Home » » Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Psikologi Anak

Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Psikologi Anak

A. Pengertian Gadget

Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Psikologi Anak
Secara estimologi, gadget adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris yang berarti perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Tetapi dari penjelasan diatas akan membuat kita lebih bertanya, “Apa perbedaan gadget dengan perangkat elektronik lainnya?”. Yang paling mencolok dari perbedaan tersebut adalah unsur “pembaharuan”. Simple-nya. gadget adalah alat elektronik yang memiliki pembaharuan dari hari ke hari sehingga membuat hidup manusia lebih praktis.Gadget adalah suatu perangkat yang memiliki fungsi lebih spesifik, bersifat praktis dan dirancang dengan teknologi canggih.


B. Jenis-jenis Gadget

1. Handphone
Handphone atau ponsel atau yang sering di dengar telinga kita HP. Gadget yang ini adalah gadget yang sangat populer di kalangam kita, lansia saja masih menggunakan HP apa lagi kalangan anak muda. Handphone adalah sebuah barang elektronik yang berfungsi sebagai alat komunikasi atau bisa di sebut perangkat telekomunikasi dasar. Selain sebagai Alt telekomunikasi dasar, handphone juga mempunyai banyak fungsi di dalamnya.
2. Laptop
Laptop adalah sebuah komputer yang bisa di bawa ke mana saja sesuai keinginan kita. Laptop merupakan hasil modifikasi sebuah komputer PC, bentuk dan berbagai Merck sudah di milik oleh gadget yang satu ini. Bentuk yang ringan dan mempunyai banyak fungsi membuat orang tergiur membelinya, beban yang dimiliki oleh laptop sesuai dengan bahan, spesifikasi dan juga ukurannya, kurang lebih ukurannya sekitar 1 – 6 kg.
3. Pemutar media player atau MP3 / MP4
Pemutar media adalah sebuah barang elektronik yang sudah umum di hidup kita, yang mempunyai fungsi untuk memutar musik atau video. Umumnya media player ini kita sebut dengan MP3 ataupun MP4.
4. Camera digital
Camera digital adalah alat yang bisa untuk memotret sebuah objek yang kita inginkan. Cara kerja camera digital adalah setelah kita memotret objek maka selanjutnya pembiasan yang di lakukan oleh lensa dan di lanjutkan ke sensor CCD.
5. Tablet PC
Tablet PC sama seperti laptop, yaitu hasil modifikasi sebuah komputer PC. Namun tablrt PC ini lebih ringan dan lebih keren di banding dengan laptop. Tablet PC adalah komputer portable dan banyak sekali kegunaan yang di miliki oleh tablet PC.

C. Perkembangan Psikologi Anak

Berikut ini adalah tahap perkembangan psikologi anak dari tahun ke tahun menurut  Erikson.

●    Trust vs Mistrust (usia 0-1 tahun)

Perkembangan psikologi anak yang berlangsung di tahap ini adalah tentang pengembangan rasa percaya diri. Pada awal kehidupannya, bayi sangat tergantung pada pengasuh utamanya (orang tua, nenek, babysitter, dsb). Ia akan belajar memercayai lingkungannya melalui pengalaman yang berkaitan dengan pemenuhan berbagai kebutuhan dasarnya. Rasa percaya (trust) tersebut akan timbul saat bayi merasa kebutuhan dasarnya telah dipenuhi oleh pengasuh utamanya, baik dalam hal biologis maupun kasih sayang. Bayi yang sering diperhatikan, disentuh, dan dipeluk akan merasa aman dan selalu terlindungi.

Sebaliknya, bayi yang jarang disentuh atau dipeluk akan merasa dirinya tidak diperhatikan dan kebutuhan dasarnya tidak dipenuhi oleh pengasuh utamanya. Ia akan membentuk rasa tidak percaya (mistrust) terhadap orang-orang terdekatnya dan merasa dunia adalah tempat yang kejam untuk bertumbuh dan berkembang.

●    Autonomy vs Shame and Doubt (usia 2-3 tahun)

Memasuki usia 1 tahun, anak sudah mengembangkan rasa trust ataupun mistrust terhadap pengasuh utamanya. Perasaan ini turut memengaruhi perkembangan psikologi anak, serta proses perkembangan motorik dan kognitif yang berlangsung pada fase batita. Di tahapan usia ini, si Kecil memang memiliki hasrat belajar atau eksplorasi yang tinggi. Anak yang memercayai pengasuhnya akan merasa lebih percaya diri dalam mengeksplorasi lingkungan maupun kemampuannya.

Sebagai pengasuh utama, orang tua perlu memberikan kesempatan kepada anak agar melalui proses tersebut sesuai dengan cara dan keinginannya. Bila orang tua berhasil mendorong anak bereksplorasi sambil disertai dengan pengawasan yang cukup dan bijaksana, maka anak akan mampu mengembangkan sifat mandiri (autonomy). Sebaliknya, anak yang terlalu banyak dilarang akan merasa tidak percaya diri dan selalu ragu-ragu akan kemampuannya sendiri (shame and doubt). Ia juga cenderung kesulitan untuk bertahan hidup dan tidak percaya dengan lingkungannya.

●    Initiative vs Guilt (4-5 tahun)

Perkembangan psikologi anak yang terjadi di tahap ini melibatkan kegiatan sosialisasi yang lebih intens. Pada tahap usia ini, si Kecil biasanya sudah memasuki playgroup atau TK, dan mulai mengenal dunia yang lebih luas di luar rumah dan keluarga. Jadi, tidak heran bila ia kemudian menjadi senang bertanya mengenai segala hal, sehingga terkesan cerewet. Padahal, sikap banyak bertanya ini merupakan hal yang positif, dan menandakan bahwa anak tertarik untuk bereksplorasi. Anak akan merasa dirinya mampu melakukan sejumlah aktivitas tanpa terikat orang tuanya.

D. Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Psikologi Anak

Anak yang sudah terbiasa menggunakan gadget dia akan cenderung lebih diam, dalam artian dia diam bukan karena memang sifatnya yang pendiam. Akan tetapi dia lebih asyik dengan dunianya sendiri dengan gadget yang digunakannya. Selain itu ada beberapa dampak negatif yang juga di sebabkan penggunaan gadget pada anak-anak, diantaranya mereka jadi malas berfikir dalam berbagai hal dan berkurangnya kreatifitasnya juga bisa menyebabkan kerusakan mata dini karena matanya terus-menerus melihat layar gadget mereka. 

Kecanduan akan gadget dapat membuat anak menjadi lebih agresif dan sulit dikendalikan. Orang tua menjadi diabaikan ketika memerintah sesuatu pada anak karena anak hanya berfokus pada gadget. Penggunaan gadget juga akan berdampak pada pertumbuhan otak. Balita yang otaknya terlalu di ekspos dengan gadget cenderung mengalami penundaan kognitif, peningkatan impulsif dan penurunan kemampuan untuk mengatur diri sendiri. Perkembangan otak awal ditentukan oleh rangsangan alam dan lingkungan. Rangsangan yang berasal dari gadget akan berhubungan dengan fungsi eksekutif dan defisit perhatian, gangguan kognitif, kesulitan dalam belajar, peningkatan impulsif dan menurunkan kemampuan dalam mengendalikan diri.

Pengunaan gadget berlebihan juga akan berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Jika anak ketergantungan dengan gadget, maka mereka akan sangat sulit menangkap pelajaran di sekolah. Karena apa yanga ada dipikiran mereka sebagian besar hanya tertuju pada gadget. Banyak yang beranggapan bahwa gadget adalah salah satu sarana edukasi yang efektif. Namun, para ahli berpendapat bahwa edukasi yang berasal dari gadget tidak bersifat tahan lama dan berkelanjutan dalam memori anak. Karena bagaimanapun juga, sumber edukasi yang baik untuk otak adalah alam dan lingkungan.

Demikianlah Makalah - Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Psikologi Anak. Semoga memberikan manfaat.

Terimakasih telah membca artikel berjudul Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Psikologi Anak

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 9/12/2017

0 komentar Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Psikologi Anak

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak