thumbnail

Makalah - Konsep Pembelajaran CBSA

KONSEP PEMBELAJARAN CBSA

    A.    Pengertian Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA)

CaraBelajar Siswa Aktif (CBSA) adalah suatu pendekatan dalam pembelajaran yang menitik beratkan pada keaktifan siswa, yang merupakan inti dari kegiatan belajar. Keaktifan belajar terjadi dan terdapat pada semua perbuatan belajar, tetapi kadarnya yang berbeda tergantung pada jenis kegiatanya, materi yang dipelajari dan tujuan yang hendak dicapai. Kegiatan tersebut diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti : mendengarkan, berdiskusi, membuat sesuatu, menulis laporan, memecahkan masalah, menyusun rencana, dan lain lain. Pendekatan CBSA dinilai sebagai suatu system belajar mengajar yang menekankan keaktifan siswa secara fisik, mental, intelektual, dan emosional guna memperoleh hasil belajar yang berupa perpaduan antara mata kognitif, afektif, dan psikomotorik. Setiap kegiatan menuntut siswa untuk terlibat secara langsung dan menuntut keterlibatan intelektual – emocional siswa melalui proses asimilasi, dan akomodasi kognitif untuk mengembangkan kemampuan untuk mengembangkan pengetahuan, tindakan, serta pengalaman langsung dalam rangka membentuk ketrampilan (motorik, kognitif, dan sosial), penghayatan serta internalisasi nilai – nilai dalam pembentukan sikap (Raka Joni, 1980, hal. 2) Pendekatan sistem pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat dalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan tertentu. Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan, yaitu:
1.   Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach)
2.   Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach)
Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran dan Logan (Abin Syamsuddin Makmun, 2003) mengemukakan empat unsur strategi dari setiap usaha, yaitu:
1. Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi hasil (out put) dan sasaran (target) yang harus mempertimbangkan aspirasi dan selera masyarakat yang memerlukannya.
2. Mempertimbangkan dan memilih jalan pendekatan utama (basic way) yang paling efektif untuk mencapai tujuan
3. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah (steps) yang akan ditempuh sejak titik awal sampai mencapai sasaran
4.  Mempertimbangkan dan menetapkan tolok ukur (criteria) dan patokan ukuran (standard) untuk mengetahui/menilai taraf keberhasilan (achievement) usaha
Pendekatan CBSA dinilai sebagai suatu sistem belajar mengajar yang menekankan keaktifan siswa secara fisik, mental, intelektual dan emocional guna memperoleh hasil belajar yang berupa perpaduan antara matra kognitif, motorik, afektif, dan psikomotorik. ( A.Yasin, 1984, hal 24)

B.      Kelebihan dan kelemahan CBSA

a.       Kebaikan CBSA
Kebaikan-kebaikan CBSA, yang dikemikakan oleh T. Raka Joni bahwa,
1. Ditunjukan melalui keberanian memberikan urung pendapat tanpa secara eksklusif diminta.
2. Keterlibatan mental di dalam kegiatan-kegiatan belajar yang telah berlangsung yang ditunjukan dengan peningkatan diri kepada tugas.
3. Belajar dengan pengalaman langsung indicator dari CBSA.
4. kekayaan bentuk dan variasi alat kegiatan belajar mengajar.
5.  Kualitas interaksi antar siswa.
b.      Kelemahan CBSA
Beberapa kelemahan dari CBSA menurut Oemar Hamalik;
1.      Tidak menjamin dalam melaksanakan keputusan.
2.      Diskusi tak dapat diramalkan.
3.      Memasyarakatkan agar siswa memiliki keterampilan berdiskusi yang diperlukan secara aktif.
4.      Membentuk pengaturan fisik dan jadwal yang luwes.
5.      Dapat menjadi palsu jika pemimpin mengalami kesulitan mempertemukan berbagai pendapat.
6.      Dapat didominasi oleh seseorang atau sejumlah siswa sehingga dia menolak pendapat peserta lain.

C.    Rambu-Rambu Penyelenggaraan CBSA

Hakikat CBSA adalah keterlibatan intelektual-emosional siswa secara optimal dalam proses pembelajaran; dan setiap proses dapat menemukan kadar CBSA dari suatu proses pembelajaran, maka perlu mengenal terlebih dahulu rambu-rambu penyelenggara CBSA . yang dimaksud dengan rambu-rambu CBSA adalah gejala-gejala yang tampak pada perilaku siswa dan guru baik dalam program maupun dalam proses pembelajaran. Rambu-rambu yang dimaksud adalah :
1.      Kuantitas dan kualitas pengalaman yang membelajarkan
2.      Prakarsa dan keberanian siswa dalam mewujudkan minat, keinginan, dan dorongan-dorongan yang ada pada dirinya
3.      Keberanian dan keinginan siswa untuk ikut serta dalam proses pembelajaran
4.      Usaha dan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran
5.      Keingintahuan yang ada pada diri siswa
6.      Rasa lapang dan bebas yang ada pada diri siswa

7.      Kuantitas dan kualitas usaha yang dilakukan guru dalam membina dan mendorong keaktifan siswa.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 5/06/2017
thumbnail

Makalah - Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Makalah - Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

A. Pengertian IPS

IPS yang merupakan singkatan dari Ilmu Pengetahuan Sosial atau social studies merupakan pengetahuan mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan  masyarakat. Kajian tentang masyarakat dalam IPS dapat dilakukan dalam lingkungan yang terbatas, yaitu lingkungan sekitar sekolah atau siswa dan siswi atau dalam lingkungan yang luas, yaitu lingkungan negara lain, baik yang ada di masa sekarang maupun di masa lampau. Dengan demikian siswa dan siswi yang mempelajari IPS dapat menghayati masa sekarang dengan dibekali pengetahuan tentang masa lampau umat manusia. 
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 5/04/2017
thumbnail

Makalah - Wirausaha

A. Pengertian Wirausaha

Wirausaha
Wirausaha adalah orang yang memiliki kemampuan melihat serta  menilai peluang-peluang bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk mengambil sebuah tindakan yang tepat guna untuk meraih kesuksesan. Wirausaha biasa disebut Entrepreneur, seorang yang yang membangun sumber daya kerja, orang yang membawa perubahan, inovasi yang mampu meningkatkan suatu nilai yang lebih besar dari sebelumnya.
Pengertian wirausaha menurut para ahli yaitu:
JOSEPH C. SCHUMPETER Wirausaha adalah orang yang mampu menghancurkan keseimbangan pasar dan kemudian membentuk keseimbangan pasar yang baru dan mengambil keuntungan-keuntungan atas perubahan-perubahan tersebut
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 5/04/2017

Makalah - AL Quran

A. Pengertian Al Quran


Hasil gambar untuk alquranSecara bahasa (etimologi), al-Quran berasal dari bahasa arab yaitu qur’an, dimana kata “qur’an” sendiri merupakan akar kata dari قرأ – يقرأ – قرآنا . Kata قرآنا secara bahasa berarti bacaan karena seluruh isi dalam al-Quran adalah ayat-ayat firman allah dalam bentuk bacaan yang berbahasa arab. Sedangkan pengertian al-Quran menurut istilah (terminologi) ialah firman Allah yang berbentuk mukjizat, diturunkan kepada nabi terakhir, melalui malaikat jibril yang tertulis dalam di dalam mushahif, yang diriwayatkan kepada kita dengan mutawatir, merupakan ibadah bila membacanya, dimulai dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 5/04/2017
thumbnail

Makalah - Qawaid al - Tafsir

Makalah - Qawaid al - TafsirBAB I
PENDAHULUAN
    A.    Latar Belakang
Kitab suci Alquran yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw merupakan sumber petunjuk dan ilham abadi bagi tingkah laku manusia, baik individual maupun kolektif. Selain itu, ia juga merupakan  pedoman yang sangat diperlukan manusia dalam mencari jalan hidup yang berdasarkan keadilan, kebenaran, kebajikan, kebaikan dan moral yang tinggi.  Kitab suci ini dapat memuaskan “kehausan akan ilmu pengetahuan para ulama dan pemikir  dari berbagai kelas, yang selama berabad-abad mencoba mengambil sifat Alquran yang menakjubkan, dari sudut pandang tata bahasa dan kesusastraannya, dan berusaha keras memahami makna yang kaya dan kebenaran yang mendalam tentang alam dan kehidupan yang termaktub di dalamnya. [1]
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 5/04/2017
thumbnail

Perbedaan Ajaran Khawarij dengan Murj'ah

BAB   I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perbedaan Ajaran Khawarij dengan Murj'ahPersoalan yang pertama - tama timbul dalam Islam menurut sejarah  bukanlah persoalan tentang keyakinan malahan persoalan politik. Ketika wafatnya Nabi Saw. Abu Bakar menjadi kepala Negara yang pada waktu itu dengan memakai gelar  Khalifah  yang arti lafzinya ialah pengganti. Pada masa Abu Bakar Asyidiq dan  Khalifah Umar bin Khatab ra. Persoalan belum muncul ke permukaan  karena keadilan keduanya dalam mepimpin Negara. Gejolak politik
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 5/01/2017
thumbnail

Pemikiran Tasawuf Al-Hallaj

Pemikiran Tasawuf Al-Hallaj

BAB I

PENDAHULUAN
    A.   Latar Belakang
          Perasaan manusia dengan fitranya bahwa tidaklah semua yang ada ini dapat menyadari dirinya, dibalik semua yang nyata ini ada hakikat yang Agung memeliharanya, memberikan ketenangan dalam jiwanya. Manusia senantiasa berusaha dengan sungguh-sungguh (mujahadah) untuk mendekatkan dirinya kepada yang Agung, dengan pada tingkat yang tertentu manusia ingin menyerahkan dirinya ketika berhadapan dengan yang Agung itu.[1]
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 5/01/2017