Home » » Makalah - AL Quran

Makalah - AL Quran

A. Pengertian Al Quran


Hasil gambar untuk alquranSecara bahasa (etimologi), al-Quran berasal dari bahasa arab yaitu qur’an, dimana kata “qur’an” sendiri merupakan akar kata dari قرأ – يقرأ – قرآنا . Kata قرآنا secara bahasa berarti bacaan karena seluruh isi dalam al-Quran adalah ayat-ayat firman allah dalam bentuk bacaan yang berbahasa arab. Sedangkan pengertian al-Quran menurut istilah (terminologi) ialah firman Allah yang berbentuk mukjizat, diturunkan kepada nabi terakhir, melalui malaikat jibril yang tertulis dalam di dalam mushahif, yang diriwayatkan kepada kita dengan mutawatir, merupakan ibadah bila membacanya, dimulai dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas

B. Fungsi Al Quran


Fungsi dari Al-quran sendiri tersurat dari nama-namanya di dalam Al-quran itu sendiri. Nama lain Al-quran yang menunjukkan fungsinya sendiri antara lain:
1. Al-Huda (Petunjuk)
Di dalam Al-quran ada tiga posisi Al-quran yang fungsinya sebagai petunjuk. Al-quran menjadi petunjuk bagi manusia secara umum, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, dan petunjuk bagi orang-orang yang beriman. Jadi Al-quran tidak hanya menjadi petunjuk bagi umat Islam saja tapi bagi manusia secara umum. Kandungan Al-quran memang ada yang bersifat universal seperti yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan itu bisa menjadi petunjuk bagi semua orang tidak hanya orang yang beriman Islam dan bertakwa saja.
Petunjuk bagi orang yang beriman berarti bagi orang yang memiliki iman Islam dalam dirinya yaitu yang mengakui bahwa Nabi Muhammad utusan Allah dan Allah merupakan satu-satunya Tuhan Semesta Alam. Sedangkan untuk orang yang bertakwa berarti bagi orang-orang yang benar-benar menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Beberapa kali di Al-quran dituliskan tentang kepada siapa ayat atau sebuah perintah ditujukan, apakah bagi orang yang beriman atau bagi orang-orang yang bertakwa.
2. Al-Furqon (Pemisah)
Nama lain Al-quran adalah Al-Furqon atau pemisah. Ini berkaitan dengan fungsi Al-quran lainnya yang dapat menjadi pemisah antara yang hak dan yang batil, atau antara yang benar dan yang salah. Di dalam Al-quran dijelaskan berbagai macam hal yang termasuk kategori salah dan benar atau hak dan yang batil.
Jadi jika sudah belajar Al-Quran dengan benar maka seseorang seharusnya dapat membedakan antara yang benar dan yang salah. Misalnya saja saat mencari keuntungan dengan berdagang, dijelaskan bahwa tidak benar jika melakukan penipuan dengan mengurangi berat sebuah barang dagangan. Begitu juga dengan berbagai permasalahan lainnya yang bisa diambil contohnya dari ayat-ayat Al-Quran.
3. Al-Asyifa (Obat)
Di dalam Al-quran disebutkan bahwa Al-quran merupakan obat bagi penyakit yang ada di dalam dada manusia. Penyakit dalam tubuh manusia memang tak hanya berupa penyakit fisik saja tapi bisa juga penyakit mental atau psikologis. Perasaan manusia tidak selalu tenang, kadang merasa marah, iri, dengki, cemas, dan lain-lain.
Seseorang yang membaca Al-quran dan mengamalkannya dapat terhindar dari berbagai penyakit hati tersebut. Al-quran memang hanya berupa tulisan saja tapi dapat memberikan pencerahan bagi setiap orang yang beriman. Saat hati seseorang terbuka dengan Al-quran maka ia dapat mengobati dirinya sendiri sehingga perasaannya menjadi lebih tenang dan bahagia dengan berada di jalan Allah.
4, Al-Mau’izah (Nasihat)
Al-Quran juga berfungsi sebagai pembawa nasihat bagi orang-orang yang bertakwa. Di dalam Al-Quran terdapat banyak pengajaran, nasihat-nasihat, peringatan tentang kehidupan bagi orang-orang yang bertakwa, yang berjalan di jalan Allah. Nasihat yang terdapat di dalam Al-Quran biasanya berkaitan dengan sebuah peristiwa atau kejadian, yang bisa dijadikan pelajaran bagi orang-orang di masa sekarang atau masa setelahnya.

C. Ajaran Pokok  Al Quran

Pokok Ajaran yang Terkandung dalam Al Qur'an yaitu:

1. Aqidah (Keyakinan)
Merupakan hal yang berkaitan dengan keyakinan, seperti halnya Mengesakan Allah SWT dan meyakini Malaikat-malaikat Allah SWT.

2. Akhlak  (Budi Pekerti)
Merupakan hal yang berkaitan dengan pembinaan akhlak yang mulia dan menghindari dari akhlak buruk/tercela.

3. Ibadah
Merupakan hal yang berkaitan dengan tata cara beribadah seperti contohnya Sholat, Puasa, Zakat dan ibadah yang lainnya.

4. Muamalah
Merupakan hal yang berkaitan dengan tata cara berhubungan kepada sesama manusia, sehingga hubungan akan terjalin dengan baik dan damai.

5. Tarikh (Sejarah)
Merupakan hal yang berkaitan dengan kosah orang-orang dan umat yang terdahulu.

D. Kedudukan Al Quran dalam Islam

 1. Al-Qur’an sebagai sumber berbagai disiplin ilmu keislaman
                Disiplin ilmu yang bersumber dari Al-Qur’an di antaranya yaitu:
a.       Ilmu Tauhid (Teologi)
b.      Ilmu Hukum
c.       Ilmu Tasawuf
d.      Ilmu Filasafat Islam
e.       Ilmu Sejarah Islam
f.       Ilmu Pendidikan Islam
2. Al-Quran sebagai Wahyu Allah SWT  yaitu seluruh ayat Al-Qur’an adalah wahyu  Allah; tidak ada satu kata pun yang  datang dari perkataan atau pikiran Nabi.
3. Kitabul Naba wal akhbar (Berita dan Kabar) arinya, Al-Qur’an merupakan khabar yang di bawah nabi yang datang dari Allah dan di sebarkan kepada manusia.
4. Minhajul Hayah (Pedoman Hidup), sudah seharusnya setiap Muslim menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan terhadap setiap problem yang di hadapi.
5. Sebagai salah satu sebab masuknya orang arab ke agama Islam pada zaman rasulallah dan masuknya orang-orang sekarang dan yang akan datang.
6. Al-Quran sebagai suatu yang bersifat Abadi artinya, Al-Qur’an itu tidak akan terganti oleh kitab apapun sampai hari kiamat baik itu sebagai sumber hukum, sumber ilmu pengetahuan dan lain-lain.
7. Al-Qur’an di nukil secara mutawattir artinya,  Al-Qur’an disampaikan kepada orang lain secara terus-menerus oleh sekelompok   orang yang tidak mungkin bersepakat untuk berdusta karena banyaknya jumlah orang dan berbeda-bedanya tempat tinggal mereka
8. Al-Qur’an sebagai sumber hukum, seluruh mazhab sepakat Al-Qur’an sebagai sumber utama dalam menetapkan hukum, dalam kata lain bahwa Al-Qur’an menempati posisi awal dari tertib sumber hukum dalam berhujjah.
9. Al-Qur’an di sampaikan kepada nabi Muhammad secara lisan artinya, baik lafaz ataupun maknanya dari Allah SWT.
10. Al-Qur’an termaktub dalam Mushaf, artinya bahwa setiap wahyu Allah yang lafaz dan maknanya berasal dari-Nya itu termaktub dalam Mushaf (telah di bukukan).
11. agama islam datang dengan al qur'annya membuka lebar-lebar mata manusia agar mereka manyadari jati diri dan hakikat hidup di muka bumi.

Referensi
Moch. Ali Ash-Shabunie, Pengantar Ilmu-Ilmu Al-Quran, hal 17.
http://www.habibullahurl.com/2015/08/isi-pokok-ajaran-dalam-al-quran.html

http://abdullahqiso.blogspot.co.id/2013/12/fungsi-dan-kedudukan-al-quran-dalam.html



Terimakasih telah membaca artikel berjudul Makalah - AL Quran

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 5/04/2017

0 komentar Makalah - AL Quran

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak