Home » » Makalah Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembelajaran

Makalah Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembelajaran

1.  Metode Ceramah

Makalah Kelebihan dan Kekurangan Masing masing Metode Pembelajran
Metode ini bisa dikatakan sebagai satu-satunya cara yang paling ekonomis untuk menyampaikan suatu informasi, dan paling efektif dalam mengatasi langkanya bahan rujukan atau literatu sesuai dengan jangkauan daya beli dan pemahaman siswa.

Kelebihan Metode Ceramah

·       Guru mudah menguasai situasi dan kondisi kelas.
·         Guru mudah menerangkan bahan-bahan pelajaran berkuantitas banyak.
·         Dapat diikuti oleh anak didik dalam jumlah yang besar.
·         Tergolong mudah dalam pelaksanaan.

Kelemahan Metode Ceramah

·         Menjadikan peserta didik menjadi pasif.
·         Mengandung unsur paksaan kepada peserta didik.
·         Mengandung daya kritis kepada peserta didik.
·         Anak didik yang lebih tanggap dari segi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap segi auditifnya dapat lebih besar menerimanya.
·         Sulit mengendalikan sejauhmana perkembangan belajar anak didik.
·         Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata).
·         Membosankan bila terlalu lama.

2. Metode Diskusi ( Discussion Method )

Metode diskusi ialah caraa mengajar yang sangat erat kaitannya dengan pemecahan suatu masalah. Metode ini umum dikenal dengan diskusi kelompok dan resitasi bersama (socialized recitation).
Tujuan dari pelaksanaan dari metode ini ialah untuk:
·         Mendorong peserta didik berpikir secara kritis.
·         Peserta didik didorong untuk mampu mengutarakan pendapatnya secara bebas.
·         Mendorong peserta didik untuk menyumbangkan idenya untuk memecahkan masalah bersama.
·         Mampu membuat anak didik untuk mengambil sebuah atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalaah berdasar pertimbangan tertentu.

Kelebihan Metode Diskusi

·         Anak didik tersadar bahwa masalah mampu dipecahkan dengan banyak cara.
·         Membuat peserta didik sadar bahwa dengan saling berdiskusi dan mengemukakan pendapat secara konstruktif mampu mendapatkan keputusan yang terbaik.
·         Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat atau ide orang lain walaupun berbeda
·         Membiasakan peserta didik bersikap toleransi.

Kelemahan Metode Diskusi

·         Tak cocok untuk digunakan dalam skala besar.
·         Informasi yang didapat peserta didik terbatas.
·         Hanya dapat dikuasai oleh anak didik yang suka berbicara.
·         Memerlukan pendekatan yang lebih formal.

3. Metode Demonstrasi ( Demonstration Method )

Yaitu metode mengajar dengan cara memperagakan sebuah barang, peristiwa, aturan, dan urutan melakukan suatu aktivitas, baik secara langsung maupun tak langsung melalui penggunaan sebuah media pengajaran yang relevan dengan materi atau pokok pembahasan yang sedang disajikan.

Kelebihan Metode Demonstrasi

·         Anak didik terbantu dalam memahami secara jelas suatu proses atau kerja sebuah benda.
·         Mudah dalam bermacam-macam jenis penjelasan.
·         Kesalahan yang terjadi dari hasil ceramah bisa diperbaiki melalui pengamatan dan contoh nyata dengan menghadirkan objek sebenarnya.

Kelemahan Metode Demonstrasi

·         Anak didik kadang sulit untuk melihat secara jelas benda yang diperagakan.
·         Tak semua benda dapat didemonstrasikan.
·         Materi akan sulit untuk dipahami apabila pendidik kurang menguasai apa yang diperagakan.

4. Metode Ceramah Plus

Metode ceramah plus ialah cara mengajar yang menggunakan lebih dari satu metode, yaitu metode ceramah bergabung dengan metode lain. Ada tiga metode ceramah plus yang akan dibahas yakni:

a. Metode Ceramah Plus Tanya Jawab dan Tugas (CPTT)

Metode ini adalah metode mengajar gabungan antara ceramah dengan tanya jawab dan pemberian tugas. Metode campuran ini idealnya dilakukan secara berurutan, yaitu :
1.    Penyampaian materi oleh pendidik.
2.    Pemberian peluang bertanya jawab antara pendidik dan anak didik.
3.    Pemberian tugas kepada anak didik.

b. Metode Ceramah Plus Diskusi dan Tugas (CPDT)

Metode ini dilakukan secara tertib sesuai dengan urutan pengkombinasiannya, yaitu
1.    Guru menguraikan dahulu materi pelajaran yang akan dibahas.
2.    Mengadakan diskusi.
3.    Pemberian tugas kepada peserta didik.

c. Metode Ceramah Plus Demonstrasi dan Latihan (CPDL)

Metode ini adalah gabungan antara kegiatan menguraikan materi pelajaran dengan metode memperagakan dan latihan keterampialn (drill).

5. Metode Resitasi ( Recitation Method )

Metode mengajar dimana peserta didik diharuskan membuat suatu resume dengan menggunakan kalimat sendiri.

Kelebihan Metode Resitasi

·         Pengetahuan yang diperoleh anak didik dapat diingat lebih lama karena diperoleh dari hasil belajar mandiri.
·         Anak didik memiliki kesempatan untuk memupuk perkembangan dan menumbuhkan keberanian dalam mengambil inisiatif, mandiri, dan bertanggung jawab.

Kelemahan Metode Resitasi

·         Anak didik kemungkinan bisa melakukan hal curang dengan hanya meniru hasil resume dari temannya, karena tak perlu susah payah.
·         Tugas bisa saja dilakukan oleh orang lain disebabkan kurangnya pengawasan.
·         Sulit memberikan tugas yang bersifat pemenuhan individual.

6. Metode Percobaan ( Experimental Method )

Yakni suatu metode pemberian kesempatan kepada peserta didik baik perorangan atau kelompok untuk dilatih dan melakukan sebuah proses atau percobaan. Umumnya dilakukan lebih dari satu kali dengan menggunakan alat-alat khusus dan tempat khusus, misalnya percobaan di laboratorium.
Dalam melaksanakan metode ini peserta didik melakukan sesuatu hal, mengamati prosesnya lalu kemudian menuliskan hasil percobaan tersebut. Hasil tersebut kemudian dipresentasikan di kelas dan dievaluasi oleh pendidik/guru.
Tujuan dari pelaksanaan metode ini ialah:
·         Peserta didik mampu mencari dan menemukan sendiri jawaban atau persoalan yang mereka hadapi dengan melakukan percobaan.
·         Peserta didik terlatih untuk berfikir secara ilmiah dan kritis.
·         Peserta didik mampu memahami konsep dari sebuah materi.

Kelebihan Metode Percobaan

·         Anak didik lebih percaya pada kesimpulan dan kebenaran disebabkan semua hasil berdasarkan pada percobaan mereka sendiri, bukan dari guru ataupun buku saja.
·         Anak didik berkesempatan untuk melakukan pengembangan sikap untuk bereksplorasi tentang ilmu dan teknologi.
·         Dari metode inilah diharapkan akan terbina insan yang membawa terobosan dengan bermacam-macam penemuan baru untuk kemaslahatan manusia.

Kekurangan Metode Percobaan

·         Terkadang alat-alat yang dipakai tak cukup untuk setiap anak didik, sehingga ada beberapa anak didik yang tak berkesempatan bereksperimen.
·         Apabila eksperimen membutuhkan waktu yang lama, anak didik harus melanjutkan pelajaran.
·         Hanya sesuai untuk bidang-bidang sains dan teknologi.

Prosedur Eksperimen

Guru terlebih dahulu menjelaskan tujuan dari eksperimen lalu kemudian prosedur untuk melakukan percobaan/eksperimen ialah sebagai berikut:
1.    Pendidik menjelaskan kepada anak didik mengenai alat dan bahan yang diperlukan dalam percobaan.
2.    Pendidik harus mengawasi pekerjaan anak didik berikut memberikan saran atau pertanyaan yang menunjang jalannya eksperimen.
3.    Setelah eksperimen selesai dilakukan, pendidik harus mengumpukan hasil percobaan siswa, mendiskusikannya di kelas lalu kemudian mengevaluasi dengan tes atau tanya jawab.

Tahapan-tahapan dalam Eksperimen

1.    Percobaan awal, demonstrasi dilakukan pertama kali oleh pendidik atau bisa juga dengan mengatami fenomena alam.
2.    Pengamatan, dilakukan oleh peserta didik ketika pendidik melakukan percobaan. Diharapkan peserta didik mampu memahami peristiwa/percobaan tersebut.
3.    Hipotesis awal, peserta didik merumuskan kesimpulan sementara berdasar hasil pengamatannya.
4.    Verifikasi, pada tahap ini peserta didik diharuskan membuktikan kebenaran dari hipotesis awal melalui kerja kelompok.
5.    Aplikasi konsep, jika peserta didik sudah mampu merumuskan dan menemukan konsep, hasilnya lalu diaplikasikan ke dalam kegiatan sehari-hari (jika bisa) sebagai pemantapan
6.    Evaluasi, kegiatan akhir setelah selesainya sebuah konsep.
Hal-hal yang perlu diperhatikan agar metode ini bisa berjalan efektif dan efisien ialah:
1.    Jumlah alat dan bahan serta materi percobaan harus cukup untuk tiap-tiap anak didik.
2.    Pastikan mutu dari bahan percobaan baik dan bersih agar eksperimen tidak berakhir gagal dan tak membahayakan bagi anak didik.
3.    Dibutuhkan waktu yang lama dalam mengamati percobaan dalam membuktikan teori yang sedang dipelajari, jadi pastikan anak didik teliti dan berkonsentrasi selama proses tersebut.
4.    Berikan petunjuk yang jelas pada karena mereka sedang berada dalam proses memperoleh ilmu, pengalaman serta keterampilan, berikut kematangan jiwa dan sikap.
5.    Tak semua masalah dapat dieksperimenkan, seperti contohnya masalah tentang kejiwaan, hal-hal sosial, dan keyakinan seseorang.

7. Metode Karya Wisata

Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar yang dirancang terlebih dahulu oleh pendidik dan diharapkan siswa membuat laporan dan didiskusikan bersama dengan peserta didik yang lain serta didampingi oleh pendidik, yang kemudian dibukukan.
Metode ini juga merupakan suatu perjalanan atau pesiar yang dilakukan oleh peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar, terutama pengalaman langsung dan merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah.
Meskipun karya wisata memiliki banyak hal yang bersifat non akademis, tujuan umum pendidikan dapat segera dicapai, terutama berkaitan dengan pengembangan wawasan pengalaman tentang dunia luar.

Kelebihan Metode Karya Wisata

·         Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran.
·         Membuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat.
·         Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak.
·         Informasi sebagai bahan pelajaran lebih luas dan aktual.

Kekurangan Metode Karya Wisata

·         Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak.
·         Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang.
·         Dalam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama, sedangkan unsur studinya terabaikan.
·         Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerak-gerik anak didik di lapangan.
·         Biayanya cukup mahal.
·         Memerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelancaran karyawisata dan keselamatan anak didik, terutama karyawisata jangka panjang dan jauh.
Agar penggunaan teknik karya wisata dapat efektif, maka pelaksanaannya perlu memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:
1.    Persiapan, dimana guru perlu menetapkan tujuan pembelajaran dengan jelas, mempertimbangkan pemilihan teknik, menghubungi pemimpin obyek yang akan dikunjungi untuk merundingkan segala sesuatunya, penyusunan rencana yang masak, membagi tugas-tugas, mempersiapkan sarana, pembagian siswa dalam kelompok, serta mengirim utusan,
2.    Pelaksanaan karya wisata, dimana pemimpin rombongan mengatur segalanya dibantu petugas-petugas lainnya, memenuhi tata tertib yang telah ditentukan bersama, mengawasi petugas-petugas pada setiap seksi, demikian pula tugas-tugas kelompok sesuai dengan tanggungjawabnya, serta memberi petunjuk bila perlu,
3.    Akhir karya wisata, pada waktu itu siswa mengadakan diskusi mengenai segala hal hasil karya wisata, menyusun laporan atau paper yang memuat kesimpulan yang diperoleh, menindaklanjuti hasil kegiatan karya wisata seperti membuat grafik, gambar, model-model, diagram, serta alat-alat lain dan sebagainya.

8. Metode Latihan Keterampilan ( Drill Method )

Metode latihan keterampilan ialah sebuah metode mengajar, dimana peserta didik diajak ke tempat latihan keterampilan untuk mengamati bagaimana cara membuat sesuatu, bagaimana cara menggunakannya, serta untuk apa dibuatnya, apa kegunaannya dan lain-lain. Contoh dari latihan keterampilan inilah membuat tas dari tali kur atau membuat kerajinan dari kain perca.

Kelebihan Metode Latihan Keterampilan

·         Peserta didik dapat memperoleh keterampilan atau kecakapan motorik, misalnya menulis, melafalkan huruf, membuat dan menggunakan sesuatu.
·         Peserta didik bisa mendapatkan kecakapan mental, seperti perkalian, penjumlahan, tanda-tanda simbol, dan olah rasa.
·         Dapat membentuk kebiasaan, menambah kecepatan dan ketepatan dalam melakukan sesuatu.

Kekurangan Metode Latihan Keterampilan

·         Dapat menghambat inisiatif dan bakat anak didik, disebabkan mereka diajak jauh dari pengertian dan diatur untuk menyesuaikan pada sebuah keadaan.
·         Mengakibatkan penyesuaian statis terhadap suatu lingkungan.
·         Aktivitasnya monoton dan membuat bosan anak didik.
·         Bisa menimbulkan verbalisme.

9. Metode Perancangan ( Project Method )

Yaitu metode mengajar dimana pendidik harus merancang sebuah proyek yang akan diteliti sebagai obyek kajian oleh peserta didik.

Kelebihan Metode Perancangan

·         Mampu merombak pola pikir anak diri dari yang mulanya sempit menjadi lebih terbuka luas dan menyeluruh dalam memandang dan mencari solusi terhadap suatu masalah yang dihadapi.
·         Anak didik terbina membiasakan diri untuk menerapkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap dengan terpadu. Diharapkan praktis dan bermanfaat dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Kelemahan Metode Perancangan

·         Negara kita belum menunjang pelaksaanaan metode ini baik secara vertikal atau horizontal.
·         Diperlukan keahlian khusus yang harus dimiliki oleh pendidik dalam menunjang metode ini.
·         Topik unit harus sesuai kebutuhan anak, dengan cukup fasilitas berikut sumber belajarnya.
·         Bahan pembelajaran terkadang menjadi terlalu luas sehingga mengaburkan pokok materi yang dibahas.
Terimakasih telah membca artikel berjudul Makalah Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembelajaran

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 4/14/2017

0 komentar Makalah Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembelajaran

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak