RENUNGAN HATI

renungan hati
Ansar OneFirst
 Kehidupan adalah perjalanan, semakin jauh perjalanan ditempuh akan semakin luas mata memandang semakin banyak suara ambisi yang berteriak lantang dan tak sedikit  jeritan pilu yang terdengar menyumbangkan konsep yang menggetarkan hati mematikan jiwa menerbitkan Tanya pada hati kecil yang belum ternoda, inikah kehidupan?

Tak perlu pedulikan kata mereka, biarakan tatapan mata tertuju seirama dengan batas kota, jangan hentikan suara tapak kaki yang senada dengan ambisi hati penuh asa. Berjalan, perjalanan adalah pelajaran, pengalaman akan tercipta dari pelajaran dan pengalaman adalah kehidupan. Tak
mungkin tergelincir seorang manusia yang banyak mengerti arti asal dari kehidupan. Itulah pengalaman.
Hati seirama meski ambisi tak senada tapi  tak mungkin tujuan tak sejalan. Kebahagiaan, ketenangan adalah asa setiap kita. Jangan halangi dan palingkan ia karena ambisi yang tak sama, biarkan ia mengalir mengikuti suara hati, tak mungkin ia berbeda, akan ia katakan jangan ganggu dan usik aku biarkan aku merdeka tiada intimidasi.. itulah
nada hati yang seirama.
  Hidup adalah pembelaan. Setiap diri ingin didengar dan dimengerti, mempertahankan nada-nada lantang yang dilontarkan. Inilah kebenaran.! Menurut ia. Salah? Tidak. Hidup adalah pembelaan. Satu kebenaran terungkap kesesatan menjemurkan diri disitiap sudut raga bumi tak pandang hari yang diterangi mentari tatapan bayang-bayang oleh cahaya rembulan. Beribu kebenaran yang terkurung ketakutan. Jangan salahkan siapa.... Keadaan yang menciptakan karena hidup adalah pembelaan.
Itulah manusia, macam sifat ragam sikap melukiskan perbedaan menampakkan kemajemukan memberikan warna- warni memberi hiasan melahirkan keindahan perjuangan kehidupan dunia sebab jiwa adalah satu.Bukan persamaan yang disamakan, persamaan kebersamaan dibuahkan oleh perbedaan. Perbedaan disamakan terciptalah rahmat  karena perbedaan adalah rahmat.  Untuk apa menuntut mencari pembelaan sebab perbedaan  adalah awal dari pembelaan. Bukankan manusia berasal dari diri yang satu? 
Semua diri ingin dimengerti, kedamaian akan tercipta dari satu diri. Berikan apa yang bisa diamalkan. memiliki adalah awal dari kedamaian, tiada mungkin memberi yang tak memiliki. Semua kita punya senyum, beri senyum dapat senyum terjalin pertemanan persahabatan tecipta kedamaian dan keharmonisan yang diimpikan oleh diri setiap insan. Ikuti kata hati karena hati adalah raja, bukan raga yang diawasi tapi nasehatilah hati agar menjadi raja yang bijak menuntun raga pada sifat dan sikap yang oleh semua insan dapat ia mengerti, karena setiap diri ingin dimengerti...
Karya : Ansar Onefirst

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "RENUNGAN HATI"

Post a Comment