saudaranya ingin segera memberitahu bapa mereka tentang fakta gembira tadi. Semasa mereka hendak berangkat pulang, Nabi Yusuftelah mengirimkan baju baginda buat disampaikan pada bapa mereka. Yusuf mengungkapkan:
"Pergilah kamu menggunakan membawa baju gamisku ini, lalu letakkanlah dia ke wajah ayahku, nanti dia akan melihat kembali; dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku. " (Yusuf, 12: 93)

Saudara-saudaranya pulang ke rumah dengan semangat yang ceria. Nabi Ya'qub sangat gembira mendengar warta tadi & pulang bersinar matanya. Baginda berasa lega bila dapat mencium bau Nabi Yusufdaripada baju yang dikirimkan. Anak-anak baginda memohon maaf dan mereka dimaafkan menggunakan hati yg terbuka.

L. Nabi Yakub bertemu Nabi Yusuf

Mereka akhirnya merogoh keputusan buat menyelesaikan segalanya pada Mesir. Mereka pun memulakan bepergian ke Mesir & disambut menggunakan meriah sesudah datang di sana. Nabi Yakub bertemu dengan anak baginda Nabi Yusufsetelah sekian usang terpisah. Baginda menyampaikan:

" Maka tatkala mereka masuk ke (tempat) Yusuf: Yusuf merangkul ibu bapanya dan beliau mengatakan :"Masuklah kamu ke negeri Mesir, InsyaAllah pada keadaan kondusif"" (Yusuf, 12: 99)

"Dan ia meningkatkan kedua bunda bapanya ke atas singgahsana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan mengungkapkan Yusuf: "Wahai ayahku, inilah ta'minuman beralkohol mimpiku yg dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku sudah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku  dari rumah penjara dan waktu membawa engkau  berdasarkan gurun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (interaksi) antaraku & saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau sudah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan & telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta'minuman beralkohol mimpi. (Ya Tuhan). Pencipta langit dan bumi, Engkaulah Pelindungku di global dan di akhirat, wafatkanlah saya dalam keadaan Islam dan gabungkanlah saya menggunakan  orang-orang yang soleh."" (Yusuf, 12: 100-101)
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/10/2017