thumbnail

Teori-teori Kebenaran

Teori-teori Kebenaran

A. Pengertian Kebenaran 

1.  Tinjauan Etimologi
Kata “kebenaran” berasal dari kata “benar” yang memperoleh awalan ked an akhiran an yang berarti cocok dengan keadaan sesungguhnya, tidak bohong, atau sah. Dan kata kebenaran itu sendiri berarti keadaan (hal tersebut) yang benar (cocok dengan atau keadaan yang sesungguhnya).[4]
Sidi Gazalba memmberi pengertian ‘kebenaran’ dengan mengemukakan lawan katanya, karena itu menjadi jelas, manakala itu dihadapkan pada lawan dan kita  susulkan artinya.[5]
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 9/22/2017
thumbnail

Teori Konstruktivisme Ruang Lingkupnya

Teori Konstruktivisme Ruang Lingkupnya

A. Pengertian Dan Ruang Lingkup Teori Konstruktivisme 

Teori Konstruktivisme didefinisikan sebagai pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Konstruktivisme sebenarnya bukan merupakan gagasan yang baru, apa yang dilalui dalam kehidupan kita selama ini merupakan himpunan dan pembinaan pengalaman demi pengalaman. Ini menyebabkan seseorang mempunyai pengetahuan dan menjadi lebih dinamis. Pendekatan konstruktivisme mempunyai beberapa
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 9/22/2017
thumbnail

Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Kecerdasan Spiritual

Hubungan  Kecerdasan Emosional dengan Kecerdasan Spiritual

A. Pengantar Kecerdasan Emosional 

Sebuah kecenderungan klasik, sepanjang sejarah manusia, bahwa konflik-konflik intelektual yang besar, berlangsung menurut oposisi biner (dua posisi yang bersebrangan). Sebutlah misalnya, iman yang berhadapan dengan rasio, liberalisme dengan sosialisme, EQ versus SQ atau IQ yang berkompetensi dengan EQ. kemutlakan peran IQ yang dulu begitu diagungkan, kini sedikit tergeser posisinya dengan keberadaan EQ yang begitu menghebohkan. Menurut seorang psikolog dari Yale, Robert Stemberg, seorang ahli dalam bidang successfully Inteligences yang mengatakan: “ Bila IQ yang berkuasa, ini karena kita membiarkannya berkuasa, kita telah memilih penguasa yang buruk.” Fakar itu juga mengemukakan beberapa hal lain, sebagai berikut: “Salah satu sikap paling membahayakan yang telah dilestarikan oleh budaya kerja modern adalah bahwa kita tidak boleh, dalam situasi apapun, mempercayai suara hati atau persepsi kita. Kita dibesarkan untuk meragukan sendiri, untuk tidak memperdulikan intuisi, dan mencari peneguhan dari luar untuk hampir segala sesuatu yang kita perbuat. Kita kondisikan untuk mengandaikan bahwa orang lain lebih tahu dari pada kita dan dapat memberitahu kebenaran sejati dengan lebih jelas dibanding yang dapat kita ketahui sendiri.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 9/22/2017
thumbnail

Larangan Perkawinan Sesusuan Dalam Islam

Larangan Perkawinan Sesusuan Dalam Islam

A. Dasar Hukum larangan perkawinan Sesusuan

Yang menjadi dasar hukum larangan perkawinan karena hubungan susuan sebagaimana ditetapkan oleh para ahli fikih adalah QS al-Nis' (4): 23 yang berbunyi:
حرمت عليكم أمهاتكم وبناتكم وأخواتكم وعماتكم وخالاتكم وبنات الأخ وبنات الأخت وأمهاتكم اللاتي أرضعنكم وأخواتكم من الرضاعة وأمهات نسائكم وربائبكم اللاتي في حجوركم من نسائكم اللاتي دخلتم بهن فإن لم تكونوا دخلتم بهن فلا جناح عليكم وحلائل أبنائكم الذين من أصلابكم وأن تجمعوا بين الأختين إلا ما قد سلف إن الله كان غفورا رحيما.
Terjemahnya:
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 9/22/2017
thumbnail

Konsep Pemikiran Muhammad Bin Abdul Wahhab

Konsep Pemikiran Muhammad Bin Abdul Wahhab

A. Biografi Muhammad bin Abdul Wahab

Muhammad bin Abdul Wahab bernama lengkap Abu Abdullah bin AbdAl-Wahab bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad bin Rasyid at-Tamimi. Dia dilahirkan pada tahun  1703 M/1115 H di Uyainah, Najd, Saudi Arabia. Dia adalah pendiri kelompok ”wahabi”. Dia dan pengikut-pengikutnya menamakan kelompoknya dengan al-Muwahidun (pendukung tauhid). Sedangkan wahabi adalah julukan yang diberikan musuh-musuh mereka, yang juga dipakai oleh orang-orang Eropa dan akhirnya menjadi biasa. sejak kecil Muhammad bin AbdWahab telah mendapatkan pendidikan keagamaan yang cukup kuat. Dibawah asuhan ayahnya, Muhammad bin AbdWahab mendapatkan pelajaran yang pertama. Ia termasuk anak yang cerdas, hafal al-Quran dan banyak hadits Nabi sejak berusia dibawah 10 tahun. Dengan
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 9/22/2017
thumbnail

Pemikiran Filsafat Ibnu Miskawaih

Pemikiran Filsafat Ibnu Miskawaih

A. Biografi Ibnu Maskawaih

Nama lengkap Ibn Miskawaih adalah Abu Ali Ahmad bin Muhammad bin Ya’qub bin Maskawaih. Ia lahir di Rayy (Teheran, ibu kota Republik Islam Iran sekarang) pada tahun 320 H/932 M dan wafat pada usia lanjut di Isfahan pada tanggal 9 Shafar 421 H/16 Pebruari 1030 M. Ibnu Maskawaih hidup pada masa pemerintahan dinasti Buwaihi di Baghdad(320-450 H/932-1062 M) yang sebagian besar pemukanya bermazhab Syi’ah.
Puncak prestasi kekuasaan Bani Buwaih adalah pada masa ‘Adhud Al-Daulah yang berkuasa tahun 367-372 H, perhatiannya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kesusastraan amat besar, sehingga pada masa ini Maskawaih memperoleh kepercayaan untuk menjadi bendaharawan ‘Adhud Al-Daulah dan pada masa ini jugalah Maskawaih muncul sebagai seorang filosof, tabib, ilmuwan dan pujangga. Tetapi keberhasilan politik dan kemajuan ilmu pengetahuan pada masa itu tidak dibarengi dengan ketinggian akhlak, bahkan dilanda kemerosotan akhlak secara umum, baik dikalangan elite, menengah, dan bawah. Tampaknya hal inilah yang memotivasi Maskawaih untuk memusatkan perhatiannya pada etika Islam. Pada zaman raja ‘Adhudiddaulah, Ibu Maskawaih juga mendapat kepercayaan besar dari raja karena diangkat sebagai penjaga (khazin) perpustakaannya yang besar, disamping sebagai penyimpan rahasianya dan utusannya ke pihak-pihak yang diperlukan.[2] 
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 9/22/2017
thumbnail

Pengertian Sosiologi dan Ruang Lingkupnya

Ruang Lingkup Sosiologi

A. Pengertian Sosiologi

Terkait pengertian sosiologi para ahli masing-masing memberikan definisinya tersendiri. Diatara para ahli tersebut yaitu: Pitirim Sorokin: sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejala keluarga, dan gejala moral), sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non-sosial, dan yang terakhir, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.
Ansar Zainuddin
Kumpulan Makalah Updated at: 9/22/2017