Kumpulan Berbagai Jenis Makalah

PROSPEK PROFESI DOKTER HEWAN DI INDONESIA

A.    Pengertian Dokter Hewan

Hasil gambar untuk profesi dokter hewanDokter hewan adalah seseorang yang mempunyai ilmu kedokteran hewan yang terlatih dan mempunyai izin untuk mengobati dan mencegah penyakit hewan. Profesi dokter hewan dilandasi oleh hukum dan mempunyai kompetensi (UU No. 18/2009 tentang peternakan dan kesehatan hewan). Salah satu ikrarnya yaitu “ Saya akan memberikan pertimbangan utama untuk kesehatan pasien saya, kepentingan tertinggi si pemilik dan kesejahteraan sesama manusia”.
Profesi dokter hewan memberikan pelayan berdasarkan :
a.      Berdasarkan Keahlian spesies
1.      Menangani hewan pangan/farm animal
2.      Menangani hewan hobby/kesayangan/kepentingan khusus
3.      Menangani hewan liar/satwa liar termasuk untuk konservasi.
4.      Menangani hewan aquatik/air untuk pangan dan konservasi
5.      Menangani hewan laboratorium untuk ilmu kedokteran manusia dan ilmu pengetahuan lainnya.
b.      Berdasarkan Keahlian Keilmuan
1.      Dalam bidang praktisi medik veteriner terbagi atas praktisi hewan ternak dan praktisi spesies individu antara lain : Ahli Bedah, Ahli Mata, Ahli Reproduksi, Ahli Penyakit Dalam, Ahli Dermatologi, Ahli Pathologi Klinik, Ahli Nutrisi Klinik, Ahli Akupunktur Veteriner, .
2.      Dalam bidang veteriner/konsultan antara lain : Ahli Epidemiologi, Ahli Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ahli Kesehatan Daging, Ahli Kesehatan Susu, Ahli Mikrobiologi, Ahli Virologi.
Kompetensi Layanan Medis Veteriner Terhadap Hewan terdiri atas 2 kategori yaitu sebagai berikut :
a.       Layanan medik untuk hewan secara kelompok (herd health), hal ini umumnya di peternakan peternakan dan oleh dinas-dinas pemerintah/puskeswan-puskeswan.
b.      Layanan medik untuk hewan secara individual (individual health), hal ini umumnya pada praktisi hewan kecil, di kebun binatang dan hewan hobi.

B.     Dasar Hukum dan Kode Etik Profesi Dokter Hewan

Sumpah dokter hewan juga mengacu terhadap sumpah profesi medis kedokteran tetapi ditambahkan tentang kesejahteraan hewan. Berikut merupakan isi dari sumpah dokter hewan.
Dengan diterimanya diri saya masuk profesi kedokteran hewan, saya bersumpah:
1.      Akan mengabdikan diri saya, ilmu pengetahuan dan keterampilan yang saya miliki kepada perbaikan mutu, peringanan penderitaan serta perlindungan hewan demi kesejahteraan masyarakat
2.      Akan menggunakan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang saya miliki berlandaskan perikemanusiaan dan kasih sayang kepada hewan
3.      Akan memberikan pertimbangan utama untuk kesembuhan, kesehatan dan kesejahteraan pasien saya, kepentingan tertinggi klien dengan mempertaruhkan kehormatan profesi dan diri saya
4.      Akan selalu menjunjung tinggi kehormatan dan tradisi luhur profesi Kedokteran Hewan dengan memegang teguh Kode Etik Profesi saya.Sumpah ini saya ucapkan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa
Etika adalah segala nilai yang baik dan yang buruk atau yang benar dan yang salahyang disepakati oleh sekumpulan orang/masyarakat yang memiliki kepentingan atauprofesi yang sama. Pada Etika Veteriner (Veterinary Ethics) adalah membahas mengenai isu moral dalam hubungan ilmu kedokteran dengan hewan.Dalam hal ini ada dua (2) aspek etika yang dibahas yaitu :
a.       Etika mengenai bagaimana dokter hewan / profesi veteriner dan tenaga-tenaga pendukungnya (paramedis, perawat hewan, dll) memperlakukan hewan atau dalam praktek kedokteran.
b.      Etika mengenai hewan-hewan yang berada di tangan manusia perlu dijaga hak dan mendapatkan perlindungan dengan kajian/argumentasi ilmiahnya maupun animal behaviour mengapa spesies hewan tersebut perlu diperlakukan tertentu serta manfaatnya.
Ada 4 jenis etika veteriner yaitu sebagai berikut :
1.      Etika Veteriner Deskriptif, adalah yang secara umum perilaku sebagai profesi dan individu yang langsung terlihat baik buruknya oleh masyarakat.
2.      Etika Veteriner Profesi (profesional), adalah kesepakatan organisasi profesinya.
3.      Etika Veteriner Administratif, adalah yang diatur pemerintah, berkekuatan hukum dan dapat diberi sanksi.
4.      Etika Veteriner Normatif , adalah norma-norma etika yang benar dan tepat yang dalam berperilaku sebagai profesi veteriner termasuk terhadap hewan atau disepakati sebagai norma-norma Kesejahteraan Hewan.

C.    Tantangan Global Profesi Dokter Hewan

Pada dasarnya semua profesi mempunya tantangan tersendiri demikian halnya profesi dokter hewan. Secara garis besar tantangan global profesi dokter hewan dapat dibagi sebagai berikut:
1.      Tantangan Internal profesi
Permasalahan terbesar yang menjadi tantangan profsi dokter hewan di Indonesia adalah kualifikasi etika veteriner dan kompetensi profesi individual dokter hewan yang harus dijamin dengan rekomendasi organisasi profesi (PDHI) dan kedudukan hukum profsi dokter hewan untuk memperoleh otoritas (kewenangan) yang wajar sebagai profesi kedokteran yaitu otoritas medis veteriner dan otoritas veteriner yang perlu dikukuhkan dengan Undang-undang dan aturan-aturan hukum lainnya agar dapat efektif dalam menjalankan profesinya.
2.      Tantangan Eksternal Profesi
Indonesia turut seta menadatangai perjanjian GATT yang menjadi dasar kesepakatan-kesepaktan perdagangan internasiona memlalui WTO. Perdagangan ini termasuk pula disektor hewan dan produk hewan yang menuntut berbagi persyartan tang perlu dipersiapkan oleh setiap negara anggota WTO termasuk Indonesia. Kemampuan Indonesia untuk dapat diperhitungkan dan diperlakukan setara dalam tataran internasional sangat tergantung kepada berbagi konsep pemikiran yang dituangkan menjadi aturan dan pedoman yanag meliput pula profesionalisme SDM dokter hewan.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim . 2010. Profesi Dokter Hewan. http://blogspot.com, diakses pada tanggal 28 November 2010.
Anonim . 2010. The Moslemah Veterinarian. http://blog multiply.com, diakses pada tanggal 28 November 2010.
Anonim . 2010. Sumpah Dokter Hewan. http://wikipedia.com, diakses pada tanggal 28 November 2010.
Bagja, W. 2010. Peningkatan Profesionalisme Dokter Hewan. http://pbdhi.wordpress.com/Peningkatan Profesionalisme-Dokter-Hewan /. diakses pada tanggal 28 November 2010.
Indar. 2010. Etika dan Hukum Kesehatan. http://www.Etika-Dokter Hewan.go.id/brosur/i.pdf, diakses pada tanggal 28 November 2010.
Widagdo. 2010.          Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia. http://www.PDHI dan Perkembangan Kehewanan di Indonesia.go.id/brosur/i.pdf, diakses pada tanggal 28 November 2010.


http://www.fauzulmustaqim.com/
Labels: MAKALAH KESEHATAN

Thanks for reading PROSPEK PROFESI DOKTER HEWAN DI INDONESIA. Please share...!

0 Comment for "PROSPEK PROFESI DOKTER HEWAN DI INDONESIA"

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak

Back To Top