Home » » Pertanyaan Tentang Syahadat

Pertanyaan Tentang Syahadat

Pertanyaan Tentang Syahadat

A. Kenapa syahadat menjadi rukun Islam yg Pertama ?

Jawab :         
Karena Syahadat adalah aturan pertama, maka sesungguhnya beliau memegang peranan kunci dalam pemahaman Islam. Seluruh tindakan pada rukun-rukun selanjutnya sangat dipengaruhi oleh pemahaman dari syahadat ini. Islam yg mengajak buat berserah diri total kepada Allah, hanya berpaling kepada Allah, hanya bersandar kepada Allah.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَََّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ
Makna Laa Ilaaha Illallaah.Makna berdasarkan kalimat لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ (laa ilaaha illallaah) merupakan لاَ مَعْبُوْدَ بِِِِِحَقٍّ إِلاَّ اللهُ (laa ma’buda bi haqqin ilallaah), tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak diibadahi dengan sahih kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semua sesembahan yang disembah sang manusia berupa malaikat, jin, manusia, surya, bulan, bintang, kubur, pohon, batu, kayu dan lainnya, semuanya adalah sesembahan yang batil, tidak mampu memberikan manfaat & tidak bisa menolak bahaya.

Firman Allah:
وَلَا تَدْعُ مِن دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ ۖ فَإِن فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِّنَ الظَّالِمِينَ
Dan janganlah engkau  menyembah apa-apa yg tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab apabila engkau  berbuat (yg demikian) itu, maka sesungguhnya engkau  jika begitu termasuk orang-orang yg zhalim. 

Yunus/10:106
ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ
(Kuasa Allah) yang demikian itu, merupakan karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) yg haq & sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yg batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” [al Hajj/22 : 62].

Rukun Laa Ilaaha Illallaah.Kalimat لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ (laa ilaaha illallaah) memiliki dua rukun, yaitu النَّفْيُ (mengingkari). Yaitu mengingkari (menafikan) semua yg disembah selain Allah Subhanahu wa Ta’ala.– اْلإِثْبَاتُ (menetapkan). Yaitu tetapkan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala saja. Tidak ada sekutu bagiNya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
فَمَن يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لاَ انْفِصَامَ لَهَا وَاللهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Barangsiapa yg kufur kepada thagut dan beriman pada Allah, maka sungguh dia telah berpegang pada buhul (tali) yg sangat kokoh yg tidak akan putus, & Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [al Baqarah/2 : 256].

Itulah sebabnya mengapa harus syahadat sebagai rukun Islam yang pertama, Meyakini diri segala diri bahwa hanya Allah SWT yang patut disembah, karna nir terdapat lagi ilahi melainkan Allah, Muhammad merupakan utusan Allah buat memberi pedoman atau model hayati sebenarnya seseorang mukmin.

B.Dalam firman Allah dalam surah al-Fath ayat 28 Allah menyatakan cukuplah yang menggunakan Allah yaitu Muhammad yang sebagai saksi kenapa nir allah pribadi yg menjadi saksi ?

Jawab :
Allah SWT  berfirman QS al-Fath ayat 28 :
 هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا
Artinya:
”Dia-lah yang mengutus rasul-Nya menggunakan membawa petunjuk dan kepercayaan  yg hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua kepercayaan  dan cukuplah Allah sebagai saksi. Yaitu seperti flora yg mengeluarkan tunasnya, maka tunas itu mengakibatkan tanaman  itu kuat lalu sebagai besarlah dia tegak & lurus pada atas pokoknya; tanaman  itu menyenangkan hati penanam-penanamnya lantaran Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (menggunakan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yg beriman dan mengerjakan kondusif yg sholeh diantara  mereka ampunan & pahala yg akbar.”(al-Fath:28)

Tafsir :
(Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk & kepercayaan  yg hak supaya dimenangkan-Nya) kepercayaan  yang hak itu (terhadap semua kepercayaan ) atas kepercayaan -agama yang lainnya. (Dan cukuplah Rasulullah sebagai saksi) bahwasanya kamu diutus untuk membawa hal tersebut, sebagaimana yang diungkapkan-Nya dalam ayat berikut adalah.

Maksud ayat pada atas adalah : Bahwa sanya kita bersyahadat, kita yang bersaksi kepada Allah dan sebagai skasi kita yakni Muhammad, Allah menaruh penyaksian pada nabi Muhammad Allah mempercayainya,  karna  Allah pribadi lah yg menaruh jujur atau perintah kepada Rasul buat sebagai saksi nya atas segala hal petunjuk & tentang kepercayaan  yg benar. Karena Nabi Muhammad merupakan utusan Allah yang sekaligus merupakan kekasih berdasarkan Allah yg paling mengenal Allah itu sendiri

Nabi Muhammad adalah orang yang paling dekat menggunakan Allah orang yg paling takwa kepada Allah & Nabi Muhammad pula tempat dimana Allah menurunkan wahyu dan  Nabi Muhammad juga yang memperjuangkan Islam sehingga kita dapat merasakan agama yang damai dan latif ini.

C. Ungkapan syahadat itu saya bersaksi kepada Allah & Muhammad utusan Allah, dimana konkret Muhammad sebagai saksi ?

Jawab :

Allah sudah menjadikan Nabi Muhammad sebagai saksinya sebagai mana yg selama ini misalnya yg kita ketahui bahwasan nya segala sesuatu yang Allah peruntuhkan kepada Manusia semuanya melalui muhammad menggunakan jalan Menurunkan Wahyu pada  Nabi Muhammad yg mana Allah lah yg menjadiakan Nabi Muhammad sebagai pendamping dirinya yang berupa kekasih Allah. Banyak sekali selama ini kesaksian kesaksian yg telah diterima oleh Nabi Muhammad menjadi pendamping Allah. Dan hal ini lah yg meyakini bahwasan nya Allah lah yang menjadiakn Nabi muhammad sebagai saksinya.

Allah swt berfirman didalam surah Al-Balad ayat 1-dua yang berarti :1. “Aku sahih-benar besumpah menggunakan kota ini (Mekah).” dua. “Dan kamu (Muhammad) betempat di kota Mekah ini.”

Dari pernyataan diatas telah jelas bahwa saksi kita berada di Mekkah. Saksi itu ada di Baitullah dan nabi Muhammad SAW menjadi Washilah kepada Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW sebagai saksi, yg adalah nabi Muhammad sebagai saksi bagi umatnya dalam hari kiamat terhadap perbuatan yg mereka lakukan, baik atau jelek, demikian pula menjadi saksi terhadap berbagai perkataan dan pertarungan, dan sebagai saksi terhadap keesaan Allah & sendiri-Nya Dia dengan kesempurnaan berdasarkan aneka macam sisi.

Allah berfirman pada surah al-fath : 28 yang berarti :”Dianya Allah yang mengutus Rasul menggunakan hak yang sahih, cukuplah yang menggunakan Allah yang itu Muhammad menjadi saksi.”

Kalimat syahadah “Aku bersaksi bahwa nir Tuhan kecuali  Allah, dan Muhammad utusan Allah. Makna Muhammadurrasulullah Persaksian Laa Ilaaha Illallah diatas tidak akan terwujud secara sahih dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengikuti petunjuk yang diberikan Rasulullah Muhammad SAW maka persaksian terhadap kerasulan Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai galat satu menurut 2 kalimah syahadat yg adalah pintu gerbang buat memasuki Dienul Islam. Rasulullah adalah model teladan yg primer bagi setiap muslim & keteladanan ini bersifat total baik secara vertikal kepada Allah yang berupa ibadah-ibadah khusus maupun yg bersifat horisontal pada sesama makhluk yg berupa ibadah-ibadah yg bersifat umum.

D. Kenapa sah mengucap dua kalimah syahadat itu harus menghadap kiblat ?

Jawab :
Mengucapkan 2 kalimat syahadat dengan ekspresi, dibenarkan didalam hati, dan diamalkan dengan perbuatan. Sah mengucapkannya bila kita menghadap kekiblat. Maksudnya menghadapke kiblat bukan paras atau badan kita yg menghadap ke kiblat akan namun hati kita yg menghadap kekiblat. Sebelum mengucapkan dua kalimat syahadat luruskan dulu hati kita ke kiblat kemudian yakini bahwa nabi Muhammad menjadi saksi kita, kenapa mengucapkan dua kalimat syahadat wajib  menghadap kekiblat lantaran disana masih ada batin nabi Muhammad yang dulu pernah berada yang dulu pernah menghuni tubuh seorang laki-laki  yg tinggal di Arab & kini   jasadnya/tubuhnya telah wafat dan dimakam kan pada madinah. Dia lah yang akan sebagai saksi kita.

Allah SWT berfirman QS. Al Baqarah : 144 yg berarati : “Sungguh kami (seringkali) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang engkau  sukai. Palingkan lah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan diamana saja engkau  berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang orang (yahudi & nasrani) yg diberi  Al buku (Taurat & injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu merupakan benar berdasarkan Tuhannya; Dan Allah sekali tidak lengah berdasarkan apa yang mereka kerjakan.

Dalam surah ini dijelaskan bahwa kemana saja engkau  memandang disitulah paras Allah  (Al-Qur’an) kemana saja kamu memandang , sama terdapat menggunakan deria atau akal atau imajinasi, maka disitu ada paras Allah. Oleh karenanya pada tiap-tiap ain dimana ada ain (zat tuhan) & semuanya merupakan “La ilaha illallah” (tidak Tuhan melainkan Allah). Dalam “La ilaha illallah” semua wujud terkandung yaitu wujud semesta raya dan wujud spesifik atau apa yg dianggap wujud atau wujud hakiki dan wujud makhluk.

Syahadat sebagai pintu masuk agama Islam, hal ini ditegaskan dalam beberapa surat keterangan bahwa disyaratkan mengucapkan dua kalimat syahadat bagi seorang yg hendaklah menghadap kiblat.
Terimakasih telah membaca artikel berjudul Pertanyaan Tentang Syahadat

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/07/2017

0 komentar Pertanyaan Tentang Syahadat

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak