Home » » Biografi dan Karya Imam Malik

Biografi dan Karya Imam Malik

Biografi dan Karya Imam Malik

A. Biografi Imam Malik

Abu abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amirbin Amr bin al-Haris bin Ghaiman bin Jutsail binAmr bin al-Haris Dzi Ashbah. Imam malik dicetuskan di Madinah al Munawwaroh. sedangkan tentang masalah tahun kelahiranya ada perbedaaan riwayat. al-Yafii dalam kitabnya Thabaqat fuqoha meriwayatkan bahwa Imam Malik dicetuskan pada 94 H. ibn Khalikan dan yang lain berasumsi bahawa Imam Malik dicetuskan pada 95 H. sedangkan. imam al-Dzahabi meriwayatkan imam malik dicetuskan 90 H. Imam yahya bin bakir meriwayatkan bahwa ia mendengar malik berbicara :”aku dicetuskan pada 93 H”. dan berikut riwayat yang sangat benar (menurut keterangan dari al-Sam’ani dan ibn farhun) Ia menyusun buku Al Muwaththa’, dan dalam penyusunannya ia menguras waktu 40 tahun, sekitar waktu itu, ia menunjukan untuk 70 berpengalaman fiqh Madinah. Kitab itu menghimpun 100.000 hadits, dan yang meriwayatkan Al Muwaththa’ lebih dari seribu orang, karena tersebut naskahnya berbeda lain dan seluruhnya berjumlah 30 naskah, namun yang terkenal melulu 20 buah. Dan yang sangat masyur ialah riwayat dari Yahya bin Yahyah al Laitsi al Andalusi al Mashmudi.

Sejumlah ‘Ulama berasumsi bahwa sumber sumber hadits tersebut ada tujuh, yakni Al Kutub as Sittah diperbanyak Al Muwaththa’. Ada pula ulama yang memutuskan Sunan ad Darimi sebagai ganti Al Muwaththa’. Ketika melukiskan buku besar ini, Ibn Hazm berkata,” Al Muwaththa’ ialah kitab mengenai fiqh dan hadits, aku belum mnegetahui bandingannya.
Hadits-hadits yang ada dalam Al Muwaththa’ tidak semuanya Musnad, terdapat yang Mursal, mu’dlal dan munqathi. Sebagian ‘Ulama menghitungnya berjumlah 600 hadits musnad, 222 hadits mursal, 613 hadits mauquf, 285 ucapan tabi’in, disamping tersebut ada 61 hadits tanpa penyandara, hanya disebutkan telah hingga kepadaku” dan “ dari orang kepercayaan”, namun hadits hadits itu bersanad dari jalur jalur beda yang bukan jalur dari Imam Malik sendiri, karena tersebut Ibn Abdil Bar an Namiri membangkang penyusunan buku yang berjuang memuttashilkan hadits hadits mursal , munqathi’ dan mu’dhal yang ada dalam Al Muwaththa’Malik.

Imam Malik menerima hadits dari 900 orang (guru), 300 dari kelompok Tabi’in dan 600 dari tabi’in tabi’in, ia meriwayatkan hadits bersumber dari Nu’main al Mujmir, Zaib bin Aslam, Nafi’, Syarik bin Abdullah, az Zuhry, Abi az Ziyad, Sa’id al Maqburi dan Humaid ath Thawil, siswanya yang sangat akhir ialah Hudzafah as Sahmi al Anshari.

Adapun yang meriwayatkan darinya ialah banyak sekali diantaranya terdapat yang lebih tua darinya laksana az Zuhry dan Yahya bin Sa’id. Ada yang sebaya laksana al Auza’i., Ats Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Al Laits bin Sa’ad, Ibnu Juraij dan Syu’bah bin Hajjaj. Adapula yang belajar darinya laksana Asy Safi’i, Ibnu Wahb, Ibnu Mahdi, al Qaththan dan Abi Ishaq. Malik bin Anas merangkai kompilasi hadits dan ucapan semua sahabat dalam kitab yang terkenal sampai kini, Al Muwatta. Di antara guru beliau ialah Nafi’ bin Abi Nu’aim, Nafi’ al Muqbiri, Na’imul Majmar, Az Zuhri, Amir bin Abdullah bin Az Zubair, Ibnul Munkadir, Abdullah bin Dinar, dan lain-lain.

Di antara siswa beliau ialah Ibnul Mubarak, Al Qoththon, Ibnu Mahdi, Ibnu Wahb, Ibnu Qosim, Al Qo’nabi, Abdullah bin Yusuf, Sa’id bin Manshur, Yahya bin Yahya al Andalusi, Yahya bin Bakir, Qutaibah Abu Mush’ab, Al Auza’i, Sufyan Ats Tsaury, Sufyan bin Uyainah, Imam Syafi’i, Abu Hudzafah as Sahmi, Az Aubairi, dan lain-lain.

B. Pujian Ulama untuk Imam Malik

An Nasa’i berkata,” Tidak terdapat yang saya lihat orang yang pintar, mulia dan jujur, tepercaya periwayatan haditsnya melebihi Imam Malik, kami tidak tahu dia terdapat meriwayatkan hadits dari rawi matruk, kecuali Abdul Karim”. (Ket: Abdul Karim bin Abi al Mukharif al Basri yang menetap di Makkah, sebab tidak senegeri dengan Malik, keadaanya tidak tidak sedikit diketahui, Malik melulu sedikit mentahrijkan haditsnya mengenai keutamaan amal atau meningkatkan pada matan).

Sedangkan Ibnu Hayyan berkata,” Imam Malik ialah orang yang kesatu menyeleksi semua tokoh berpengalaman fiqh di Madinah, dengan fiqh, agama dan keutamaan ibadah”.
Imam as-Syafi’i berbicara : “Imam Malik ialah Hujjatullah atas makhluk-Nya setelah semua Tabi’in “. Yahya bin Ma’in berbicara :”Imam Malik ialah Amirul mukminin dalam (ilmu) Hadits”
Ayyub bin Suwaid berbicara :”Imam Malik ialah Imam Darul Hijrah (Imam madinah) dan as-Sunnah ,seorang yang Tsiqah, seorang yang bisa dipercaya”.

Ahmad bin Hanbal berkata:” Jika anda melihat seseorang yang membenci imam malik, maka ketahuilah bahwa orang tersebut ialah ahli bid’ah”

Seseorang bertanya untuk as-Syafi’i :” apakah kamu menemukan seseorang yang (alim) laksana imam malik?” as-Syafi’i membalas :”aku mendengar dari orang yang lebih tua dan lebih berilmu dari pada aku, mereka menuliskan kami tidak mengejar orang yang (alim) laksana Imam Malik, maka bagaimana kami(orang sekarang) mendatangi yang laksana Imam Malik?

C. Karya Imam Malik

Karya terbesar Imam Malik ialah bukunya Al Muwatha’ yaitu buku fiqh yang menurut himpunan hadis hadis pilihan, menurut sejumlah riwayat menuliskan bahwa kitab Al Muwatha’ itu tidak bakal ada bila Imam Malik tidak dipaksa oleh Khalifah Al Mansur sebagai sangsi atas penolakannya guna datang ke Baghdad, dan sangsinya yaitu mengoleksi hadis hadis dan membukukannya, Awalnya Imam Malik tak mau untuk melakukannya, tetapi setelah dipikir pikir tak terdapat salahnya melakukan urusan itu Akhirnya lahirlah Al Muwatha’ yang ditulis pada masa khalifah Al Mansur (754-775 M) dan berlalu di masa khalifah Al Mahdi (775-785 M), semula buku ini memuat 10 ribu hadis tetapi setelah dianalisis ulang, Imam malik melulu memasukkan 1.720 hadis. Selain buku tersebut, beliau pun mengarang kitab Al Mudawwanah Al Kubra.

Imam Malik tidak melulu meninggalkan warisan buku, tapi pun mewariskan Mazhab fiqhinya di kalangan sunni yang dinamakan sebagai mazhab Maliki, Mazhab ini sangat mengkhususkan aspek kemaslahatan di dalam memutuskan hukum, sumber hukum yang menjadi pedoman dalam mazhab Maliki ini ialah Al Quran, Sunnah Rasulullah, Amalan semua sahabat, Tradisi masyarakat Madinah, Qiyas dan Al Maslaha Al Mursal ( kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh alasan tertentu.

D. Wafatnya Imam Malik

Imam malik jatuh sakit pada hari ahad dan menderita sakit sekitar 22 hari lantas 10 hari setelah tersebut ia wafat. beberapa meriwayatkan Imam Malik wafat pada 14 Rabiul awwal 179 H. sahnun meriwayatkan dari abdullah bin nafi’:” imam malik wafat pada umur 87 tahun” ibn kinanah bin abi zubair, putranya yahya dan sekretarisnya hubaib yang memandikan jenazah imam Malik. ImamMalik dimakamkan di Baqi’
Terimakasih telah membaca artikel berjudul Biografi dan Karya Imam Malik

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 10/05/2017

0 komentar Biografi dan Karya Imam Malik

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak