thumbnail

Sejarah Dinasti Mamalik

Sejarah Dinasti Mamalik

A. Berdirinya Dinasti Mamalik

Dinasti Mamalik di Mesir berkuasa selama dua dan tiga perempat abad (1250-1517 M). Kaum Mamalik adalah para imigran Mesir yang pada awalnya merupakan budak-budak yang datang dari daerah pegunungan Kaukasus (kemudian disebut Mamalik al-Bahriyun) dan Laut Kaspia (Mamalik al-Burjiun). Dinasti Ayyubiyah menempatkan mereka di barak-barak militer pulau Raodhoh di sungai Nil untuk dilatih dan dididik secara baik. Di tempat inilah mereka diajari membaca, menulis dan pengetahuan kemiliteran, bahkan diberi pendidikan agama[8] serta dijejali dengan loyalitas terhadap tuan-tuan mereka. Kaum Mamluk yang ditempatkan di sungai Nil disebut Mamalik al-Bahriyun yang memerintah pada 1250 M/648 H s.d. 1390 M/792 H. Selanjutnya, kaum mamluk yang ditempatkan di benteng-benteng istana di kota Kairo disebut Mamalik al-Burjiyun  yang memerintah pada 1382 M/784 H s.d. 1517 M/922 H.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Konsep Pemikiran Muhammad Iqbal

Konsep Pemikiran Muhammad Iqbal
Muhammad Iqbal

A. Biografi Muhammad Iqbal

Muhammad Iqbal lahir di Sialkot, pada tanggal 9 Nopember 1877. Sialkot adalah sebuah kota peninggalan Dinasti Mughal India yang sudah lama pudar gemerlapnya. Ia terletak beberapa mil dari jammu dan Kashmir, suatu kawasan yang kelak terus menerus menjadi sengketa antara India dan pakistan. Kakeknya bernama Iqbal Syaikh Rariq (penjaja selenang berasal dari Looehar, Kahmir). Penduduk Kasmir yang awalnya beragama Hindu kemudian telah menganut agama Islam selama kurang lebih 500 tahun. Jika di ikuti, jejak leluhur Iqbal berasal dari kalangan Brahma,
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Desain Pembelajaran

Desain Pembelajaran

A. Pengertian Desain Pembelajaran

Istilah ‘desain’ dewasa ini menjadi kata yang cukup memberi wibawa bila digandengkan dengan kata lain. Desain grafis, desain komunikasi visual, desain interior, desain eksterior.  Awalnya, kita mengenal kata ‘rancang, merancang, rancangan’. Sejalan dengan perkembangan sosial budaya, kata ini selanjutnya dinilai tidak lagi sepenuhnya dapat melingkupi kegiatan, keilmuan, keluasan dan pamor profesi. Ada lagi kata ‘rancang bangun’. Namun kata itupun lebih menjurus kepada praktek rekayasa. Para ahli (pasar) kemudian lebih memilih meng-Indonesiakan kata aslinya design (Inggris) menjadi desain. Ini mungkin yang lebih mewakili cabang ilmu, profesi, program studi, maupun istilah yang dipergunakan pada beberapa undang-undang perlindungan intelektual.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Hadis Sebagai Sumber Hukum Islam

Hadis Sebagai Sumber Hukum Islam

A. Pengertian Hadis, Sunnah, Khabar dan Atsar

1. Pengertian Hadis
Hadis atau al-hadis menurut bahasa al-jadid yang artinya sesuatu yang baru -lawan dari al-Qadim- artinya yang berarti menunjukkan kepada waktu yang  dekat atau waktu yang singkat. Hadis juga sering disebut sebagai al-khabar, yang berarti berita, yaitu sesuatu yang dipercakapkan dan dipindahkan dari seorang  kepada orang lain. Sedangkan menurut istilah (terminologi), para ahli memberikan definisi  (ta’rif) yang berbeda-beda sesuai latar belakang disiplin ilmunya. Seperti pengertian hadis menurut ahli ushul akan berbeda dengan pengertian yang  diberikan oleh ahli hadis.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Makna Spiritual dalam Islam

Makna Spiritual dalam Islam
Makna Spiritual dalam Islam

     A.    Makna Spiritual dalam Islam

Dengan rasa cemas orang berbicara mengenai antisipasi masa depan. Apaplagi benda benda yang bernama masa depan itu di sini sering dikaitkan dengan era globalisasi. Era macam itu dalam benak kita serba mengancam. Elemen kebudayaan lokal harus masuk kancah pergaulan budaya global, dengan resiko terkoyak-koyak dan punah. Dalam lingkup kehidupan agama pun rasa cemas itu ada, para pemimpin umat dan para perumus kebijakan umat jauh-jauh hari sering mulai bicara perkara masa depan

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Tafsir Tarbawi

TAFSIR TARBAWI

A.  Pengertian Tafsir Tarbawi

Tafsir Tarbawi terdiri dari dua kata yaitu Tafsir dan Tarbawi:
1. Tafsir
Tafsir menurut bahasa mengikuti wazan “Taf’il”, berasal dari akar kata Al-fasr yang berarti menjelaskan menyingkap dan menampakkan atau menerangkan makna yang abstrak. Kata kerjanya mengikuti wazan “Daraba-Yadribu”dan “Nasara-Yansuru”. Dikatakan: fasara (asy-syai’a) yafsiru” dan “yafsuru fasran”
Sebagian ulama berpendapat, kata tafsir adalah kata kerja yang terbalik, berasal dari “safara” yang juga berarti menyingkap (al-khasyf).[1]
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Sistem Nilai Ilmu Pengetahuan

Sistem Nilai Ilmu Pengetahuan

A. Sistem Nilai Ilmu Pengetahuan 

Syed Naquib al-Attasmenyatakan bahwa ilmu pengetahuan modern tidak bebas nilai, ia netral sebab dipengaruhi oleh pandangan-pandangan keagamaan, kebudayaan, dan filsafat. Olehkarena itu umat Islam perlu mengislamisasikan ilmu.[1] akar filsafat pendidikan Islam seperti Pernyataan al-Attas tersebut bahwa ilmu bebas nilai mengindikasikan adanya aksiologi, yakni pertimbangan nilai dalam ilmu pengetahuan. Ilmu apapun namanya, jika ia diletakkan dalam wadah yang islami, maka ilmu tersebut adalah “ilmu Islam” dan di luar itu tidak islami Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan tidak terlepas dari sejarah perkembangan filsafat ilmu, sehingga muncullah ilmuan yang digolongkan sebagai filosof dimana mereka menyakini adanya hubungan antara ilmu pengetahuan dengan filsafat ilmu. Filsafat ilmu yang dimaksud di sini adalah sistem kebenaran ilmu sebagai hasil dari berfikir radikal, sistematis dan universal.[2] Oleh karena itu, Filsafat ilmu hadir sebagai upaya menata kembali peran dan fungsi Iptek sesuai dengan tujuannya, yakni mempokuskan diri terhadap kebahagian umat manusia. Ilmu pengetahuan yang merupakan produk kegiatan berpikir manusia adalah wahana untuk meningkatkan kualitas hidupnya dengan jalan menerapkan pengetahuan yang diperolehnya. Proses penerapan itulah yang menghasilkan peralatan-peralatan dan berbagai sarana hidup seperti kapak dan batu di zaman dahulu hingga peralatan komputer di zaman sekarang ini, serta alat-alat yang lebih canggih (mutakhir) lagi untuk masa-masa mendatang.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Paham Al-Maturidiyah

Paham Al-Maturidiyah

A. Sejarah Lahirnya Aliran al-Maturidiyah

Al-Maturidiyah adalah salah satu aliran di dalam aqidah Islam yang muncul pada abad ke 9 M. Munculnya golongan ini didorong oleh suatu kebutuhan yang mendesak untuk menyelamatkan diri dari ekstrimitas kaum rasionalis yang dipelopori oleh Mu’tazilah dan golongan ekstrimitas kaum tekstualis yang dimotori oleh kaum Hanabilah ( para pengikut Imama Ahmad Ibn Hanbal )[5]. Kedua aliran ekstrim tersebut berusaha mengambil sikap tengah diantara aliran itu.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Asbabun Nuzul

Asbabun Nuzul

A. Pengertian Asbabun Nuzul

Secara etimologis kata asbabun nuzul berasal dari kata “asbab” dan “nuzul”.[1] Kata asbab merupakan bentuk jamak dari kata sababun yang berarti sebab, alasan, illat.[2] Sedangkan kata nuzul berasal dari kata kerja nazala yang berarti turun.[3] Secara tersminologis, Asbabun nuzul dapat diartikan sebab-sebab yang melatarbelakangi turunnya ayat (Al-Qur’an), seperti halnya asbabul wurud dalam istilah ulumul hadits. Menurut Al-Zarqani, asbabun nuzul adalah suatu kejadian yang menyebabkan turunnya satu atau beberapa ayat, atau suatu peristiwa yang dapat dijadikan petunjuk hukum berkenaan dengan turunnya suatu ayat. Pernyataan senada juga diutarakan oleh Shubhi Al-Shalih bahwa sesuatu yang menyebabkan turunnya satu atau beberapa ayat yang memberi jawaban terhadap sebab itu, atau menerangkan hukumnya pada masa terjadinya sebab itu.[4] Sedangkan Ash-Shabuni mengatakan bahwa turunnya suatu ayat disebabkan atau oleh adanya suatu peristiwa atau kejadian yang berhubungan dengan peristiwa tersebut, baik itu berupa pertanyaan dari para sahabat ataupun kejadian yang berkaitan dengan urusan agama.[5]
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

I’jaz Al-Qur’an

I’jaz Al-Qur’an

A. Pengertian I’jaz

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, “kata Mukjizat” diartikan sebagai kejadian yang luar biasa yang sukar dijangkau oleh akal pikiran manusia. Pengertian ini punya muatan yang berbeda dengan pengertian I’jaz dalam perspektif Islam.[2] I’jaz sesungguhnya menetepkan kelemahan  ketika mukjizat telah terbukti, maka yang nampak kemudian adalah kemampuan atau “mu’jiz” (yang melemahkan. Oleh sebab itu I’jaz al-Qur’an menampakkan kebenaran Muhammad dalam pengakuannya sebagai Rasul yang memperlihatkan kelemahan manusia dalam menandingi mukjizatnya.[3]
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Sejarah Dinasti Tahiriyah

Sejarah Dinasti Tahiriyah

A. Lahirnya Dinasti Thahiriyah

Dinasti Thahiriyah adalah dinasti kecil yang muncul pada masa daulat Abbasiyah disebelah timur Bagdad, berpusat di Khurasan, dengan ibukota Naisabur [4] Didirikan oleh Thahir Ibn al-Husaen.[5] Ia adalah keturunan Maula (klien) Persia.[6]  Ia adalah seorang panglima yang mendukung al-Ma'mun dalam perang saudara dalam menghadapi al-Amin.[7] Setelah panglima Thahir dapat mengalahkan para pendukung al-Amin, ia diangkat oleh al-Ma'mun menjadi gubernur sebagai balas jaza.  Kehebatan panglima Thahir dengan kepiawaian kedua tangannya dalam peperangan semakin menambah keyakinan khalifah al-Ma'mun untuk mengangkat sebagai gubernur Khurasan dengan Naishabur sebagai kotanya.[8] Kemenangan dan kemahirannya dalam berperang, sehingga al-Ma'mun memberi gelar Zual Yanainain (terampil)    
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016

Paham Jabariah dan Qadariah

A. Hakikat dan makna kaum Jabariyah dan Qadariyah

Hasil gambar untuk PAHAM JABARIAH   Kata Jabariyah berasal dari kata Jabara yang berarti memaksa. Didalam Al-Mujid dijelaskan nama Jabariyah berasal dari kata Jabara yang berarti memaksa dan mengharuskan melakukan sesuatu. Kalau dikatakan Allah memiliki sifat al jabbar(dalam bentuk mubalaghah), itu artinya Allah maha memaksa. Ungkapan Al-Insan Majbur (bentuk isim maf’ul) mempunyai arti manusia dipaksa atau terpaksa. Selanjutnya kata jabara (bentuk pertama), setelah ditarik menjadi jabariyah
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Sejarah Daulah Bani Saljuk

SEJARAH DAULAH BANI SALJUK

A. Awal Terbentuknya Bani Saljuk

Bani Saljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. Pada abad kedua, ketiga, dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. Ketika itu mereka belum bersatu. Mereka dipersatukan oleh Saljuk ibn Tuqaq. Karena itu, mereka disebut orang-orang Saljuk. Pada mulanya Saljuk ibn Tuqaq Rahimahullah mengabdi kepada Bequ, raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. Saljuk Rahimahullah diangkat sebagai pemimpin tentara. Pengaruh Saljuk Rahimahullah sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. Raja Bequ bermaksud menyingkirkan Saljuk.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/17/2016
thumbnail

Sejarah Dinasti Bani Abbasiyah

Sejarah Dinasti Bani Abbasiyah

A. Proses Terbentuknya Dinasti Abbasiyah

Sebagaimana diketahui bahwa kekuasaan dinasti Bani Abbas atau khilafah Abbasiyah melanjutkan kekuasaan Bani Umayyah. Dinamakan khilafah Abbasiyah karena para pendiri dan penguasa dinasti ini adalah keturunan Al-Abbas paman Nabi Muhammad SAW. dinasti Abbasiyah didirikan oleh Abdullah Al-Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullah ibn Al-Abbas. Kekuasaannya berlangsung dalam rentang waktu yang panjang,dari tahun 132 H (750 M) s. d 656 H (1258). Selama dinasti ini berkuasa, pola pemerintahan yang diterapkan berbeda-beda sesuai dengan perubahan politik, sosial, dan budaya.

Ketika dinasti Umayyah berkuasa Bani Abbas telah melakukan usaha perebutan kekuasaan. Bani Abbas telah mulai melakukan upaya perebutan kekuasaan sejak masa khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720 M) berkuasa. Khalifah itu dikenal liberal dan memberikan toleransi kepada kegiatan keluarga Syi’ah. Gerakan itu didahului oleh saudara-saudara dari Bani abbas, seperti Ali bin Abdullah bin Abbas, Muhammad serta Ibrahim al-Imam, yang semuanya mengalami kegagalan, meskipun belum melakukan gerakan yang bersifat politik. Sementara itu Ibrahim meninggal dalam penjara karena tertangkap, setelah menjalani hukuman kurungan karena melakukan gerakan makar. Barulah usaha perlawanan itu berhasil ditangan Abu abbas, setelah melakukan pembantaian terhadap seluruh Bani Umayyah, termasuk khalifah Marwan II yang sedang berkuasa.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/13/2016
thumbnail

Langkah-langkah Menyusun Silabus dan Rpp

Langkah-langkah Menyusun Silabus dan Rpp

A. Pengertian Silabus dan Satuan Pengajaran

1. Pengertian Silabus

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi dan kompetensi dasar, kegiatan pembelajaran, materi pokok/pembelajaran, indikator pencapaian kom­pe­tensi, penilaian, sumber, dan  alokasi waktu belajar. Di Indonesia,  Silabus merupakan  pengaturan dan penjabaran seluruh kompetensi dasar suatu mata pelajaran dalam standar isi sehingga relevan dengan konteks madrasahnya dan siap digunakan sebagai panduan pembelajaran setiap mata pelajaran. Standar Isi merupakan standar minimal yang berisi Standar Kompetensi dan kompetensi dasar.  Silabus berisi standar kompetensi dan kompetensi dasar,  kegiatan pembelajaran, materi pokok/pembelajaran indikator pencapaian kom­pe­tensi, penilaian, sumber, dan  alokasi waktu belajar.[1] 
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/12/2016

MOLEKUL BIOKIMIA

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Hasil gambar untuk MOLEKUL BIOKIMIA

Saat ini penemuan-penemuan biokimia digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari genetika hingga biologi molecular dan dari pertanian hingga kedokteran. Penerapan biokimia yang pertama kali barangkali adalah dalam pembuatan roti menggunakan khamir, sekitar 4000 tahun yang lalu. Ada 4 kelas molekul utama biokimia yaitu: lipid, karbohidrat, protein dan asam nukleat.

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/12/2016

Masa Pemerintahan Muawiyah Bin Abi Sufyan

 muawiyah bin abu sufyan
Muawiyah Ibn Abi Sufyan

A. Pengantar Kisah Muawiyah Bin Abi Sufyan 

Sebenarnya, pertikaian yang terjadi antara Ali dari Bani Hasyim dan Muawiyah dari Bani Umayyah sudah lama terjadi. Sejak jaman jahiliyah, antara keluarga Bani Hasyim dan keluarga Bani Umayyah sering terjadi percekcokan.Puncaknya terjadi pada akhir masa pemerintahan Usman, yang dituntut untuk segera turun dari jabatannya.[2]  
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/12/2016