Home » » ILMU PERBANDINGAN AGAMA

ILMU PERBANDINGAN AGAMA

A.    Pengertian Ilmu Perbandingan Agama

Hasil gambar untuk ilmu perbandingan agamaDalam arti yang luas perbandingan ilmu agama adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang berusahan untuk memahami gejala-gejala keagamaan dari pada suatu kepercayan dalam hubungan nya dengan agama lain. Tugas ilmu perbandingan agama di antara ilmu pengetahuan lain nya di abad ini tidak bisa di remehkan. Malah ilmu itu telah di kelompokan  kedalam “Carpus of humanities” yang makin meperjelas fungsi nya.fungsi utama yang  telah ada akan di jalankan  adalah memahami kehidupan batin, nalar pikiran dan kecendrungan hati umat beragama. Sehinga dapat di ketahui  segi-segi persamaan dan perbedaan antar agama. Lebih dari itu lagi, ada agama yang datang lebih dahulu merupakn pengantar terhadap kebenaran agama yang datang kemudian. 

      B.    Tujuan  ilmu perbandingan agama

Ilmu perbandingan agama mengembakan suatu prinsip bagi seseorang dalam menstudi diri nya sendiri sehingan ia akan memiliki kesadaran diri dalam kehidupan agama nya yang sedang berkembang dan dalam kehidupan agama yang beraneka-ragam.justru itu ilmu perbandingan agama merupakan suatu subjek yang kuat dalam bidang Humaniora. Namun kelambanan perkembangan nya di sebabkan oleh penelitian ilmiah dan pernilai-pernilai terhadap data-data yang relevan.namun ada nya suatu apresiasi sulit mengingkari  kenyataan bahwa permahaman agama daloam kehidupan sehari-hari harus di pahami sebab plobema sehari-hari  tidak bisa di lepaskan dengan agama dan sosial budaya. sehinga  menifestasi kehidupan beragama sangat di tentukan oleh perubahan  daya hidup baik sosial, ekonomi dan budaya. Kultur, totalitas dapat di bentuk  agama sehinga meghasilakan suatu pola individu tertentu. Untuk itu dalam mengdekati sesuatu agama  harus melalui cara tertentu dan harus berbeda dengan pendekatan teologis.
Disinilah tugas pokok ilmu ini, untuk menjelaskan segala macam persoalan sosial keagamaan  baik yang sifat nya transendental  antara manusia dengan zat yang maha kuasa, maupun  yang bersifat horizontal antara manusia sesama nya dan dengan  alam.
Ilmu ini tidak berusaha mencari kebenara suatu agama, karena kebenaran itu merupakan maslah teologi yang menggunakan jalan yang jarang di tempuh oleh ilmu pengetahuan. Agama dalam pandangan ilmu ini adalah sama. Oleh karena itu  ilmu ini tidak dapat menambah keimanan seseorang,  sehinga orang yang tidak beragama tidak dapat memperoleh kepercayaan dari ini. Para ahli perbandingan ilmu agama tidak berusaha dalam tiap bahasa nya untuk meyakinkan maksud agama sebagai mana usaha penganut gama itu sendiri. Penyelidikan perbandingan agam hanya untuk suatu perbandingan, bukan untuk menjadi ulama, pastor, pendeta, resi, bitshu sesuatu agama. Sebab untuk menjadi alim ulama suatu agama memerlukan waktu yang panjang. Sedangkan ilmu ini hanya mencatat fenomena-fenomena yang ada dalam setiap agama. Secara minimal dapat menimbulakan daya nalar dalam memperbandingkan berbagai fenomena agama yang baik  persamaan maupun perbedaan.
Tentu saja karena gama merupakan concern manusia sebagai totalitas, tentulah agama itu sangat besar peran nya termasuk mempengaruhi sikap pemeluk agama dalam bersikap menghadapi apa saja di sekitar nya serta menghadapi nasip nnnya sendiri. Oleh karena itu tidak lah salah kalua di kata kan bahwa di antara fungsi agama it u justru memberikan integritas masyarakat atau pun kejiwaan. 
Tujuan lain dari  ilmu perbandingan agama adalah menentukan apa yang esensi dari agama, seperti yang dikata kan oleh Fenomenologi  benyamin constant di prancis dan Cristoph meiner di jerman, diantara nya di temukan  bahwa agama-agama itu banyak persamaan nya dan sering apa yang di namakan politheisme  itu sebenar nya monotheisme, tetapi  monotheisme yang tidak murni dan tidak asli.
Di antara tinjauan lain lagi dari ilmu perbandinngan agama adalah menjadi  asal usul agama, the origin dari agama. Asal-usul agama yang di peroleh kan atau yang di cari adalah apakah sebenar nya sal usul agama itu. Benarkah mesti  berasal  dari wahyu? Apakah tidak berasal dari magi, penyembahan nenek moyang atau lain nya. Mestinya soal asal usul demikian lalu di rangakai kan dengan hukum perkembangan nya, sehinga ada yang mengemukakan kemungkinan ada  nya hukum refolusi  dalam perkembangan agama.
    Lebih jauh dapat di jelaskan tujuan ilmu perbandingan agama adalah mengetahui isi ajaran agama yang sesuai dengan pemahaman dan penghayatan pemeluk-pemeluk nya. Tujuan demikian pasti berpengaruh terhadap langkah-langkah studi.

      C.    Langkah-Langkah Studi Perbandingan Agama

Ada tiga langkah studi perbandingan agama yaitu :
1.     Menemukan fakta-fakta
2.     Menggali arti keagamaan
3.     Mengambarkan generalisasi-generalisasi
Langkah pertama dan langkah kedua berkenaan dengan  pengetahuan-penngetahuan tentang fakta-fakta keagamaan itu sendiri  yang di sebut sebagai praktik keagamaan, simbul-simbul dari pola-pola dalam suatu masyarakat dalam keagamaan tertentu, kemudian itu semua di coba untuk di pahami dan di kemukakan tentang arti itu semua bagi pemeluk-pemeluk nya. Jadi, kajian ilmu perbandingan agama tidak sekedar  mengetahui suatu ajaran, misalnya hinduisme namun juga manusia pemeluk nya, yakni bagaimana pemeluk nya itu memahami  dan menghayati yang pada giliran nya itu kan berpengaruh atau fungsional terhadap bidang kehidupan lain nya.langkah ketiga yang di kemukan oleh  W.C Smith iyalah yang di sebut sebagai Comparitis relegion proper.langkah-langkah tersebut tdak bisa terlepas dari pendekatan historis baik yang menjangkau manusia nya maupun yang berkenaan dengan materi.


Terimakasih telah membaca artikel berjudul ILMU PERBANDINGAN AGAMA

Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 12/20/2016

0 komentar ILMU PERBANDINGAN AGAMA

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak